TH.Indonesia. Sumbar - Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM FX. Sutijastoto menyaksikan Penandatangan kerja sama operasi (KSO) antara Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE) dengan Universitas Andalas (Unand) di Bukit Tinggi tgl (30/03/18).

Kerjasama energi terbarukan dengan Universitas Andalas. 

Penandatanganan KSO Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH)  0.4 MW antara BLU P3KEBTKE ditandatangi oleh pemimpin BLU P3TKEBT, Yunus Saefulhak dan Unand oleh Prof. Tafdil Husni.

KSO ini akan menjadi sarana bagi kedua BLU dalam pengelolaan maupun bisnis PLTMH untuk mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Hasil kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model pelaksanaan bisnis PLTMH di masa mendatang.

Inshaa Allah kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Silahkan melakukan bisnis dengan adil," ujar Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar setelah menyaksikan penandatanganan perjanjian KSO antar kedua pihak.

BLU P3TKEBT mencatat Potensi energi baru terbarukan khususnya di Sumatera Barat, mencapai 1.352,52 MW yang dapat dioptimalkan dan merupakan potensi bisnis yang cukup menjanjikan untuk penyediaan energi listrik.

Pengoperasian KSO PLTMH di Unand kedepannya juga ditargetkan dapat dijadikan sebagai pusat informasi dan demonstrasi PLTMH di Pulau Sumatera Khususnya Sumatera Barat untuk meningkatkan SDM secara teknis maupun manjerial.

Kami ucapkan terima kasih banyak atas bantuan Pak Wamen melalui BLU di Badan Litbang ESDM untuk memfasilitasi adanya PLTMH, kami sangat menginginkan sekali adanya PLTMHP, " tutur Rektor Unand, Tafdil Husni menyampaikan apresiasi.

Kerja sama Ini multifungsi, apalagi kami juga koordinasi dengan tiga institusi. Kami menginginkan kampus kami sebagai Botanical University," tambah Tafdil Husni.

Pembangunan PLTMH UNAND kapasitas 400 kW dibangun atas kerja sama antara Unand dan P3TEK KEBTKE Kementerian ESDM. P3TEK KEBTKE membangun pipa pesat, rumah pembangkit, sistem mekanikal, elektrikal dan transmisi.

Sedangkan bagian lain dari PLTMH yaitu bendung, saluran pembawa, bak penenang dan saluran pelimpas adalah kerjasama antara UNAND dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA).

Kerja sama pengoperasian PLTMH ini merupakan wujud nyata sinergi program lintas kementerian/lembaga dalam rangka penyediaan prasarana dasar seperti listrik yang bersumber dari energi Terbarukan, " terang Sutijastoto.

Listrik yang dihasilkan nanti akan digunakan untuk keperluan operasional Unand dan kelebihan kapasitasnya dapat dijual ke PT PLN.

Setelah pembangunannya selesai dan Commercial On Date (COD) pada akhir November 2017, maka akan menghasilkan pendapatan yang merupakan PNBP baik bagi BLU Unand dan BLU P3TKEBTKE," pungkas Yunus. ($. Davit)

Balitbang ESDM Gandeng Universitas Kembangkan Listrik Mikro Hidro

TH.Indonesia. Pati - Sebagai kegiatan latihan agenda rutin triwulan ke IV 2018, bagi seluruh personel dari Kodim 0718 Pati mulai dari Dandim, Kasdim dan Danramil juga Perwira Staf termasuk personelnya wajib melaksanakan menembak.

Kemampuan setiap personel anggota Kodim 0718 Pati harus terus diasah lewal ketrampilan menembak perorangan. 

Baik itu menembak Pistol jenis FN 45 jarak 25 m dan senapan serbu Jenis M.16 / SS.1 F.1 jarak 100 m di daerah lapangan tembak Polres Pati desa Banyu urip kecamatan Margorejo yang di ikuti kurang lebih 230 personel termasuk pucuk pimpinan satuan langsung yang dikomando oleh Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos.

Penyampaian tersebut disampaikan oleh Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos disela-sela para anggota yang akan melaksanakan menembak, sebelum diambil apel pengecekan personel dan penyampaian materi latihan oleh kordinator materi," Pasiops Kodim 0718 Pati Kapten Inf Suyani.

Di daerah persiapan  koordinator menerima pelaku dari Danlat dilanjutkan tindakan keamanan, pemeriksaan personil dan materi selanjutnya diserahkan ke Bintara pelatih untuk menyampaikan teori praktis tentang aturan cara  menggunakan jenis senjata SS 1 dan kepada pelaku menembak.

Dan sebagai Komandan sandaran satuan sekedar himbauan maupun arahan saat pelaksanaan faktor keamanan inti utama dan keselamatan baik itu personel dan materiel agar dicek yang sebagai petugas pengendali," terang Dandim.

Penjelasan yang Detail Oleh Korlap Supaya para  Pelaku  Menembak dibagi menjadi 14 gelombang tambah 2 orang tiap gelombang 10 Personil selanjutnya gelombang pertama  melaksanakan menembak koreksi senapan 3 butir munisi jarak 25 m dan 5 butur munusi perkelompokan perkenaan 100 meter sikap tiarap dan berlanjut hingga gelombang terakhir.

Agar tidak semrawut bagi tim penilai sesuaikan lajur yang telah ditnjuk oleh Kordinator menembak, hal ini disampaikan juga oleh Kasdim.

Sebagai catatan buat kita guna untuk melaporkan ke satuan atas jangan sampai salah supaya kedepan tidak kena teguran, sebagai Kepala Staf Kodim 0718 Pati himbauan dari Komandan diatas agar diagendakan bagi para ketua kordinator.

Jumlah munisi yang digunakan 2.572 butir dan yang ket 16 butir, petembak dengan nilai tertinggi Serda sujadi R.05 nilai 94, Serda kusyanto R.03 nilai 90 dan Pelda Supriyanto R.15 nilai 90.

Termasuk juga laporan jumlah amunisi pun jangan salah karena bertanggung jawab penuh nantinya buat Negara dan bagi petembak yang bagus supaya dipertahankan kalau perlu ditingkatkan.

Walaupun kita sudah tidak dijaman saat Dinas Bataliyon, di Saatkorwil kita lebih ke pendekatan dengan warga dan masyarakat secara persuasif. ($.drmto)

Prajurit TNI AD Kodim 0718 Pati Harus Ahli Menembak Pistol Dan Senapan Serbu

TH.Indonesia. Sumbar - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Seribu (Gebu)  Minang Lampung siap melakukan kerjasama dalam berbagai sektor dengan pemerintah provinsi Sumatera Barat, disektor pendidikan, peternakan dan ekonomi Usaha Kecil Menengah (UKM).

Gerakan Seribu Minang Lampung siap kerjasama diberbagai sektor. 

Hal disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada kunjungan DPW Gebu Minang Lampung,  di Kantor Gubernur, Selasa tgl (27/03/18).

Wagub Nasrul Abit menyampaikan beberapa sektor kerja sama yang disasar tersebut, terangnya, seperti kerja sama sektor perternakan. Gebu Minang Lampung berharap diberi ruang untuk ikut dalam industri ternak sapi di kandang-kandang yang tersedia di Sumbar.

Kita mengusulkan agar lahan milik Pemprov seluas 500 hektare di Air Runding Pasaman Barat bisa dimanfaatkan," ujar Wagub Nasrul Abit.

Rencana dan harapan Gebu Minang Lampung, Wagub Sumbar meminta Kepala OPD terkait yang ikut hadir dalam pertemuan itu, untuk menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut. 

Wagub pun menyatakan, pihaknya menyambut dengan tangan terbuka segala rencana yang akan saling menguntungkan tersebut.

Untuk teknisnya, rencana yang skala kecil bisa diintensifkan dengan kepala OPD terkait. Sedangkan yang skala besar bisa saya pimpin langsung proses teknisnya.

Berbagai rencana yang disampaikan Gebu Minang Lampung sangat menjanjikan, sehingga memang sangat perlu direspon cepat," terang Wagub Nasrul Abit.

Berbagai rencana kerja sama di berbagai sektor tengah digagas DPW Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang Lampung dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, selain sektor ekonomi di bidang peternakan, industri, dan UMKM, sektor pendidikan dan kesenian juga dibidik.

Dalam pertemuannya dengan Wakil Gubernur Sumbar, Ketua DPW Gebu Minang Sumbar Ginta Wirasenjaya mengatakan, Gebu Minang telah menyigi beberapa peluang investasi di Sumbar.

Rencana berinvestasi di kampung halaman diharapkan menguntungkan masyarakat di kampung, serta 800 ribu lebih orang Minang yang tinggal dan mencari hidup di Lampung.

Kami di Gebu Minang sepakat, organisasi ini jangan hanya sekadar organisasi, terpenting itu agar bagaimana bisa organisasi ini memberi manfaat kepada masyarakat. Baik di ranah mau pun di rantau,” kata Ginta, Rabu tgl (28/03/18).

Menjawab keinginan tersebut, Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar Erinaldi mengaku saat ini telah tersedia informasi berbasis daring E-Ternak, yang memuat informasi seputar ketersediaan kandang dan kuota sapi yang masih tersedia untuk diisi oleh investor di kandang-kandang tersebut.

Selain sektor perternakan, Ginta menyebutkan Gebu Minang Lampung juga telah menyediakan program pendidikan yang bisa dinikmati oleh pelajar yang membutuhkan. Setidaknya, tersedia 200 paket beasiswa dalam setahun dair Gebu Minang Lampung, yang diharapkan ikut diinformasikan oleh Pemprov Sumbar.

Selain itu, kami juga berharap bantuan dan kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan. Sebab, orang Minang di Lampung agak kesulitan memperoleh akses terhadap seni tradisi seperti Saluang dan KIM. 

Sejauh ini, untuk menikmati itu, kami harus mendatangkan seniman dari Sumbar, kami harap, ada yang bisa kami utus pulang kampung untuk mempelajarinya,” tukasnya. ($. Davit)

DPW Gebu Minang Lampung Siap Ikut Serta Memajukan Pembangunan Sumbar

TH.Indonesia. Pati - Winong Kidul tepatnya di desa Godo menyimpan obyek wisata yang masih terpendam selama ini, terbukti adanya situs cagar budaya Parang Garudo dan panorama alam yang sangat indah luar biasa, pada saat siang hari nampak dilihat dari kubah menara masjid sangat indah dan menakjubkan.

Keindahan panorama Desa Godo terlihat dari puncak Kubah Masjid Baitussalam Winong Pati. 

Kenyataan ini terbukti hasil yang disurvei maupun diambil foto oleh Kameramen Pendim 0718 Pati, Serda Muhdi saat itu sambil melepas lelah selesai melaksanakan ibadah sholat Dhuhur untuk bermunajat, bersyukur kepada Allah SWT, dan seketika mengambil dokumen menaiki anak tangga untuk mengambil gambar di lokasi TMMD REGULER 101/2018 tersebut.

Sangat disanyangkan kalau moment tersebut tidak terambil disela-sela istirahat anggota pendim tersebut meluangkan waktunya, disela sela kelelahan fisik yang mendera mengingat tugas yang masih belum terselesaikan.

Dengan jumlah penduduk mencapai kurang lebih 1325 KK dan pada saat itu, tahun lalu pemilu pilkada pencoblosan mencapai 2350 orang, keterangan tersebut yang ditegaskan dari Kepala desa Godo Suwondo menjelaskan kepada Penerangan Kodim Pati.

Harapan dari pada warga sendiri juga mengatakan pada penerangan Kodim Pati, terutama adanya TMMD Reguler didesannya sangat membantu sekali baik itu bantuan jalan rabat beton, pos ronda, jambanisasi, bedah rumah.

Kemudian warga juga meminta supaya apa yang ada diobyek wisata pemotretan tadi bisa diviralkan ke media online, cetak dan elektronik supaya pemerintah daerah Kabupaten Pati khususnya bisa membantu program anggaran dana untuk wilayah Desa Godo terutama Obyek Wisata cagar Budaya, yang semakin hari semakin menarik minat para pelancong dari luar daerah.

Harapan yang terkesan dari para wisatawan domestik, sangat mengapresiasi jika desa Godo yang masih menyimpan misteri alam, baik secara spiritual maupun secara keindahan pemandangan panorama alam begitu luar biasa daya tariknya ini bisa berkembang lebih maju kedepannya. ($.tugi)

Keindahan Desa Godo Dilihat Dari Puncak Kubah Masjid Baitussalam Begitu Menakjubkan Keindahannya

TH.Indonesia. Pati - Ratusan warga Desa Sumbermulyo Kecamatan Winong mendatangi Balaidesa setempat, Senin tanggal 26 maret 2018.

Ratusan warga demo terkait pembentukan Pansel Pengisian Perangkat Desa Sumbermulyo Winong. 

Hal itu di picu sikap Kepala desa Sujono yang dinilai bersikukuh mengabaikan Permintaan warga yang meminta Pembatalan Pembentukan Pansel Pengisian Perangkat Desa.

Aksi lanjutan yang dilakukan ratusan warga ini terjadi karena Pemerintah Desa Bersikukuh untuk tetap melanjutkan tahapan seleksi Sekretaris desa dan kepala Dusun Butoh.

Padahal, Rabu tanggal 14 maret 2018 lalu, pihak desa sudah bersepakat untuk menunda, namun ternyata tetap di lanjutkan.

Beruntung, kerusuhan tidak meluas karena personel keamanan dari satuan Sabhara dan Resmob Polres Pati, Polsek Winong dan Koramil Winong berusaha menenangkan massa.

Walau ditunda, kepala Desa Sujono Menyampaikan, bahwa Pengisian Perangkat Desa suatu saat akan tetap berlanjut, karena itu perintah dari Bupati.
Perangkat Desa itu kewenangan kepala desa. Saya sebagai bawahan Bupati akan tetap melaksanakan apa yang jadi perintahnya," ungkapnya saat di temui, usai massa membubarkan diri.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Dukuh Pojok Sumbermulyo, Sutrisno SH mengatakan, " dengan adanya keputusan penundaan itu, masyarakat sebenarnya masih kecewa, lantaran tuntutan masyarskat adalah pembatalan, bukan penundaan, sekali lagi pembatalan.

Tuntutan dari Masyarakat sebetulnya sederhana dan simpel,  yaitu proses pengisian perangkat Desa itu harus sesuai aturan yang ada dan harus terbuka, " tegasnya.

Warga akhirnya membubarkan diri setelah Kepala Desa menunda kembali Pembentukan Pansel sampai waktu yang belum ditentukan, sampai menunggu Intruksi dari Bupati Haryanto.

Permasalahan belakang an ini karena di picu tidak ada keterbukaan kepada masyarakat, karena rekomendasi pembentukan panitia dari Bupati ternyata sudah turun, padahal BPD dan Perangkat Desa tidak di ajak musyawarah, dan persyaratan sesuai aturan tidak dipenuhi.

Bahkan di duga tanda tangan BPD dan Perangkat Desa juga di palsukan, " ungkap Sutrisno SH mantan Kepala Desa Sumbermulyo itu.

Ia Melanjutkan, Camat Winong Suharyanto juga dinilai tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini, sehingga masyarakat sangat kecewa sekali, padahal aksi penolakan warga ini sudah dilakukan beberapa kali, tapi ia diam saja dan seolah -olah tidak mempedulikan keinginan masyarakat yang butuh keterbukaan.
Sudah jelas-jelas ditolak, masih saja dijalankan. Ada apa ini antara camat dan kepala Desa??" Pungkasnya mengakhiri. (Tim/Drmto)

Kisruh, Ratusan Warga Sumbermulyo Menolak Pembentukan Pansel Pengisian Perangkat Desa

TH.Indonesia. Pati - Bertempat Di Balaidesa  Desa Sundoluhur Kecamatan kayen Kabupaten Pati, Pada hari Senin tanggal 26 maret 2018 pukul 11.00 WIB, anggota Polsek Kayen yang Pimpin Oleh Waka Polsek kayen IPTU Suwanto, Kanit Intelkam Polsek Kayen IPDA Hartoyo beserta anggotanya serta Kasi Humas Polsek Kayen AIPTU Mujo Santosa.

Deklarasi Anti Hoak bersama insan PERS media Targethukumindonesia.com. & apatatur pemerintah Desa Sundoluhur Kayen. 

Dalam Deklarasi tersebut juga di ikuti oleh Pimpinan Redaksi Media targethukumindonesia.com dan sebagian Perangkat Desa Beserta Kepala Desa Sundoluhur Bpk Djamian.

Adapun isi Deklarasi Damai yang dibacakan adalah sebagai berikut, Kami Pers dan Perangkat Desa Sundoluhur kecamatan kayen Kabupaten Pati,  menyatakan dengan tegas segala bentuk kekerasan, bentuk ujaran kebencian, provokasi dan adu domba yang dapat memecah persatuan bangsa.

Mendukung Pelaksanaan Pemilihan Gubenur jawa tengah dengan damai, menolak Segala Faham yang anti Pancasila, UUD 1945 dan ikut menjaga Keutuhan NKRI.

Sepakat membangun kebersamaan dan perangi pengaruh media sosial yang bersifat Hoax dan ujaran kebencian, menjaga Silaturahmi, keutuhan dan kerukunan serta kebhinekaan, sehingga masyarakat tidak mudah terpecah belah.

Deklarasi Anti Hoax memang perlu di giatkan, karena akhir- akhir ini masyarakat di hadapkan dengan banyak berita Hoax di media sosial sehingga bisa menimbulkan perpecahan dan konflik sosial jika hal tersebut tidak segera di antisipasi, beberapa bulan terakhir Polda Metrojaya juga berhasil meringkus jaringan anggota sarachen dan MCA, kelompok tersebut di duga mempunyai jaringan yang kuat untuk menebarkan berita berita Hoax sehingga keberadaan kelompok tersebut sangat meresahkan.

Dalam giat tersebut bertujuan untuk menampung masukan dan informasi dari segala lapisan masyarakat, Deklarasi anti Hoax yang di lakukan Anggota Pers dan Perangkat Desa Sundoluhur kecamatan kayen tersebut berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar. ($.drmto)

Koordinasi Dan Pembacaan Deklarasi Damai Anti Hoax Oleh Pers Dan Perangkat Desa Sundoluhur Bersama Polsek Kayen

TH.Indonesia. Pati - Dengan semangat dan konsentrasi penuh kesabaran Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos dengan ditemani oleh tim jurnalis TNI AD satuan gabungan dari jajaran Koramil, Pendim 0718 Pati dan Babinsa desa Godo Kecamatan Winong kabupaten Pati, melihat lokasi jalur rabat beton sepanjang 1.7 km yang rencananya akan dibangun dalam rangka TMMD REGULER 101.

Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos turun langsung ke lapangan beserta anggotanya, bukti tanggung jawab TMMD Reguler 101. 

Yang semntara ini masih jalan diperkeras ditimbun dengan batu padas pegunungan dengan susah payah berjibaku medan jalur yang habis diguyur hujan semalaman kendaraan sepeda motor trail yang cocok untuk trabas dan sekaligus menerobos medan yang berlumpur, Sabtu tgl (24/03/18).

Dandim sendiri juga mengatakan semoga jalur utama penghubung kedua desa dukuh antara Godo dan Selowiler bisa segera teratasi dengan dicor rabat beton.

Karena hasil survei dari kami yang di bantu oleh Pemerintah Desa yaitu Kades Godo Suwondo juga sama akses jalur Selowiler memang sudah putus lama dan dana untuk percepatan pembangunan masih butuh waktu.

Dengan adanya program TMMD reguler 101 yang ada diwilayah teritorial Kodim 0718 Pati saya berharap bermanfaat kepada seluruh warga dan masyarakat desa Godo sekitarnya.

Dan termasuk kami juga melihat situs cagar budaya yaitu Parang Garudo situs kerajaan yang cukup tua keberadaannya di kadipaten Pati sebagai cikal bakal kadipaten Pati pesantenan sekarang ini sangat perlu dilindungi, karena hal ini merupakan obyek wisata kabupaten Pati yang hampir terlupakan, harapan kami sendiri untuk semua kalangan dari Media Cetak, Online dan Elektronik saya mengajak timbulkan aset Budaya daerah Pati ini kepada dunia wisata sampai ke Internasional kalau perlu agar nanti bisa tercapai.

Bali Deso Bangun Deso itulah semboyan kata Pimpinan Daerah Kabupaten Pati H. Haryanto SH. MH. MM. MSi agar para masyarakat kabupaten Pati  yang ada di pelosok desa saling membantu dari segala bidang, terutama pembagunan dan dengan adanya TMMD REGULER 101 ini bisa ada hikmah nya dari segi infrastruktur kepada seluruh warga Desa Godo.

Dengan jalan yang kami lihat bersama Tim Pendim dan ditemani jurnalistik lapangan tadi tidak menutupi kemungkinan para penduduk desa Godo senang, sudah jadi diperbaiki menggunakan sebagai sarana prasarana tempat jalur yang nyaman dan aman. ($.davit)

Dandim 0718 Pati Trabas Dan Turun Langsung Di Jalur Rabat Beton TMMD Reguler 101 2018 di Desa Godo Kec. Winong

TH.Indonesia. Pati - Kodim 0718 Pati dari Komandan satuan terutama Dandim memberikan perintah langsung kepada jajarannya, baik dari Tim Unit intel Kodim Pati agar segera mengecek kendaraan dinas sepeda motor dan kelengkapan surat sekaligus cek fisik kendaraan dinas tersebut, guna menindak lanjuti perintah satuan atas agar secara maksimal bisa terpantau bagi seluruh prajurit yang  masih aktif bertugas di lapangan, Jum'at tgl (23/03/18).

Cek surat kendaraan dinas sebagai kelengkapan tugas anggota Di lapangan. 

Penekanan tersebut disampaikan juga kepada seluruh jajaran Koramil agar tugas dan tanggung jawab dalam perawatan dan penggunaan kendaraan dinas Kodim dan Koramil di wilayah Pati aman dan nyaman di gunakan, dan yang bertugas hari ini adalah jajaran Koramil 19 Gabus.

Yang nantinya disetiap Ops di seluruh wilayah kabupaten Pati mendapat giliran seluruh personel yang ada, dari kendaraan dinas maupun pribadi diadakan pengecekan oleh Tim Unit intel yang dipimpin langsung oleh Danunitel Kodim 0718 Pati Lettu Inf. Suwoyo dan diawasi juga oleh Danramil 19 Gabus Lettu Chb. Wasis.

Dan pelaksanaan meliput cek surat kendaraan SUM, STNK surat jalan bagi anggota yang jarak tempuh ke koramil jarak tempuhnya kurang lebih 30 km agar mempunyai surat jalan gunanya agar saat ada penegakan penertiban dijalan tidak menghambat perjalanan untuk personel Itu sendiri.

Danunitel Kodim Pati juga mengatakan kepada jajaran personel Koramil terutama pemegang kendaraan dinas, seterusnya untuk mentaati segala peraturan lalulintas agar Personel yang bersangkutan dimanapun bertugas nyaman dan aman saat berkendaraan motor.

Disiplin berlalu lintas dan surat kendaraan dinas wajib bagi setiap anggota TNI. 

Untuk secara fisik saya menekankan agar sebelum jalan dijalan raya atas kedisiplinan perorangan supaya cek motor masing-masing sesuai dengan Moto Prajurit TNI AD, Disiplin Adalah Nafasku. ($.drmto)

Kodim 0718 Pati Lakukan Cek Kelengkapan Surat Kendaraan di Jajarannya

TH.Indonesia. Semarang - Ajang pencari bakat bisa dibilang KDI TNI AD bagi para perwakilan duta istri prajurit TNI AD dijajaran KODAM IV DIPONEGORO telah dibuka oleh Ibu Ketua Persit Kartika Candra Kirana Daerah IV Diponegoro, IIR WURYANTO lomba olah vokal solo dan duet, selasa tgl (21/03/18).

Ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro Semarang, selalu tampil penuh percaya diri di HUT Persit Ke 72. 

Dalam rangkaian Hut Persit ke 72  tahun 2018, yang di selenggarakan pada hari ini bertempat di Gedung Diponegoro Kodam IV Diponegoro Semarang.

Dari Kodim 0718 Pati sendiri ditunjuk oleh Korem 073 Makutarama yaitu Ketua Koorcab Korem 073 Makutarama Salatiga untuk mewakili lomba olah vokal solo lagu, dalam acara tersebut yang di bawakan lagunya Oleh Ny. Husen Ohorella dari Koramil 02 Juwana Kodim Pati.

Sebagai Ibu Ketua Persit Cabang XXXIX/39 Kodim 0718 Pati mengatakan dalam sela waktu mendampingi anggota persit salah satu peserta sangatlah bangga dan senang, tidak mudah perjuangan anggota persit kami dalam merebut juara solo lagu.

Sambutan dari Ibu ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro mengatakan kepada para peserta dan tamu undangan dalam penyampaiannya, agar ajang lomba menyanyi maupun menari agar bersungguh - sungguh dalam pelaksanaannya jangan buat main- main, karena seni dan karya kita sangat bermanfaat karena dari jiwa seni yang ada di jati diri kita merupakan kebanggaan tersendiri.

Termasuk juga saya bangga dengan bakat yang terpendam dari ibu- ibu sebagai istri Prajurit TNI AD khususnya dalam jiwa seni yang tinggi baik olah vokal dan tari tobelo jarang sekali kita Lihat.

Harapan kami sebagai ibu ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro jangan patah semangat dalam lomba pastinya tentunya ada yang menang dan kalah, kita berngkat jauh dari kota wilayah kabupaten masing-masing berharap untuk ajang bergenggsi ini supaya bisa mendapatkan nama satuan baik tingkat Korem dan Kodim bisa bangga jika berhasil, komitmen ini agar dipegang kuat di setiap satuan terutama persit.

Kebanggaan dan jati diri istri prajurit yaitu terletak pada ajang lomba akan tetapi semua itu bisa dijadikan tali silahturohmi antara sesama satuan," terang ibu ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro. ($.drmto)

Persit Kodim 0718 Pati Teruskan Perjuangan Demi Satuan Tercinta

TH.Indonesia. Pati - Gebyar HPN atau Peringatan Hari Pers Nasional 2018 di Kabupaten Pati bakal digelar Lomba Menggambar dan Mewarnai tingkat Sekolah Dasar dan TK, selasa tgl (21/03/18).

Datang, daftar dan menangkan hadiah utama & berbagai hadiah dooprize yang ada.  

Jadwal pelaksanaan Lomba tanggal 15 April 2018 di Komplek Halaman Pendopo Kabupaten Pati mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Adapun hadiah berupa tropi, sertifikat dan uang pembinaan untuk juara satu hingga harapan. 

Total hadiah uang pembinaan Rp.5.500.000 untuk kategori SD kelas 4 sampai 5 dan TK usia 4 – 6 tahun.

Pendaftaran Rp.20.000 dapat snack dan minum.

Tempat pendaftaran di Kantor Kecamatan Pati ruang Kantin Jl. Supriyadi dan melalui tempat lain sesuai brosur lomba.

Lomba menggambar dan mewarnai ini sebagai rangkaian Acara Peringatan Hari Pers Nasional di Kabupaten Pati. 

Selain itu pada hari yang sama diadakan Lomba Baca Puisi tingkat SMA SMK di Pendopo Kabupaten Pati. Dilanjutkan siangnya pentas Dalang Cilik dan malamnya Hiburan Panggung Terbuka di Halaman Pendopo sekaligus penyerahan hadiah pemenang lomba.

Ketua Panitia H. Istono mengatakan jika serangkaian acara yang digelar Forum Wartawan Pati sebagai bukti nyata kegiatan yang positif dan banyak manfaatnya maupun faedahnya, adalah sebuah arena kompetitif yang sangat bagus untuk menguji mental anak-anak didik kita sebagai salah satu hobi yang sangat bagus untuk mengolah respon otak kiri agar selalu aktif.

Adalah serangkaian kegiatan lain baik tanam penghijauan, peduli pungut sampah sudah dilakukan lebih awal. Puncaknya tanggal 15 April 2018 dengan panggung terbuka di halaman Pendopo Kabupaten Pati, dengan aneka hiburan orkes dangdut OM. MITRA PESONA HPN dihadiri artis - artis ibukota kadipaten Pati, yang sudah cukup fenomenal menggebrak panggung hiburan kota PATI tercinta, maka saksikanlah hiburan gratis ini bersama keluarga tercinta anda. ($.tugi)

Gebyar HPN Digelar Berbagai Lomba Menggambar Dan Mewarnai Tingkat SD & TK

TH.Indonesia. Pati - Selasa tgl (20/03/18), pukul 10.20 sampai pukul 12.00 WIB di ruang rapat Pragolo Sekda Pati  berlangsung kegiatan rapat persiapan pelaksanaan TMMD Reguler 101 di Kab. Pati yang di hadiri kurang lebih 50 orang.

Persiapan TMMD oleh Dandim 0718 Pati. 

Rakornis TMMD REGULER 101/2018 ini telah diHadiri Beberapa Pejabat dari Daerah serta  pendukung lainnya.

Bupati Pati, Wakil Bupati Pati, Dandim 0718 Pati, Kasdim 0718 Pati, Kasi Intel Kejaksaan Pati, Perwakilan dari Pengadilan agama Pati, OPD Kab. Pati, Muspika Kec. Winong, Para Danramil se Kodim Pati.

Sambutan Bupati Pati Dalam Rakornis Mengatakan bahwa pelaksanaan TMMD ini berbeda denganTMMD sebelumnya karena ada penilaian ada lomba termasuk Jurnalistik.

Apa yang di mohon pak Dandim yaitu keterlibatan, progam-progam di bisa samakan/dibarengkan dalam kegiatan TMMD selama itu tidak melanggar tidak masalah.

Diharapkan kerjasamanya, karena lokasi yang saya pilih lokasi ekstrim jarang tersentuh, tujuannya memudah akses jalan menuju Desa Godo.

Bertepatan dengan penutupan TMMD tanggal 26 April 2018 bersamaan dengan kegiatan Pemda bulan bakti gotong royong, nanti kita bisa atur untuk jadwal penutupan akan tetapi dihari yang sama.

Bapak ibu semua bersatu padu membantu progam TMMD karena ini bukan progam bapak Dandim tapi ini adalah progam dari Pemerintah Daerah, ini termasuk momentum yang sangat baik yang bisa kita dukung semua.

Rencana pembukaan TMMD Reguler 101 tanggal 28 Maret 2018 dan penutupan hari Kamis tanggal 26 April 2018 lokasi di lapangan Desa  Godo Kec. Winong Kab. Pati yang akan menjadi program TMMD kedepannya. ($.david)

Dandim 0718 Pati Memaparkan Kesiapan TMMD Reguler 101 2018

TH.Indonesia. Pati - Bertempat di halaman Makodim 0718 Pati Jln. Panglima Sudirman no. 79 Pati telah di laksanakan Upacara bendera dengan Inspektur  upacara (Irup) Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag. MSi Komandan Upacara Danramil 21 Trangkil Kapten Inf. Setiyo Utomo Senin tgl (19/03/18).

Pelepasan anggota menjelang masa pensiun oleh Kasdim 0718 Pati, terima kasih atas pengabdianmu. 

Amanat Panglima Kodam IV Diponegoro  Mayor Jenderal TNI Wuryanto, S.Sos, MSi. yang di bacakan Oleh Inspektur Upacara (Irup) mengawali amanat ini, saya selaku Panglima Kodam IV Diponegoro dan atas nama pribadi  mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940/2018 M. 

Kepada umat Hindu yang melaksanakannya, semoga Tuhan Yang Kuasa selalu melindungi kita semua. Pada tahun 2018 ini akan diselenggarakan Pilkada Serentak di seluruh wilayah Indonesia. 

Di wilayah Kodam IV Diponegoro akan dilaksanakan delapan Pilkada yang meliputi satu Pilkada Gubernur, enam Pilkada Bupati, dan satu Pilkada Walikota.

Saya perintahkan kepada seluruh prajurit untuk tetap berada pada koridor netralitas, netralitas TNI bukan saja harga diri, tetapi juga harga mati.

Para Komandan dan Perwira, tidak boleh ada yang mentolerir setiap pelanggaran prajuritnya terkait netralitas TNI dalam Pilkada serentak.

Sebagai alat negara, para prajurit Kodam IV Diponegoro wajib menjaga netralitas, mengayomi dan menempatkan diri dengan baik diantara semua pihak yang sedang berkompetisi.

Kita perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menghormati proses demokrasi yang telah berlangsung, serta mengedepankan cara-cara yang beradab dan beretika dalam menyelesaikan berbagai persoalan. 

Kita tetap harus menjaga kewaspadaan dan siap membantu pemerintah untuk mengawal jalannya demokrasi sampai dengan seluruh proses Pilkada ini selesai, yaitu pelantikan para Kepala Daerah baru yang terpilih.

Upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan memetakan potensi kerawanan serta membangun komunikasi dengan para tokoh agama, adat, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan sepanjang pelaksanaan Pilkada serentak ini.

Setelah upacara bendera dilaksanakan acara pelepasan anggota, Danramil 04 Kayen Kapten Kav Koko Sarjono, menjelang masa pensiun Letda Inf Nur Rosidi dan Letda Czi Sholikin, pindah satuan serta di lanjutkan pemeriksaan kendaraan oleh anggota Provost dan anggota Intel Kodim 0718 Pati. ($.tugi)

Netralitas TNI Jangan Buat Main Main Khusus Personel Kodim 0718 Pati

TH.Indonesia. Pati - Seiring kemajuan jaman dan berkembang nya ilmu teknologi salah satunya yang berbasis internet / online memang untuk saat ini lagi di gandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat baik mulai dari kalangan menengah keatas maupun menengah kebawah, mereka seakan di manjakan dengan segala kemudahan melalui akses data / internet diantaranya untuk akses kerja, bisnis  dan informasi, minggu tgl (18/03/18).

Komisaris www.targethukumindonesia.com siap perangi berita Hoax. 

Tetapi di sisi lain akses internet selain berdampak positif juga dapat berdampak negatif khususnya bagi pengguna data  / internet  yang memiliki kepentingan pribadi atau golongan antara lain menyebar berita bohong / HOAX , isu Sara , dan ujaran kebencian.

Pengguna data / internet harus waspada apalagi bagi para kaula muda yang masih memiliki emosional tinggi agar jangan sampai terpancing oleh suatu propokator sehingga dapat menimbulkan perpecahan persaudaraan untuk harus  bisa membedakan antara  berita bohong  dan  berita yang dapat di percaya sebagai informasi.

Di sela waktu aktifitas ruktinitasnya Komisaris Media Online www.targethukumindonesia.com yang berhasil di temui di kediamannya Tugiyono menyampaikan ;

Kemajuan zaman semakin pekat  semua serba canggih dan berbasis data / internet atau yang lebih di kenal di masyarakat untuk saat ini dengan sebutan jaman online atau jaman Now, jadi kita harus pandai memilih berita atau informasi serta  waspada dan bisa menyikapi segala sesuatu yang melalui data / internet,  jangan sampai kita semua termakan dengan isu isu sara , penebar kebencian, provokasi, atau berita bohong / hoak, " tuturnya.

Saya pribadi dan mewakili dari media online www.targethukumindonesia.com dengan tegas menolak berita bohong / hoak, isu sara, penebar kebencian, anti Pancasila dan yang bertentangan dengan UUD 1945, serta orang orang yang ingin memecah belah bangsa Indonesia. 

Dan apabila ada berita hoak segera laporkan kepada pihak kepolisian agar segera dapat di tindak oleh aparat penegak hukum, Indonesia Jaya, NKRI harga mati "  sambil mengakhiri wawancara dengan semangat dan tegas komisaris THI menyerukan penolakan tentang berita hoak , isu sara dan anti Pancasila , serta mendukung TNI dan Polri dalam memberantas berita Hoak. (THI/Tg)

Komisaris Media Online THI Mengajak Kepada Seluruh Masyarakat Agar Perangi Berita Hoax Dan Selalu Menjaga Keutuhan NKRI Yang Berlandaskan Pancasila Dan UUD 1945

TH.Indonesia. Pati - H. Hardi Selaku ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pati Dan juga Wakil ketua DPRD Kabupaten Pati menggelar reses sekaligus pengukuhan Oengurus Cabang Ranting Se kecamatan Kayen, Kecamatan tambakromo dan kecamatan Sulolilo, yang dilaksanakan pada hari jumat, 16 Februari 2018, mulai pukul 13.00 WIB di gedung Haji Kayen.

H. Hardi ; Reses dan pelantikan &  pengukuhan pengurus ranting Se-kecamatan Kayen. 

Menghadapi Pilkada Serentak thn 2018 ini Partai Gerindra Kabupaten Pati Mulai mempersiapkan diri untuk menarik simpati pemilih guna memenangkan calon yang di usung oleh Partai Gerindra, salah satunya untuk memenangkan Pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziah di Pilgub Jawa tengah tahun ini.

Acara tersebut juga Di hadiri Sugiarto, ST.SH anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Pimpinan cabang  ranting se kecamatan Kayen dan kecamatan tambakromo serta kecamatan Sukolilo yang berjumlah kurang lebih 300 orang.

Dalam sambutanya Ketua PAC Kecamatan Kayen menyampaikan, Kader merupakan ujung tombak Partai, tanpa adanya kader Partai Gerindra tidak akan bisa bergerak, Berputar dan maju, maka dari itu kader diharapkan konsisten dan selalu aktif dalam menggerakkan Roda Partai," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Sugiarto ST.SH Dalsm sambutanya Mengatakan " Saya Sudah Menyalurakan aspirasi Saya Di kecamatan kayen, Tambakromo dan kecamatan Sukolilo Sudah mencapai 95%, Karena itulah bentuk komitmen saya sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa tengah yang Selalu Peduli Dengan Pembangunan Di kabupaten Pati" terangnya.

H. Hardi selaku ketua DPC Kabupaten Pati saat ditemui tim media targethukumindonesia.com mengatakan " hari ini saya Reses sekaligus Pelantikan Pengurus Ranting, harapan saya semua PAC dan semua ranting berkomitmen, komitmen yang pertama untuk mendukung Pak Sudirman Said dan Ida Fauiziah Pada Pilgub Jateng dan mendukung Pak H. Prabowo Subiyanto untuk menjadi Presiden RI 2019, dan saya menargetkan suara semaksimal mungkin sehingga dua target tersebut bisa tercapai terpenuhi, " terang H. Hardi mengakhiri. (Tim/Drmto)

Reses H. Hardi Sekaligus Melantik Pengurus Ranting Partai Gerindra

TH.Indonesia. Pati - Selasa tgl (17/03/18), Acara event penting yang menjadi tolak ukur sekaligus uji terampil dan kecakapan dalam artian membawa nama sekolahan dan kwarcab tingkat wilayah Kecamatan dan Kabupaten Pati khususnya telah dibuka yaitu maksut dan tujuan adalah ;

LetLet Arm Arief Darmawan S.Sos menghadiri HUH RacaRa SyehS AhmAh MutaMutam IFIFMA. 

Pembukaan lomba pramuka tingkat penggalang dan penegak se-ekskarisidenan Pati dalam rangka HUT Racana Syeh Ahmad Mutamakim dan Nyi Ageng Serang yang di ikuti kurang lebih 450 peserta.

Dalam lomba atau pembukaan antar siswa dan siswi dari pramuka penegak maupun penggalang telah dihadiri para tamu undangan antaranya ;

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S. Sos, Rektor Ifmafa Gus Rozin, muspika Margoyoso dan para peserta yang sudah tidak untuk mengikuti Lomba tersebut Meliput dari ;

SMK Salafiah Margoyoso, SMK Cordova Margoyoso, SMK pelayaran Tayu, SMK Kesuma Margoyoso, SMK Bhina Tunas Bakti Juwana, SMA 2 Bae Kudus, MA Al-Ikhlas Tlogowungu, SMA NU Al-Ma'ruf Kudus, SMKN Jateng, MA Miftahul Huda Tayu, MA PIM Mujahidin Gembong, SMAN 1 Juwana, MAN 1 Rembang, SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus, MA Abadiyah Gabus, MA Sultan Agung Sukolilo, MA PPKP Darul Ma'la Winong Kidul, SMA PGRI 2 Kayen, MA Ibtida'ul Falah Kudus, MA Salafiah Kajen, MA Mazro'ato Ulum Wedarijaksa, SMKN 1 Juwana, MA Nahdlatusy Syubban Jepara, MARaudlatut Tholibin Tayu, MA I'anatut Thalibin Cebolek, MA Salafiah Jepara, Saka Wira Kartika Pati.

Kemudian acara dilanjutkan sambutan kata dari Pembina upacara Gus Rozin yang pada Intinya menyampaikan dalam hal sebagai berikut ;

Pertama kita ucapkan puji syukur di pagi hari ini kita bisa berkumpul disini untuk melaksanakan kegiatan upacara pembukaan lomba Gerakan pramuka sangat dibutuhkan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam hal ini Ifmafa ingin menjalin silaturahmi dengan pangkalan-pangkalan kepramukaan yang ada di wilayah Kab. Pati dalam bentuk lomba, semoga pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan jujur dan sportif.

Jangan patah semangat kepada para adik adik peserta pramuka dalam perlombaan pasti ada yang menang dan kalah, jadikan Informasi tersebut sebagai acuan agar masing - masing dari kalian sebagai perwakilan dari wilayah se Kabupaten Pati punya motor maupun motivasi penggerak kepada adik - adik kita nantinyan 

Agar saat dimana ada ajang lomba kepramukaan penegak dan penggalang yaitu PBB bisa menularkan Ilmu nya dengan yuniornya," ungkap Rektor IFMAFA menerangkan.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para tamu undangan khususnya Dandim 0718 Pati yang telah hadir dalam kegiatan pramuka ini, agar kedepannya setiap tahunnya menjadi agenda rutin program pembekalan dan pembinaan setiap tahunnya. ($.drmto)

Dandim 0718 Pati Menghadiri Lomba PBB Antar Pengalang Dan Penegak di HUT Racana Syekh Ahmad Mutamakim IFMAFA

TH.Indonesia. Palembang - The writer was interested in conducting this research in accordance that the students were bored with the conventional method used by teacher in teaching and learning. Besides that, there were no good communication between teacher and students in English teaching learning.


This research was conducted in classroom action research to 32 students of the seventh grader of MTs. Aisyiyah Palembang in the academic year of 2017/2018. It was applied into three cycles. Each cycle consisted of four phases, they were: planning, acting, observing, and reflecting.

It was applied to find out 1) how can Peer Response improve the students’ writing ability of the first grade students of MTs. Aisyiyah Palembang? and 2) what are the students’ perceptions on the implementation of Peer Response to improve their writing ability?. There were some instruments to achieve the purpose of the research, namely: observation, questionnaire (yes-no questions) and writing test. 

Due the findings of research, it found that 1) on cycle 1, the results were not achieved satefactory, there were 9 students or 28.12% completed in the classical, the result of narrative story writing in cycle 1 showed with an average value 61.64; 2) in cycle 2, writing ability on narrative story achieved an average 67.03 or categoryzed enough. 

From the data, there were 22 students or 68% got good value or categoryzed enough. 10 students or 31% students got good value; 3) in cycle 3, the results achieved satisfactory, there were 26 students or 81.28%. In the classical learning to write narrative stories by using peer response model was said completed; and 4) from data questionnaire known that learning to write narrative stories using peer response model could improve students’ writing.
Keywords: Peer Response, Writing Ability

INTRODUCTION
Writing is an important English skill beside listening, speaking and reading. It is a means of communicating ideas and information. Writing can be used as a communication apparatus in written language. Through writing, human beings can convey a lot of messages.  

Furthermore, teaching writing is a process of giving skills to students how to communicate and express their thought, feelings, and opinions in a written language. Harmer (2007: 112) states that teaching writing is used as a practical tool to help students practice and work with language they have been studying. In teaching writing, students are taught to create grammatical written productions like sentences, paragraphs, essays or long texts in a coherent and cohesive construction. 

Those conditions are as challenge to a teacher. How to make students have a great motivation for writing? One of them is improving  and developing  the motivation of writing skills by using effective peer response model. Effective Peer Response Model offers a learning strategy to develop students’ writing ability. Torwong (2005:22-24) states that the advantages of the peer response technique includes : it allows students  to plays a more active role, it raises  students’ awareness when they write, it fosters  cooperative  learning, and  it enables  students  to  identify errors. In short, the peer response is an activity which allows students to learn from one another.  

Related to the preceding of description stated above, the researcher  interests in doing Classroom  Action Research (CAR) entitles ”Developing the  First Grade Students’ Writing Ability by Using Effective Peer Response  Model at MTs. Aisyiyah Palembang”.

RESEARCH QUESTIONS
Dealing with the limitation of the problems stated above, the problems of research are formulated in the following questions:
How can Peer Response improve the students’ writing ability of the first grade students of MTs. Aisyiyah Palembang?
What are the students’ perceptions on the implementation of Peer Response to improve their writing ability?

CONCEPTUAL FRAMEWORKS
The Concept  of Peer Response
The idea of students giving feedback to one another seems strange to a class the first time the idea is introduced “Isn’t that the teacher’s job?” they wonder.  

However, once the idea is explained to them and they see that the process of peer feedback can be fun as well as usefull; this becomes one of the ways many students can learn to improve their writing. Students should read and response to each other’s work. For it is important that they acquire the habit of judging a text in term of its meaning for them and of considering what the writer would need to do to make the text as comprehensible as possible for them as readers.

Writing Ability
The terms of writing have several meanings. Many experts have proposed the definition and explanation of writing. Widdowson (1978:62) states that writing is the act of making up correct sentences and transmitting them through the visual medium as mark on paper. Hornby (1974:996) states that writing is in the sense of the verb ‘ write’ write is to make letters or other symbols (egideographs) on a surface, especially  with a pen or a pencil on a paper. 

Troyka (1987:3-4) states that writing is a way of communicating a message. To a reader for a purpose, the purposes of writing are to express one-self, to provide information for one’s reader, to persuade one’s reader, and to create a literary work.

METHODOLOGY
This research was conducted  in classroom action research to 32 students of the seventh grader of MTs. Aisyiyah Palembang in the academic year of 2017/2018. It was applied into three cycles with four phases in each cycles, they were: planning, acting, observing, and reflecting. To comprehend steps should be taken in doing the research, the writer described it based on Sanjaya (2009:143).

RESULT  AND  DISCUSSION
Result of Cycle 1
On August 7th, 2017, as usual writer opened the lesson by saying “Assalamu’alaikum, students”? They responded enthusiastically by saying “Wa’alaikum salam, Mrs” to show that they were ready to have test 1. It was done to see students’ progress in ability by using peer response model after having treatments.

Before doing test 1 to the seventh grade students of MTs. Aisyiyah Palembang the writer explained the students the procedure of peer response and then writer gave students oppertunity to ask if they have questions. In fact all of them had eanght the idea, after that writer prepared apicure of paper to the students and the students followed mentions. 

Next, the writer asked the students to exchange their work. Due to 16 pairs for 32 students it took 70 minutes for test 1 of students’ writing ability, it was found that the students’ writing ability narrative story to the first grade students MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 61.06 or category was enough. 

From the data there were 9 students or 28.12% got good value is enough. 12 students or 50% students got value enough. Value bad / less got seven 11 students or 21% with the lowest is 44. Still lack of students score in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation. 

It meant that test results narrative story writing that had been made in cycle 1 got an average 61.06 or categorized enough. 

Average value was generated through the summation of the nine aspects of the existing assessment. Assessment of writing in the cycle was divided into 4 groups. They were (1) content of the presented (2) content of organization (3) grammar (4) choice of words, using spelling and punctuation. 

On the content of the idea presented divided into two aspects: imagination and written object. Aspects of the imagination on cycle 1 got average value 7.09 or categorized good. Aspect of the written object was 7.12 or categorized good. 

The content organization included three aspects namely: substability of the title and content , cohesion and coherence, and use of plot, on aspect sustability of the title  and content, average values was achieved by  students  7.25 or  categorized good.  Average value reached by students was 7.09 or categorized good on cohesi and coherence. 

Average values reached by students was 6.81 or category enough on use of plot. Aspect the lowest average value was 5.96 with bad category were sentence structure and logically.

The third group was grammar included two aspects, namely: sentence stucture 5.96 or categorized bad. Average for the choice of words was 6.15 or categorized enough. The last aspect was using spelling and punctuation. Average value achieved was 6.34 or categorized enough. 

Based on the above data, students’ writing ability need increased again. On cycle 1, the results achieved not satisfy, based on passing grade (KKM) is 85% number of students which must have  70. According to certainty. Students who complete in the classical 9 students or 28.12%. 

Therefore, should be cycle ll as improvement from the cycle 1. Actions will do on cycle ll as improvement from cycle 1.
Result of Cycle  2 Online August 21th 2017, as usual writer opened the lesson by saying Assalamu’alaikum, students”? They responded enthusiastially by saying “Wa’alaikum Salam, Mrs” to show that they were ready to have test 2. It was done to see students’ progress in ability by using peer response model after having treatments.

Before doing test 2 to the sevent grade students of MTs. Aisyiyah Palembang the writer explained the students the procedure of peer response and then writer gave students opportunity to ask if they have questions. In fact all of them had caught the idea, after that writer prepared a piece of paper to the students and the students followed mentions.

Next, the writer asked the students to exchange their work. Due to 16 pairs for 32 students it took 70 minutes for test 2 of students’ writing ability, it was found that the students’ writing ability narrative story to the first grade students MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 67.03 or categorized enough. 

From the data there were 22 students or 68.75 % got good value and categorized enough. 10 students or 31% students got value and categorized good. Still lack of students score in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation. 

Test results narrative story writing that had been made in cycle 2 got an average 68.50 or categoryzed enough. Average value is generated through the summation of the nine aspects of the existing assessment. 

Assessment of writing in the cycle was divided into 4 groups. They were (1) content of the presented (2) content of organization (3) grammar (4) choice of words, using spelling and punctuation. 

On the content of the idea presented divided into two aspects: imagination and written object. Aspects of the imagination on cycle 2 got average value 63.54 or categoryzed enough. While, aspect of the written object was 63.15 or categoryzed enough. 

The content organization included three aspects namely: sustability of the title and content, cohesion and coherensi, and use of plot, on aspect sustability of the title and content, average values were achieved by students 85.00 or categoryzed very good. 

The highest average value was reached on cohesi and coherence. The lowest average value was 77.19 with enough categories is the the aspect of use of the plot.

The third group was grammar included two aspects, namely: sentence structure 74.69 or categoryzed good. Average for the choice of words was 51.04 or categoryzed bad.  The last aspect is using spelling  and  punctuation. Average value achieved was 60.00 or categoryzed bad.

Based on the above data students’ writing ability already enough. On cycle 2 the results achieved not satefactory, based on passing grade (KKM) is 85% number of students which must have  70. According to certainty. Students who complete in the classical 22 students or 68.50%.  

If  compared with the results of cycle 1 of increased 100%. Therefore, should be cycle 3 as improvement from the cycle 2. Actions will do on cycle 3 as improvement from cycle 2. Action in cycle 3 be expected can increased score and change students behavior towards positif for learning process writing narrative story.

Result of Cycle 3 On August 4th 2017, as usual writer opened the lesson by saying “Assalamu’alaikum, students”? They responded enthusiastically by saying “Wa’alaikum Salam, Mrs” to show that they were ready to have test 3. It was done to see students’ progress in ability by using peer response model after having treatments.

Before doing test 3 to the sevent grade students of Mts Aisyiyah Palembang the writer explained the students the procedure of peer response and then writer gave students opportunity to ask if they have questions. In fact all of them had enough the idea, after that writer prepared a piece of paper to the students and the students followed mentions.

Next, the writer asked the students to exchange their work. Due to 16 pairs for 32 students it took 70 minutes for test 3 of students’ writing ability, it was found that the students’ writing ability narrative story to the first grade students MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 61.06 or categoryzed enough. 

From the data, there were 9 students or 28.12% got good value or categoryzed enough. 12 students or 50% students got enough value. 11 students got less / bad value or 21% and the lowest value was 44. Still lack of students score in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation. 

Test results narrative story writing that have been made in cycle 3 got an average 73.12 or category is good. Average value is generated through the summation of the nine aspects of the existing assessment.  Assessment of writing in the cycle was divided into 5 groups. They were (1) content of the presented (2) content of organization (3) grammar (4) choice of words, and (5) using spelling and punctuation. 

On the content of the idea presented divided into two aspects: imagination and written object. Aspect of the imagination on cycle 3 got average value 8.09 or categoryzed good. Aspect of the written object was 8.28 or categoryzed good. 

The content organization included three aspects namely: sustability of the title and content, cohesion and coherency, and use of plot, on aspect sustability of the title and content, average values that was achieved by students was 8.59 or categoryzed very good.

Average value was reached by students 8.28 or categoryzed good on cohesi and coherence. Average value was reached by students 7.87 or categoryzed good on use of plot. Average value was 7.25 with good categories was sentence structure and locicalism reached by the students 7.28 or category was good.

The third group was grammar included two aspects, namely: sentence structure 7.25 or categoryzed good. Average of the choice of words was 7.15 or categoryzed bad. The last aspect was using spelling and punctuation. Average value achieved by students was 7.28 or categoryzed good.

Based on above the data, it could be concluded that in cycle 3. Narrative writing results were good.  From these data, it could be concluded that the ability of writing a narrative story was increase in cycle 3. 

The results achieved were satisfactory, accordance with the standards minimum passing grade of 85%. Number of students had to achieve a score of 70, grade students who fullfil the criteria set there were 26 students or 81.28%. In the classical learning to write narrative stories by using peer response model was said completed.

CONCLUSIONS
Based on the results of data analysis stated in the previous chapter, the researcher could be concluded that using effective peer response model could improve the students’ writing at MTs. Asiyiyah Palembang. The complete conclusion were presented below.

In cycle 1, learning activities writing narrative stories using peer response model through the stages: planning, action, observation and reflection. On cycle 1 the results were not achieved satefactory, based on passing grade (KKM) (85% number of students which must have  70). 

According to certainty, there were 9 students or 28.12% completed in the classical. Therefore, there should be cycle ll as improvement from the cycle 1. The actions would do on cycle ll as improvement from cycle 1. 

Moreover, the result of narrative story writing in cycle 1 showed with an average value 61.64. This problem was caused students lack an understanding narrative story writing skills included content of the ideas presented, content organization, grammar, style: choice of words, structure and vocabulary and spelling and punctuation. Another aspect of that was less satisfactory were choice of words, using spelling and punctuation.

In cycle 2, writing ability on narrative story to the first grade students of MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 67.03 or categoryzed enough. From the data, there were 22 students or 68% got good value or categoryzed enough. 

10 students or 31% students got good value. Still lack of students’ scores in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation. Learning steps were maintained at cycle 2.

Successes were achieved in cycle 3. The results achieved satisfactory, accordance with the standards minimum passing grade of 85%. Number of students had to achieve a score of 70, grade students who fulfill the criteria set there were 26 students or 81.28%. In the classical learning to write narrative stories by using peer response model was said completed. 

Increase students’ ability in writing narrative stories could be seen from the results of the final test every cycle as presented in Table 10 stated before.

Part from the percentage of mastery learning, this research was also supported by data questionnaire. From data questionnaire known that learning to write narrative stories using peer response model could improve students’ writing.

REFERENCES
Abdullah, Slamet. 2005. Developing the Studend’s Writing Ability by Using Self Editing Strategy in the Tertiary Level. Palembang: Unpublished thesis. Sriwijaya University.   

Akhmadi Ali, Ida Safrida. 2007. Smart Steps. The Smartest Way to Learn English An English Textbook for Junior High School. Bandung: Ganexa Exact.

Asrori. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV  Wacana Prima.
Brown, Douglas,H. 2000. Principles of Language Learning and Teaching. America: Prentice – Hall, inc,. Engliwood Gliffs, New Jersey 07632.

Brian Tomlinson. 2002. Materials Development in Language Teaching, Cambridge: University Press.
Bacha, Nahla Nola, 2002. Testing Writing in the EFL Classroom: Student Expectation English Teaching Forum. London: 40(2): 14-16.

Endah Rosdiana Apriani. 2010. Developing the Tenth Grade Students Writing Ability Through Peer Comment in the Face Book. Palembang: Unpublised Graduate Thesis Graduate School PGRI University.

Fatimahzzahroh, 2008, Students Opinions Toward the Application of Peer Response Methods. Malang: Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang.

Hujkin,D.1993. A teacher’s Guide to Class Room Researching. New York: Corwin Press, INC.

Hacth Evelyn and Farhady Hossein. 1981. Research Design and  Statistics For Applied  Linguistics.  Los Angeles: University of California Los Angeles.

Hatch Evelyn. 1992. Discourse and Language Education. New York:  Sydney. Cambridge. University Press NewYork.
Indrawati. 2009. Developing the Students Writing Ability by Using Effective Reer Response Model. Palembang: Unpublished Graduate Thesis, Graduate School Sriwijaya University.

Koshy Vaisa. 2005. Action Research for  Improving Practice A Practical Guide. London: Paul Chapman Publishing, A Sage  Publishing Company, I Orkiver’s yard, 55 city road. ECIY I.SP. Lewis, M. 2006. Giving Feedback Classes. Singapore: SEAMEO Regional Language Center.

MC. Carthy  Michael. 1991. Discourse Analysis  for  Language Teachers. New York: Cambridge University Press.
Nunan David. 1992. Collaborative Language Learning and Teaching. New York: Cambridge University Press.
Nunan David. 1991. Language Teaching Methodology. New York: A Textbook for Teachers. Prentice Hall Inc. 

Oxford  L Rebecca. 1990. Language Learning  Strategies .Boston: Heince and Heince Publishers. A. Division of Wodsworth. Inc. Massachussetts. 02116.

Raka Johan,dkk.1998. Penelitian Tindakan Kelas.Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Rasyid, Harun Rasyid and Mansur. 2008. Penilaian Hasil Belajar. Bandung: CV wacana prima. 

Rusyan, A. Tabrani Rjusyani and M. Sutisna WD. 2008. Kesejahteraan dan Motivasi dalam Meningkatkan Efektivitas Kinerja Guru. Bandung: PT Intimedia Cipta Nusantara.

Richards. C. Jack. 1990. The Language Teaching Matrix.New York: Cambridge University Press NewYork. Port Chester Melbourne Sydney.

Richards. C. Jack. 1996. Approaches and Methods in Language Teaching. NewYork: Cambridge Rodgers S. Theodore.
Tessema, K, A. 2005. Stimulating Writing Throught Project-Based Tasks. London: English Teaching Forum, 43(4): 22-27.
Torwong, P. 2005. Peer Response: Making It Work in EFL. Classroom. Jakarta:  Paper presented in LIA International Conference 2005, March 22 – 24.

Teo, A. K. 2006. Using Peer Assisted Writing Activity to Promote ESL/EFL Students’s Narrative Writing Skill. TESL. Journal, Vol.Xii, No. 8, August 2006. Yan, G. 2005. A Process Genre Model for Teaching Writing, English Teaching Forum, 43(3): 18-24.

  • Yulius  Tiranda,  2010.  The Influence of Star Diagram Technique and students Attitude Towerd the Eighth Grade Students’ Ability in Writing Recount Text at SMP Negeri 45 Palembang. Palembang: Unpublised Graduate Thesis Graduate School PGRI University. (RED)

Developing The First Grade Students Writing Ability By Using Effective Peer Response Model At Mts Aisyiyah Palembang By USTUTHIROH SY ABSTRACT

TH.Indonesia. Pati - Warga dukuh Jabung Jatiroto Kayen di hebohkan dengan penemuan orang meninggal dunia karena gantung diri di kandang sapi, milik warga yang bernama Slamet bin rasimin warga Jabung RT 05 RW 02, Jum'at tgl (16/03/18).

Ngatemi warga dukuh Jabung Jatiroto Kayen, diduga meninggal gantung diri. 

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan SIK melalui Kapolsek Kayen AKP Sutoto
mengungkapkan, korban di ketahui bernama Ngatemi 58th, pekerjaan Tani, warga desa setempat.

Adapun kronologi kejadian, pada pukul 06.30 WIB, daksi 1 melihat korban masih beraktivitas seperti biasa, dan sekitar pukul 08.15 WIB, saksi 1 pulang mengantar anaknya sekolah lalu saksi 1 tersebut mencari korban yang saat itu tidak ada di rumah, kemudian saksi 1 mencari korban dan mendengar suara ramai di kandang sapi yang berada tepat di belakang samping kiri rumah korban.

Selanjutnya saksi menuju kandang sapi tersebut, setelah membuka pintu kandang sapi tersebut saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung , saksi 1 berteriak dan datanglah saksi 2 dan di bantu warga untuk menurunkan korban, selanjutnya saksi 1 melaporkan kejadian tersebut ke perangkat dan si teruskan ke petugas polsek kayen terangnya.

Hasil pemeriksaan dari Tim Dokter Puskesmas Kayen, korban meninggal dunia karena gantung diri, keterangan dari saksi saksi, korban sebelumnya mempunyai riwayat penyakit gula atau komplikasi yang sudah menahun.

Dan korban selanjutnya di serahkan ke keluarga untuk dimakamkan dengan dikuatkan dengan surat pernyataan dari pihak keluarga telah merelakan dan tidak akan meneruskan kejadian tersebut ke proses hukum yang disaksikan oleh pihak keluarga dan Kades derta perangkat Desa Jatiroto Kec. kayen Kab. Pati. ($.drmto)

Ditemukan Wanita Gantung Diri Di Kandang Sapi Milik Warga Dukuh Jabung Desa Jatiroto Kayen

Donor Darah Bersama Anggota Kodim 0718 Pati Dalam Rangka HUT Serikat Pekerja BNI Ke 19

LKBH Jepara Terpilih Sebagai TIM Ahli di Posbakum Pengadilan Agama Jepara Tahun 2018

TH.Indonesia. Pati  - Jum’at tgl (16/03/18), Gerakan yang di lakukan oleh forum wartawan Pati dalam meningkatkan kebersihan agar tercipta suatu keindahan kota pati bumi Minatani untuk memungut sampah yang di mulai dari jalan raya Pati sampai ke alun alun kecamatan Tayu.

Bersama memmemban kota Pati yang makin bersih. 

Kegiatan yang di laksanakan   pada hari Minggu tanggal 11 Maret 2018  kemarin di prakarsai oleh sesepuh wartawan di pati yaitu dari salah satu media cetak Alman Eko Darmo  dan telah mendapatan  suport  serta  dukungan positif oleh pemerintah kabupaten Pati, dinas kebersihan pekerjaan umum, dinas  lingkungan hidup, paguyuban pedagang kaki lima (PKL alun alun Pati ), siswa dan siswi Pramuka dan para awak media yang tergabung dalam Forum Wartawan Pati (cetak dan online)  salah satunya dari pimpinan dan komisaris media online www.targethukumindonesia.com. 

Dalam aksi kegiatan ersebut di fokuskan untuk memungut dan mengambil sampah yang berserakan di tepi jalan raya lalu di kumpulkan dan memasang spanduk serta 10 buah surat himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. 

Karena setelah di pasangnya spanduk dan surat himbauan tersebut di berbagai titik tempat yang di anggap kurang pantas Sebagai tempat pembuangan sampah, maka apabila itu di langgar akan dapat di kenakan sanksi baik secara materi maupun kurungan penjara sesuai pasal 232 ayat (1) KUHAP tentang larangan membuang sampah yang tidak pada tempatnya / sembarangan.

Kegiatan yang berlangsung cukup ceria dan semangat terlihat dari para masing masing peserta (gerakan Semar) yang sangat antusias dalam mengambil dan memungut sampah  satu persatu yang berserakan di sepanjang bahu jalan raya  yang terlihat kumuh.

Salah satunya  pimpinan dari komisaris media  online targethukumindonesia Tugiyono dalam wawancaranya kepada awak media mengatakan ;

Saya sangat apresiasi sekali kepada rekan rekan wartawan yang tergabung dalam  forum wartawan Pati karena selalu menciptakan ide dan gagasan yang inovatif serta aksi nyata salah satunya adalah aksi sebelas Maret ini (Semar) yaitu aksi memungut sampah untuk menciptakan keindahan kota Pati di sepanjang jalan Pati - Tayu, " tuturnya. 

Kami berharap agar kedepannya masyarakat lebih sadar lagi bahwa dampak membuang sampah sembarangan akan mengakibatkan pencemaran lingkungan dan udara serta akan menimbulkan berbagai macam penyakit serta akan menjadikan tempat bersarangnya nyamuk  dan bakteri, " imbuhnya. (THI/Tugi)

Salah Satu Pimpinan Dan Komisaris Media Online Dukung Gerakan Sebelas Maret Dalam Aksi Pungut Sampah di Jalan Pati - Tayu

TH.Indonesia. Pati - Rabu tgl (14/03/18), berasal dari hobi warga desa Kropak kecamatan Winong kabupaten Pati ini mampu mengekspresikan hobi nya untuk menjadikan suatu usaha sambilan yang bernilai ekonomis tinggi, berawal dari gemar memelihara burung kicau dan beberapa jenis burung lainya pria asal Kropak ini mampu mengembangkan salah satu budidaya burung yang cukup familiar di era jaman sekarang yaitu jenis burung Lovebird.

Sapto Winarno pemuda asal desa Kropak Winong sukses Budidaya burung Lovebird. 

Di desa Kropak sendiri banyak sekali pengembangan burung jenis tersebut bahkan untuk saat ini lebih kurang ada 150  kandang penangkaran yang di kembangkan di sana, masing masing kandang yang berukuran 3 sampai 5 meter persegi berada di halaman rumah  warga, masing masing mereka  memelihara indukan dari berbagai jenis dan macamnya (Burung Lovebird) dan masing masing warga memiliki kurang lebih 50 sampai 70 pasang indukan yang sudah produksi.

Pada umumnya Masyarakat di sana memilih membudidayakan jenis burung Lovebird dengan alasan karena selain dapat menyalurkan hobinya sebagai pecinta burung juga dapat menghasilkan uang tambahan selain itu untuk perawatannya juga di nilai sangat mudah dan tidak terlalu rumit seperti hewan atau burung lainnya.

Saat awak media targethukumindonesia wawancara dengan salah seorang warga di RT 07 RW  02  yang bernama Sapto Winarno atau yang akrab di sapa di desa dengan sebutanan namanya Mbiyo yang saat ini  mengembangkan budidaya burung Lovebird mengatakan   ;

Berawal dari hobi mulai dari tahun 2006 saya mengembangkan jenis  burung  Lovebird ini saat itu kami  pertama kali hanya memiliki dua pasang indukan yaitu hanya jenis kepala emas dan pastel biru, " tuturnya.

Namun saat ini kami sudah mengembangkan jenis lain yaitu mulai dari kepala emas, pastel biru, albino dan biru mangsi sekarang indukan kami sudah ada 70 pasang dari berbagai jenis, sementara hasil dari produksi (anakan) kami jual saat berumur dua sampai tiga bulan dengan harga bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, " mbuhnya.  (THI/Tugi)

Berawal Dari Hobi Dan Pecinta Burung Lovebird Mampu Menjadikan Nilai Ekonomis Tinggi

Pencegahan Dini Seorang Istri TNI AD Dalam Pemeriksaan IVA Serentak di HUT Persit 2018

TH.Indonesia. Pati - Bertempat di Balaidesa Desa Baturejo kecamatan Sukolilo pada hari Selasa 13 maret 2018,  audensi antara Perwakilan warga Desa Baturejo kecamatan Sukolilo dengan panitia pengisian perangkat Desa berlangsung kondusif, sempat terjadi kabar angin bahwa akan ada masa besar besaran tapi yang hadir hanya puluhan orang, dan kurang dari 20 orang.

Audensi perwakilan warga desa Baturejo berlangsung kondusif. 

Dalam Sambutanya Nur Subiyabto, S.T. selaku Kepala Desa Baturejo menyayangkan apa yang di sampaikan oleh saudara Sumadi selaku koordinator masyarakat Jalan Lurus dan saudara Baidi cs, karena selama ini Pemerintahan Desa Baturejo di bawah kepimpinanya sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya dan selalu berhati-hati dalam mengambil kebijakan, dalam proses penjaringan pengisian perangkat Desa juga demikian, sudah sesuai prosedur yang yang ada serta penuh dengan keterbukaan, jadi apa yang harus di curiga, " ungkap kepala desa.

Selain Kapolsek Sukolilo AKP Supriyono serta tim unit Reskrim Polsek Sukolilo, Polres pati juga menerjukan Satu tim Resmob dan Satuan Shabara Polres Pati yang di pimpin oleh Aiptu Maskup dan AKP Sugino, dari Unit intel Polres Pati, tapi apa yang terjadi di lapangan adalah situasi yang kondusif dan terkendali.

Salah satu warga dukuh Ronggo Desa Baturejo dalam orasinya mengatakan bahwa penjaringan pengisian perangkat desa terjadi kurangnya keterbukaan dan terkesan tidak fair, tapi hal tersebut di bantah oleh pihak Panitia, karena proses penjaringan pengisian perangkat Desa sudah di umumkan dan di siarkan di setiap mushola di seluruh Desa Baturejo, sehingga kalau itu di katakan tidak ada keterbukaan publik, itu salah besar.

Pihak Panwas Kecamatan yang di pimpin oleh Camat Sukolilo juga membenarkan, bahwa proses penjaringan pengisian perangkat Desa di Desa Baturejo sudah berjalan sesuai prosedur, dan jika ada sebagian kecil kelompok masyarakat yang kurang puas, maka hal tersebut adalah bagian dari Demokrasi, dan tidak mempermasalahkan akan hal itu, " ungkapnya.

Audensi yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB pagi hingga Pukul 11.45 WIB itu akhirnya berlangsung dengan Damai dan kondusif, sehingga proses pengisian perangkat Desa yang akan di mulai tanggal 15 Maret nanti bisa berjalan sesuai rencana. (Tim/ Drmto)

Audensi Antara Perwakilan Warga Desa Baturejo Dan Panitia Penjaringan Pengisian Perangkat Desa Berlangsung Kondusif