TH.Indonesia. Pati - Sebagai bentuk solidaritas  TNI dan warga tepatnya di Desa Dadirejo kecamatan Margorejo Pati tepat pada pukul 07.30 WIB dipagi yang cerah dan angin semilir yang meniup pepohonan di bantaran sungai prakitan menambah rasa keindahan suatu desa dengan suara warga bercengkrama sambil mengayunkan galah dari bambu untuk menarik sampah yang berada di dalam sungai, Sabtu tgl (28/07/18).

Koramil 12 Margorejo bersama warga dan masyarakat setempat berjibaku membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai prakitan. 

Masyarakat dukuh prakitan, desa Dadirejo kec. Margorejo telah melaksanakan karya bhakti atau bhakti sosial pembersihan sampah di sepanjang bantaran sungai prakitan oleh Danramil 12 Margorejo Kapten Inf Sriyanto dan anggotanya.

Perangkat desa Dadirejo dan masyarakat 40 org dibawah pimpinan oleh Pjs Kades Sularso tujuan kegiatan tersebut adalah menindak lanjuti keluhan warga dan masyarakat bahwa pada saat ini di musim kemarau sungai prakitan mengeluarkan aroma busuk atau bau yang tidak sedap.

Kondisi air yang tidak lancar di akibat banyaknya sampah yang menumpuk, baik sampah pabrik atau sampah organik yang ada didalam sungai sehingga sungai prakitan merupakan endemis nyamuk yang berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit menular.

Dengan adanya permasalahan tersebut Danramil 12 Margorejo bersama Pjs Kades berupaya untuk pembersihan sampah di sepanjang bantaran sungai dengan harapan agar warga tidak lagi terjangkit penyakit demam berdarah, yang dikarenakan lingkungan yang tidak bersih.

Pagi ini air di sungai perakitan sudah mengalir dengan lancar, hal ini di butuh kesadaran warga yang berdomisili di tepi sungai untuk tidak membuang sampah di sungai agar tidak terjadi sendimen atau penumpukan material yang bisa mengakibatkan banjir bandang karena curah hujan yang tinggi.

Sehingga pada musim hujan nanti dapat menjadi DAS atau daerah aliran sungai yang bermanfaat untuk warga, baik untuk pengairan atau irigasi di sawah-sawah yang membutuhkan air cukup banyak pada masa tanan nantinya. ($.tikno)

Danramil Margorejo Bersama Anggota Dan Masyarakat Desa Dadirejo Berjibaku Bersihkan Sampah Disepanjang Sungai

TH.Indonesia. Pati - Bertempat di halaman balai desa Tanjungsekar Kec. Pucakwangi Kab. Pati telah dilaksanakan "Pencanangan Kampung KB Desa Tanjungsekar Kec. Pucakwangi" diikuti sekitar 300 orang, Sabtu tgl (28/07/18).

Kampung KB menjadi program Nawacita pemerintah pusat. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh. Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos. Muspika Kec. Pucakwangi Pati, Kepala Dinas Sosial Kab. Pati diwakili Ka Bid KB Prayogo Joko Lelono, Kepala Puskesmas Pucakwangi I diwakili Ibu Rukminingsih, Kades Tanjungsekar Drs. Irianto beserta perangkat Kades se Kec. Pucakwangi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan toda desa Tanjungsekar Ibu - ibu PKK desa Tanjungsekar.

Kades Tanjungsekar Drs. Irianto menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih kepada segenap tamu undangan dan team atas terlaksananya acara ini.

Semoga dengan adanya acara Pencanangan Kampung KB ini masyarakat desa Tanjungsekar dapat mengetahui dan mengerti akan arti KB dan dapat mensukseskan program KB merupakan program Nawacita yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Bahwa TNI Polri ikut berperan aktif dan wajib dalam mensukseskan pencanangan kampung KB karena kalau tidak dilakukan akan berdampak negatif sehingga berimbas kepada kesejahteraan masyarakat.

Saat ini manusia yang mendiami bumi kurang lebih 7 miliar padahal menurut para ahli kemampuan bumi hanya 5 miliar manusia, sudah kelebihan 2 miliar hal ini akan berdampak pada sumber daya alam yang ada di bumi yang tidak terbarukan akan semakin habis.

Alasan pencanangan kampung KB karena jumlah penduduk di Indonesia semakin meningkat dan sumber daya alam semakin berkurang sehingga nantinya lapangan pekerjaan sulit didapatkan," ujar Dandim 0718 Pati.

Sambutan Kadinsos Kab. Pati yang diwakili Kabid KB Prayogo Joko Lelono mengucapkan terimakasih kepada pihak kecamatan Pucakwangi dan pemerintah desa Tanjungsekar atas terlaksananya pencanangan Kampung KB.

Dengan bantuan PPKB semoga di desa-desa lain wilayah Kec. Pucakwangi dapat berperan serta dalam program pencanangan kampung KB.

Bahwa Kampung KB merupakan program dari pemerintah pusat yang mana dalam pencanangannya melibatkan beberapa instansi terkait.

Camat Pucakwangi Suristo, SH menyampaikan ucapan terimakasih atas seluruh panitia yang terlibat dalam kegiatan Pencanangan Kampung KB di desa Tanjungsekar dan khususnya Dinas Sosial yang sudah memberikan program kampung KB ini.

Untuk desa Tanjungsekar setelah pencanangan kampung KB jangan semata - mata hanya mengedepankan program KB saja namun lebih utamanya memadukan program - program kependudukan yang pada akhirnya dapat mensejahterakan masyarakat, seperti UMKM agar meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. ($.tikno)

Dandim 0718 Pati Menghadiri Pencanangan Kampung KB di Desa Tanjungsekar Puncakwangi

TH.Indonesia. Magelang - Dalam rangka turnamen tenis lapangan Piala Kasad jajaran Kodam yang ada diseluruh Indonesia berkumpul dengan menampilkan para pemain atlit tenis lapangan, Jumat tgl (27/07/18).

Tim atlet tenis lapangan Kodim 0718 Pati berhasil meraih juara pertama. 

Bertempat dilapangan Indor Akmil  Magelang telah berlangsung pertandingan tersebut dari Kodam IV Diponegoro yang diwakili dari atlit petenis asal anggota persit Ny Nata istri prajurit Peltu Nata anggota Danramil 07 Wedarijaksa Kodim 0718 Pati DiBawah Pimpinan Dandim Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos berkat doa dari seluruh masyarakat yang selama selalu mendukung dan mengapresiasi dari seluruh kegiatan ini.

Personel dan keluarga besar prajurit Kodam IV Diponegoro dan jajaran kelurga besar Korem 073 Makutarama pasangan petenis putri dari anggota persit berhasil megalahkan petenis dari Kodam III Siliwangi dengan Skor 2-6, 6-4 taibrek 10-2 dibabak final tersebut dan berhasil meraih juara satu.

Sebelumnya dalam babak penyisihan petenis dari persit Kodim Pati yang berpasangan dengan Petenis dari Kodam IV Diponegoro mengalahkan 4 Kodam menuju ke semi final dan bisa menang melibas kodam V Brawijaya dan Kodam I Bukit Barisan patut kita acung jempol bagi petenis beregu putri dari Kodam IV Diponegoro yang diwakili dari persit Kodim Pati.

Semoga piala Kasad berikutnya kodam IV  Diponegoro bisa menjadi juara hingga ke Piala Cup Panglima TNI. Sukses juga buat Kodam IV Diponegoro, Korem 073 Makutarama dan Kodim 0718 Pati, terus berlatih dan lanjutkan perjuangan demi keberhasilan dan nama satuan agar bisa bersaing kejenjang tingkat Nasional. ($.tikno)

Atlet Tenis Lapangan Kodim 0718 Pati Berhasil Meraih Juara 1 Piala KASAD 2018

TH.Indonesia. Magelang - Dalam rangka turnamen tenis lapangan Piala Kasad jajaran Kodam yang ada diseluruh Indonesia berkumpul dengan menampilkan para pemain atlit tenis lapangan, Jumat tgl (27/07/18).

Atlet tenis lapangan Kodim 0718 Pati berhasil meraih juara I. 

Bertempat dilapangan Indor Akmil  Magelang telah berlangsung pertandingan tersebut dari Kodam IV Diponegoro yang diwakili dari atlit petenis asal anggota persit Ny Nata istri prajurit Peltu Nata anggota Danramil 07 Wedarijaksa Kodim 0718 Pati DiBawah Pimpinan Dandim Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos berkat doa dari seluruh masyarakat yang selama selalu mendukung dan mengapresiasi dari seluruh kegiatan ini.

Personel dan keluarga besar prajurit Kodam IV Diponegoro dan jajaran kelurga besar Korem 073 Makutarama pasangan petenis putri dari anggota persit berhasil megalahkan petenis dari Kodam III Siliwangi dengan Skor 2-6, 6-4 taibrek 10-2 dibabak final tersebut dan berhasil meraih juara satu.

Sebelumnya dalam babak penyisihan petenis dari persit Kodim Pati yang berpasangan dengan Petenis dari Kodam IV Diponegoro mengalahkan 4 Kodam menuju ke semi final dan bisa menang melibas kodam V Brawijaya dan Kodam I Bukit Barisan patut kita acung jempol bagi petenis beregu putri dari Kodam IV Diponegoro yang diwakili dari persit Kodim Pati.

Semoga piala Kasad berikutnya kodam IV  Diponegoro bisa menjadi juara hingga ke Piala Cup Panglima TNI. Sukses juga buat Kodam IV Diponegoro, Korem 073 Makutarama dan Kodim 0718 Pati, terus berlatih dan lanjutkan perjuangan demi keberhasilan dan nama satuan agar bisa bersaing kejenjang tingkat Nasional. ($.tikno)

Atlet Tenis Lapangan Kodim 0718 Pati Berhasil Meraih Gelar Juara I Piala KASAD 2018

TH.Indonesia. Pati - Seluruh warga desa sitiluhur kecamatan gembong mengadakan gebyar tani untuk merayakan sedekah bumi, semua hasil tani seperti sayuran, umbi-umbian, buah-buahan di bentuk menjadi jolen dan di iring atau di arak keliling desa menggunakan mobil bak terbuka tidak hanya itu ada beberapa gruop seni yang ikut serta, seperti kesenian barongan, reog, barongsai karya pemuda karang taruna Desa Sitiluhur, acara berjalan lancar dan meriah yang di ikuti oleh seluruh warga dan masyarakat setempat.

Antusias para peserta karnaval dalam rangka Sedekah Bumi Desa Sitiluhur. 

Kegiatan tersebut di mulai tanggal 26 juli 2018, pukul 09.00 WIB, panitia dan warga masyarakat berdoa bersama di lapangan rawa indah, adapun Suwoto selaku panitia mengatakan do'a bersama dilaksanakant agar segenap panitia diberikan kesehatan dan kelancaran.

Dilanjutkan arak-arakan jolen dengan membawa hasil pertanian di lapangan pesanggrahan dukuh jollong II desa Sitiluhur, peserta meliputi dari dukuh mboro, dukuh jolong, dukuh criwik, dukuh jonggol dengan diikuti kesenian barongan, dilanjutkan pada pukul 20.00 WIB di adakan pengajian umum dengan pembicara Ustad Markonyek juga jamiatul muballiqin dan rebana modern Aninda Rista dari kudus.

Tanggal 27 Juli 2018 merupakan puncak acara, tepat pada pukul 08.00 WIB peserta sudah berkumpul  di lapangan sepakbola rawa indah dengan membawa ratusan jubung berisi makanan dan buah-buahan.

Dari dukuh mbangan dan dukuh ngembes ada 10 jolen, jolen tersebut di hias bagus dan ditata rapi berisi berbagai hasil pertanian mulai dari sayuran, buah-buahan, umbi-umbian dan hasil tani lainnya.

Acara di buka oleh Suyuti selaku kepala desa setempat, beliau menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan ini, beliau berharap petani di desanya bisa lebih kreatif dan inovatif sehingga kedepannya kita mampu menjadi desa pariwisata yang lebih mandiri untuk menghadapi persaingan yang lebih global dalam era globalisasi sekarang ini.

Setelah sambutan jolen di arak keliling dukuh mbangan dan dukuh ngembes, di ikuti beberapa kesenian seperti barongan, barongsai, reog dan dari karya seni pemuda sitiluhur.

Setelah berkeliling jolen di kumpulkan di tengah lapangan sepakbola rawa indah untuk di bacakan doa, pembacaan doa di pimpin oleh ustad Lukman Hafidz, setelah pembacaan doa tidak ada satu jam, jubung dan jolen sudah bisa dinikmati dan menjadi rebutan oleh masyarakat setempat.

Syaiful Hidayah, selaku tokoh pemuda masyarakat berharap semoga bisa menjalin keakraban sesama elemen masyarakat desa sitiluhur dan bisa melestarikan budaya peninggalan leluhur sebagai salah satu cagar budaya, apa lagi desa kita masuk sebagai desa wisata yang ada di kawasan wisata jollong.

Acara selesai pukul 12.00 WIB, di lanjut kegiatan pentas seni ketoprak dan campur sari yang di jadwalkan hingga pada malam harinya, sebagai bentuk hiburan panggung rakyat desa Sitiluhur kec. Gembong kabupaten Pati. ($.rahman)

Gebyar Tani Dan Sedekah Bumi Desa Sitiluhur Agar Tetap Lestari di Era Milinium

TH.Indonesia. Pati - Karnaval dalam rangka Sedekah Bumi dan Haul Mbah Surgi Kamandowo yang ke 22 berlangsung sangat meriah, acara yang dimulai pukul 13.00 WIB kamis tgl (26/07/18) diikuti Grup Marching Band dari MA Walisongo kayen serta Grup Barongsai dan leang leong dari SMA PGRI 02 Kayen, kekompakan juga ditunjukkan oleh siswa siswi MI & MTs Nihayaturroghibin desa Sundoluhur yang selalu aktif mengikuti acara karnaval tersebut di setiap tahunnya.

Karnaval yang diikuti oleh peserta dan masyarakat desa Sundoluhur Kayen Pati. 

Adapun untuk rutenya bermula dari lapangan utara makom keliling dusun Sunde hingga kembali kelapangan, karnaval tersebut juga diikuti aktraksi dari perguruan silat dari Pagar Nusa dari desa Trimulyo Kecamatan Kayen Kabupaten Pati.

Salah satu panitia yang sempat kami wawancarai Mr. Darmanto mengatakan," sangat kami apresiasikan, buat teman-teman panitia atas kinerja selama ini, tanpa kekompakkan dari panitia, acara karnaval seperti ini tidak akan berjalan, acara yang dikomandoi Mas Ulil Albab selaku ketua Karang Taruna dan H. Jupri, tahun ini berlangsung sangat tertib dan kondusif, " pungkasnya.

Harapan saya sebagai pemuda Sundoluhur, agar pemerintah desa Sundoluhur mendukung penuh, supaya acara ini tambah meriah seperti desa-desa lain, karena Mbah Surgi Kamandowo adalah salah satu Wali Qoryah desa Sundoluhur, beliau adalah utusan kerajaan Mataram yang diutus untuk menyebarluaskan ajaran agama islam pada abad ke15 di desa Sundoluhur dan sekitarnya.

Karena itu apa salahnya kalau kita sebagai generasi masa kini menguri-uri dan memberi penghormatan sebagai bentuk bahwa kita akan tetap selalu mengenang jasa jasa beliau dimasa lampau dalam menyiarkan agama Islam yang rahmatan lil alamin, semoga tahun demi tahun acara karnaval seperti ini akan tambah meriah dan kekompakkan pemuda desa Sundoluhur khususnya dukuh Sunde akan tetap terjaga demi kemajuan Desa Sundoluhur, " pungkasnya.

Barongsai leang-leong dari SMA PGRI 02 Kayen Pati. 

Adapun untuk puncak acara sedekah bumi dan haul mbah Surgi Kamandowo adalah pengajian akbar yang akan dilaksanakan pada hari jumat malam sabtu tgl (27/07/18) yang akan dihadiri oleh Kyai H. Alimuttaqin dan diiringi Group Nassyid Gambus dari Jawa Tengah. (Tim/drmto)

Karnaval Dalam Rangka Sedekah Bumi Dan Haul Wali Qoryah Mbah Surgi Kamandowo Ke 22 di Desa Sundoluhur Berlangsung Meriah

TH.Indonesia. Pati - Acara Tahlil massal yang Di lakukan Siswa Siswi MI dan MTs Nihayaturoghibin Di makam Mbah Hyang Surgi Kamandowo Desa Sundoluhur Kecamatan kayen Berlangsung Sangat Khusuk, Tahlil  yang Di pimpin Al Ustadz Adif Khumaidi Al Hafidz, Bertepatan Dengan  Haul mbh Surgi Kamandowo yang ke 25.

H. Jupri & guru MTs Nihayaturoghibin dan siswa siswi talil bersama di makam Mbah Surgi Kamandowo. 

Dalam acara tersebut diikuti ratusan siswa siswi yayasan Islam Nihayaturoghibin serta dihadiri kurang lebih 10 pengajar terbaik baik guru perempuan maupun guru pria yang ikut mendampingi acara tahlil tersebut,  kegiatan tersebut juga merupakan kegiatan rutin tahunan, yang bertujuan untuk mengingat dan mengenang leluhur, karena mbah Surgi Kamandowo adalah salah satu tokoh atau wali qoryah desa Sundoluhur, beliau adalah penyebar agama islam yang menyiarkan di seluruh penjuru tanah air.

Sebagai perwakilan Islam utusan dari kerajaan Mataram pada waktu sekitar abad ke 15 yang lalu.

Bpk Lutfi selaku salah satu guru yayasan Islam Nihayaturoghibin kepada media targethukumindonesia.com mengatan" kami selalu aktif mengikuti acara tahlil masal ini, yang mana acara tahlil seperti ini bisa mengingatkan siswa siswi kita pada pendahulu / leluhur kita, karena mbah Surgi Kamandowo adalah salah satu wali qoryah desa Sundoluhur yang pada  masa itu sebagai pejuang dalam menegakkan ajaran agama Islam di desa Sundoluhur dan sekitarnya.

Dalam agama Islam sendiri acara tahlillan sangat di anjurkan, besok pada hari kamis 25 juli 2018 siswa siswi kami  Juga mengikuti pawai akbar dan aksi barongsai serta marching band, " pungkasnya. ($.drmto)

Tahlil Masal Siswa Siswi Mi Dan MTs Nihayaturoghibin Sundoluhur Dalam Rangka Haul Dan Sedekah Bumi Wali Qoryah Mbah Surgi Kamandowo

TH.Indonesia. Pati - Bersih desa atau lebih di kenal untuk masyarakat Pati dengan sebutan sedekah bumi ialah sebuah tradisi budaya adat jawa masyarakat setempat untuk mengenang jasa para leluhur terdahulu dan sebagi bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah Subhanu Wata'ala atas nikmat yang telah di terima akan hasil bumi gemah ripah (melimpah)  setelah masa panen raya, Kamis tgl (19/07/18).

Wujud syukur masyarakat desa Angkatan Kidul nguri-uri kebudayaan leluhur dalam rangka sedekah bumi. 

Kemeriahan karnaval dengan mempertunjukan beragam macam kesenian tarian dan adat budaya Jawa  dengan iring - iringan puluhan tumpeng atau  gunungan yang di hias dengan berbagai macam bentuk varian  merupakan sebuah simbol rasa wujud puji  syukur warga desa Angkatan Kidul Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati  atas melimpahnya hasil bumi (pertanian)  selama setahun terakhir, serta sebagai ungkapan dan simbol untuk mengenang jasa para leluhur yang yang telah di percaya oleh warga setempat sebagi sesepuh yang yang telah berjuang sebagai cikal bakal desa setempat.

Acara yang di mulai sekitar pukul 13 . 00 wib dengan mengambil start awal dari depan Balai Desa Angkatan Kidul  tersebut di hadiri oleh seluruh elemen masyarakat baik dari Jajaran Perangkat Desa, RT/ RW,  Lembaga Desa, Tokoh Masyarakat, dan seluruh tokoh pemuda dari berbagai kalangan, dengan tujuan akhir karanaval adalah di makam Mbah Sunan Katon (Waliyullah Sesepuh Desa Angkatan Kidul).

Kemeriahan dan puncak acara karnaval di akhiri dengan membagikan seluruh  hasil hiasan gunungan yang berisi hasil bumi dan masyarakat setempat percaya bahwa apabila mereka bisa mendapatkan bagian dari tumpengan (gununan yang berisi hasil bumi) maka untuk satu tahun kedepan hasil pertanian mereka dapat melimpah  berkat Ridha dari Allah melalui ngalap berkah daro Mbah Sunan Katon.

Kepada awak media kepala desa angkatan kidul Mardi Purnomo mengatakan  ;

"Puji syukur saya ucapkan Kepada Allah Subhnahu Wataala , di mana pada  hari ini kita semua dapat melaksanakan bersih desa atau sedekah bumi desa Angkatan Kidul sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai ungkapan mengenang jasa para leluhur terdahulu, " tuturnya.

Masih lanjut kepala desa " saya berterima kasih sekali kepada semua masyarakat yang sangat antusias untuk mengikuti acara ini sehingga acara ini dapat berjalan dengan sangat meriah dan semarak " pungkasnya.

Salah seorang pengunjung yang bernama Sutawi  yang datang dari luar desa  setempat juga turut ikut antusias menyaksikan acara karnaval dan ikut berebut tumpengan tersebut kepada awak media beliau mengatakan ;

"Saya bukan asli sini mas, cuma di sini adalah rumah menantu saya, tapi saya di sini hanya kepengen ngalap berkah  sama Allah Melalui Mbah sunun Katon, saya percaya dengan serangkaian acara seperti ini bagi siapa yang berhasil mendapatkan gunungan yang di bagikan oleh panitia ini maka insyaallah hasil bumi (pertanian) kita akan melimpahkan serta jauh dari hama, " tuturnya. (THI/Tugi)

Semarak Karnaval Iringi Kemeriahan Dalam Rangkaian Acara Bersih Desa Angkatan Kidul

TH.Indonesia. Pati - Demi terjalin kekompakan dan kerukunan bersama secara menyeluruh TNI dan Polri dibarengi oleh Forkompinda dan muspika kabupaten Pati, dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72/2018 Polri mengajak Nobar digedung pasar pragola lt.2  yang diikuti kurang lebih 80 orang sesuai kapasitas gedung, Kamis tgl (19/06/18).

Nonton bareng bersama TNI - Polri di bioskop 21 pasap pragolo Pati. 

Adapun tujuan utama Nobar Bersama film Bioskop dengan Judul 22 Menit, ada beberapa pesan dari Wakil Bupati mengenai film tersebut ;

Agar masyarakat Pati dan Indonesia khususnya bisa memahami betapa sulit dan penuh tanggung jawab sebagai TNI dan Polri tugas yang harus dihadapkan dengan bahaya sewaktu - waktu timbul, baik itu dari dalam negri maupun luar negri.

Karena kita lihat bersama tadi saat bagaimana saat anggota kepolisian terutama dari satlantas lagi ramai ramainya mengatur lalu lintas jalan raya, secara tiba tiba, ditembaki oleh beberapa anggota kelompok teroris termasuk Pos Polisi diledakan dan timbul korban jiwa polri dan masyarakat yang tidak berdosa.

Untuk itu saya menghimbau kepada warga Dan Masyarakat Pati agar selalu peka dalam setiap Perubahan yang ada disekitar wilayahnya, contoh seumpama terjadi keganjilan yang mencurigakan secara cepat laporan ke pihak berwajib yaitu Babinkantibmas maupun Babinsa yang sudah punya No hpnya agar bisa dicegah secepatnya, semoga kota pati menjadi lebih aman makmur, maju dan sejahtera.

Dilanjut kan oleh komandan Kodim 0718 Pati juga mengucapkan selamat hari ulang tahun Bhayangkara ke 72 kepada Polres pati dan jajaran. Semoga Polres Pati maupun yang sedang bertugas dipos dan wilayah Pati selalu dalam lindungan Alloh SWT.

Dan keluraga yang ditinggal dalam bertugas diberikan Kesehatan, kekuatan dan Kemakmuran. Kami selaku Komandan Kodim Pati juga mewakili dari seluruh anggota TNI AD khususnya dari Kodim Pati tetap semangat dan apa yang menjadi agenda maupun sinegritas kita selama ini jangan sampai di pengaruhi oleh pihak yang tidak bertangung jawab.

Dan dampaknya bisa menghancurkan Kekuatan Benteng Negara Republik Indonesia NKRI dan memecahkan belah persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin selama ini. ($.davit)

TNI Dan Polri Bersama Forkompinda Sinergisitas Nonton Bareng di Bioskop "22 Menit"

TH.Indonesia. Semarang - Kompetisi Akbar di lingkungan TNI khususnya AD akan segera ditandingkan, ajang bergengsi Pekan Olah Raga Angkatan Darat (PORAD) akan segera digelar di Akademi Militer, Magelang, rencananya ajang ini akan berlangsung 21 hingga 30 Juli 2018 mendatang.

Atlet Kodam IV Diponegoro siap bersaing dengan atlet dari Kodam lainnya. 

Menghadapi ajang tersebut, Kontingen Kodam IV Diponegoro telh siap berlaga di arena PORAD VIII 2018, yang hari ini Rabu tgl (18/07/18) secara resmi diberangkatkan oleh Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si melalui Upacara Pemberangkatan Kontingen Porad VIII Kodam IV Diponegoro di Yon Armed 3/105 Tarik, Magelang.

Pangdam IV Diponegoro  Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., melalui amanat tertulis yang dibacakan Kasdam IV Diponegoro menyampaikan bahwa para atelit yang menjadi duta telah diberikan kepercayan dan kehormatan, sekaligus membuktikan bahwa mereka bukan hanya jago kandang, tetapi prajurit dan PNS Diponegoro yang memiliki keunggulan dan bermental juara yang mampu berkompetisi di tingkat TNI AD.

Ditambahkan, para atlet tak hanya membawa nama Kodam IV Diponegoro, namun lebih pada membawa kebesaran nama Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro yang selalu menjadi simbol dan roh perjuangan bagi setiap prajurit Kodam IV Diponegoro.

“Wujudkan optimisme kalian sebagai prajurit sejati Kodam IV Diponegoro yang berdisiplin tinggi, pantang menyerah dan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan," tegas Pangdam.

Pangdam berharap para duta Kodam IV dapat memupuk dan meningkatkan mental kompetisi, mental bertanding, fighting spirit yang bergelora dan muara akhirnya dapat menunjukkan identitas sebagai Prajurit Diponegoro yang bermental juara.

Cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PRAD VIII tahun 2018 kali ini antara lain, atletik, sepak bola, bola voli, tenis lapangan, karate, renang, dan tinju, dengan memperebutkan 57 emas, 57 perak dan 77 perunggu.

Harapan selalu ada di pundak para atlet yang telah berlatih dengan keras sehingga kedepannya dapat meraih hasil yang maksimal dengan mendapatkan medali yang diinginkan sesuai cabang yang diikuti. ($.tikno)

Kontingen Kodam IV Diponegoro Siap Bertanding di PORAD 2018 Magelang

TH.Indonesia. Pati - Kemeriahan serangkaian acara dalam kegiatan pemuda desa Angkatan Kidul kec Tambakromo kab Pati dalam menjalin tali silaturahmi terlihat semarak dan meriah dengan adanya panggung hiburan yang di Meriahkan bersama Om Romansa, dan biduan kondang dari kota ukir Jepara, Senin tgl (16/07/18).

OM. Romansa live halal bihalal di desa Katan kidul. 

Acara yang di hadiri oleh tokoh pemuda , tokoh masyarakat serta team keamanan dari  Polsek Tambakromo, Koramil dan anggota team Resmob Polres Pati yang turut mengawal selama acara berlangsung hingga acara selesai, rangkaian acara panggung hiburan yang di mulai sekitar pukul 20.00 WIB dan di awali himbauan dari Babinkamtibnas agar bisa menjaga suasana yang kondusif dan terkendali  acara selesai sekitar  pukul 23.00 WIB yang berlangsung dengan semarak dan meriah namun tetap tertib dan terkendali.

Salah satu Panitia penyelenggara panggung hiburan yang bernama Anis kepada awak media beliau  mengatakan  ;

"Acara ini terselenggara berkat dukungan dari  semua pemuda yang tergabung dalam grup Genk (generasi anak angkat and kidul) yang telah memberikan partisipasi dan kontribusi sehingga kita bisa menyelenggarakan acara ini," ungkapnya.

Lanjut Anis  " kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh jajaran keamanan baik  yang dari TNI dan POLRI serta seluruh elemen masyarakat yang turut ikut mengawal acara hingga berjalan dengan tertib dan aman sampai selesai," pungkasnya.

Kepada awak media kepala desa Angkatan Kidul Mardi Purnomo mengatakan ;

"Kami selaku kepala desa selalu mendukung kegiatan kegiatan yang di adakan oleh para  pemuda  , asal bisa  menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dalam penyelenggaraan acara tersebut," paparnya. (THI/Tugi)

Live Show OM Romansa Meriahkan Halal Bihalal Pemuda Desa Angkatan Kidul

TH.Indonesia. Pati - Seharusnya menjadi pemimpin desa itu memberikan contoh yang baik bagi warga desanya tidak sprti kades (M) desa wedusan Kec. dukuhseti Kab. Pati Jateng.

Kades Wedusan yang di arak ke Balaidesa. 

Oknum Kades tersebut ketahuan (demenan) berbuat asusila dihutan di desanya, massa yg mempergoki kejadian tersebut langsung membawa oknum tersebut ke balai desa sekitar pukul 20.30 WIB hari senin malam 16 juli 2018.

Mengetahui massa semakin banyak dan beringas akhirnya oknum kades tersebut diamankan polisi sektor dukuhseti, menurut keterangan kanit intel sektor dukuhseti sekitar pukul 20.40 Wib mendapat laporan via telpon bahwa ada oknum kades berbuat asusila yang  ketahuan warga, pihak kepolisian segera bergerak ke lokasi, melihat situasi massa yang  datang dibalai desa wedusan sangatlah banyak, bahkah uuntu masuk lokasi balai desa aja susah kata kanit intel Polsek dukuhseti.

Dengan kesigapan para anggota polsek akhirnya oknum kades tersebut diamankan di kepolisian dukuhseti untuk menghindari amukan Warga, Warga sangat geram dengan kelakuan Kades tersebut.

Massa masih tidak terima dan mendatangi kantor polsek dukuhseti untuk antisipasi segala sesuatu yang tidak diinginkan akhirnya oknum kades dan selingkuhannya di amankan di Polres Pati.

Menurut keterangan salah satu warga yang tidak bisa kami sebutkan namanya, Kades tersebut di kenal sangat agamis bahkan cukup di segani, tapi karena kelakuanya yang  bejat seperti itu, membuat warga sangat geram dan menyayangkan kejadian tersebut, Pemimpin dan sebagai Suri Tauladan masyarakat, tapi kelakuanya tak ubahnya seperti hewan, " ungkap salah satu warga desa Wedusan.  (Tim David/red)

Kepala Desa Wedusan Kecamatan Dukuhseti Digrebek Warganya Ketika Sedang Eng Ing Eng Dihutan

TH.Indonesia. Pati - Pembukaan TMMD Sengkuyung tahap ll 2018 di Di Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, dalam Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap ll berlangsung di Lapangan area Persawahan desa Kasiyan  dengan membawa tema "Membangun Karakter Generasi Melenial", Selasa tgl (10/07/18).

Dandim 0718 Pati ; Mari sukseskan TMMD Sengkuyung Tahap II ini. 

Dalam kegiatan tersebut yang di hadiri oleh H. Saiful Arifin ,Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos beserta jajarannya, Kapolres Pati AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati SIK beserta anggota, Forkopimda Kabupaten Pati, SKPD Kabupaten Pati, Para Pasi / Danramil jajaran Kodim Pati, Para Kapolsek jajaran Polres Pati, Muspika Kecamatan Sokolilo, Para Persit,Bhayangkari dan PKK, para Pelajar beserta anggota Pramuka, Tokoh Agama beserta tokoh masyarakat. 

Wakil Bupati Pati H. Saiful Arifin Selaku Inspektur upacara Membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah "Saya mewakili Provinsi Jateng mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1439 H mohon maaf lahir bathin".

"Saya selaku pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih karena bisa mensukseskan Pilkada serentak diwilayah Jateng, sekarang waktunya membangun Jateng bersama seluruh elemen masyarakat".

"TMMD telah memberikan pelajaran buat kita semua, dengan mengedepankan gotong royong, bahu membahu untuk membangun jalan dan jembatan bersama masyarakat.

Sudah banyak temato dan sudah banyak membantu aksesibikitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya, kemudian memugar RTLH, jambanisasi ataupun sanitasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat".

"Upaya-upaya untuk mengatasi kemiskinan yang ada diwilayah Jateng yang saat ini mencapai 12,23% pada tahun 2017. Untuk membangun generasi muda yang baik dan mampu menguasai teknologi yang jauh dari hoax, hate speech, bully serta dibentengi dengan nilai-nilai Pancasila".

"TMMD bukan hanya membangun sarana fisik bagi masyarakat desa akan tetapi juga membangun semangat kepercayaan diri masyarakat agar mampu mengelola potensi masyarakat yang dimiliki".

"Ayo kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa.

Bangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakate koplit, SDM makin berkualitas, mandiri punya spirirualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan dan kuat lestarikan Budayanya, " pungkasnya.

Turut hadir Dalam kegiatan tersebut H. Saiful Arifin, Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos beserta jajarannya, Kapolres Pati AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati SIK beserta anggota, Forkopimda Kabupaten Pati, SKPD Kabupaten Pati, Para Pasi / Danramil jajaran Kodim Pati, para Kapolsek jajaran Polres Pati, Muspika Kecamatan Sokolilo, Para Persit, Bhayangkari dan PKK, para Pelajar beserta anggota Pramuka, dan tokoh agama beserta tokoh masyarakat.

Wakil Bupati Pati H. Saiful Arifin selaku Inspektur upacara membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah "Saya mewakili Provinsi Jateng mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1439 H mohon maaf lahir bathin".

"Saya selaku pemerintah daerah mengucapkan banyak trima kasih karena bisa mensukseskan Pilkada serentak diwilayah Jateng. Sekarang waktunya membangun Jateng bersama seluruh elemen masyarakat".

"TMMD telah memberikan pelajaran buat kita semua, dengan mengedepankan gotong royong, bahu membahu untuk membangun jalan dan jembatan bersama masyarakat.

Sudah banyak temato dan sudah banyak membantu aksesibikitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya. Kemudian memugar RTLH, jambanisasi ataupun sanitasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat".

"Upaya-upaya untuk mengatasi kemiskinan yang ada diwilayah Jateng yang saat ini mencapai 12,23% pada tahun 2017. Untuk membangun generasi muda yang baik dan mampu menguasai teknologi yang jauh dari hoax,hate speech, bully serta dibentengi dengan nilai-nilai Pancasila".

"TMMD bukan hanya membangun sarana fisik bagi masyarakat desa akan tetapi juga membangun semangat kepercayaan diri masyarakat agar mampu mengelola potensi masyarakat yang dimiliki".

"Ayo kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya.

Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakate koplit, SDM makin berkualitas, mandiri punya spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan dan kuat lestarikan budayanya" Pungkasnya. (THI/Tugi)

Lokasi Persawahan Menjadi Tempat Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II

Dandim 0718 Pati Tinjau Langsung Kesiapan TMMD Sengkuyung II di Desa Kasiyan Sukolilo Pati

TH.Indonesia. Pati -  Pada pukul 09.00 sampai pukul 11.30 WIB bertempat di ruang pragola Setda Kab. Pati telah berlangsung kegiatan " Launching dan Pelatihan Aplikasi Android SIAPak dalam menunjang Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat di kabupaten Pati ", Senin tgl (09/07/18).

Pemda Pati siap menerima aduan masyarakat lewat IT yang berbasis Android smartphone. 

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh para tamu undangan yaitu Bupati Pati Haryanto SH MM MSi, Dandim 0718 Pati diwakili oleh Kapten Kav Suyatna, Kapolres Pati diwakili oleh Iptu Agung SH, Kasat Pol PP Hadi Santosa AP MM, Camat se - Kab Pati, perwakilan Linmas Kab Pati dan OPD terkait.

Dalam Acara tersebut Kasat Pol PP Kabupaten Pati menyampaiakan sambutannya bahwasanya latar belakang dari giat launching aplikasi ini merupakan sistem kita untuk menerima laporan masyarakat secara online.

Pembuatan sistem ini berdasarkan pada tugas dan fungsi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang melindungi masyarakat dalam rangka penanggulangan dan penanganan pengungsi, membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial kemasyarakatan di desa atau dikelurahan.

Sistem aplikasi dapat di unduh di Play Store tujuan pembuatan sistem ini adalah untuk melakukan pencegahan dini terjadinya konflik di masyarakat.

Warga dapat melaporkan secara online setiap permasalahan maupun perilaku yang berpotensi menjadi permasalahan melalui aplikasi atau website berbasis IT, agar program aplikasi ini dapat disosialisasikan, karena keberadaan aplikasi ini tentunya dapat memudahkan satlinmas dalam bertugas di lapangan.

Bupati Pati H. Haryanto SH.MM.Msi. juga mengatakan dalam sambutannya menyampaikan bahwa aplikasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mengadukan laporan, penanganan penegakan Perda yang saat ini ada pada Sat Pol PP.

Jangan hanya proper sudah lulus, namun aplikasi dan tanggapan pengaduan masyarakat harus ada respon.

Semoga masyarakat dapat terlayani dengan baik melalui sistem aplikasi dan aduan masyarakat bisa terakomodir.

Ketertiban keamanan tidak hanya tertumpu pada Sat Pol PP namun juga dibantu oleh Polri maupun TNI.

Karena perkembangan jaman maka mau tidak mau kita harus berubah mengikuti teknologi yang ada. 

Kita juga harus waspada dengan perkembangan teknologi, karena banyak orang iseng atau penipuan yang mengaku mengatasnamankan aparat atau petugas.

Jangan hanya aplikasi ini menjadi sekedar aplikasi sistem, tapi harus ada tindakan real di lapangan dan harus ada laporan kepada saya terkait tindakan riil dari pengaduan masyarakat. ($.tikno)

Pemda Pati Launching Aplikasi SIAPak Yang Berbasis Android

TH.Indonesia. Jakarta - Ketua Dewan Etik DPP Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Dr. Eggy Sudjana SH, siap memberikan pembelaan kepada wartawan yang dikriminalisasi dengan pendekatan hukum di luar pers.

Eggy Sudjana siap mendampingi dan menjadi kuasa hukum, bila masih terjadi kriminalisas terhadap wartawan. 

"Tulis itu Fer, Abang siap jadi pembela mereka," tegas Eggy Sudjana kepada Koordinator Lapangan aksi gruduk Dewan Pers, Feri Rusdiono, lewat WhatsApp selularnya, Sabtu, 7 Juli 2018.

Eggy terkaget-kaget mendengar report ada ratusan jurnalis yang bermasalah gara-gara pemberitaan. Apalagi klimak dari kriminalisasi ini seorang wartawan Sinar Pagi Baru meregang nyawa di tahanan Polres Kota Baru, Kalimantan Selatan.

"Itu tidak bisa dibiarkan, seperti kasus Udin Bernas Yogya," tandasnya dengan suara tinggi.

Menurut Eggy, maraknya kasus kriminalisasi itu menunjukkan ada aroma yang tidak beres terhadap pengelolaan profesi jurnalis di Tanah Air. "Ini harus diselesaikan secepat mungkin. Kalau tidak, bakal jadi preseden buruk," jelas Eggy, pengacara kondang yang membela kriminalisasi terhadap ulama.

Padahal, menurut Eggy, sebagai profesi wartawan punya aturan khusus, yaitu UU NO 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.
Di UU itu aturannya sangat jelas. 

Selain punya hak tolak, wartawan juga dalam menyelesaikan konflik berita dapat meminta yang dirugikan dengan menggunakan hak jawab dan koreksi. 

Lagipula ada Dewan Pers yang melindungi wartawan saat menjalankan profesinya.
"Artinya, benar atau salah, ditentukan oleh Dewan Pers, bukan polisi," ujarnya, seraya menyebut peran Dewan Pers tak jauh beda dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

Ia menyebut, Dewan Pers harus mencontoh IDI yang kuat melindungi anggotanya dari tuduhan malpraktek masyarakat.

Bahkan, dengan dana miliaran rupiah dari APBN, Dewan Pers dapat "berpesta" dalam memberikan pendampingan kepada wartawan yang terjerat masalah, apalagi UU Pers sifatnya lexs specialis.

"Jadi selesai persoalannya dengan menggunakan hak jawab bagi yang dirugikan. Kan hak jawab itu sama saja dengan uji informasi," jelasnya, menyebut Dewan Pers tak punya goodwill kuat melindungi wartawan.

"Ini patut dicurigai, kok pendekatannya UU ITE, bukan UU Pers? Jadi tak salah bila ada usulan agar Dewan Pers perlu diaudit kinerjanya agar transparan," ujarnya mengakhiri. (Tg/Red)

Wartawan Yang Di Kriminalisasi, Eggy Sudjana Angkat Bicara Dan Siap Menjadi Kuasa Hukum Dalam Membela Hak - Hak Seorang Jurnalistik

TH.Indonesia. Pati - Kegigihan dalam menjalankan tugas yang emban para anggota pramuka (Sako) satuan komunitas Forum Wartawan Pati yang didampingi oleh Kak Andik Aristiawan, SP dan kak Supaat, S.Pd mengemban misi penting yaitu mengumpulkan bibit tanaman langka Weru Dupung patut di acungi jempol.

Apresiasi yang tinggi dalam menjalankan misi dan tugas patut di acungi jempol walau kelelahan cukup mendera, hanya semangat pantang menyerah yang selalu membuat tersenyum. 

Pengumpulan bibit tersebut sesuai dengan program yang telah dicanangkan sako yaitu gerakan orang tua asuh pohon (GOTAP) yang rencananya akan diluncurkan pada bulan november mendatang? sehingga penyediaan bibit harus dilaksanakan secepat mungkin.

Misi pengumpulan bibit weru dupung dilaksanakan pada minggu pagi tgl (08/07/18) yang berlokasi di dukuh beji plukaran gembong. Pos pertama yang kami tuju yaitu di rumah kak supaat tepatnya dindesa gembong.

Pos 1 kami gunakannuntuk menyiapkan perbekalan dan menyiapkan mental serta fisik anggota sako dan kemudian kami menuju ke pos inti yaitu di dukuh beji plukaran sekitar 5 km dari pos 1.

Perjalanan menuju lokasi mata kami dimanjakan dengan keindahan alam desa plukaran yang begitu indah dengan latar belakang gunung muria yang menghampar hijau luas memanjakan mata dengan angin sejuk sepoi-sepoi khas alam pegunungan, ada yang khas kopi, cengkeh, pisang dan lain sebagainya seakan akan melambai lambai kepada kami, sungguh indah dan produktif sekali kehidupan petani di desa tersebut.

Sesampai di tempat tujuan kami disambut dengan hangat oleh ibu esti supartiyah, Spd seorang guru SDN Plukaran dan anak gadisnya Bunga sosok kembang desa yang cukup manis yang saat ini menempuh pendidikan kelas XI di Aliyah Kudus, sambutan hangat tersebut tercermin dari tutur katanya yang ramah dan sajian aneka ragam makanan untuk kami.

Setelah menikmati secangkir kopi dan beberapa kudapan kami langsung menuju kebun tuan rumah untuk mengoleksi bibit weru dupung, dengan susah payah satu demi satu kami dapatkan bubit tersebut hingga terkumpul sekitar 25 bibit.

Hati yang puas dan perasaan yang lega kami rasakan setelah misi berhasil, tahapan selanjutnya adalah membawa bibit ke pangkalan kampus kehidupan TPA Margorejo Pati untuk kita rawat sebelum kita sampaikan kepada orang tua asuh. (Aris)

Menguak Kekayaan Alam Yang Menghijau di Desa Plukaran Gembong Pati Bersama Satuan Komunitas Pramuka Penegak Forum Wartawan Pati

TH.Indonesia. Pati -  Salah satu organisasi kepemudaan yang cukup terampil dalam bidang kemasyarakatan Hipakad, tepat pada pukul 09.00 WIB telah dilaksanakan acara pelantikan dewan pengurus cabang, Himpunan putra putri keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) kab. Pati periode tahun 2018 - 2023 dan halal bihalal keluarga besar HIPAKAD di Aula Suluh Bhakti Makodim 0718 Pati, Sabtu tgl (07/07/18).

Hipakad kabupaten Pati resmi dilantik dan Dikukuhkan. 

Ketua HIPAKAD Kabupaten Pati Dirgahayu Irawati menyampaikan saya berharap dengan adanya pengukuhan Hipakad kab. Pati kita dapat menjalankan kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif diwilayah kab. Pati, mohon arahan dan dukungan dari semua unsur pemerintah daerah agar kami dapat melakukan kegiatan dengan sebaik-baiknya.

Sementara kami Hipakad kab. Pati siap mengawal dan menjaga NKRI. Motto Hipakad kab Pati “Sengkuyung Tumuji Raharjaning Putro Serdadu”.

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos menyampaikan"Saya berharap dengan dikukuhkanya Hipakad di Kabupaten Pati dapat berperan aktif "dan jangan sampai timbul masalah dengan ormas-ormas yang lain, Hipakad sebenarnya sudah ada sejak lama, akan tetapi diwilayah Kabupaten Pati baru terbentuk pada tahun ini.

Hipakad adalah sebuah organisasi resmi yang sudah berdiri, akan tetapi pihak Kodim belum mendapat Juknis dari Komando atas. 

Kodim 0718 Pati akan selalu memantau perkembangan Hipakad di kabupaten Pati" Harapan saya Hipakad kabupaten Pati bisa berjalan berdampingan dengan ormas-ormas lain dikab. Pati sehingga dapat menciptakan suasana yang damai.

Kakesbangpol Kabupaten Pati " Sudarto menyampaikan "kesbangpol memiliki tugas pokok untuk mengkoordinasikan seluruh ormas dan LSM, dengan terbentuknya Hipakad kabupaten Pati supaya mendaftarkan diri di Kesbangpol.

Dengan tercatatnya suatu ormas di Kesbangpol maka dapat membantu ormas tersebut apabila disuatu hari ada permasalahan.

Diharapkan Hipakad kab. Pati dapat meneruskan tekad perjuangan dan dapat diimplementasikan jangan terpancing dengan isu-isu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan NKRI.

Sehingga kedepannya organisasi ini menjadi contoh teladan yang baik, yang mencerminkan tekad kebangsaan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan untuk berorganisasi menimba ilmu secara langsung ke masyarakat. ($.tikno)

HIPAKAD Cabang Pati Resmi Dilantik Dan Dikukuhkan

TH.Indonesia. Pati - Masa Orientasi Peserta didik baru (MOPDB) dan juga penerimaan Tamu Ambalan (PTA)  Pendidikan Karakter I SMK Tunas Harapan Pati tahun pelajaran 2018/2019 sebagai wujud pembinaan mental sejak dini yang di ikuti oleh peserta 940 siswa-siswi, Rabu tgl (04/03/18).

Dandim 0718 Pati ; Pendidikan wawasan kebangsaan sangat penting bagi generasi muda penerus Bangsa. 

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos.memberikankan materi wawasan kebangsaan kepada peserta didik baru, tentang 4 konsensus dasar Negara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan pengetahuan  tentang kerajaan sriwijaya maupun majapahit yang saat itu mempersatukan seluruh Nusantara.

Belajar  yang benar jadi orang sukses kuasi Indonesia dengan kemapuan adik - adik dengan kekayaan Indonesia yang melimpah, para siswa harus bangga menjadi bangsa Indonesia.

Sementara itu di era" globalisasi saat ini semakin banyaknya ancaman multi dimensi, oleh karena itu generasi muda khususnya para peserta didik sangat perlu diingatkan dan ditanamkan kembali tentang wawasan kebangsaan dan bela negara sejak dini dengan harapannya agar kita tidak mudah rapuh dan tetap semangat jiwa nasionalisme kita sejak masih duduk di bangku sekolah.

Serta tetap menjaga kebersamaan, tidak mudah tercerai-berai, sehingga ke depannya kita memiliki ketangguhan dalam menghadapai berbagai tantangan jaman, apalagi para peserta didik ini merupakan generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa sebagai tulang punggung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ($.davit)

Dandim 0718 Pati ; Wawasan Kebangsaan Sangat Penting Sebagai Pembinaan Mental Dan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini

TH.Indonesia. Pati - Halal BI halal warga desa sundoluhur berbeda dengan desa lainnya, karena diisi dengan acara pengajian sinau bareng Emha Ainun Najib (cak Nun dan kyai kanjeng) dari Jogjakarta, acara dilakukan di pelataran warga dan Jamaah yang baru hadir langsung disambut panitia dengan diberikan kopi dan ubi rebus gratis, Senin tgl (03/07/18).

Ngaji bareng Cak Nun bersama masyarakat desa Sundoluhur. 

Acara sinau bareng  dipenuhi oleh jamaah dari berbagai daerah, dari Demak, Kudus, Jepara dan Grobogan pada umumnya mereka yang hadir adalah para santri, anak-anak jalanan, dan jamaah maiyah keliling. Hal tersebut karena kecintaan mereka pada cak nun sosok yang bisa ngemong siapapun dari mana asalnya dan golongannya, juga hadir juga camat Kayen, Kapolsek Kayen dan Danramil Kayen. 

Sambutan ketua panitia Ahmad Zaenudin  di sinau bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng. desa sundoluhur memaknainya  dengan berbeda dengan wilayah lainnya. 

Desa sundoluhur menyelenggarakan halal BI halal  pengajian dengan tema Sinau bareng Emha Ainun Nadjib tidak dengan berhura-hura, acara ini termotivasi oleh indahnya pelangi meskipun berbeda-beda warna tapi terlihat indah.acara seperti  ini sudah dilakukan dua kali, dengan pengajian ini dan semoga bisa mendatangkan berkah dan ridho Allah SWT. Semoga tahun depan acara serupa bisa terselenggara lagi, dan tak lupa ucapan terima kasih bagi semua warga sundoluhur yang telah berpartisipasi dengan harta benda, pikiran, tenaga dan juga do'a. 

Dan bagi jamaah semoga mendapatkan keberkahan dalam hidup. tetapi nanti kalau acara selesai mohon agar mengumpulkan sampah ditempat yang sudah disediakan panitia, agar acara selesai tempat acara tetap terjaga kebersihannya, karena kebersihan sebagian daripada iman.

Sambutan camat Kayen Drs. Jabir Mengucapkan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya pengajian dengan tema Sinau bareng dengan Emha Ainun Najib. 

Semoga keberkahan meliputi desa sundoluhur dan juga bagi para jamaah yang sudah hadir, camat juga menyampaikan permohonan maaf bupati Pati H. Haryanto yang berhalangan hadir karena acara mendadak yg tidak bisa ditinggalkan. Semoga semuanya bisa berjalan dengan lancar tanpa ada sedikitpun gangguan.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu bagimu negeri kemudian dilanjutkan dengan  sholawatan yang dipimpin cak imam dengan iringan kyai kanjeng, jamaah yang hadir ikut bersholawat sehingga acara menjadi lebih meriah. 

Dalam acara sinau bareng cak nun mengajak jamaah semua untuk mulai berpikir positif tentang apa itu Negara dan pemerintah, karena pada dasarnya sekarang ini bangsa Indonesia bahkan pemerintahnya sendiri tidak paham makna bernegara, sehingga bangsa ini mudah terpecah belah. 

Tetapi Cak Nun juga mengajak tenang jamaah karena nanti semuanya juga akan selesai dengan sendirinya, hal semacam itu seperti ombak laut yang mana terlihat seolah-olah membahayakan tetapi nanti jika sampai dipantai juga akan menjadi tidak berpengaruh, dan akan kembali kelaut lagi, kalaupun ombaknya besar maka ombak akan berbenturan dengan batu karang dan akhirnya juga kembali kelaut. 

Tidak ada yang perlu kita khawatirkan tentang Negara ini yang penting hidup kita ini jangan sampai dibenci oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. 

Terkait dengan isu islam sekarang ini, seperti islam nusantara islam arab itu hanyalah cara kotor politikus yang ingin menguasai kekayaan negeri ini dengan membawa orang asing untuk mengeruknya. 

Yang ada itu islam rahmatan lil alamin dan yang rahmatan lil alamin itu sebenarnya Nabi Muhammad SAW yang diutus untuk menyempurnakan ahlak umatnya, sehingga umat nabi yang mencontoh sifat kebaikan rosulluloh maka dia juga akan menjadi rahmatan lil alamin bagi manusia lainnya. ($.drmto)

Ribuan Warga Ikut Ngaji Bareng Bersama Cak Nun dan Kyai Kanjeng di Desa Sundoluhur Kayen Pati

TH.Indonesia. Pati - Bermula dari pertunjukan OM Pallapa dalam rangka Halal Bohalal di lapangan sepak bola desa Boloagung kecamatan Kayen, pada saat itu warga desa Wuwur ikut berjoget di sisi kanan panggung, bermula dari bersenggolan saat berjoget, sontak keributan terjadi sehingga salah satu kelompok pemuda dari desa Wuwur luka parah dimuka sebelah kiri hingga harus di larikan ke RSU Soewondo Pati, Selasa tgl (03/07/18).

Tim Resmob Polres Pati berhasil meredam tawuran antar desa. 

Karena temannya ada yang luka parah sebagian pemuda desa Wuwur menghubungi temannya yang lain untuk membalas apa yang telah di lakukan pemuda Boloagung terhadap warga desa Wuwur kecamatan Gabus, sehingga tawuran hampir terjadi di di batas desa turut dukuh tompe desa Boloagung.

Beruntung Jajaran Polsek Kayen dan Tim Resmob Polres Pati serta satu pleton Tim Shabara Polres Pati dengan sigap mendatangi tempat kejadian dan tawuran antar warga yang hampir terjadi bisa diredam.

Polisi juga melakukan mediasi Di Di Balaidesa Desa Wuwur Kecamatan Gabus, dan Menghimbau agar jangan sampai terjadi tawuran lagi , karena tawuran balasan akan menambah masalah lagi sehingga tidak akan bisa menyelasaikan masalah," ungkap Aiptu Maskub Selaku Kanit Resmob Polres Pati.

Aibtu Maskub juga menghimbau kepada warga desa Wuwur, " kalau memang ada yang luka parah, ya di laporkan saja kepada pihak aparat kalau memang cukup bukti, dan saya yang akan menangkapnya langsung tidak pandang bulu, karena hukum harus ditegakkan dan jangan main hakim sendiri," pungkasnya. (Tim/THI)

Tim Resmob Polres Pati Dan Jajaran Polsek Kayen Berhasil Meredam Tawuran Antar Warga di Desa Boloagung

TH.Indonesia. Pati - Bertempat di aula Suluh Bakthi Kodim 0718 Pati berlangsung acara penandatanganan perjanjian kerjasama pengelolaan hutan Kota komplek lapangan tembak Kodim 0718 Pati antara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Komandan Kodim 0718 Pati yang diikuti kurang lebih 65 orang, Selasa tgl (03/07/18).

MoU kesepakatan bersama Kodim 0718 Pati Dengan Dinas Lingkungan Hidup. 

Kepala Dinas LHK Propinsi Jawa Tengah Sugeng Riyanto Msc menyampaikan rencana kerja sama pengelolaan hutan kota komplek lapangan tembak Kodim 0718 Pati sebagai tempat wahana wisata edukasi dan akan dibangunkan gapura dan gardu pandang.

Ucapan terima kasih kepada Dandim, lapangan tembak yang di miliki Kodim 0718 Pati boleh kami gunakan sebagai lokasi hutan Kota, kami akan membangun gardu pandang, gapura dan kami akan menanam berbagai tanaman seperti jeruk pamelo, kelapa kopyor, gaharu, kami akan membantu bibit tanaman apabila ada lahan kosong yang boleh kami tanami.

Komandan Kodim 0718 Pati menyampaikan "Kerja sama ini tidak ada ruginya karena lapangan tembak kita sebagai latihan menembak juga akan di buat hutan kota yang bisa untuk menjaga ekosistem yang ada juga mengurangi global warming.

Lapangan tembak juga nantinya setelah ada tanamannya bisa dijadikan wisata edukasi bagi masyarakat kota Pati, kita hanya menjaga tower peninjauan, gapura yang akan di bangun oleh Dinas LHK, sehingga kedepannya akan terbangun masyarakat madani yang lebih mengutamakan kepentingan bersama untuk mewujudkan sinergitas yang ada selama ini. ($.tugi)

Kodim 0718 Pati MoU Dengan Dinas Lingkungan Hidup, Kelola Hutan Kota

TH.Indonesia. Pati -  Dengan suasana kententraman dan keindahan panorama alam sejuk, angin yang sepoi-sepoi khas udara pedesaan yang tanpa polusi dan keramahan warga masyarakat desa Sitimulyo dengan jumlah KK 850 orang tersebut, selalu tersenyum ramah dalam menyambut kedatangan tamu dari manapun yang ingin melihat suasana alam perdesaan maupun yang ingin berziarahb  Selada tgl (03/07/18).

Jejak Makam keramat Raden Surawijaya Rohmad di Desa Sitimulyo. 

Hal ini karena adanya adat dan istiadat para sesepuh mereka terutama dengan adanya makam para wali Allah khususnya, saat ditemukan jasad jenasah masih utuh yang sudah berusia ratusan tahun, hingga sekarang ini masih tersimpan pada saat warga menggali lubang kubur salah satu warga yang meninggal.

Jejak keramat para wali Allah yang pada waktu itu menyebarkan agama Islam, hingga ke pelosok negeri (kampung) dan tersembunyi dari keramaian kota, masih terlihat jelas di temukannya mayat yang masih utuh dengan bau yang masih harum.

Begitu luar biasa para leluhur kita dalam si'ar agama demi keselamatan umat manusia di dunia, dalam menegakkan panji-panji Islam di seluruh Nusantara.

Sumber informasi tersebut digali dan didapatkan oleh anggota TNI AD dari Kodim Pati Bidang Penerangan (Serda Muhdi kusno) disela - sela malam itu saat berziarah bersama ulama Kyai Zuhri dari Pimpinan Ponpes Rohudlotul Falah Kecamatan trangkil bersama rombongan.

Ditemani para warga dan para ulama termasuk Kyai Zuhri, salah satu juru kunci makam Bp. Hartono mengatakan Kepada Pendim 0718 Pati, bahwa pada saat warga Sitimulyo mau menggali lubang tanah untuk jenasah warga, namun kurang lebih 1,5 meter para penggali tersebut kaget melihat ada jenasah yang masih utuh baik itu kain kafan maupun tubuh jenasahnya.

Sejak itu maka para warga sepakat agar tidak diteruskan penggalian untuk pindah disebelahnya, hasil temuan tersebut para tokoh adat dan agama meminta bantuan para kyai wilayah Puncakwangi untuk menjadi pertimbangan memberi nama makam tersebut dengan nama  silsilah R. Surawijaya Rohmad dengan sebutan (Mbah Utuh).

Hingga hari ini setiap malam Jum'at para peziarah terus berdatangan untuk mendoakan jejak para wali Allah dalam meneruskan perjuangan beliau.

Untuk makam tersebut sekarang sedang direnovasi dari dana swadaya warga dan para donatur yang sedang berziarah.

Agar sekaligus menjadi rapi dan sekaligus menambah data cagar budaya kabupaten Pati, termasuk makam Pangeran Benowo yang masih satu wilayah kecamatan Puncakwangi kab. Pati.

Harapan warga Desa Sitimulyo meminta kepada Bupati dan wakil Bupati yang sekarang menjabat bisa meninjau lokasi makam mbah utuh R. Surawijaya Rohmad, termasuk membantu dan memberi bantuan dana untuk kelanjutan renovasi baik pagar makam dan tempat untuk berziarah para tamu dari seluruh penjuru Nusantara.

Kota Pati yang identik dengan kota seribu makam para wali Allah SWT, yang begitu mudah ditemukan jejak - jejak Islam dalam menyebarkan si'ar agama Islam di seantero wilayah kabupaten Pati, tradisi inilah yang selalu di uri - uri dalam setiap bulan syawal ataupun muharam seperti tradisi sekaten atau haul yang diteruskan para warga dan masyarakat setempat hingga hari ini. ($.tikno)

Jejak Makam Keramat Raden Surawijaya Rohmad di Desa Sitimulyo Puncakwangi Pati

TH.Indonesia. Jepara - 30 juni -  02 april 2018, sejumlah guru tidak tetap (GTT)  SD dan SMP di Kabupaten Jepara melakukan long march dari Kecamatan Donorojo menuju kantor bupati setempat, hal itu lantaran gaji guru honorer selama enam bulan belum dibayarkan.

Nasib guru Honorer Jepara yang sangat mengenaskan. 

Sedianya, gaji guru tidak tetap diterimakan tiap tiga bulan, namun, enam bulan terakhir gaji mereka belum cair. 

Ketua Forum (FK-GTT) K2 Kabupaten Jepara, Ahmad Choiron menyampaikan, aksi jalan kaki puluhan guru honorer sejauh sekitar 40 km ini menuntut keadilan dan kesejahteraan.

Setiap bulan, guru honorer di Jepara digaji Rp500 ribu dari pemerintah daerah. 

Ditambah gaji dari sekolah yang besarnya beragam, mulai Rp150 ribu hingga Rp300 ribu.

"Kami menutut honor segera dicairkan. Kami sudah bekerja enam bulan tapi belum juga dibayar," ujar Choiron di sela-sela perjalanannya dari Donorojo menuju Kota Jepara, Sabtu (30/06/18).

Ia menegaskan, gaji GTT sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 29 Tahun 2018 tentang gaji GTT. Namun, di dalam Perbup tersebut gaji GTT jumlahnya beragam sesuai dengan lama mengajar. 

"Gaji yang diberikan paling tinggi Rp744.280. Tapi, guru honorer tidak lagi menerima gaji dari sekolah," lanjutnya. 
Untuk itu, ia meminta perlu adanya revisi Perbup tersebut. 

"Di dalam Perbup disebutkan, gaji dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan hisup setiap bulan dengan apa, maka kami minta Perbup ini direvisi," tegas Choiron.

Saat dimintai konfirmasi terkait hal tersebut, Sekertaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara, Agus Tri Harjono menjawab singkat.

"Untuk gaji semua sudah ada aturan perhitungannya," ujarnya saat dihubungi wartawan. (Tim/THI)

Tangis Ribuan Guru Honorer Jepara di Hari Raya Lebaran Idul Fitri