TH.Indonesia. Jakarta - Pesatnya perkembangan teknologi dan kecepatan masyarakat dalam mendapatkan sebuah infomasi, terutama yang mengadung berita bohong alias hoax menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian.

Polri sejalan dengan IWO tentang penegakan hukum. 

Menurut Kombes DR. Slamet Pribadi mewakili Divisi Humas Polri karena sesuai ketentuan Undang-Undang Kepolisian yang mengamanatkam tugas Polri dalam memeliharaan kemanan, perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat hingga pada penegakan hukum. Karena itu Polri sudah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas). 

Kapolri sudah membentuk satuan tugas, ada di Humas Polri yang bertugas memberikan sejumlah klarifikasi dan cap stempel hoax terhadap sebuah postingan di media sosial," ujar Slamet dalam Diskusi Ikatan Wartawan Online (IWO) di Wisma PKBI, Jakarta, Rabu (28/02/18).

Sebab itu, Dia memuji diskusi publik kali ini, selain seksi juga menggelitik, pasalnya media betul-betul ada di pusaran politik dan hoax itu sendiri ditengah demokrasi saat ini.

Dia berharap, wartawan dan media massa harus mampu mengedepankan profesionalisme sebagai jurnalis, dan menjaga netralitas sehingga tidak masuk dalam pusaran Pilkada dan hoax, karena masyarakat yang menilainya.

Harapan kepolisian, jangan sampai kondisi saat ini, ketika media melakukan keberpihakan, sehingga ketika media sudah berpihak masyarakat yang akan mengawasinya.

Contohnya, pada media visual akan langsung berpindah pada visual lainnya,” ujar mantan Humas BNN tersebut.
Terkait dengan pilkada serentak, lanjut Slamet hal itu tak luput dari persoalan berita sara dan hoax yang menyudutkan pasangan calon lainnya.

Sebabnya, Satgas Polri yang ada di Balintelkamsus Polri untuk melakukan pencegahan dan kontra narasi terhadap postingan yang dinilai hoax, karena jika tidak dicegah akan mengganggu stabilitas keamanan.

Kami harus bisa menjaga ketertiban di era digital ini dan ini semakin sulit. Karena ribut di media sosial bisa berimbas di dunia nyata.

Karena itu satuan kerja Bareskrim, sampai di sini nuansanya adalah penegakan hukum setelah tentunya dilakukan pendekatan dan hukum," ujar dia.

Slamet menambahkan, saat ini Polri terus berupaya menekan berita yang bersifat negatif, khususnya di media sosial, karennya masyarakat diminta untuk menahan diri.

Sebab, ketika ada ucapan ujaran kebencian yang bersifat SARA pasti akan jadi bahan kampanye di pilkada.

Sedikit ciri dari berita yang bersifat negatif itu adalah bersifat bombastis dan selalu minta untuk bisa menjadi viral.

Misalnya ada tulisan, viralkan atau mohon bantu share, nah yang seperti itu biasanya mencari sesuatu yang tersebar secara luas, lebih baik tahan dan cari tahu kebenarannya," tutup Slamet.

Terkait satgas anti SARA yang dibentuk ia mengklaim sudah banyak mendapati hal seperti itu di berbagai daerah.

Hanya sayang Slamet tak bisa memberikan data rinci karena tidak memegang datanya. "Saya tak pegang data yang jelas jika terbukti pelanggaran hukum akan kami tindak," sebutnya.

Menurutnya berita hoax yang masif bisa mengganggu ketahanan nasional tanah air, terlebih jika masyarakat memiliki sifat mudah percaya dan mudah terpengaruh.
Kami harus bisa menjaga ketertiban di era digital ini dan ini semakin sulit. Karena ribut di media sosial bisa berimbas di dunia nyata," tandasnya. ($.wawan)

Polri Puji Diskusi IWO Seksi, Sejalan Dalam Rangka Penegakan Hukum

Bupati Haryanto Beserta Pimpinan Kodim Dan Polres Pati Buka Pesta Siaga th 2018 Gerakan Pramuka Kwarcab Pati

TH.Indonesia. Pati - Selasa tgl (27/02/18) dalam rangka HUT ke 72 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2018, Persit KCK Kodim 0718 Pati menyelenggarakan berbagai kegiatan perlombaan bagi Para Istri Tentara. 

Rumah Dinas Koramil Batangan maju di lomba Rumah Sehat tingkat Korem. 

Salah satunya adalah Lomba Rumah Sehat untuk Rumah Dinas Tentara dan kebetulan rumah dinas Koramil 15 Batangan yang di huni oleh anggota atas nama Pelda Lulus ini mewakili Kodim 0718 Pati untuk maju ke tingkat Korem.

Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Kodim 0718 Pati Ny. Ayu Arief Darmawan S.Sos menyampaikan beberapa hal dalam Lomba Rumah Sehat ini dan banyak sekali aspek penilaiannya salah satu diantaranya yaitu rumah sehat itu harus menjaga kebersihan langit-langit, lantai, dinding, ventilasi udara, kebersihan dapur dan  penerangan yang baik.

Sarana dan prasarana Sanitasi yang meliputi Sarana Air Bersih, Jamban (pembuangan kotoran), pembuangan Air Limbah serta tempat pembuangan sampah.

Penghuni rumah harus berperilaku aktif dalam berkehidupan sehari-hari yang meliputi membuka ventilasi udara kamar, ruang tamu, ruang keluarga, membersihkan halaman rumah dalam maupun luar dan membuang sampah pada tempatnya.

Supaya memanfaatkan lahan pekarangan Rumah yang meliputi adanya apotik hidup yang sewaktu waktu dapat dimanfaatkan oleh keluarga, adanya tanaman hias, tanaman sayuran yang bisa dimasak (hydroponik) dan bawahnya bisa dimanfaatkan untuk kolam ikan.

Pemeliharaan dalam rumah maupun luar rumah serta pekarangan rumah harus terjaga kebersihanya.

Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos menyampaikan kepada penghuni rumah dinas supaya menjaga kebersihan dalam maupun luar rumah agar kesehatan keluarga tetap terjaga serta mampu menciptakan suasana yang sejuk, menyenangkan, indah dan harmonis.

Dengan adanya Lomba Rumah Sehat ini diharapkan kepada seluruh anggota TNI maupun Persit mampu menjaga kebersihan rumahnya masing-masing dan sekitarnya sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga dan disamping itu untuk memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah dengan menanami tanaman sayur-sayuran maupun apotik hidup sehingga bisa membantu kebutuhan rumah tangga sehari hari untuk menghemat belanja.

Danramil 15 Batangan Kapten Inf Mujima juga menyampaikan pesan bahwa kehidupan prajurit haruslah berperilaku yang baik serta pola hidup yang sederhana harus dilaksanakan setiap harinya sehingga mampu menciptakan suasana yang harmonis dan siapa tahu ini dapat dilakukan kepada prajurit yang lain maupun warga sipil," ungkapnya". ($.wawan)

Rumah Dinas Koramil Batangan Menjadi Contoh Rumah Sehat

TH.Indonesia. Pati - Senin (26/02/18) pukul  07.00 WIB sampai selesai dihalaman SMP Al-Quran Terpadu Yanbu'ul Qur'an 1 Sukoharjo Kec. Wedarijaksa Kab. Pati telah dilaksanakan Upacara Bendera dengan Pembina Upacara Danramil 07 Wedarijaksa Kapten CPM Saryono.

Pembinaan wawasan kebangsaan rutin dilaksanakan oleh Danramil Wedarijaksa. 

Kepala SMP Al-Quran terpadu Yanbu'ul Qur'an 1 Sukoharjo Kec. Wedarijaksa beserta seluruh dewan guru beserta Staf.

Hampir 95 siswa SMP Al-Quran Terpadu Yanbu'ul Qur'an 1 Sukoharjo kecamatan Wedarijaksa dengan semangat mengikuti kegiatan tersebut.

Danramil 07 Wedarijaksa juga dalam penyampaian Amanat sambutannya antara lain, tingkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tingkatkan  belajar dan berlatih terutama menghafalkan kitab suci Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dunia dan akhirat.

Hindari pergaulan yang negatif  contoh merokok, minum minuman keras yang dilarang agama termasuk Narkoba.

Himbauan kami kepada seluruh Siswa dan Siswi hindari penggunaan Hp, contoh sambil jalan dan naik kendaraan motor, mana kala si pemegang HP tidak bisa menggunakan HP melalui azas manfaatnya.

Dengan maraknya Narkoba saya tekankan tidak usah kenal dengan barang haram yang bisa merusak generasi Penerus Bangsa.

Selesai Upacara dilanjutkan dengan pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Materi PBB yang disampaikan oleh Bati Komsos dan Bati Wanwil Koramil 07 Wedarijaksa didukung oleh demua Pers yang hadir.

Kegiatan tersebut dalam rangka menanamkan Wawasan Kebangsaan serta Pembinaan Generasi Muda dilingkungan Pendidikan demi terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat kegiatan selesai dengan tertib aman dan lancar.

Selaku Kepala Sekolah Sahah Mahfud, MPd mengucapkan terima kasih atas pembinaan Wawasan Kebangsaan yang di berikan pada siswa SMP Al-Quran Terpadu Yanbu'ul Quran 1 Sukoharjo kec. Wedarijaksa kabupaten Pati, harapan kedepannya Koramil Wedarijaksa bisa memberikan Wasbang dan menjadikan agenda rutin setiap tahunnya. ($.tugi)

Kapten CPM Saryono Danramil Wedarijaksa Memberikan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa Siswi

TH.Indonesia. Pati - Akhir - akhir ini di wilayah Pati sering terjadi tindakan pencurian baik dimalam hari, bahkan komplotan ini berani muncul melakukan aksinya di siang hari bolong, diketahui komplotan yang sudah profesional ini melakukan aksi tepat pukul 12.00 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan hasil kendaraan motor roda dua, di wilayah Sukolilo Pati selatan, sabtu tgl (24/02/18).

Tim Gabungan Resmob Polres Pati berhasil menangkap komplotan Curanmor yang meresahkan masyarakat. 

Awal mula kejadian korban pergi ke ladang jagung milik orang tua dengan mengendarai sepeda motor, sesampai diladang sepeda motor diparkirkan dilahan kosong yang berjarak sekitar 300 meter dari tegalan miliknya, pada saat diparkir ditinggal dalam keadaan dikunci setang dan korban saat itu kerja menanam jagung tepat pukul 12.00 WIB saat pelapor berjalan akan pulang melihat sepeda motor yang diparkir ditanah kosong sudah tidak ada ditempat, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukolilo.

Setelah dilakukan olah TKP pada hari minggu tgl (25/02/18), sekitar pukul 16.30 WIB team Sat Reskrim Polres Pati berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Adi Setiawan desa Sumber sari RT 04 RW 01 Kec. Kayen Kab. Pati.

Selanjutnya dikembangkan kasusnya dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya Hariyanto, selanjutnya sekira pukul 17.00 WIB tim Resmob Polres Pati menangkap pelaku Sukardi, dari hasil keterangannya mengembang ada pelaku lainnya yang masih buron, dan dilakukan pengejaran hingga pukul 21.00 WIB berhasil menangkap Sutarmi, dan berhasil menangkap keempat orang tersebut yang di duga pelaku pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Setelah dilakukan introgasi para pelaku mengaku mencuri dibeberapa TKP diantaranya Yamaha Jupiter beluk warna merah TKP hutan Pakem Kec. Sukolilo Pati, Honda Beat putih 2014 TKP tegalan Kuwawur Sukolilo - Pati, Honda Beat putih biru 2013 TKP tegalan Kuwawur Sukolilo - Pati,  Yamaha Vega ZR merah 2010 TKP desa Pakem Sukolilo - Pati, Yamaha Vega latin biru silfer 2006 TKP desa Kuwawur Sukolilo - Pati.

Honda Supra Fit 2006 merah putih TKP Fs. Pakem Sukolilo - Pati, Yamaha Jupiter belok merah 2009, TKP tegalan Pakem Sukolilo -Pati, Yamaha Mio J putih TKP Pakem Sukolilo - Pati, Honda Supra Fit hitam TKP Tegalan Kuwawur Sukolilo Pati, yamaha Mio M3 TKP Purwodadi selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Pati guna dilakukan proses penyidikannya. 

Barang Bukti yang berhasil diamankan 1 (satu) unit sepeda motor suzuki satria F warna abu - abu hitam, 1 (satu) unit sepeda motor honda supra fit warna putih hitam, 3 (tiga) buah mata kunci leter " T ", dan saat ini pelaku sudah di amankan ke Polres Pati guna dilakukan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan perbuatannya. ($.drmto)

Tim Resmob Polres Pati Berhasil Membekuk Kawanan Curanmor Di Wilayah Pati Selatan"

TH.Indonesia. Pati - Minggu tanggal 25 Pebruari 2018 pukul 08.00 WIB dilaksanakan Kaskus Peduli Gerakan Donor darah Kaskuser serentak di Indonesia yang bekerjasama dengan RS KSH, PMI, Kodim 0718 Pati, Polres Pati dan Komunitas wong Pati di Jl. Raya Pati-Kudus Km 3 RS KSH desa Sukoharjo kec. Margorejo kab. Pati yang diikuti lebih kuran 76 orang peserta.

Jajaran anggota Kodim 0718 Pati Giat Donor Darah. 

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos Danramil Margorejo Kapten Inf Sriyanto, Kasat Sabara AKP Sugino, perwakilan anggota Kodim 0718 Pati dan Persit Kartika Candra Kirana perwakilan anggota Polres Pati dan Bhayangkari Komunitas Wong Pati.

Di tambah ibu ketua pengurus beserta Ibu - ibu dari Bayangkara Polres pati, juga komunitas wong Pati hadir dalam mendukung kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan Gerakan Kaskuser Donor Darah secara serentak Dandim Pati dalam kesempatan pertama menyampaiakan bahwa, kami sebagai komandan Kodim 0718 Pati pada umumnya dengan seluruh Personel TNI Khususnya Ibu-ibu persit juga dan dari Rekan Polri selalu siap membantu dan berterimakasih dalam kegiatan tersebut.

Terlebih lagi Sangat ber manfaat Untuk jiwa dan kesehatan pribadi kami, serta fasilitas tempat yang di dukung dari rumah sakit KSH Pati selama ini sangatlah bagus.

Bagi kami mewakili rekan Polri juga bangga dengan rumah sakit KSH setiap tahunnya program kegiatan Contohnya HUT TNI, hari Imlek seperti halnya Operasi Katarak, operasi bibir sumbing, dan pemasangan kaki palsu menjadi tempat yang nyaman dalam kegiatan tersebut.

Semoga Rumah sakit lainnya yang ada di Wilayah Kabupaten Pati seperti Ini, agar masyarakat maupun warga Pati bisa menikmati fasilitas tempat dan bisa juga menilai bahwa pelayanan salah satu rumah sakit itu sangatlah perlu.

Dari sponsor Kaskuser Donor Darah di RS. KSH saya menghimbau dan mengajak mungkin di tahun ini nanti sebentar lagi HUT TNI, baik HUT KODAM, Persit akan dilaksnakan kemungkinan tempat bisa berbeda, dan selama ini program Donor Darah Kodim Pati mengajak seluruh intansi dari pemerintahan juga.

Komitmen kami sebagai komandan Kodim Pati kegiatan program yang berhubungan dengan kesehatan satuan Kodim Pati selalu siap," terang Dandim. ($.tugi)

Polri Dan TNI Peduli Bantuan Kaskuser Kemanusiaan Donor Darah

TH.Indonesia. Pati - Prosesi Pelantikan Perangkat Desa Trimulyo Kecamatan Kayen yang Berlangsung Di Balaidesa Trimulyo pada hari Sabtu 24 februari 2018 tersebut, sangat meriah sekali , Pelantikan juga di hadiri oleh Muspika Kecamatan kayen, Kapolsek kayen serta Koramil kayen.

Pelantikan perangper desa di desa TrimTrim Kayen Pati. 

Dalam pelantikan tersebut kepala desa Trimulyo melantik tujuh perangkat desa, sehingga kekosongan perangkat desa yang selama ini belum terisi saat ini sudah terisi penuh kedepannya kinerja pemerintah desa Trimulyo bisa bekerja dengan maksimal.

Salah satu perangkat desa yang baru di lantik yaitu saudara Nailal Afif SH MH yang menjabat Sekdes, kepada Media Targethukumindonesia mengatakan " komitmen saya Selaku Sekdes, saya akan memajukan Desa Trimulyo bersama seluruh perangkat Desa yang ada, dan akan selalu membantu kinerja Kepala Desa, untuk program unggulan yang akan Saya kembangkan adalah Pemberdayaan Pemuda melalui Karang Taruna, karena selama Ini saya juga aktif di Karang Taruna Desa Trimulyo, " ungkapnya.

Saudara Nailal Afif SH.MH Di Kalangan Pemuda Anshor Beliau juga Sebagai Direktur LBH PC Anshor Kabupaten Pati, Sehingga kredibilitasnya tidak diragukan lagi dalam mengemban amanah sebagai Sekretaris Desa di Desa Trimulyo.

Di tempat yang sama Saudara Moh Rokib juga di lantik menjadi Staf kasi Pemerintahan, yang mana kinerjanya Sangat Di harapkan untuk membantu Kasi Pemerintah sehingga kinerja Pemerintahan Desa Trimulyo bisa maksimal dan saling bersinergi antara perangkat desa yang satu dengan Perangkat Desa yang lainya, selain aktif di karang taruna kecamatan kayen, saudara Rokib juga Pengurus PAC Anshor kecamatan kayen. 

Sukses, semoga mereka berdua Bisa mengemban amanah dan bisa menjadi suri tauladan bagi Pemuda, khususnya di wilayah Pati Selatan. ($.David)

Selamat Dan Sukses Atas Di lantiknya Sdr Nailal Afif SH.MH Menjadi Sekdes & Sdr Moh Rokib Selaku Staf Kasi Pemerintahan Desa Trimulyo Kecamatan Kayen

TH.Indonesia. Pati - Sabtu tgl (24/02/18), bertempat di wisata alam Bukit Pandang desa Durensawit kecamatan Kayen Pati, Danramil 04 Kayen kapten kav Koko Sarjono beserta anggota koramil 04 Kayen melaksanakan giat penghijauan. 

  • Anggota Koramil Kayen dan masyarakat pecinta lingkungan melaksanakan penghijauan. 

Bersama komunitas pecinta alam kayen dan juwana serta siswa siswi generasi muda se-kec kayen kab. Pati bersama masyarakat peduli likungan dan alam desa Sumbersari yang diketuai Mr. Sukrisno bersama sama melaksanakan go green penanaman 1000 bibit pohon matua di lingkungan bukit Pandang.

Dalam go green atau penanam bibit matua di bukit pandang bertujuan menghijaukan kembali bukit bukit, gunung- gunung yang gundul menjadi hijau kembali, menjadi indah kembali kembali dapat menjadi alam dan menjegah tanah longsor, mencegah terjadi banjir bandang serta apa bila buah matua itu hidup menjadi besar dan berbuah maka dapat menjadi inkam meningkatkan ekonomi masyarakat disekitar bukit pandang dan dapat sebagai wisata buah di masa yang akan datang.

Dalam kegiatan tersebut Danramil mengucap trimakasih kepada bapak Krisno selaku ketua peduli lingkungan dan segenap komunitas serta masyarakat yang masih mempunyai peduli dengan alam peduli dengan lingkungan hidup.

Dan terimakasih kepada pecinta alam Juwana yang telah berkenan membatu 1000 tanaman bibit matua sebagai penghijauan dibukit pandang dan sekitarnya.

Harapan kedepan kegiatan positif ini agar senantiasa di lanjutkan hingga bukit yang gudul lainnya dapat bertahap di hijaukan kembali.

Untuk bibit bibit tanam matua yg sudah tertanam agar dirawat dengan baik agar tidak mati dan dapat tumbuh subur seperti yang kita harapkan, hingga gunung dan bukit berwarna hijau royo royo indah bermanfaat untuk umat manusia dan terjaga lingkungan alam kita dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Danramil kayen beserta seluruh anggota Kayen, pecinta alam Kayen dan Juwana, siswa siswi SMP, SMA se kec Kayen dan perwakilan pemuda pemudi pecinta alam kawedanan kawedanan se kab Pati, Kadiknas kayen beserta anggota, Perwakilan guru guru se-kawedanan Kayen, Perangkat desa duren sawit kecamatan Kayen, Paguyupan masyarakat penglola wisata bukit pandang yang dipimpin bapak Sukrisno, acara tersebut dihadiri kurang lebih oleh 500 orang.

Acara penanaman 1000 bibit pohon matua di bukit pandang dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan tertip aman terkendali dan selanjutnya sayonara kembali ke pangkalan masing masing dengan sukses dan dengan senyum kepuasan. ($.david)

Koramil Kayen Bersama Siswa-siswi Pecinta Alam Tanam Seribu Pohon Matoa

TH.Indonesia. Kendal -  Sabtu tgl (24/02/18), Petugas Polres Kendal membongkar bak mandi yang di gunakan untuk mengecor korban. Sesosok mayat wanita di temukan dicor di bak mandi di rumah pelaku pembegalan, pada hari jumat sore 23 februari 2018.

Korban yang tewas di cor dibak mandi. 

Penemuan mayat tetsebut berawal dari penangkapan pelaku begal yang di minta menunjukkan barang bukti di rumahnya di Desa Puguh, kecamatan Boja, Kendal.

Korban di ketahui bernama Fitria Anggraeni, Warga Dusun Tanggulanin, Desa Margosari Kecamatan Limbangan. Mayatnya di temukan Anggota Resmob Polres Kendal di rumah Pelaku Pembegalan, yang berinisial DPS, Warga Desa Puguh kec Boja, Kendal.

Korban yang merupakan Pemandu Lagu di sebuah Karaoke ini di temukan Di bak mandi, Kamar Mandi Belakang rumah Pelaku.

Polisi menduga korban di habisi di rumah pelaku sepekan silam. Mayatnya lalu dimasukan ke bak mandi. Yang bertujuan untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian menimbun jasad korban dengan pasir dan semen agar tidak menimbulkan bau busuk.

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar Mengatakan, pengungkapan dugaan pembunuhan ini saat polisi menangkap pelaku pembegalan yang terjadi di wilayah Boja, Kendal. 

Dari pemeriksaan petugas, Pelaku mengaku sudah melakukan pembunuhan dan mayatnya di cor di bak mandi rumahnya.

Polisi yang memeriksa bak mandi curiga karena ada urugan pasir dan semen dibak mandi tersebut. Saat di bongkar, terlihat mayat korban hanya mengenakan Pakaian dalam. " Rumah Pelaku itu juga di tutup dengan Semen yang masih agak basah. 

Akhirnya Kami berupaya paksa dan kami temukan mayat yang di cor di kamar mandi," Kata AKP Aris Munandar.

Sementara Kepala Dusun ( Kadus) Tanggulangin Desa Margosari Kecamatan Limbangan, Kendal , Munawar, Mengatakan, Korban dijemput Pelaku pada jumat Pekan Lalu. Pelaku memang kerap menjemput korban di rumahnya dan di ajak pergi. 

Namun saat jumat pekan lalu  di jemput, korban tidak pernah pulang dan tidak bisa di hubungi oleh keluarganya, " katanya.

Polisi masih mengembangkan kasus pembunuhan ini, sementara Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diautopsi. 

Polisi juga memeriksa keluarga korban dan Sejumlah Saksi untuk Mengungkap Pembunuhan keji ini. (SB LKT,Penulis Tim THI)

Pemandu Karaoke Di Bunuh Dan Mayatnya Di Cor Di Bak Mandi Pelaku

TH.Indonesia. PATI - Jum'at tgl (23/02/18), Reclasseering memiliki pengertian pemahaman yang berkaitan dengan tuntutan pokok atau tuntutan dasar hakiki manusia, amanat inilah yang dijalankan oleh Mr. Joko Wibisono sebagai Ketua DPP LMR RI Komwil Jawa Tengah.

Mr. Joko Wibisono Ketus DPP LMR RI Komwil Jawa Tengah. 

Pertama dalam arti yang luas, yaitu menjernihkan atau membetulkan, meluruskan kembali segala sesuatu yang telah tercemar kotor salah keliru dan menyimpang.

Juga mengembalikan citra manusia kepada fitrahnya, melakukan tindakan pembinaan, penyuluhan bimbingan hukum dan kekaryaan keterampilan kerja kepada masyarakat, mengembalikan atau memulihkan harkat dan martabat manusia (Resosialisasi) dengan mengutamakan nilai-nilai Hak Asasi Manusia.

Kedua dalam arti khusus, yaitu membina, membimbing dan meluruskan orang-orang yang tersangkut perkara hukum, mengembalikan akhlak para nara pidana ke dalam kehidupan bermasyarakat, baik melalui hukuman pelepasan bersyarat.

Dan atau hukuman perjanjian, mengadakan patronase pengawasan khusus berkaitan dengan pelaksanaan hukum dimasyarakat dan terhadap para nara pidana yang mendapat pelepasan bersyarat dan atau hukuman perjanjian di dalam kehidupan bermasyarakat.

Berdasarkan bukti sejarah, pelaksanaan pekerjaan Reclasseering Indonesia telah dimulai sejak masa penjajahan Belanda, yaitu bertolak dari Ordonansi tanggal 27 Desember 1917, Staatsblad 1917 Nomor 749, dan mulai diberlakukan pada tanggal 1 Januari 1918.

Demikian pula ketentuan pelaksanaannya seperti yang diatur dalam KUHPidana Pasal 14, 15, 16 dan 17, secara khusus diatur pula melalui Keputusan Kepala Negara (Pemerintah Hindia Belanda) tanggal 4 Mei l926 No. 18.

Dalam hal ini terpidana dapat meminta kepada Badan Reclasseering untuk pembebasan bersyarat dan atau pembebasan dengan perjanjian apabila yang bersangkutan memenuhi syarat dan setelah mendapat persetujuan Menteri Kehakiman melalui mekanisme yang berlaku.

Pada tahun 1931 Reclasseering Indonesia berdiri, adapun pelaksanaannya bertitik tolak dari Pasal 8 Ordonansi V.I. 1926 Nomor 488 khusus Jawa dan Madura, terlepas dari pengertian sebagai Lembaga Hukum dan HAM.

Reclasseering Indonesia adalah potensi perjuangan bagi Kemerdekaan Bangsa Indonesia, sebab itu para pejuang Kemerdekaan Indonesia menjadikannya salah satu sarana sebagai wadah dan alat perjuangan diantara kelompok-kelompok pejuang lainnya untuk menentang kolonialisme Belanda dan kekejaman penjajahan Jepang.

Disaat-saat yang sangat krisis dan gawat menimpa Bangsa Indonesia tersebut, maka turunlah “Ilham Reclasseering” bagi bangsa ini melalui sekelompok pemuda yang sangat mencintai Bangsa Indonesia.

Dalam aktifitasnya, mereka menggunakan sandi dengan nama “Kelompok 41″ (empat puluh satu), karena bermula dari empat puluh satu orang, diantaranya Mr. R. Moestopo, Tubagus Ibnu Fadjar Goenadi Purwobelanegara, Mr. Bendoro Raden Mas Tjokrodiningrat, Kotot Sukardi, Umar Bahsan dan lain-lain. “Ilham Reclasseering” ini tentunya bermakna positif, yaitu agar “Potensi Reclasseering” dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi perjuangan kemerdekaan bangsa.

Dengan kata lain “Reclasseering” diproses secara alami menjadi Reclasseering Indonesia, hal ini bergulir ditengah-tengah semangat perjuangan sekitar tahun 1942.

Dalam situasi seperti tersebut di atas, advis dan usulan Mr. BRM Tjokrodiningrat segera mendapat sambutan positif dari Bung Karno, karena secara pribadi dan sebagai pejuang yang pernah dipenjarakan berkali-kali oleh Belanda, tahu persis keberadaan penjara dan memahami bahwa orang-orang penjara tersebut adalah salah satu potensi kekuatan perjuangan bangsa, sehingga bagaikan gayung bersambut, dinyatakan bahwa Reclasseering Indonesia syah berdiri sejak tanggal 18 Agustus 1945 dan sehari setelah itu, tepatnya tanggal 19 Agustus 1945.

Markas Reclasseering Indonesia yang saat itu berkedudukan di Malang Jawa Timur oleh Mr. R. Moestopo dan Tubagus Ibnu Fadjar Goenadi Purwobelanegara beserta kawan-kawannya mempersiapkan kepengurusan Reclasseering di Jakarta, tepatnya pada hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke lima, yaitu pada tanggal 17 Agustus Tahun l950.

Pada tahun 1950, Reclasseering Indonesia pada awalnya terdiri dari Komposisi Kepengurusan, antara lain dipimpin oleh Ketua Badan Pusat Reclasseering, Ketua Reclasseering Indonesia dan Pusat Presidium Reclasseering Indonesia.

Kemudian perkembangan selanjutnya, keberadaan Reclasseering Indonesia disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan Bangsa dan Negara, khususnya bagi penegakan masalah-masalah Kemanusiaan HAM dan Pembelaan atau Perlindungan Hukum.

Perkembangan Reclasseering Indonesia dibidang Administrasi, secara khusus berkaitan dengan Pengesyahan Negara Republik Indonesia terhadap eksistensi Reclasseering Indonesia Proses administrasi ini dilaksanakan oleh Tubagus Ibnu Fadjar Goenadi Purwobelanegara, seorang di antara tokoh Reclasseering yang berjuang mempertahankan eksistensi Reclasseering Indonesia, hal ini merupakan langkah positif, khususnya yang berhubungan dengan Yuridis Formil, sehingga terbentuk dan tersusunlah kepengurusan Reclasseering Indonesia pada tahun 1950.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Kehakiman menerima keberadaan Reclasseering secara syah dengan memberikan Surat Penetapan Nomor J.A.5/105/5 pada tanggal 12 Nopember tahun 1954 yang diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Nomor 90 pada tanggal 31 Desember 1954 dan Tambahan Lembaran Berita Negara Nomor 105 tahun 1954.

Setelah terlebih dahulu pimpinan Reclasseering telah mengajukan Surat Permohonan kepada pihak Kementerian Kehakiman untuk dicatat dalam Lembaran Berita Negara pada tanggal 18 Nopember 1954 Nomor : 34834/KB/1954.

Satu tahun setelah pelaksanaan Pemilihan Umum pertama Republik Indonesia tahun 1955, yaitu tepatnya pada tahun 1956 Menteri Kehakiman Republik Indonesia menyatakan pengakuan dan mengukuhkan, Badan Reclasseering di Jakarta sebagai Perkumpulan Reclasseering yang syah melalui Surat Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor J.H.7.1/6/2 tertanggal 9 Juni 1956.

Surat Keputusan Menteri Kehakiman tersebut antara lain, mengatur tentang pelaksanaan pekerjaan Reclasseering berdasarkan Pasal 6 Ordonansi V.V staatsblad 1926 No. 487 dan Pasal 8 bis Ordonansi V.I. Staatsblad 1926 No. 488 yaitu Perkumpulan atau Badan (Rechts-persoon) yang mendapat Keputusan Menteri Kehakiman yang berlaku di seluruh Indonesia, dan tanpa mengurangi pasal-pasal Hukum tentang Reclasseering.

Demikian juga dinyatakan bahwa perkumpulan Reclasseering ini berdasarkan Pasal 1653 sampai 1665 KUHPerdata.

Menurut Penetapan Menteri Kehakiman Republik Indonesia tahun 1954 dan Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia tahun 1956 tersebut, Reclasseering Indonesia adalah Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat Bantuan Hukum di luar dan di dalam Pengadilan, sekaligus sebagai pelaksana urusan masalah-masalah kemanusiaan atau kemasyarakatan atau tentang “Hak Asasi Manusia.

Pelaksanaan Bantuan Hukum di luar dan di dalam Pengadilan seperti dimaksud dalam Surat Penetapan dan Surat Keputusan Menteri Kehakiman, sebesar-besarnya dilaksanakan untuk kepentingan Negara dan Masyarakat melalui mekanisme hukum yang berlaku, baik diminta maupun tidak secara langsung maupun tak langsung.

Selain pelayanan dibidang penampungan dan pembinaan para Residivis, maka kegiatan Pembelaan Hukum dan segala urusan yang berhubungan dengan tindak Pidana, Perdata dan semua perkara, upaya hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan serta proses-proses yang berkaitan dengan hukum di Pengadilan Negeri, dijalankan oleh Prof. Mr. DR. BRM. Tjokrodiningrat, SH beserta Staff Bidang Pembelaan Hukum, seperti Mas Setia Taruna.

Inilah yang menjadi titik balik semangat dalam mengisi cita cita kemerdekaan saat ini, peranan Reclasseering Indonesia dalam mengimplementasikan, Bahasa Persatuan dan Kesatuan" dan juga untuk mewujudkan perdamaian di seluruh Dunia melalui Budaya dan Seni. (Eko)

Gema Reclasseering Sudah Berkumandang di Seluruh Dunia

TH.Indonesia. PATI - Jum’at tgl (23/02/18), Sebuah mandat dan amanah dari sepuh Negara, untuk menciptakan Perdamaian Dunia mulai di awali dari Kota Pati tercinta ini. Hadir dalam perjalanan spiritual yang panjang dengan segala macam aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mr. Joko Wibisono, Wahyu Hadi Putro, Intan, Eko Hariyanto & Feby Maharani di Makam Trowulan  penyempurnaan mandat Reclassering. 

Amanat yang di emban begitu berat, penuh ujian, terpaan dan kesabaran, Sang amanah ketua DPP LMR RI Komwil Jawa Tengah Mr. Joko Wibisono dan Wahyu Hadi Putro, SH alumnus UGM jurusan Hukum lulusan tahun 2014 penerima mandat dan amanat dari Badan Reclassering Dunia dari Den Haag Belanda.

Putra kelahiran Pati, yang akrab disapa mas Wahyu ini bertugas sebagai sekretaris LMR RI Komwil Jateng dalam hal ini akan menceritakan arti makna Reclassering yang seutuhnya mengangkat budaya dan seni Dunia.

Reclassering artinya pembenahan budaya dan seni untuk mengangkat moral dunia dalam hal ini melalui Feby Maharani sebagai Duta Budaya dan Seni bisa mengangkat citra kabupaten Pati Bumi Mina Tani ke tingkat Nasional maupun Internasional dalam bidang seni dan budaya melalui sebuah music sebagai bahasa Perdamaian Dunia.

Kedua melalui sebuah tesis dari Mr. Wahyu Hadi Putro SH dari kegelisahan beliau tentang keprihatinan moral Bangsa dan moral Budaya itu sendiri di kirim ke Pemerintah Pusat sebagai bukti nyata yang ada, adapun tanggapan setelah mengangkat citra Reclassering dipadukan dengan Budaya dan seni dari perpaduan budaya dan Seni itu terjadilah tiga simpul yaitu simpul pertama Perdamaian Dunia, kedua Moralitas Dunia dan yang ketiga Pembenahan Ekonomi Masyarakat.

Akhirnya bekerja sama dan bersinergi dengan instansi yang terkait, dan dari berbagai pihak memberikan dukungan sepenuhnya untuk misi Perdamaian Dunia melalui Budaya dan Seni ini.

Khususnya untuk kota Pati Bumi Mina Tani bersama Reclassering saya pemuda Pati memegang teguh amanat ini, mengangkat moralitas yang di dorong oleh Budaya dan Seni sebagaimana moral ini kembali baik seperti adat istiadat orang timur yang penuh Budaya dan Sopan Santun dan sebagai putera Bangsa khususnya Indonesia dan terlebih nanti bisa menyeluruh ke seluruh dunia menjadi pembenahan moral yang lebih baik.

Inilah kebangkitan Nusantara sebagai titik awal menuju mercusuar Dunia, dari rasa keterpurukan, keprihatinan moralitas Bangsa bersama Reclassering rasa kepedulian itu kami akseskan kepada seluruh pemuda Indonesia yang peduli terhadap moralitas Negara dan Bangsa, bangkitlah wahai para pemuda Indonesia bersatulah menjadi pionir Perdamaian Dunia.

Akhirnya dari tiga perpaduan itu antara Feby Maharani, coplax music dan Reclassering dipadukan menjadi satu di akseskan sampai beberapa album perdamaian Dunia, dan inilah hasil Budaya dan Seni ini kami kirimkan ke markas besar PBB yang ada di Den Haag dan Swiss semua itu adanya hubungan erat antara Budaya dan Seni maupun Reclassering itu sendiri.

Adalah milik Bangsa Indonesia tetapi rakyat Indonesia sendiri tidak tahu apa artinya Reclassering, hingga pencetus Reclassering adalah Bung Karno bahkan di luar negeri Reclassering sudah sangat maju sekali seperti di Den Haag, Swiss, Perancis dan Jerman semua sudah memakai konsep Reclassering itu sendiri, dari Den Haag sendiri mau mengembalikan amanah Reclassering ke rakyat Indonesia  dengan catatan rakyat Indonesia sendiri sudah bisa menata moral seluruh elemen Bangsanya.

Kebangkitan Nusantara sudah di depan mata, mari berbenah dan bersatu padu wahai seluruh jiwa raga rakyat Indonesia, siapkan mental kalian jadilah Bangsa Indonesia yang memiliki semangat kemerdekaan itu sendiri, amanat penderitaan rakyat (AMPERA) harus berdiri tegak berdikari di kakinya sendiri.

Melalui wadah Reclassering saat ini karena pada dasarnya semua rakyat Indonesia mempunyai rasa tenggang rasa, semangat gotong royong yang masih di uri-uri hingga hari ini, walaupun semakin hari semangat itu semakin menipis.

Dengan melalui Budaya dan Seni inilah kami akan terus berjuang  hingga titik darah penghabisan, dengan membawa misi perdamaian dunia keseluruhan penjuru Dunia.

Bersama sama musisi-musisi handal Jawa Tengah dan Jawa Timur, kami akan menciptakan perdamaian umat manusia melalui Budaya dan Seni yang sudah kami kemas selama tour musik baik di Jawa Timur dan Jawa Tengah itu sendiri.

Pengemban amanah Panji Panji Nusantara di Brawijaya Kertarajasa Jayawardhana. 

Feby Maharani sebagai Duta Budaya dan Seni akan menampilkan Revolusi Industri Musik bersama musisi-musisi ternama lainnya yang saat ini sudah berjalan, dan dengan acara tour event ini sampai besok hari sabtu bertempat di Stadion Joyokusumo itu sebenarnya adalah mengangkat Budaya dan Seni untuk Reclassering karena dari semua aspek itu semua akan menuju kemuara masyarakat Indonesia melalui Budaya dan Seni itu sendiri.

Kota Pati Bumi Mina Tani yang telah menjadi pijakan para musisi-musisi handal di tanah air, dengan berbagai macam panggung hiburannya terutama di bidang Budaya dan Seni untuk memajukan moralitas bangsa dan melakukan pembenahan ataupun disini melakukan tujuan dari Reclassering itu sendiri lewat Budaya dan Seni dan paling utama adalah Perdamaian Persatuan Dunia. (EKO)

Reclassering Melalui Budaya Dan Seni Membawa Misi Perdamaian Dunia

TH.Indonesia. Jambi - Kapolda Jambi Brigjend POL. Drs. Muchlis AS, M. H mengajak organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) untuk turut menciptakan iklim positif dalam menyambut pesta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) mendatang.

Kapolda & IWO sepakat untuk ciptakan iklim yang positif. 

Hal tersebut disampaikannya saat menerima langsung kunjungan silaturrahmi Pengurus Wilayah IWO Provinsi Jambi, Selasa tgl (20/02/18), di Mapolda Jambi.  

Menurut Muchlis, kehadiran IWO dapat menjadi sebuah gebrakan dalam memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat, terutama dalam menyajikan pemberitaan.

Saya apresiasi dan bangga hadirnya teman-teman IWO ini, semoga ini dapat terciptanya hubungan mutualisme, terlebih lagi masa Pemilukada ini, mari bersama kita ciptakan iklim yang sejuk, damai, pemberitan yang konstruktif dalam menjaga Pilkada yang sehat," ujar Muchlis. 

Turut dikatakannya, hal yang terpenting dalam menyambut pesta Pilkada adalah tetap menjaga kerukunan, kedamaian, persatuan dan kesatuan.

Demokrasi sebagai landasan kita, jadi siapa pun terpilih kita tetap bersatu, dan masing-masing paslon harus siap dipilih dan siap tidak dipilih," katanya.

Muchlis berharap keberadaan IWO juga mampu berperan aktif dalam menagkal segala pemberitaan bohong (hoax) yang dapat memperkeruh suasana pilkada terlebih yang dapat memecah belah persatuan.

Sementara Ketua IWO Provinsi, Nurul Fahmy mengatakan, silahturahmi ini tak lain untuk mempererat kerjasama wartawan dan polisi.

Terlebih, dengan semakin dekatnya Pilkada, memperkuat kerjasama wartawan dan polisi diharapkan dapat meminimalisir ganguan Kamtibmas. 

Baik dari pemberitaan bohong, media kaleng atau gangguan yang diciptakan pihak yang tak bertanggungjawab lainnya," singkatnya. ($.davit)

Kapolda Jambi Ajak IWO Ciptakan Iklim Positif di Pilkada

TH.Indonesia. Pati - Rabu tgl (21/02/18), pukul 10.50 WIB di Hall RS. KSH Pati Jl. Pati-Kudus Kec. Margorejo Kab. Pati telah dialaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama Pemkab dan RS. Keluarga Sehat yang dihadiri kurang lebih 60 orang.

Kesepakatan bersama MoU antara Pemda Pati & RS. KSH. 

Dari Ketua Direktur Utama KSH Pati
13 jaringan lokakarya manajemen KSH, jejaring pelayanan masyarakat di Pati banyak diantaranya RS. Suwondo, RSUD Kayen dan RS. Swasta lainnya.

Perlunya kerjasama ini supata bersinergi antara Pemerintah Kabupaten dengan KSH.
Penegasan MOU ini mengharapkan masyarakat supaya mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik.

RS. KSH merupakan Rumah sakit dengan limbah medis terbaik, satu-satunya rumah sakit dengan 3 ijin mesin pengolahan limbah.

Semoga peneguhan MOU KSH dengan Pemerintah Kab. Pati
Penandatanganan kesepakatan bersama KSH dengan Pemkab Pati dengan Fasilitas layanan publik kesehatan.

Penandatanganan perjanjian kerjasama antara KSH dengan Unit donor darah palang merah indonesia tentang pelayanan darah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pati tentang pelayanan rujukan upaya kesehatan Puskesmas se-Kabupaten Pati.

RSUD Kayen tentang pelayan rujukan pasien, Satpol PP Kab. Pati tentang bantuan Unit Pemadam Kebakaran.

PT. Jasa Raharja (Persero) cabang Pati tentang penanganan tentang santunan korban kecelakaan penunpang angkutan umum dan lalu lintas.

Inti Dari Bupati menyampaiakan sambutannya biasanya MOU itu hanya satu tapi ini melibatkan semua unsur yang berkaitan.

Manakala Rumah sakit itu tidak mampun terhadap sarana dan prasana yang menunjang itu bisa bekerjasama dengan pemerintah dan yang berkepentingan, semua itu untuk.

Kita kerjasama dengan RS. KSH kaitannya dengan rujukan tidak mungkin kita bisa menampung pasien yang skala banyak.

Kerjasama / MOU ini Jangan hanya seremonial, MOU ini muaranya ke peningkatan pelayanan bidang kesehatan untuk berbagai fasilitas yang mudah.

Masyarakat sekarang dapat menilai kalau orang sakit itu membutuhkan pelayanan yang lebih.

Kita berikan apresiasi meskipun Rumah sakit swasta tetapi juga memberikan pelayanan buat kita semua.

RS. KSH sudah mempunyai mesin pengelolaan limbah cair maupun padat (B3) karena limbah rumah sakit mempunyai dampak yang luar biasa. ($.tugi)

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pemda Pati Dan RS KSH Sepakat MoU Bersama

TH.Indonesia. Pati - Selasa tgl (20/02/18) setelah grand launching album perdana Feby Maharani yang sukses pada tgl (08/02/18)), di lapangan dukuh Beran desa Tambaharjo Pati menjadi sebuah titik awal pentas menuju Bintang.

Spektakuler Show bersama artis Jihan Audy, Nella Kharisma & saat pentas di Taman Remaja Surabaya. 

Sebuah karya yang maha besar di mulai dari perjalanan road show yang dimulai dari kota Banyumas, Cilacap dan Banjarnegara adalah proses dari perjalanan mega bintang dangdut nusantara Feby Maharani selama tour promo album volume 1 di tujuh kota.

Titik balik seperti seberkas sinar terang dipagi hari, menjadi awal pertemuan dengan Om Baskoro yang akrab disapa Cak Bas yang mempertemukan bersama musisi-musisi Top Jawa Timur, show bersama group music dangdut yang sudah cukup legendaris yaitu OM PALAPA NUSANTARA dan OM SONATA yang sudah malang melintang di dunia hiburan tanah air.

Untuk show di Jawa Timur Feby Maharani pertama kali di kota Surabaya bersama OM PALAPA NUSANTARA di Taman Remaja Surabaya tanggal 18 Februari 2018 dengan menyanyikan lagu Bojo Galak dan Cinta dan Dilema, show live di mulai pada pukul 19.00 WIB cukup meriah dan antusias yang langsung menggebrak panggung hiburan Surabaya.

Selanjutnya road show kedua di kota Kediri pada tanggal 19 Februari 2018 bersama OM SONATA dan AN PROMOSINDO di lapangan Pelem Kediri dengan menyanyikan lagu Pikir keri, Cerita Anak Jalanan dan Asalkan kau bahagia, road show live di mulai tepat pukul 19.15 WIB bersama artis - artis top dari Jawa Timur, termasuk bersama OM. Lagista yang bertajuk Spektakuler Show bersama artis Jihan Audy, Nella Kharisma dan artis top Jawa Timur lainnya. 

Ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa yang patut di acungi jempol dan merupakan sejarah di dunia blantika musik dangdut nusantara karena satu-satunya artis dari Pati Jateng yang bisa menembus dan bisa show bersama group - group musik ternama dari Jawa Timur, terutama OM. Lagista yang nantinya akan live show di kota Jombang pada tgl (27/02/18).

Sahabat Feby Maharani Lovers, from kota Tuban Jawa Timur. 

Untuk harapannya ke depan dengan show di Jatim ini bisa mengangkat citra Jateng khususnya kota Pati bahwa ada salah satu putri daerah Bumi Mina Tani yang bisa menjadi artis terkenal meramaikan blantika musik dangdut nusantara dan bisa go Nasional maupun Internasional," ujar dara cantik Feby Maharani yang mempunyai fans b'nama sahabat Feby Maharani lovers salam ginsulee. (Eko)

Perjalanan Sang Diva Feby Maharani di Blantika Musik Dangdut Nusantara

TH.Indonesia. Blora - Senin tgl (19/02 /18), Beberapa hari yang lalu jasad seorang wanita muda ditemukan di kawasan tugu monument pahlawan Kecamatan Randublatung, Blora pada Jumat tgl (16/02/18) pagi. Yang lebih menghebohkan adalah jasad tersebut dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

PRESS Release Polres Blora. Dok/THI 

Kerja keras Polres Blora untuk menyingkap misteri tewasnya korban yang bernama Ida Lestiyaningrum (26), warga Demak, membuahkan hasil. Kurang dari 72 jam, tersangka pembunuh Ida ditangkap oleh tim Reserse mobil (Resmob) Satuan Reskrim Polres Blora. 

Tersangka sudah kami tangkap beserta barang bukti dan motif masih kami dalami," jelas Kapolres Blora AKBP Saptono, SIK, M.H saat press release, Senin tgl (19/02/18) pagi.

Tersingkapnya pelaku pembunuhan ida, dan mayatnya dibuang di hutan jati Randublatung, berkat informasi serta hasil penyelidikan.

Diperoleh keterangan, tersangka yang kini diamankan di Mapolres adalah Edi Sumarsono alias Sondong (24). 

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Heri Dwi Utomo, di rumah tersangka Dukuh Pojok, Kelurahan Randublatung, Kecamatan Randublatung, Blora.

Edi ditangkap Minggu tgl (18/02/18) kemarin, sekitar pukul 11.25 WIB, dan sempat akan melarikan diri. Dia tega menghabisi nyawa ida diduga bermotif asmara karena menuntut tanggung jawab setelah bersetubuh dengan korban.

“Barang bukti yang berhasil diamankan sebuah motor Suzuki Sky Drive milik tersangka, minuman bekas Apotas yang diminum korban, HP korban, dan Helm INK warna kuning yang dikenakan korban,” ujarnya. 

Dari keterangan tersangka yang mengaku sudah kenal dengan korban selama dua bulan itu, awal mulanya mengajak ketemuan korban di alun-alun kota Demak. 

Kemudian korban diajak Edi (tersangka) ke Blora untuk jalan-jalan dan mampir kerumah berkenalan dengan keluarganya.

Ketika hujan deras tiba keduanya berteduh di Tugu Monumen Pahlawan, Randublatung dan Edi mulai membujuk rayu Ida (korban) untuk berhubungan intim. 

Akhirnya, korban yang merupakan gadis lugu dan masih perawan mau berhubungan intim dengan tersangka di dekat lokasi tugu tersebut.

Setelah usai berhubungan intim korban kemudian menagih janji tersangka untuk dikenalkan dengan keluarganya. Namun tersangka mengelaknya, dengan alasan belum siap. 

Korban yang takut hamil terus mendesak tersangka untuk menunjukan alamat rumahnya. Kemudian tersangka memberikan sebuah minuman kepada korban yang telah dicampur obat Apotas dengan alasan untuk menggagalkan kehamilan.

Akhirnya korban meminumnya, dan ditengah perjalanan tiba-tiba korban jatuh dari motor kejang-kejang. Tersangka yang takut kemudian langsung mebuang jasad korban ke pinggir semak-semak dan meninggalkannya.

“Pelaku yang diketahui sudah beristri dan punya dua anak tersebut, mengaku lajang saat berkenalan dengan korban,” ungkapnya.

Kapolres AKBP Saptono menjelaskan tersangka dituduh melanggar pasal 338 KUHPidana, karena dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain. 

Terungkapnya tindak pidana pembunuhan itu, setelah sebelumnya polisi melakukan otopsi bersama Tim Dokter Vorensik Polda Jateng di RSUD Blora untuk mengungkap indentitas mayat wanita di semak hutan jati, yang diketahui bernama Ida Lestiyaningrum.


Korban, lanjut Kapolres, korban Ida Lestyaningrum wanita kelahiran 12 Juni 1991 bekerja di sebuah toko kain di Semarang. 

Usai dilakukan otopsi oleh Tim Dokter Vorensik Polda Jateng bersama Tim Identifikasi Polres Blora jenazah itu, dibawa pulang pihak keluarganya pada Sabtu tgl (17/02/18) siang.

Kamsari, perangkat Kelurahan Berahan Wetan, Kecamatan Wedung, Demak, pihak yang mewakili keluarga menjemput jenazah di RSU dr Soetijono, Blora. (THI/Tg)

Polres Blora Gelar PRESS Release Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita di Randublatung

TH.Indonesia. Sulbar - Pembukaan petandingan 2nd open tournament Bridge A_94 di buka secara resmi oleh Wakil Gubernur Nasrul Abit," 
Wagub dalam sambutannya. 

Turnamen Bridge resmi di buka oleh wagub Nasrul Abit. 

Mennyampaikan memberikan apresiasi terhadap kegiatan pertandingan Bridge yang dihadiri oleh para altlit Bridge dari luar provinsi Sumatera Barat, ini merupakan kegiatan yang dilakukan para alumni SMA dari angkatan 94 yang ada di Padang.

Sesuai yanh luar biasa acara turnamen Bridge yang dihadiri peserta dari sejumlah provinsi. Kalau pun ada turnamen nasional yang diadakan umumnya peserta yang datang itu-itu saja, tapi kini turnamen Bridge yang diadakan A_94, dihadiri peserta dari berbagai provinsi dan daerah, ujar Naarul Abit di Parak Karakah,  Jum'at tgl (16/02/18).

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan,  didalam suasana Sumatera Barat yang masih kurang ramai kegiatan olahraga,  cabang olahraga berfikir ini muncul memberikan motivasi menghangatkan kegiatan olahraga di daerah ini.

Hadirnya pemain Bridge Nasional ini, akan memotivasi atlet Bridge Sumbar lainnya untuk terus meningkatkan kemampuannya melalui berbagai turnamen Bridge yang diadakan di Sumbar maupun daerah lainnya.

Kita bamgga cukup banyaknya peserta yang ikut turnamen Bridge A_94 ini, mendoronga Pengprov Gabsi Sumbar, ikut juga mengadakan iven-iven Bridge serupa di Sumbar, untuk meningkatkan pembinaan atlit Bridge agar dapat berprestasi secara nasional dan internasional.

Untuk itu bagaimana nanti KONI Sumbar dalam hal ini, Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Sumatera Barat agar dapat juga menganggarkan kegiatan ini guna memacu prestasi atlir bridge Sumatera Barat nantinya.

Tanpa latihan dan pertandingan kita tidak akan pernah dapat bibit-bibit atlit Bridge yang handal,  seru Wagub Nasrul Abit.
Team  bridge yang sudah konfirmasi ada 30  team dari berbagai propinsi di indonesia  yang paling jauh ada Sulawesi Utara, Ketua pelaksana Desyontori dan Ketua umum  A_94 Citra kardinal.

Ikut hadir dalam acara pembukaan Openturnamen Bridge A-94 ini, Ketua Koni dan beberapa pengurus, serta tokoh-tokoh olahraga Bridge Sumatera Barat. ($. gideon)

Wagub Nasrul Abit Buka 2nd Open Turnamen Bridge A-94

TH.Indonesia. Pati - Salah seorang anak penderita difabel ganda Priyanto (13) warga Desa Tlogorejo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati kurang mendapat perhatian dari Pemerintah, ia mengalami difabel ganda sejak lahir, yaitu retardasi mental dan daksa.

Penderita Disabilitas Priyanto (13).

Berdasarkan informasi warga sekitar, keluarga Priyanto merupakan keluarga tidak mampu dan sejak dari kecil ia dirawat oleh kakeknya.

Ironisnya lagi Sampai saat ini belum ada campur tangan dari Pemerintah Kabupaten Pati dan Dinas terkait untuk memberikan hak-hak difabel yang sesuai dengan UU No 8 Tahun 2016.

Kepada awak media Suratno ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Pati menyanyangkan akan hal tersebut, menurutnya Pemkab Pati dan dinas terkait harus menanggapi dengan cepat akan masalah ini.

"Saya sudah menyampaikan kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Dinas Sosial, tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan," Ujar Suratno Minggu tgl (11/02/18).

Ia juga menjelaskan jika selama ini hanya ada bantuan dari salah satu partai politik untuk Priyanto berupa sebuah kursi roda. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kakeknya bekerja sebagai buruh, karena ibu kandungnya tidak mau merawat dan ayahnya telah meninggalkan Priyanto sejak kecil.

Harapan saya agar dinas-dinas terkait, segera memfasilitasi dan memberikan hak jaminan hidup kepada Priyanto, karena kondisinya tidak memungkinkan untuk bekerja," Lanjut Suratno.

Suratno juga berharap agar dinas-dinas terkait jangan hanya menjanjikan saja tetapi juga ada realisasi dalam bentuk nyata. 

Respon positif untuk membantu Priyanto justru datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pati yang mau memberikan bantuan sembako untuk keluarga Priyanto." tutup Suratno. 

Menurut kakek Priyanto, tiga tahun lalu ibu Priyanto pernah mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dan hanya mendapat satu kali.

Saya berharap Pemkab Pati dan Dinas-Dinas terkait memenuhi hak-hak Priyanto agar bisa lebih baik dari sekarang ini," tandas kakek Priyanto. ($.tugi)

Anak Penderita Disabilitas Dari Keluarga Tak Mampu Belum Terpenuhi Haknya Oleh Pemerintah

Sempat Mendapatkan Aksi Penolakan Oleh Para Pemilik Cafe Sebelumnya, Akhirnya Tim Satpol PP Kabupaten Pati Menyegel Sejumlah Tempat Karaoke Yang Anggap Melanggar Perda No 8 Tahun 2013

Bupati Pati Haryanto, Dandim Pati Dan Wakil Bupati Saiful Arifin Terlihat Kompak Dalam Acara Kemeriahan Kirab Tahun Baru Imlek

TH.Indonesia. Pati - Bertempat di Aula Gedung Juang Kartika Jl. Panglima Sudirman No 61 Kota Pati berlangsung kegiatan Peringatan HUT LVRI ke 61 tema "LVRI Senantiasa Mengawal Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Koridor Bhineka Tunggal Ika" yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia Kabupaten Pati dihadiri kurang lebih70 orang, Rabu tgl (14/02/18).

LVRI siap membangun kesatuan Bangsa & Negara. 

Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos. Dandim 0718 Pati Kompol Rahmadi Kanit Bin Kamsa Polres Pati Mewakili Kapolres, Ketua LVRI Kab Pati Letkol Purnawirawan MOCH WAHYUDI.  Menghadiri acara tersebut.

Dari Ketua LVRI sendiri juga mengatakan dalam sambutanya bahwa terima kasih kepada Dandim 0718 Pati dan Kapolres atau yang mewakiki atas hadirnya digedung juang ini.

Terbukti sejak jaman penjajahan bahwa persatuan dan kesatuan terbukti mampu mengalahkan penjajah dan bisa merebut kemerdekaan.

LVRI Sejak berdiri sudah mampu mengawal NKRI, namun demikian di era global sekarang ini masih banyak rongrongan terhadap NKRI yang harus kita hadapi.

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos. mengungkapkan bahwa sekian lama LVRI sudah mengawal Republik ini namun banyak yg kurang paham kenapa kita tiba" bisa menikmati hidup yang enak dan layak seakan" melupakan sejarah perjuangan para pendahulu kita.

Semangat kita dari awal perjuangan LVRI harus tetap bersemangat untuk mengawal dan mengisi kemerdekaan karena semakin kesana kita akan banyak menghadapi tantangan yg dimana dan kapan kita tdk pernah tahu.

Organisasi bukan untuk kepentingan pribadi tapi untuk kepentingan bersama secara lebih luas untuk kepentingan Bangsa dan Negara dengan kebersamaan kita yg kuat maka negara kita akan tetap kokoh.
Saya ucapkn selamat untuk LVRI Kab Pati yang sedang berulang tahun yang ke 61 Semoga selalu jaya.

Tahun ini adalah Tahun Politik dan kita jangan sampai sebagai profokator atau pendukung pihak satu yang akan mengakibatkan perpecahan dan ketidak kondusifkan keadaan.

Kita sebagai aparat Pemerintahan TNI, POLRI DAN LVRI harus benar" netral dan menjaga keamanan. ($.david)

Pejuang LVRI Memperingati HUT ke 61 Penuh Dengan Hikmat Dan Cinta NKRI

TH.Indonesia. PATI - RS Keluarga Sehat Pati Jl. Raya Pati-Kudus Km 03 Ds. Sukoharjo kec. Margorejo kab. Pati dilaksanakan pembukaan kegiatan sosial “Operasi Katarak” Gratis dalam rangka Tahun baru imlek 2569/2018 yang bekerja sama dengan Gusdurian Pati, Yayasan Media Group, Kodim 0718 Pati, Polres Pati, Perdami Jateng dan rumah sakit Keluarga Sehat yang diikuti 101 orang pasien penderita katarak, Selasa tgl (13/02/18).

Operasi katarak gratis bersama Gusdurian Pati. 

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos, Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, SIk
Direktur PT Keluarga sehat sejahtera Drs. Harie Moelyono.

Ketua Yayasan Media Group Ali Sadhikin Direktur RS Keluarga Sehat dr. Kelvin Kurniawan, M.Kes, Danramil Margorejo Kapten Inf Sriyanto.

KH. Heppy Irianto Gusdurian kab. Pati, Edy Siswanto Gusdurian kab. Pati.
Camat Margorejo Sudarto, Kapolsek Margorejo, Perdami Jateng dr. Dede, S.Pm.
Direktur PT Keluarga Sehat sejahtera memberikan sambutan bahwa kami mengucapkan terima kasih karena telah dilaksanakan operasi katarak di RS keluarga sehat.

Pada hari-hari biasa operasi katarak biayanya sampai 7 jt, kami mengucapkan terima kasih kepada aparat Kodim dan Polres yang telah membantu pasien hadir di RS Keluarga Sehat.

Operasi ini dilakukan tanpa ada jahitan dan ditangani oleh dokter ahli, RS keluarga sehat sudah sering melakukan operasi katarak dalam kegiatan bhakti sosial.
Sebagai ketua kordinator operasi katarak dan Imlek mewakili Bp Edi Kubota mengungkapkan maksud dari Gusdurian adalah mengamalkan amalan dari Gusdur.

Kami mengucapkan trima kasih atas dukungan dari teman-teman atas terselenggaranya bhakti sosial operasi katarak gratis.

Apabila kedepan ada acara yang sama diharapkan dapat berjalan dengan baik dan sepenuh hati, diharapkan kedepan lebih bersinergi antara TNI/Polri dan masyarakat.

Gusdurian akan berusaha untuk berbuat kebaikan dimasyarakat tanpa memandang suku, ras, golongan maupun agama.
Dari ketua Yayasan Media Group mengatakan bahwa, rumah sakit ini merupakan rumah sakit terbaik di Indonesia selama pelaksanaan operasi katarak.

Kami sudah berturut-turut selama 4 tahun melaksanakan bhakti sosial di Pati, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasinya teman-teman dalam kegiatan operasi katarak sehingga terselenggara dengan baik.

Yayasan media group banyak melakukan bhakti sosial untuk mengurangi kebutaan, kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi kebutaan dan tiap tahun kebutaan sebanyak 200.000,- orang, kami akan selalu menggandeng TNI/Polri untuk melakukan bhakti sosial.

Kemanusiaan lebih tinggi dari pada agama buat kami dan kami akan selalu melakukan kemanusiaan untuk para masyarakat tanpa memandang agama, suku, ras maupun golongan.

Kita harus menyadari bahwa kesehatan itu lebih penting, apabila karakter kita hilang maka semua akan hilang.

Penyakit katarak adalah penyakit dis generation/pengaruh usia dan diharapkan kegiatan ini akan selaku diadakan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Gusdurian dan yayasan media Group yang telah mempelopori acara ini," ucap Dandim Pati.

Kapolres Pati juga mengucapkan
terima kasih atas kerjasamanya dan bersinergi untuk membantu orang lain, Gusdurian di Pati selama ini tidak pernah melakukan politik praktis dan banyak kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat.

Kegiatan ini dapat menjadi inspirasi kita untuk berbuat kebaikan dan menjadi penyemangat buat kita, sekarang ini banyak kelompok-kelompok kecil yang vocal ingin memecah belah persatuan.

TNI/Polri selama ini bersinergi untuk melakukan tugas-tugas kemanusiaan dan menjadikan ladang ibadah buat kita semua.

Rencana kegiatan operasi katarak dilaksanakan pada hari selasa tanggal 13 Pebruari 2018 dilaksanakan operasi katarak sebanyak 61 orang pasien dan hari rabu tanggal 14 Pebruari 2018 dilaksanakan operasi katarak sebanyak 40 orang pasien.

Dari jumlah pasien sebanyak 101 orang dilaksanakan operasi katarak selama dua hari.

Dari jumlah tersebut 101 orang pasien terdapat 1 (satu) orang pasien yang mengundurkan diri dari wilayah kec. Tlogowungu, total jumlah pasien yang akan menjalani operasi katarak sebanyak 100 orang.

Semoga kegiatan bhakti sosial yang di lakukan oleh Gusdurian menjadi agenda rutin setiap tahunnya, berbagi kasih dengan sesama umat manusia sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. ($.tugi) 

Imlek Membawa Berkah Tersendiri Bagi Penderita Katarak Dalam Pengobatan Gratis

TH.Indonesia. Pati - Hari ini walau suasana mendung tidak membuat membuat surut para pekerja Pemandu karaoke dan pengusaha karaoke melakukan aksi damai untuk orasi di sekitar alun alun tepatnya di depan gedung DPRD KABUPATEN PATI, kurang lebih ratusan para pemandu karaoke dan pemilik kafe memadati area  tersebut dalam orasi tersebut menuntut untuk di cabutnya perda no 8 tahun 2013.

Setelah beberapa saat perwakilan dari pengusaha karaoke, forkompinda, DPRD kabupaten pati melakukan audensi di gedung dewan.

Demo para pekerja Pemandu Karaoke di alun alun PATI. 

Awi selaku perwakilan DPRD kabupaten Pati mengatakan kami dari wakil rakyat mempersilahkan untuk menyampaikan maksud dan tujuan dalam kehadiran audensi ini.

Awang Dodik (LSM GPBN), Anton Sugiman (PKP), Aji Gunawan (KOMANDO), Dwijo Siswanto atau Bang Leak (LSM Aliansi Rakyat) yang tergabung dalam AKSI yang mengawal pekerja dan pengusaha karaoke, menganggap perda perlu di kaji ulang.

Karena dianggap perda no 08 thn 2013 terutama pasal 25 tentang karaoke, kenapa penegakan perda hanya di pengusaha karaoke dan selama ini jumlah karaoke ada 95, bila karaoke di tutup efeknya ratusan karyawan dan keluarganya nganggur dan siapa yang ngopeni," tutur Bang Leak.

Menurutnya jika perda itu dilakukan dan di paksakan akan melanggar HAM juga akan mengimbas pada lingkungan terutama diaspek pkl dan lingkungan lain, hendaknya sebelum ditegakkan di tata dulu supaya program peraturan daerah ini tidak melanggar HAM asas kemanusiaan harap di tinjau lagi dalam penegakan perda.

Hery susanto wakil dari paguyuban karaoke menambahkan cabut surat edaran Satpol-PP nomor 303/468 tentang penghentian kegiatan operasional karaoke untuk menyesuaikan perda 2013, adakan peninjauan kembali dan revisi perda nomor 8 thn 2013 tentang kepariwisataan, jangan ada tindakan dari Satpol-PP tentang penutupan karaoke sebelum perda no 8 2013 direvisi, adanya kejelasan tentang tenaga kerja karaoke, tegakkan juga perda yang lain secara adil yang ada di kabupaten Pati, kami siap menerima pembinaan dari instansi terkait yang penting kita bisa bekerja dan makan.

Yang menang dalam PTUN tapi tidak pernah di hargai ? Masalah perda sudah lima tahun perda di buat untuk semua kalangan kenapa semua dewan seolah tutup telinga dan UPD bertindak sendiri, yang membuat sakit hati kami," tuturnya.

Dalam audensi semakin hangat, akhirnya dari perwakilan pengusaha dan pekerja karaoke memutuskan untuk menunggu ketua DPRD kabupaten hingga datang. (Tim/THI/RED) 

Pemilik Cafe Dan Para Pekerja Karaoke Melakukan Aksi Damai di Depan Gedung DPRD Kabupaten Pati

PLKBH Jepara Kembali Mengisi Posbakum di Pengadilan Negeri Jepara 2018

TH.Indonesia. Pati - Selasa tgl (13/02/18), Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2018 di Pendopo Kabupaten Pati terasa hangat dengan hadirnya jajaran Forkompinda Pati dan Kepala SKPD Minggu tgl (10/02/18).

Para insan PERS dan Forkompinda Kabupaten Pati. 

Puluhan jurnalis yang hadir dari berbagai media, baik dari media cetak, online, radio dan TV di malam tasyakuran serangkaian Hari Pers yang di adakan di Pati Tersebut terlihat semua awak begitu kompak antara satu dengan yang lainnya.

Dalam acara tersebut yang di hadiri langsung oleh Bupat Pati H. Haryanto, SH, MM, MSi, Wabup Pati H. Saiful Arifin SE, Dandim Pati 0718 Pati Letkol Arif Darmawan, Sekda Ir. Haryanto MM, Anggota Dewan Noto Subiyanto dan sejumlah Kepala SKPD se Kabupaten Pati. 

Acara diawali sambutan Bupati Pati yang mengpresiasi Hari Pers di Pati dengan kebersamaan antara media dan Pemkab Pati.

Pihaknya berharap media menjadi mitra yang baik dalam pemberitaan pembangunan di Pati. 

Demikian juga berharap Kepala Kantor tidak alergi dengan kehadiran media. Wartawan adalah mitra baik dalam pemberitaan dan informasi.

Setelah dilakukan doa bersama dilanjutkan dengan potong tumpeng sebagai bentuk ucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa selanjutnya makan bersama dengan para tamu undangan yang hadir. 

Kebersamaan ini menjadi bukti nyata hubungan yang baik antara Pemkab Pati, bersama semua waratwan yang ada di sana.

Secara simbolis perwakilan wartawan senior Setiyo Budi Wibowo menerima tumpeng yang diserahkan Wabup Pati H. Saiful Arifin SE dengan disaksikan para jurnalis dan undangan.

Selesai acara tasyakuran di Pendopo Pati  selanjutnya dilanjutkan dengan menyaksikan hiburan pentas seni ketoprak Laras Budoyo di Halaman Pendopo Pati bersama masyarakat. (THI/Tg)

Memperingati HPN 2018 Bupati Dan Wakil Bupati Gelar Baca Doa Bersama Seluruh Jajaran Forkompinda di Aula Pendopo Kabupaten Pati