TH.Indonesia. Pati - Selang satu hari menjelang dimulainya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur baik Pilkada atau Pilgub di Jawa Tengah, pengamanan terus ditingkatkan dengan bertempat di halaman depan kantor Mapolres Pati telah berlangsung kegiatan dengan tema "Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Praja Candi 2018 Dalam Rangka Pengamanan TPS Pilgub Tahun 2018 di Wilayah Pati", Selasa tgl (26/06/18).

821 personil gabungan TNI -  Polri siap mengamankan Pilkada Jateng. 

Acara Apel tiga pilar diHadiri oleh Forkompinda antara lain Bupati Pati H. Hariyanto, SH. MM. MSi, Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Isti Widayati, SIK, MSi, Kepala Satpol PP Kab. Pati Hadi Santoso, Ketua KPU Kab. Pati  Much Nasich, S.Si beserta anggota, Ketua Panwaslu Kab. Pati  Achwan, S.Pd.i, MSi, Ketua Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga beserta anggotanya.

Dalam Kegiatan Apel Tiga Pilar Pilkada diHadiri beberapa pasukan Personel pendukung antara lain  I TON Gabungan Danramil, Kapolsek dan Camat Sekab. Pati, I TON PA Polres Pati, I TON Kompi Senapan 410 Alugoro, I TON BKO Polda, I SSK Gabungan Intel Polres Pati, I SSK Gabungan Polsek, I SSK Gabungan Polsek, I SSK Gabungan Polsek, I SSK Gabungan Polsek, I SSK Gabungan Polsek, I TON Anggota Unit Gakkum, I TON anggota unit Dekteksi Perayon, I SSK Gabungan Anggota Unit Pam VIP,  PAM Pers dan Satgas Dekteksi, I SSK  Kodim 0718 Pati, I TON Perwakilan Kepala Desa, I TON ASN Polres Pati
I TON Satpol PP.

Kapolres PATI AKBP Uri Nurtanti Isti Widayati, SIK MSi menyampaikan amanat pada apel serpas intinya ;

Pada apel SERPAS  pagi hari ini dan masih dalam suasana lebaran Idulfitri 1439 H saya selaku pimpinan apel mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Walfaidzin.

Penyampaian amanat apel atau penekanan yang disampaikan oleh pimpinan apel bahwasanya, agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME serta memohon ridhonya agar pelaksanaan rangkaian kegiatan Pilgub Jateng tahun 2018 dapat berjalan aman tertib lancar dan sukses.

Apel serpas yang kita laksanakan pada pagi hari ini merupakan wujud kesiapan Polres pati dalam pengecekan baik personil, materil maupun dalam prakitan dalam pengamanan TPS  Pilgub tahun 2018.

Kenali wilayah tugas dan laksanakan tanggung jawab sebaik baiknya dengan mengedepankan profesionalitas dan proposionalitas serta senantiasa bersikap tegas dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, pegang teguh komitmen netralitas kita sehingga kita dapat berdiri di atas semua golongan tanpa memihak.

Lakukan koordinasi dan kerjasama dengan TNI serta instansi terkait lainnya agar terwujud sinergitas di lapangan, untuk konflik atau kejadian yang telah terjadi. 
Besok pagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi laksanakan pengamanan sebaik - baiknya dilapangan.

Apel pegeseran pasukan selesai dalam keadaan aman dan kondusif, dilanjutkan dengan Sokoffos tentang kinerja, untuk dijadikan sebagai rujukan dari kegiatan yang telah ada. ($.tikno)

Apel Gelar Pasukan Tiga Pilar Kabupaten Pati, Siap Mengamankan Pilkada Jateng 2018

TH.Indonesia. Pati - Bertempat di halaman Makodim 0718 Pati seluruh Prajurit TNI dan PNS beserta Instansi TNI yang berada di Kabupaten Pati mengikuti Upacara Bendera, dengan penuh hikmat, sebagai Inspektur upacara Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S. Sos dan Komandan Upacara dijabat oleh Kapten Inf Suyani Danramil 17 Pucakwangi, Senin tgl (25/06/18).

TNI siap menjaga netralitas dalam pesta demokrasi. 

“Jaga Netralitas TNI yang terkandung dalam, fungsi dan tugas TNI AD sebagaimana yang telah diamanatkan oleh UU RI no. 34 tahun 2004 tentang TNI, yang terkandung agar TNI bisa menjadi tentara yang profesional, tidak berpolitik praktis, bersikap netral, mementingkan soliditas dan hal ini merupakan amanah rakyat dalam pelaksanaan reformasi internal TNI”.

Pada kegiatan Upacara Bendera Dandim 0718 Pati menyampaikan Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada, hal ini tentunya sudah sering dilaksanakan tetapi kita masih harus mengingatkan terus kepada seluruh anggota semua, supaya tidak lupa dengan aturan dalam Pemilu atau Pilkada ini.

Saya sampaikan juga untuk fasilitas yang ada di TNI tidak boleh digunakan untuk sarana prasarana mendukung Pemilu/Pilkada termasuk untuk berpolitik lainnya, keluarga besar TNI (Istri TNI) untuk hak memilih dan hak dipilih dipersilahkan dan sudah diijinkan, tetapi harus diberikan pemahaman oleh suaminya, tentang partai politik.

Keberhasilan pada Pemilukada ini sebagai landasan untuk kesuksesan pemilihan selanjutnya, kita sebagai TNI harus bisa menjaga Netralitas TNI itu sendiri, lakukan pendekesian secara diri demi kelancaran jalannya pesta demokrasi khususnya di wilayah Pati ini, laporkan setiap perkembangan yang menjadi indikasi tertentu sehingga kita bisa mengambil langkah-langkah yang kongkrit demi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Pati khususnya, " ujar Dandim. ($.tikno)

Dandim 0718 Pati Perintahkan Prajuritnya Jaga Netralitas TNI Dalam Pesta Demokrasi

TH.Indonesia. Pati - Jumat tgl (22/06/18), Bertempat di LI (lorong Indah) desa Margorejo Kec. Margorejo Kab. Pati telah dilaksanakan kunjungan Dandim 0718 Pati dan Kapolres Pati dalam rangka pengecekan TPS (Tempat pemungutan suara) menjelang Pilgub Jateng tahun 2018.

Sosialisasi sangat penting demi suksesnya hajatan besar Pesta Demokrasi. 

Dalam kesempatan pertama Komandan Kodim Pati bersama Kapolres dan jajarannya memberikan motivasi dan kesadaran akan pentingnya pesta demokrasi rakyat Jawa tengah, dalam artian pemilihan calon Gubernur dan Wakilnya sudah barang tentu rakyat seluruh jawa tengah saling harus menyadari yang sudah sesuai persyaratan umur untuk mencoblos balon Gubernur nanti.

Sebagai warga dan rakyat Indonesia yang taat tentang aturan hukum, pemerintahan baik dari segi hukum dan politik daerah serta pertahanan dan keamanan, semua harus bisa dan bersinergi guna menjalin kerukunan bersama secara adil dan merata.

Dandim juga menyikapi Kekompakan dari para warga yang ada dikampung baru (Li) terutama para pekerja karaoke yang ada di caffe tersebut yang diwakili oleh para ketua kelompok ataupun yang dituakan.

Termasuk juga ketua Paguyuban perkampungan Lorong Indah dan kampung Baru, bahwa pekerja karaoke diminta harus rutin diadakan pengecekan kesehatan tanpa terkecuali untuk mengantisipasi berbagai virus HIV AIDS yang menjadi momok para pelancong yang sering singgah di perkampungan tersebut.

Termasuk Dari Ibu Kapolres sendiri juga mengatakan Kepada para ketua Paguyuban agar nanti dalam kegiatan pencoblosan Pilkada yang akan dilaksanakan, menghimbau warga Li supaya Ikut membantu keamanan selama dan sesudah pencoblosan pilkada nanti agar Pati ini menjadi Kondusif.

Dalam kegiatan tersebut hadir diantara yang mewakili Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos, Kapolres Pati AKBP Uri Nurtanti, S.IK, Danramil Margorejo Kapten Inf Sriyanto, Pasi Intel Kodim 0718 Pati Kapten Inf Muhlisin, Kasat Sabara AKP Sugino, Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcel, Musafak (Pengelola), Mastur (Pengelola), Agung (Pengelola LI), Heri (Pengelola LI) dan para warga kampung Baru/ Li yang selama ini telah menjadi bagian penghuni kampung tersebut.

Penyampaian dari para warga kampung baru atau yang mewakili  siap Ikut mendukung suksesnya Pilkada serentak tahun 2018 yang kebetulan Jawa Tengah juga ada pencalonan Pilkada Gubenur dan wakilnya.

Sedangkan yang ditanyakan oleh Ibu kapolres tentang pengecekan para wanita penghibur tiga bulan sekali selalu cek kesehatan, agar tidak terjadi human eror karena kesalahan medis yang berdampak luas, apalagi sekarang tumbuh penyakit AIDS, HIV dan lainnya. ($.davit)

Kapolres Dan Dandim 0718 Pati Kunjungi Kampung Baru Dan Li Sosialisasi Pilkada 2018

TH.Indonesia. Pati - Kebersamaan dan keakraban Prajurit Kodim 0718 Pati dalam  acara Halal Bihalal antara Komandan Kodim Letkol Arm. Arief Darmawan S.Sos beserta segenap Prajurit dan PNS serta Ibu-ibu persit di Makodim 0718 Pati, Kamis tgl (21/06/18).

Gema Idul fitri keluarga besar Makodim 0718 Pati mengucapkan selamat hari raya idul fitri. 

"Keberhasilan tugas, tak lepas dari keharmonisan prajurit di satuannya demi mewujudkan bersama rakyat TNI Kuat".

Dandim 0718 Pati mengatakan dalam kegiatan ini kita dilaksanakan acara Halal Bihal dalam rangka perayaan Idul fitri 1439 H, di mana kita laksanakan merupakan suatu tradisi dari tahun kemarin dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antara TNI maupun ibu - ibu persit.

“Saya yakin karena untuk di kodim sendiri jarang sekali ibu - ibu persit berkumpul dalam suatu wadah dalam hubungan kodim, karena mereka biasa mengadakan acara di koramil masing - masing, untuk itu, ini merupakan ajang yang baik untuk mempererat tali silaturahmi antara Keluarga Besar Kodim 0718 Pati beserta ibunya,” terang Dandim 0718 Pati.

Menambahkan Dandim menyampaikan dalam acara tersebut juga di isi dengan acara serah terima jabatan yang bergeser jabatannya maupun yang akan datang di Kodim 0718 Pati," tambahnya.

Kedepannya kegiatan ini, bisa terus diagendakan untuk mempererat tali persaudaraan yang telah ada yang telah terjalin selama ini, sebagai rasa syukur kita bahwa kita selalu diberikan kesehatan dalam setiap melaksanakan tugas dalam menjaga teritori wilayah NKRI. ($.tikno)

Dandim 0718 Pati Halal Bihalal Bersama Prajurit Dan Persit

TH.Indonesia. Pati - Nama Nur Cita Amalia atau lebih di kenal dengan nama Cita Amelia cukup berkibar di blantika musik tanah air, jejak rekam perjalanan yang cukup panjang mampu mendongkrak namanya khususnya di Jawa Timur, Selasa tgl (19/06/18).

Cita Amelia dara manis yang memiliki segudang prestasi. 

Cita Amelia mulai menekuni dunia tarik suara sudah sejak dari kecil saat SD kelas 3 tapi kalau nyanyi dan menekuni dunia tarik suara dangdut sejak kelas satu SMP, bahkan berbagai lomba yang pernah di ikuti yaitu waktu sekolah SMP Lomba band di kampung ilmu Surabaya se surabaya tahun 2012 mendapatkan juara dua, lomba kader UKS se kabupaten Sidoarjo tahun 2014 mendapatkan juara satu, lomba poster se kabupaten Sidoarjo tahun 2014 mendapatkan juara dua, lomba kaligrafi se kabupaten Sidoarjo tahun 2014 mendapatkan juara satu dan untuk lomba yang pernah di ikuti waktu sekolah SMA yaitu lomba drama bahasa jerman tingkat Jawa Timur tahun 2016 mendapatkan juara harapan satu dan terakhir lomba puisi tingkat kabupaten Sidoarjo tahun 2016 mendapatkan juara tiga.

Lulusan dari SMP Negeri 2 Tarik kabupaten Sidoarjo tahun 2015 dan lulusan dari SMA Negeri 1 Krian kabupaten Sidoarjo tahun 2018 dan sekarang mau fokus ke karir dulu, sebagai pijakan untuk meraih kesuksesan menuju cita-cita yang selama ini sudah terpendam sejak lama menjadi artis papan atas.

Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan suami istri Bapak Nur Jali dan Ibu Sutri yang memiliki segudang prestasi ini ingin membahagiakan kedua orang tua, keluarga yang selalu mendukung karirnya selama berkarier selama ini, " terang dara cantik Cita Amalia yang sekarang menetap bersama group orkes dangdut PALAPA NUSANTARA.

Dari kota kecil Sidoarjo Jawa Timur gadis mungil yang mempunyai paras cantik hampir sebelas duabelas mirip dengan Jihan Audy dengan senyuman yang khas lembut seperti Jihan Audy sesama dari mojang dari Jawa Timur ini yang mengawali karier dari kota Sidoarjo ini, bahkan sempat singgah di alun-alun kota Pati bahkan banyak para penggemar Jihan Audy yang salah tafsir karena mengira yang jalan jalan di alun-alun Pati adalah simanis' Jihan Audy, hingga berebut untuk foto bersama dan membuat heboh warganet kota Pati yang memiliki fans cukup fanatik dan besar saat ini yang mayoritas dari kalangan anak muda.

Cita Amelia yang mempunyai kesukaan makanan favorit nasi padang dan jalan jalan ini begitu menikmati kehidupannya, baginya harapan saat ini di dunia tarik suara bisa lebih maju semakin di kenal bisa go internasional menjadikan insan musik dangdut yang lebih berkualitas dan punya warna musik yang enak di dengar oleh semua orang juga banyak penggemar, banyak album dan single album pribadi dan bisa jadi diva ke depannya untuk menyemarakkan dunia hiburan di Nusantara, " Ujar Cita Amalia gadis cantik kelahiran Mojokerto 11 Maret 2000 yang punya nama fans Sahabat Cita Lovers yang punya julukan Ratu Imutee yang sekarang bertempat tinggal di desa Banjarwungu dusun Kandangan RT 01 RW 01 Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

Harapan dan impian yang selalu terukir dalam lubuk hatinya menjadi penyemangat dan jatuh bangun dalam perjalanan hidupnya, artis muda yang penuh talenta ini selalu bersikap dewasa dalam berfikir dan bertindak, apapun yang terjadi selalu berpikir positif rendah hati dan tidak sombong tentunya ini yang menjadi kekuatan dalam berpijak untuk meraih kesuksesan kedepannya, " ungkap dara manis yang juga selalu bersenandung sebelum rehat tidur maupun disela-sela waktunya. (Eko)

Cita Amelia Dara Cantik Yang Mirip Dengan Jihan Audy

TH.Indonesia. Pati - Tidak ada kisah paling indah selain kisah kasih di sekolah, saat masih menuntut ilmu di bangku SMA Nasional Pati, kenangan itu masih tersimpan di dalam memori, bercanda tawa bahkan ada tangis bahagia setelah berpuluh tahun tidak pernah berjumpa, akhirnya saling bertemu direuni akbar SMA NASIONAL Pati di Stadion Joyo Kusumo, Senin tgl (18/06/18).

Reuni Akbar SMA Nasional Pati lintas angkatan,  di stadion joyokusumo. 

Para alumni SMA NASIONAL Pati angkatan 1979 - 2000 beserta guru dan kepala sekolah mengadakan reuni lintas angkatan, setelah beberapa tahun senyap dan vakum tanpa ada kegiatan akhirnya tercetuslah sebuah hajatan besar yang telah lama di nanti dalam tema "Bersama Mengukir Kenangan" dalam kegiatan reuni akbar SMA NASIONAL Pati.

Ribuan alumni pun berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi, acara tercetus saat melakukan acara halal bihalal tahun lalu dan dengan waktu yang sangat singkat terbukti berhasil meramu panitia kecil untuk mewujudkan sebuah acara yang berkesan.

Adapun pelaksana kegiatan reuni akbar yaitu ketua panitia Edi Musthofa (92), ketua IKANAS Agus Nurmantyo M.Pd (79), ketua komite sekolah Didik Rusdianto (87), bersama dalam memberikan sambutan kepada seluruh alumni yang hadir dari seluruh Nusantara.

Target dari acara ini adalah untuk membangun kebersamaan dan menyatukan perbedaan dalam satu bingkai ikatan tali silaturahmi sesama alumni sehingga alumnipun punya wadah untuk berkumpul.

Tercatat ada ribuan lebih alumni yang hadir pada acara reuni akbar SMA NASIONAL Pati yakni angkatan tahun 1979 sampai tahun 2000 semuanya pun membaur menjadi satu kesatuan menikmati satu demi satu acara yang di suguhkan mulai kesenian tradisional hingga lantunan suara emas para alumni yang hadir.

Kepala Sekolah SMA NASIONAL Pati Edi Waluyo SPd dalam sambutannya turut memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua panitia pelaksana reuni akbar SMA NASIONAL Pati dan mengucapkan terima kasih kepada ketua reuni akbar yang telah memberikan seluruh waktu, tenaga, pikiran untuk mau menjadi ketua reuni.

Oleh karena itu silaturahmi dan pertemuan serta reuni ini memiliki makna yang sangat penting untuk di jadikan tidak hanya mengenang masa-masa indah di masa SMA tetapi lebih jauh dari itu kita bisa berdiskusi, saling tukar pikiran, saling memberi dan menerima dan bertukar pengalaman dan membagi keberhasilan sehingga terbangun suasana keakraban dan kebersamaan menuju keberhasilan yang lebih gemilang dan hakiki ini.

Acara ini sangat baik untuk membangun soliditas, membangun kerukunan dan persaudaraan sesama alumni dan kedepannya hajatan macam ini harus terus berlangsung karena kokohnya alumni simbol berkualitas sekolah tersebut," harapnya.

Persahabatan bagaikan kepompong yang selalu terukir di dalam hati. (95)

Pertemuan pasti ada perpisahan, jika ada sumur diladang bolehkah menumpang mandi, jika ada umur yang panjang tahun depan kita akan berjumpa kembali dalam wadah yang sama yaitu alumni SMA NASIONAL Pati, dalam setiap momen indahnya kebersamaan dalam setiap angkatan, doa dan harapan agar diberikan kesuksesan dan umur panjang dalam bingkai ketulusan hati, cinta kasih yang terukir dalam setiap hati para alumni, para guru yang telah memberikan kita ilmu pengetahuan yang bermanfaat hingga hari ini kita menjadi orang yang sukses," tutup doa dari Prof. Dr. H. Muhammad Mag alumni angkatan 85. (Eko)

Gema Idul fitri, SMA Nasional Pati Mengadakan Reuni Akbar di Stadion Joyokusumo

TH.Indonesia. Pati - Pembangunan infrastruktur di tingkat desa adalah menjadi harapan masyarakat lapis bawah karena mereka dapat menggunakan fasilitas tersebut setiap harinya , melalui program dari pemerintah pusat yang dana nya bersumber dari APBN atau di kenal dengan anggaran DD (Dana Desa) yang selalu mengucur dalam jumlah yang cukup besar pada tiap tahunya , dalam aturan penggunaan anggaran tersebut untuk tahun 2018 sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat di  haruskan agar melibatkan warga sekitar atau padat karya dua puluh persen dari anggaran yang masuk ke desa yang di mana pekerjaannya di kerjakan oleh masyarakat atau warga sekitar, Kamis tgl (14/06/18).

Rabat beton yang di RT 18 dukuh Ngeluk. 

Namun di dukuh ngeluk RT 18 desa  Panjunan pekerjaan yang di kerjakan melalui padat karya tersebut diduga kurang maksimal dan belum sesuai dengan tehnis untuk pembuatan rabat beton pasalnya di lapangan di temukan bahwa untuk ukuran ketebalan beton sendiri hanya sekitar  8 sampai 10 cm , dan di duga juga tidak menggunakan plastik sebagai alas bawah agar air tidak langsung meresap ke dalam tanah sehingga tidak mempengaruhi kualitas rabat beton tersebut. 

Saat media targethukumindonesia.com wawancara dengan warga sekitar proyek yang tidak mau di sebut namanya kepada awak media mengatakan ;

" Yang cor beton baru yang sebelah situ mas , kalau yang ini sudah lama, " ungkap nya.
Dan saat di wawancarai soal penggunaan plastik untuk sebagai alas atau dasar sebelum cor di gelar beliau menambahkan " ini tidak menggunakan plastik sebagai alas atau dasar bangunan kok pak, " imbuhnya sambil bercakap dengan warga lainnya di sekitar proyek tersebut.

Terpisah saat awak media konfirmasi dengan  ketua  LSM KPMP (Komando Pejuang Merah Putih) Catur Andi Cahyanto di kantor yang beralamat Jl. Diponegoro dengan adanya  bangunan yang ada di dukuh ngeluk RT 18 desa Panjunan tersebut  menuturkan ;

"Kalau melihat dari dokumentasi yang saya pelajari memang bangunan tersebut diduga kurang maksimal dan tidak sesuai dengan petunjuk tehnis pengerjaan , karena selain ketebalannya hanya sekitar lebih kurang 8 sampai 10 cm, rabat beton tersebut tidak menggunakan plastik sebagai alas dasar bawah karena Penggunaan plastik untuk rabat beton sangat berpengaruh kepada kualitas bangunan, selain itu beton yang masih basah dan apabila airnya yang masih bercampur dengan semen langsung meresap ke tanah maka nantinya akan mempengaruhi kualitas rabat beton tersebut, selain itu di lokasi proyek tidak  ada prasasti atau informasi pekerjaan sebagai keterbukaan ketransparanan informasi publik, " jelasnya. (team)

Rabat Beton di RT 18 Dukuh Ngeluk Panjunan di Duga Kurang Maksimal Dalam Pengerjaannya

Apel TNI dan Polri Dalam Rangka Meningkatkan Kenyamanan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H

TH.Indonesia. Pati - Dandim 0718 Pati, Letnan Kolonel Arm Arief Darmawan S.Sos dan unsur Forkompinda Kabupaten Pati mendampingi Bupati Pati Hariyanto melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) Lebaran Idul Fitri 1439 H di wilayah Kabupaten Pati, Selasa tgl (12/06/18).

Dandim 0718 Pati bersama Forkompinda, cek pos pengamanan. 

Dalam Kegiatan tersebut diawali dari  Pos Pam Juwana, Pos Pam Batangan, Pos Pam Pos Pam Terminal Sleko, Pos Pam Dua Kelinci, yang terakhir Pos Pam Alun-Alun Pati, dalam kegiatan tersebut guna melakukan pengecekan kesiapan personel dalam melaksanakan pengamanan arus mudik.

Bupati juga sempat berdialog dengan para petugas, dalam dialog tersebut juga diketahui bahwa semua unsur terlibat, baik dari pemerintah, masyarakat umum, TNI dan Polri, mereka juga sudah disiapkan jadwal dan masuk sesuai yang telah disepakati.

”Semoga keberadaan Pos-pos Pengamanan ini mampu memberi kontribusi bagi terciptanya keamanan dan tertib lalu lintas maupun situasi kamtibmas yang kondusif, terutama dalam wilayah pengawasan pos," ungkap Bupati.

Dandim 0718 Pati "menambahkan bahwa secara keseluruhan anggota Kodim 0718 Pati siap dalam membantu Polri dalam menjalankan tugas pengamanan guna terciptanya iklim yang kondusif.

”Kami dari Kodim 0718 Pati juga memberikan pelayanan Rest Area Gratis bagi para pemudik.

Karena Pati merupakan salah satu titik lelah bagi para pemudik di jalur Pantura Kami imbau, masyarakat yang melintas wilayah Pati agar berhati hati, beristirahatlah jika merasa ngantuk dan lelah, semoga para pemudik selamat sampai tujuan serta dapat merayakan lebaran bersama keluarga. ($.tugi)

Dandim 0718 Pati Bersama Forkompinda Cek Pos Pengamanan Lebaran di Sepanjang Pantura Pati

TH.Indonesia. Pati - Tiga posko mudik didirikan didepan Pasar pragolo Pati, Posko tersebut dari Forum Wartawan Pati (FWP), RSU Fastabiq sehat dan Karang Taruna Kecamatan Margorejo, meskipun lebaran masih beberapa hari lagi euforianya sudah terlihat dengan adanya posko-posko mudik disepanjang jalan protokol maupun lintas pantura, atau yang terlihat di depan pasar pragolo Pati, Selasa tgl (12/06/18).

Suguhan hiburan untuk arus pemudik, di posko terpadu Pasar Pragolo Pati. 

Posko Karang Taruna kecamatan Margorejo hanya dibuka dua hari, terhitung sejak hari sabtu sampai minggu (10-11/06/18), dimeriahkan dengan acara game menarik dan beberapa grup band yang mengisi sebelum berbuka puasa yakni pada sore hari pukul 15.00 WIB, penutupan posko di adakan kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat dan para pemudik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Margorejo, Karang Taruna 10 Desa di margorejo, Karang Taruna Pati serta beberapa komunitas motor, acara berlangsung secara tertib.

Dalam sambutan perwakilan PKT kabupaten pati menuturkan " Mengapresiasi prakarsa dari kawan-kawan yang melaksanakan kegiatan pada dua hari ini, apapun yang kita lakukan selama untuk memicu partisipasi teman-teman muda, kegiatan positif maka kita harus mendukungnya".

Acara selesai dengan buka bersama anggota Karang Taruna kecamatan margorejo dan crew musik band.
Posko selanjutnya dari RSU Fastabiq Sehat, posko ini memiliki fasilitas posko keliling, posko kesehatan, infaq dan zakat center, takjil dan makan geratis serta rest area.

Ada tiga perawat yang stand bay, biasa di sapa mbak Anggi, salah satu perawat mengatakan "posko buka sejak Jumat tgl (08/06/18), siap menolong pemudik dan posko mudik ini dibuatkan tempat seperti ruang tamu lengkap dengan sofa agar pemudik nyaman ketika beristirahat.

Forum Wartawan Pati (FWP) juga mendirikan posko besar di depan pasar pragolo Pati, posko mudik lebaran ini menyediakan pijat, serta beberapa tempat tidur untuk para pemudik.

Ada sounds sistem yang bisa digunakan untuk sekedar bernyanyi menghibur diri sehingga menghapus rasa lelah akibat perjalanan jauh, kegiatan di tutup dengan berbagi bersama anak yatim di komplek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di desa Sukoharjo, Pati pada hari Rabu tgl (13/06/18).

Acara tersebut akan dihadiri Kapolres Pati AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati SIK MSi, Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos dan koordinator gusdurian pati, Edi Siswanto serta komunitas pramuka forum wartawan pati.

Ketua panitia posko mudik, Rosy Wijayanto mengatakan pihaknya menutup pos mudik pada hari kamis tgl (14/06/18) mengingat banyak pemudik yang melintas di jalur pantura timur jawa tengah, termasuk Pati, sehingga masih bisa memberikan pelayanan kepada pemudik.

Posko mudik lebaran di depan pasar pragolo ini sangat tepat, selain tempatnya luas, pemudik bisa mampir dahulu di pasar pragolo untuk melihat serta mengenal  produk pati, ada makanan dan minuman khas pati, karya seni dan oleh-oleh khas pati.

Dipasar pragolo pati juga tersedia bioskop, bertempat di lantai dua pasar untuk pemudik yang ingin melepas lelah dan memulihkan setamina bisa sambil nonton bioskop. ($.rahman)

Euforia Posko Mudik Lebaran di Depan Pasar Pragolo Pati

TH.Indonesia. Pati - Senin, tgl (11/06/18), sekitar pukul 00.45 Wib  Forkompinda sambut para pemudik dari Jakarta di Terminal Kembang Joyo Pati penjemputan tersebut dalam serangkaian kegiatan dalam tema  Mudik Gratis Angkutan Lebaran Th 2018 yang di prakarsai Pemerintah Kabupaten Pati.

Bupati & Dandim 0718 Pati sambut pemudik dari arus ibukota Jakarta. 

Penumpang yang berjumlah 8 Bus tersebut di antaranya dari PO SBUR JAYA  dengan jumlah 405 penumpang  dan 2 Bus PO Trans 7 berjumlah 106 penumpang  dengan menempuh rute perjalanan dari  Jakarta -  Jalan Tol - Pekalongan - Semarang - Demak - Pati (Terminal Kembang Joyo).

Pemudik yang tiba di terminal Kembang Joyo Pati di sambut gembira dan di jemput oleh keluarga masing masing pemudik yang sudah menunggu kepulangan dari tanah rantau, sebagian lagi langsung di antar sampai ke alamatnya masing masing dengan menggunakan kendaraan satpol PP, kendaraan Polres Pati dan Kendaraan Kodim 0718  Pati serta di kawal sampai tujuan.

Dalam sambutannya  Bupati Pati Hariyanto SH . MH .Msi menyampaikan  ;

"Selamat datang kepada para pemudik dan sengaja kami jemput untuk memastikan para pemudik selamat sampai tujuan," paparnya.

"Mudik gratis ini di prakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Pati dan untuk pengamanan di kawal  oleh Polres Pati dan Kodim 0718 Pati," tuturnya.

Masih lanjut Bupati " Manfaatkan mudik ini dg baik jangan digunakan untuk kegiatan yg tidak bermanfaat, gunakan untuk mentambung silaturahmi dengan saudara - saudara yang sudah di tinggal setahun lamanya, jaga keselamatan sampai kerumah masing" dan selamat untuk beristirahat, terima kasih kepada pihak yang telah membantu kegiatan mudik ini terutama Dishub, Polres Pati, Kodim Pati dan juga Satpol PP," imbuhnya.

Salah seorang pemudik yang menjadi anggota grup KAAP ang berhasil di wawancarai awak media mengatakan ;

"Kami mewakili seluruh pemudik warga pati mengucapkan banyak terima kasih atas penjemputan mudik gratis, sehingga kami bisa mengurangi pengeluaran, dalam perjalanan kami sangat nyaman dan aman, terima kasih pula kami ucapkan kepada crew PO Subur Jaya dan crew bus Trans 7 yang sudah melayani kami dengan baik, " tuturnya. ($.Tugi)

Forkompinda Sambut Rombongan Mudik Gratis di Terminal Kembang Joyo Pati

TH.Indonesia. Pati - Kegiatan kerja bakti bedah rumah tidak layak huni (RTLH) telah dilaksanakan Baznas  di dukuh Jagan Desa Sukoharjo bersama Kapolres Pati, Anggota Koramil dan Polsek Margorejo, dan warga masyarakat Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo Pati, Sabtu tgl (09/06/18).

Mbah Binah sangat bersyukur sekali dengan bantuan bedah rumah. 

Adapun kegiatan kerja bakti melaksanakan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Binah(75), beralamat di Dukuh Jagan RT 02 RW 01 Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati.

Menurut keterangan dari Bambang Siswanto perangkat desa Sukoharjo kepada THI mengatakan,” “Mbah Binah adalah salah satu warga kurang mampu yang tinggal di Desa Sukoharjo Dukuh Jagan RT 02 RW 01 Kecamatan Margorejo, Pati.

Rumah yang ditempatinya jauh dari kata layak. “Dengan tujuan dari program bangun RTLH dari Baznas adalah untuk membantu meringankan beban warga yang tidak mampu sehingga memiliki tempat tinggal yang sehat dan layak huni,” pungkasnya. 

Untuk itulah, Kapolres Pati beserta Ketua Baznas Kabupaten Pati KH Imam Zarkasi beserta rombongan melaksanakan kegiatan membedah rumah mbah Binah. Tak hanya itu, bahkan Kapolres Pati turun langsung sendiri untuk menggalang dana dari peserta yang hadir di kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, KH Imam Zarkasi menyampaikan, “terimakasih atas bantuan bedah rumah yang dilaksanakan oleh Polres Pati bersama Baznas Kab. Pati untuk warga masyarakat yang kurang mampu. 

Sampai saat ini masyarakat dukuh Jagan Desa Sukoharjo senantiasa mendukung program - program Polres Pati terlebih adalah program yang membantu kesejahteraan masyarakat salah satunya program bedah rumah tersebut, apalagi program tersebut diprakarsai oleh Kapolres Pati bersama Baznas Kab. Pati,” ujar  Zarkasi.

Foto THI. Tampak kerja bakti warga yang di pandu oleh perangkat desa Bambang Siswanto bersama TNI. Pihaknya berharap agar hubungan baik yang selama ini terjaga antara Baznas Kabupaten Pati dan Polres Pati dapat berkelanjutan sehingga secara tidak langsung hal tersebut dapat membantu upaya upaya Polres Pati dalam menjaga Kantibmas di wilayah Pati.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati mengatakan, “bahwa program bedah rumah di Dukuh Jagan Desa Sukoharjo Kec. Margorejo merupakan wujud nyata Polri dalam hal memperhatikan kondisi masyarakat Pati khususnya wilayah Kec. Margorejo.

Kaur Pembangunan Mr. Bambang Siswanto. 

Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan masyarakat Desa Sukoharjo bisa lebih terbuka dan bersedia membantu tugas Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap terjaga aman dan kondusif.  Ini juga sebagai upaya komunikasi antara Polri dan warga masyarakat agar dapat terjalin hubungan silaturahmi yang harmonis,” jelasnya.

AKBP Uri menambahkan, “Rumah ini selain menjadi tempat tinggal juga merupakan monumen bersama antara Polres Pati dan Baznas Pati.” Semoga bantuan bedah rumah ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat yang benar benar membutuhkan seperti saat ini milik Mbok Binah seorang janda tua yang kurang mampu. ($.Tikno).

Polres Pati Bersama Baznas Peduli Bedah Rumah Warga Jagan Sukoharjo Pati

TH.Indonesia. Pati - Kakek Tri Budi Asmara (60) Pensiunan Pegawai negeri sipil (PNS) mengaku dipersulit Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Pati saat hendak pelunasan, kamis tgl (07/06/18).

Rela menunggu empat jam, kakek Tri hanya bisa pasrah dengan nasib dihari tuanya.

Dia mengaku dipersulit Bank yang beralamat Plaza Pati Blok A1-A2, Jalan Jendral Sudirman No. 207, Kelurahan Pati Lor,  Kec. Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kejadian ini saat kakek Tri Budi Wibowo pada pukul 12.15 wib datang di Bank mandiri syariah KC Pati menyetorkan sejumlah uang sebesar Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) untuk pelunasan pinjamannya di Bank mandiri syariah kantor cabang pati. Ada hal yang tak diduga, uang tersebut di tolak oleh Teller yang bernama ipong.

"Saya ambil antrian, terus di panggil sesuai no antrian. Kemudian saya bermaksud setor pelunasan melalui buku tabungan pensiunan, lalu ditolak oleh Teller (ipong)," kata kakek Tri budi. 

Kakek Tri juga menambahkan ia merasa kebingungan akan penjelasan Teller yang bernama ipong, menurutnya setor pelunasan melalui buku tabungan pensiunan miliknya harus melalui persetujuan Eko atau Nia.

"Apa sudah konfirmasi sama pak Eko, jika mau setor pelunasan, saya gak berani terima sebelum konfirmasi pak Eko, " ujar ipong Teller tersebut sambil memberikan nomor eko untuk dikonfirmasi.

Sebelum memberikan nomor eko pada kakek tri budi asmara, Teller Ipong juga sudah menelpon Eko terlebih dahulu.

"Saya sudah telfon pak Eko, silahkan anda telfon pak Eko, karna sudah ditunggu telfon dari anda. Pak Eko tadi juga berpesan jika mau titip pelunasan, dibikinkan buku rekening pensiunan baru, itu baru bisa, " Imbuh Teller Ipong.

Perkataan Teller ipong pun dilakukan kakek Tri, kemudian kakek Tri melalui keponakannya menelpon Eko, akan tetapi tidak di angkat Eko.

"Saya telfon pak Eko berulang - ulang kali, tapi tidak diangkat mbak ?? Coba anda yang telfon barangkali diangkat, " kata Arifin keponakan Kakek Tri.

Sembari minta tolong pada Teller ipong, Teller Ipong pun menyuruh menunggu hingga pukul 14.00 WIB.

"Tunggu saja pak sampai jam 2 siang, mungkin pak eko lagi perjalanan, " Imbuh Teller ipong.

Tak lelah perjuangan kakek Tri dan keponakannya pun menunggu hingga pukul 16.00 WIB untuk bisa melakukan pelunasan pinjaman di Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Pati, namun tak kunjung - kunjung datang dan tidak diangkat telfon milik Eko.

"Saya berharap pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional III  Jawa Tengah Memeriksa Bank mandiri syariah kantor cabang pati, karena telah mempersulit pelunasan milik kakek Tri.

Setahu saya dalam Surat Perjanjian Kredit (SPK) Tertuang jika pensiunan melakukan pelunasan atau percepatan pelunasan diatas 1 (satu) tahun, maka di perbolehkan menurut Surat Perjanjian Kredit (SPK). Sedangkan punya kakek tri sudah lebih 1(satu) tahun, " Imbuh Arifin (Keponakan Tri).

Menurut informasi yang telah di terima Arifin bahwa ketika pensiunan sudah bisa melakukan pelunasan, terkait pengembalian asuransi pensiunan di Bank mandiri syariah cabang pati juga tidak pernah diberikan kepada pensiunan.

"Menurut informasi pensiunan, yang sudah bisa dilunasi, tidak bisa ambil pengembalian asuransi, " pungkas Arifin.

Sementara itu, hingga berita ini di terbitkan. Saat hendak di konfirmasi oleh media saudara Eko enggan angkat telfon. (TIM/TH)

Kakek Tri Rela Menunggu Empat Jam, Namun Masih Dipersulit Oleh Bank Mandiri Syariah Pati

TH.Indonesia. Pati - IPM sie keagamaan SMP Muhammadiayah Boarding School (MBS), menyelengarakan program tahunan, yaitu sanlat (pesantren kilat) yang di gelar untuk meningkatkan ke imanan ketaqwaan, dan kedisiplinan siswa siswi SMP MBS, Kamis tgl (07/06/18).

Siswa - siswi SMP MBS rutin mengadakan sanlat di bulan ramadhan. 

Kegiatan ini di ikuti oleh siswa- siswi  SMP MBS juga seluruh guru bertempat di masjid smp MBS, acara ini bertepatan pada akhir tahun pelajaran.

Kegiatan sanlat yang berlangsung selama 4 hari, kegiatan ini berbentuk ceramah motivasi, tadarus hafalan alquran, menghafal doa harian, sholat dhuha bersama, mulai tgl 04 - 07 kegiatan di dampingi oleh Hj. Lintal Muna M.Ag, ustad Nayib Abdilah Alhafid, ustad Ah Syarif S.Thi.

ketua IPM mengatakan sanlat untuk mengisi kegiatan ramadhan kalau tidak bulan ramadhan di smp Mabit biasanya ada kegiatan mabit (malam bina iman dan taqwa), kegiatan sanlat ini bisa memupuk keimanan anak di tengah era modern.

Salah satu pendapat siswa menyampaikan kegiatan ini sangat asyik karna untuk meningakatkan hafalan doa harian juga meningkatkan hafalan al-quran, kita juga bisa menerapkan nilai sopan satun terhadap guru, orang tua, teman teman dan masyarakat.

"Pesantren kilat merupakan kegiatan mabit khusus di bulan romadhan yang keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu memperdalam ajaran agama untuk meningkatkan rasa keimanan juga kebersamaan antar siswa, orentasi kegiatan ini untuk mempertahankan Budaya Islami di tengah kota juga membentuk karakter anak Islam berkemajuan, " tutur kepala sekolah. ($.rahman)

Mempertahankan Budaya Islam di Tengah Kota Yang Makin Dinamis

Kemenag Kab. Pati Tetapkan Zakat Fitrah Sebesar 2,5 kg Beras

TH.Indonesia. PATI - Bupati Kabupaten Pati Haryanto mengatakan ada empat titik kerawanan yang harus diantisipasi menjelang bulan ramadhan dan hari raya idul fitri. 

Kapolres Pati AKBP Uri Nurtanti SIK antisipasi titik kerawanan menjelang lebaran. 

Keempat titik kerawanan itu diantaranya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, arus mudik dan arus balik, bencana alam dan kamtibmas, serta aksi terorisme.

"Kita masih menghadapi 4 titik kerawanan, terutama saat bulan ramadhan dan menjelang lebaran," ungkap Bupati Haryanto saat menyampaikan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 di alun-alun Pati, Rabu tgl (06/06/18).

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya akan tetap berkomitmen dengan masalah kerawanan yang ada di Pati, bahkan soal stabilitas harga dan pengadaan bahan pangan sudah dipastikan akan aman selama bulan ramadhan.

Selain itu, mendekati lebaran untuk arus mudik dan arus balik akan menjadi kendala tersendiri setiap tahunnya, sehingga untuk menekan angka kecelakaan dan mengurangi kemacetan, sudah didirikan Pospam dibeberapa titik yang nantinya akan melibatkan tim gabungan dari TNI/Polri, Damkar, Ormas, dan Pramuka," para personil ini nantinya akan ditempatkan di Pospam yang tersebar di beberapa titik," terangnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dan Kamtibmas, Bupati Haryanto mengaku agar masyarakat dapat berkoordinasi dengan Basarnas dan BMKG serta pihak terkait lainnya untuk meminimalisir terjadinya korban.

"Yang lagi marak saat ini aksi terorisme, dan untuk mencegah hal tersebut, agar terus meningkatkan deteksi intelejen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas," pintanya.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Pati AKBP Uri Nurtanti Istiwidiyati SIK, usai mengikuti apel gelar pasukan operasi ketupat candi 2018 dialun alun pati, dan pemusnahan miras di depan pendopo kabupaten Pati.

Menurutnya, untuk kerawanan yang sifatnya konvensional seperti tindak pidana pencurian, akan dilakukan peningkatan siskamling, pengamanan swakarsa, serta peran masyarakat dan Polri untuk menjaga keamanan.

"Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan, terutama terkait aksi terorisme yang belakangan marak terjadi, dan saya meminta kerjasama masyarakat mulai lingkup terkecil dari tingkat RT RW dan kelurahan, serta seluruh lapisan masyarakat agar selalu bisa bekerjasama dengan Polri dalam menjaga keamanan dan lingkungan dari aksi berbagai tindak kejahatan," harapnya. ($.tim)

Bupati Pati Dan Kapolres Antisipasi Titik Kerawanan Menjelang Lebaran

TH.Indonesia. Sejarah - Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," Soekarno, thn 1962.

Paduka Yang Mulia Ir. Soekarno, Presiden RI yang 1.

Dukungan Presiden Republik Indonesia pertama, Ir Soekarno, terhadap kemerdekaan Palestina tak terbantahkan dan selalu konsisten. Bukan sekadar lewat kata-kata, tapi juga dibuktikan melalui tindakan nyata. 

Meskipun Bung Karno belum pernah menjejakkan kaki di tanah Palestina, namun jejak dukungan Sang Proklamator Indonesia untuk kemerdekaan Palestina telah terpatri dalam catatan sejarah.

Dukungan pemerintah Indonesia, yang digaungkan Bung Karno, terhadap kemerdekaan Palestina tak lepas dari sokongan yang diberikan pemerintah dan rakyat Palestina terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Bahkan setahun sebelum Indonesia merdeka, pada 6 September 1944 mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini memberikan dukungan secara terbuka bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri karya M Zein Hassan Lc Lt, sejak dukungan yang disampai secara terbuka melalui siaran radio Syekh Muhammad Amin Al-Hussaini, jalanan di Palestina dipenuhi gelombang aksi solidaritas dan dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah.

"Terimalah kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia," kata saudagar kaya Palestina, Muhammad Ali Taher saat membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia pada 1944.

Setelah merdeka, saat Indonesia membutuhkan pengakuan sebagai negara berdaulat, lagi-lagi rakyat Palestina bergerak, mendorong Mesir mengakui Indonesia. 

Pengakuan kedaualatan dari Mesir dan Palestina pada 1947 itu merupakan buah diplomasi H Agus Salim melalui jaringan Ikhwanul Muslimin, yang berbasis di Palestina.

Setelah merdeka, Indonesia di bawah Presiden Sukarno juga mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan dari penjajahan Israel. 

Indonesia tak pernah mau mengakui negara Israel yang diproklamasikan oleh David Ben-Gurion pada 14 Mei 1948, karena merampas tanah rakyat Palestina. 

Itulah sebabnya sejak zaman Bung Karno Indonesia tak pernah membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Ketika Indonesia benar-benar mendapatkan kedaulatannya secara penuh pada 1949, barulah negara-negara lain di dunia ikut memberikan pengakuan, bahkan termasuk Israel.

Ya’acov Shimoni, Kepala divisi Asia pada 5 Desember 1949 mengusulkan dibukanya kantor konsulat Israel di Indonesia. Untuk itu, Presiden Israel Chaim Weizmann (1874-1952) dan Perdana Menteri Ben Gurion menulis surat kepada Sukarno yang berisi ucapan selamat.

Selanjutnya, Menteri Luar Negeri Israel saat itu, Moshe Sharett pada Januari 1950 juga mengirim telegram kepada Mohammad Hatta yang berisi pengakuan penuh Israel terhadap kedaulatan Indonesia. 

Namun, Bung Karno tidak pernah menanggapi telegram dari Israel tersebut dan hanya Mohammad Hatta yang menanggapi hanya dengan ucapan terima kasih tanpa menawarkan hubungan diplomatik. ($.tikno)

Soekarno Sang Pembela Palestina, Lahir 06 Juni 1901

TH.Indonesia. PATI - Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang hari raya idul fitri yang diperdebatkan disejumlah daerah karena dianggap membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 nampaknya tidak mempengaruhi dengan anggaran yang ada di Pemkab Pati, pasalnya, Pemkab akan tetap mengucurkan THR bagi ASN menjelang hari raya idul fitri.

THR ASN di Pemkab Pati "No Problem". 


Bupati Pati Haryanto usai kegiatan apel gabungan dan acara pemusnahan minuman keras (miras) di halaman pendopo Kabupaten Pati mengatakan, THR bagi ASN di Kabupaten Pati tidak ada masalah. Pemkab sebelumnya sudah menganggarkan untuk pembayaran THR bagi ASN melalui APBD, untuk THR disini (Pati, red) tidak ada masalah," ungkapnya Rabu tgl (06/06/18).

Menurutnya, THR di Kabupaten Pati untuk prosesnya tidak ada masalah, karena sudah dianggarkan di APBD, hanya saja untuk jumlahnya, Bupati mengaku tidak hafal," untuk THR No Problem, yang ribet itu jika belum dianggarkan di APBD, sementara di APBD kita sudah anggarkan untuk pembayaran THR, hanya saja berapa jumlahnya saya tidak hafal, dan intinya di Pati tidak ada masalah,"Jelas Haryanto.

Dari informasi sebelumnya, Presiden Joko Widodo secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait THR  dan gaji ke 13 untuk PNS, TNI/Polri serta pensiunan.

Mendagri dalam hal ini sudah menyebarkan surat edaran pemberian penghasilan tambahan melalui sumber APBD melalui Surat Mendagri kepada Gubernur dengan nomor 903/3386/SJ dan juga kepada bupati/wali kota dengan nomor surat 903/3387/SJ.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan daerah yang belum menyediakan anggaran THR dan Gaji ke 13 dalam APBD Tahun 2018, agar segera menyediakan anggaran.
Ada tiga cara yaitu penggeseran anggaran yang dananya bersumber dari Belanja Tidak Terduga, penjadwalan ulang kegiatan atau menggunakan kas yang tersedia.

Pakar hukum dan Tata Negara Margarito Kamis sebelumnya melalui media menyoroti soal pembayaran THR bagi ASN.
Menurutnya,  Sangat tidak wajar apabila Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) harus melimpahkan pembayaran THR dan gaji 13 melalui APBD, karena untuk tahun 2018 ini tidak dianggarkan melalui APBN atau APBD.

"Kalau tidak ada dalam APBD, itu sama saja Pemkab tidak punya dasar hukum untuk pembayaran THR dan gaji 13, bahkan untuk pembayaran itupun tidak bisa dipecahkan dalam pergeseran anggaran APBD," katanya.

Apabila pergeseran itu tetap dilakukan maka itu adalah tindakan absolute yang melanggar hukum, dan dapat dipastikan itu juga akan menjadi temuan BPK, sebab surat edaran dari Kemendagri tidak punya dasar hukum untuk menggeser anggaran, apabila itu dipaksakan maka akan muncul potensi tindak pidana korupsi yang dilakukan.

"Saya sarankan agar Kemendagri dan Kemenkeu menyediakan dana untuk membayar gaji 13, simplenya Kemendagri menyediakan uangnya agar bisa digunakan oleh Pemda,"Jelas Maragarito.

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku kaget ketika mendengar kabar THR untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo yang dibebankan kepada daerah.

“Saya belum dapat edaran tuh, mosok sih (masak sih)? Berat kalau seperti ini. Nanti aku bicarakan dulu dengan DPRD,” ujar Risma, Selasa tgl (05/06/18) melalui pernyatannya dimedia.

Menurutnya, Pemkot maupun DPRD Surabaya sebelumnya tidak pernah ada pembahasan mengenai hal ini.“Masak sih pakai APBD? Aku belum terima ya. Jadi kalau pakai APBD ya berat. Aku enggak bisa memutuskan sendiri kalau masalah ini, kan ya belum alokasikan,” ungkapnya.

Risma sendiri masih menunjukan gelagat tak percaya kalau THR dibebankan pada APBD Kota Surabaya. Dia pun sempat berseloroh jika benar hal tersebut akan memberatkan APBD, sebab tidak dianggarkan sebelumnya.

“Ya harus ngomong dulu dengan DPRD, riyoyone diundur kongkon poso mane (Lebarannya diundur saja, suruh puasa lagi),” celetuk Risma. ($.tikno)

Bupati Haryanto : THR Untuk ASN di Pati "No Problem"

Bupati Pati : Ribuan Miras Dimusnahkan di Depan Alun - Alun Pati

TH.Indonesia. Pati - Senin, 04 Juni 2018, OSIS sie Keagaamaan dan Kerohanian Islam (Rohis) SMK An Najah Kayen menyelenggarakan program kerja tahunannya, yaitu pesantren kilat yang digelar untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa-siswi SMK An Najah kepada Allah SWT.

Siswa siswi An Najah rutin mengadakan pesantren kilat di bulan ramadhan. 

Kegiatan ini tak hanya diikuti oleh siswa-siswi kelas X namun di ikuti oleh seluruh guru yang bertempat di Aula Sekolah, acara ini bertepatan untuk mengisi waktu luang setelah mengikuti Ujian Akhir Semester, sebelum penerimaan hasil belajar siswa (raport), Rabu tgl (06/06/18).

Kegiatan pesantren berbentuk ceramah, tadarus Al Quran dan sesi sharing bersama yang berlangsung selama 6 hari mulai tanggal 04-09 Juni 2018 di dampingi oleh KH Ikhsanudin, H. Akhlis Nahari, Lc dan H. Syafi’i Abdan, Lc. Muarifan (Ketua Osis) mengatakan “ Pesantren Kilat ini merupakan kegiatan pertama kali yang diselenggaran Osis, harapannya semoga bisa berkelanjutan di tahun berikutnya karena banyak manfaat yang bisa kita ambil dari kegiatan ini, yang awal nya belum tahu sekarang jadi tahu”.

Pendapat salah satu siswa, Revalina Kartika Kumala (XC), menyampaikan harapannya agar kegiatan ini di adakan setiap tahun karena manfaat nya yang banyak selain mendapatkan nilai - nilai keagamaan, kita juga bisa mengetahui bagaimana bersikap sopan dengan guru, orang tua dan masyarakat.

Pesantren Kilat (sanlat) adalah program belajar agama dengan durasi pendek (short course) yang terbagi menjadi dua kategori yaitu pesantren kilat ramadhan dan pesantren kilat non ramadhan.

Kali ini Osis SMK An Najah melaksanakan bertepatan dengan bulan romadhan, di mana memiliki manfaat antara lain menumbuhkan pemahaman yang lebih luas tentang Islam, menanamkan kebiasaan gemar melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan dan positif serta dapat membangun etos belajar yang baik.

"Termasuk juga melalui kegiatan ini, kami membentuk mental pelajar dan memberikan pemahaman terhadap nilai - nilai ke Islaman dikalangan pelajar," tambah Waka Kesiswaan SMK An Najah Kayen. ($.rahman)

OSIS SMK An Najah Kayen Mengadakan Pesantenan Kilat di Bulan Ramadhan

TH.Indonesia. Pati - Mengisi wakti luang dengan bagi-bagi takjil untuk menumbuhkan kekompakan dan jiwa sosial anggota PMR WIRA SMK Negeri 1 Pati di bulan Ramadhan, Selasa tgl (05/06/18).

PMR WIRA SMK Negeri 01 Pati wujudkan peduli pada sesama dibulan yang penuh berkah ini. 

Kegiatan berbagi takjil dilaksanakan dijalan A. Yani, tepat di depan sekolah dan Polres Pati, di ikuti 45 peserta, Desi ketua panitia mengatakan "kami menyiapkan 250 takjil dari hasil iuran anggota PMR, dalam waktu setengah jam, takjil sudah habis".

Sulistiyoningsih wakil ketua PMR kelas Xl  berharap kegiatan tersebut dapat mengajarkan adik adik untuk berbagi terhadap sesama, menjalin solidaritas terhadap sesama anggota dan masyarakat, mengisi waktu luang dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat.

Putri Trisna Ayuningtyas selaku Ketua PMR kelas X menyampaikan harapannya agar anggota PMR bisa mendapatkan pengalaman dan pelajaran di luar kelas yang bersifat sosial serta positif.

Kak Rahman selaku pendamping kegiatan tersebut menjelaskan bahwa kegiatan tersebut murni ide adek-adek PMR, acara berjalan dengan lancar dan seru, semangat jiwa sosial wajib dimulai serta dibiasakan sejak usia remaja.

Palang Merah Remaja (PMR) merupakan wadah yang disediakan PMI untuk membina dan mengembangkan remaja indonesia, manfaat PMR diantaranya bisa mendidik seseorang menjadi remaja yang bersih, sehat, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta kreatif dan bersahabat.

Jika kita sudah memiliki karakter positif, otomatis kita juga bisa menjadi contoh dan konselor bagi teman lainnya, mengisi waktu luang dengan berbagi takjil merupakan kegiatan sosial, peduli terhadap sesama karena sangat bermanfaat bagi orang yang sedang melakukan perjalanan jauh (musafir). ($.rahman)

PMR WIRA SMK Negeri 01 Mengisi Waktu Luang Dengan Berbagi Takjil

TH.Indonesia. Semarang - Setelah melakukan rangkaian sidang selama sepekan, Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah akhirnya mengabulkan permohonan Awigra dalam sidang putusan dugaan pelanggaran administrasi pemilihan umum 2018.

Joko Sutrisno PresPres BEM FH~UMK. 

“Menyatakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran administrasi tentang tata cara, dan prosedur penyerahan dokumen syarat dukungan calon perseorangan peserta pemilihan umum calon anggota Dewan Perwakilan Daerah” papar Ketua Hakim Pemeriksa, Fajar SAKA.

Dalam eksepsi putusan ini, Hakim Pemeriksa juga menyatakan menolak  eksepsi dari Terlapor.

“Dalam putusan ini, Mengadili dalam eksepsi menolak eksepsi dari terlapor”. papar Fajar SAKA dalam persidangan.

Dalam putusan ini, Majelis Pemeriksa juga memerintahkan kepada KPU Jawa Tengah untuk melakukan perbaikan administrasi terhadap tata cara dan prosedur penyerahan dokumen syarat perseorangan Anggota Dewan Perwakilan Daerah atas nama Awigra.

Menanggapi putusan ini, Ketua Tim Penasihat Hukum Awigra, Teguh Purnomo menyatakan bersyukur dan menghormati keputusan majelis pemeriksa.

"Kami bersyukur dan mengapresiasi keputusan ini, dan klien kami tetap akan bekerja secara profesional agar langkah selanjutnya tak sia sia” ungkap Teguh Purnomo.

Sementara Awigra menyatakan bergembira dan akan lebih berhati hati dalam proses selanjutnya.

“Kita berhak bergembira atas kemenangan ini. Ini sebagai bukti bahwa KPU terbukti melakukan pelanggaran administrasi dan membuka kembali peluang memajukan agenda politik hijau di Indonesia melalui pencalonan saya kembali terbuka. 

Saya sudah mendapat banyak peringatan untuk lbh hati-hati pada proses selanjutnya, demi Indonesia yang Bersih, Adil, dan Lestari, " ungkap Awigra.

Sebelumnya Awigra melaporkan Komisi Pemilihan Umum kepada Bawaslu Jawa Tengah karena diduga melakukan pelanggaran administrasi dalam pencalonan sebagai Dewan Perwakilan Daerah Jawa Tengah.

Setelah menerima laporan, Bawaslu Jawa tengah melaksanakan sidang dugaan pelanggaran administrasi dengan menghadirkan saksi pelapor, saksi terlapor, saksi ahli dari pihak pelapor, dan mengumpulkan barang bukti. ($.TIM)

Senator Hijau Awigra Menangkan Gugatan Dugaan Pelanggaran Administrasi KPU

TH.Indonesia. Pati - Lomba Duta GenRe kabupaten Pati 2018 dilaksanakan di Aula Dinas Sosial kabupaten Pati, tanggal 2 dan 4 Juni 2018, Technikal Meeting telah dilaksanakan tanggal 2 Juni 2018 dengan 14 finalis, Senin tgl (04/06/18).

Pemilihan Duta GenRe Tingkat Kabupaten Pati 2018.

Dinas Sosial bekerja sama dengan Aliansi Remaja Indelenden Jawa Tengah, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, doa di pimpin ustad, Ainur Rofiq, SPd dan Menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh Elsa Inayatul Amalia.

Dalam sambutan Yugo Joko Lelono, S.Sos KABID DALDUK - KB  mengatakan "Remaja sekarang harus mampu melawan paham-paham radikalisme yang mulai masuk ke lingkungan pendidikan.

Remaja juga harus mampu melakukan konfirmasi kebenaran sebuah berita agar tidak mudah menyebarkan berita hoaks." Dr. Subawi MM Kepala Dinas Sosial turut hadir di acara tersebut

Tahapan yang harus di lewati para finalis Duta Genre untuk menjadi pemenang, mulai dari tes tertulis, wawancara, publick speaking dan minat bakat.

Bakat finalis beragam, mulai dari menyanyi, seni tari, baca dan musikali puisi serta wayang kertas, pemenangnya Lomba GenRe 2018 adalah Alfian Arga Styari dan Dwi Putri Ayuni.

GenRe singkatan dari Generasi Berencana yaitu sebuah program yang di kembangkan bkkbn guna mempersiapkan kehidupan bagi remaja, agar remaja mampu perpendidikan seceraa terencana, berkarir secara terencana, dan menikah dengan penuh perencanaan.

Agar remaja berperilaku sehat, menjadi tegar remaja, yaitu remaja yang sehat, menjadi idola pada teman sebaya dan tidak dengan TRIAD KRR, TRIAD KRR (tidak untuk nikah dini, tidak untuk seks sebelum menikah, dan tidak untuk NAPZA).

Salam GenRe, salam, Remaja GenRe sehat, cerdas, ceria, GenRe Indonesia, saatnya yang muda yang berencana yang berprestasi. ($.rahman)

Memperingati Hari Keluarga Nasional, Dinas Sosial Menyelenggarakan Pemilihan Duta GenRe Tingkat Kabupaten Pati

Karang Taruna dan GP Anshor Desa Bumirejo Adakan Buka Bersama Anak Yatim Piatu

TH.Indonesia. PATI - Sebuah momentum kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama, sekali lagi Gudurian Pati bersama dengan Kodim 0718 Pati, Polres Pati, IKKP (Ikatan Keluarga Kabupaten Pati), Klenteng Tjoe Tik Bio Juwana bagi-bagi ta'jil di seputaran alun-alun Juwana.

Gusdurian berbBer 4000 takjiT di alun alun Juwana Pati. 

Untuk lokasi pembagian ta'jil ini ditempatkan di Jalan Pantura tepatnya di Alun-alun Juwana guna menyasar pemudik lebaran yang telah melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan.

Tokoh Lintas Agama Gusdurian Pati, KH Happy menjelaskan bahwa menjelang H-10 Lebaran sehingga banyak pemudik yang telah melaksanakan ibadah puasa, sehingga Gusdurian berkerjasama dengan IKKP (Ikatan Keluarga Kabupaten Pati), TNI, Polri, Ormas Ansor/Banser membagikan ta'jil di jalan yang dilalui para pemudik tepatnya di jalan Pantura Alun-alun Juwana.

Dalam acara ini hadir Anggota DPR RI Firman Subagyo, Wakil Bupati Pati H Saiful Arifin, Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, Wakapolres Pati Kompol Danu Pamungkas, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan Soetharso Oenthoresa alias Koko, Camat Juwana Teguh Widyatmiko, Tokoh Lintas Agama / Gusdurian Edy Siswanto (Edi Kubota), Tokoh Lintas Agama / Gusdurian KH. 

Heppy, Ibu-Ibu Bhayangkari Polres Pati dan Polsek Juwana, Ibu-Ibu Persit Kodim 0718 Pati Koramil Juwana, Banser Kecamatan Juwana.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilaksanakan oleh Gusdurian Pati untuk memperkuat persatuan dan kebhinekaan.

Selain itu, anggota DPR RI yang juga Ketua Ikatan Keluarga Kabupaten Pati, Firman Subagyo mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Gusdurian Pati hingga hari ini.

"Kegiatan ini merupakan rutin, yang diprakarsai oleh Gusdurian dan IKKP hadir untuk memberikan support dalam bentuk lainnya, kegiatan ini merupakan kebersamaan yang tidak pandang suku, etnis, agama, justru inilah indahnya kebhinekaan," ungkap anggota DPR RI Firman Subagyo.

Adapun masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan Gusdurian yang selalu berbagi dalam kebaikan di bulan puasa yang penuh berkah ini. ($.eko)

Semarak Ramadhan Gusdurian Berbagi 4000 Takjil di Alun - Alun Juwana Pati

TH.Indonesia. Pati - Setelahkan melakukan observasi menyeluruh dan pendalaman secara intens selama berhari-hari akhirnya Jajaran Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pati berhasil mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan atau pembegalan yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Pati Kota pelaku yang berhasil di amankan berinisial " ES " warga Pati, pada Minggu dini hari tgl (03/06/18).

TIM Satresmob Polres Pati Berhasil Membekuk Pelaku Pembegalan yang merajalela di Alun-alun Pati. 

Adapun barang bukti yang turut di amankan berupa 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Beat CBS Tahun Rakit 2018 Warna Hitam Milik korban.

Kapolres Pati Uri Nartanti SIK melalui Kanit Resmob Aiptu Maskub kepada awak media www.targethukumindonesia.com menuturkan ;

"Bahwa benar pada hari Kamis dini hari beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 31 Mei 2018 telah terjadi peristiwa pidana berupa pencurian disertai kekerasan atau pembegalan terhadap korban atas nama Bagus Sungarso bin Warso (Alm.), warga desa Growong Lor RT 06 RW 03 Kecamatan Juwana Kabupaten PatiP 

Yang mengakibatkan luka pada diri korban, antara lain luka robek pada bagian daun telinga akibat benda tajam dan sejumlah luka memar di bagian wajah serta kepala akibat benda tumpul, " ungkapnya.

Masih lanjut Aiptu Maskub "peristiwa pidana yang terjadi pada Kamis dini hari tanggal 31 Mei 2018 itu berawal pada pukul 02.30 WIB ketika korban sedang nongkrong di seputaran alun - alun simpang lima Pati, ia telah didatangi oleh para pelaku yang meminta uang kepada korban tapi dijawab tidak punya.

Selanjutnya para pelaku tetap memaksa merebut paksa dompet berikut HP milik korban, setelah itu, korban dibawa oleh para pelaku ke jalan raya arah selatan terminal Sleko Pati lalu dianiaya disana.

Bahkan tidak hanya itu, korban yang sudah tidak berdaya pun ditelanjangi oleh para pelaku kemudian sepeda motor yang dikendarai korban berhasil dibawa kabur oleh para pelaku, " pungkasnya. ($.Tugi)

TIM Satresmob Polres Pati Berhasil Bekuk Pelaku Curas Dan Pembegalan di Wilayah Pati Kota

TH.Indonesia. Sibolga, Sumatera Utara - Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapanuli Tengah (Tapteng) mengelar Pelatihan Wartawan di aula Audio Visual SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Tapteng, Sumatera Utara, selama dua hari, Sabtu-Minggu tgl (2-3/06/18).

IWO Sibolga tingkatkan kualitas wartawan, gelar pelatihan jurnalistik. 

Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk mengaku mengapresiasi digelarnya pelatihan tersebut. Ia berharap dengan pelatihan tersebut kualitas wartawan khususnya berbasis online di Sibolga-Tapteng dapat ditingkatkan.

"Di Sibolga dan Tapteng, IWO memang masih tergolong organisasi yang baru. Untuk itu diharapkan IWO mampu menciptakan kegiatan positif di internal, dengan cara melatih kemampuan," kata Syarfi.

Syarfi menilai, pelatihan kewartawanan sangat dibutuhkan khususnya di kota Sibolga dan Tapteng. Ia berpesan agar apa yang sudah dimulai dengan baik oleh IWO di daerah tersebut dapat tetap dilakukan secara konsisten.

"Saya menyambut baik kegiatan yang dilakukan IWO, walau tampak sederhana tapi sangat memberi manfaat bagi wartawan. Jangan hiraukan kritikan yang merusak mental pengurus IWO. 

Dan semoga dengan acara ini wartawan dapat membuat pemberitaan yang profesional, adil dan bermanfaat dengan mentaati UU Pers," katanya.

Ketua IWO Sibolga Tapteng, Damai Mendrofa dalam sambutannya mengatakan pelatihan tersebut disemangati keinginan untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman serta kualitas wartawan terkhusus anggota IWO.

"Orientasinya adalah peningkatan kualitas, dan bukan kuantitas," kata Damai.

Menurut dia, pelatihan kali ini menghadirkan sejumlah pemateri kredibel, yang diharapkan dapat menjadi stimulus terbentuknya pemahaman-pemahaman baru bagi anggota IWO Sibolga Tapteng dalam mengawal terlaksananya pembangunan.

"Terjaganya profesionalitas dan etika wartawan menjadi kunci munculnya pemberitaan-pemberitaan yang berimbang, adil dan konstruktif," ujar Damai.

"Kami tahu kelemahan dan kekurangan kami dalam melakukan kritikan kepada pemerintah. Untuk itu dengan kekurangan dan kelemahan itu, kami ingin belajar dan terus belajar agar kedepannya pemberitaan yang kami sajikan lebih bermanfaat dalam memberi dukungan pemerintah dalam melakukan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat," urai Damai lagi.

Kepala Sekolah SMU Negeri 1 Matauli Pandan, Murdianto mengapresiasi dilaksanakannya pelatihan tersebut. 

Khususnya bagi dunia pendidikan, pelatihan tersebut nantinya diharap bersumbangsih pada kemajuan pendidikan.

Murdianto mengaku pihaknya selaku institusi selalu membuka diri untuk setiap informasi yang dibutuhkan. Kendati, ia berpesan agar kalangan selalu mengedepankan sikap profesional dan etika.

"Semoga dapat memberikan pemberitaan yang mendidik dan beredukasi," pesan Murdianto.

Diketahui pelatihan yang diikuti belasan anggota IWO Sibolga Tapteng, sejumlah pemateri dihadirkan, diantaranya Ketua IWO Sumut Mei Leandha, Dewan Etik IWO Deni Siahaan, Kadis Kominfo Tapanuli Tengah dan Komisioner KPU Sibolga, Salmon Tambunan.

Sementara dalam pembukaan tersebut hadir juga Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang diwakili Kabag Humas Fadlan Siregar dan Kadis Kominfo Tapteng Dedy Sudarman Pasaribu dan Kabag Ops Polresta Tapteng, AKP Suteja Atmaja serta Cepi, sebagai perwakilan Tambang Emas Martabe. ($.tikno)

Tingkatkan Kualitas Wartawan, IWO Sibolga Gelar Pelatihan Jurnalistik