TH.Indonesia. Pati - Musim panen sudah tiba di sepanjang musim penghujan ini, semangat para petani dalam menyambut musim tanam ke dua ini pun disambut dengan antusias masyarakat desa, Rabu tgl (31/01/18).

Korban yang meninggal di evakuasi oleh warga setempat. 

Namun naas yang harus di alami oleh saudara Sarmidi, saat baru turun ke sawah untuk menyebar benih mengerjakan lahan yang sudah dipanen untuk dikerjakan kembali tak disangka saat hujan turun rintik-rintik tiba tiba ada kilatan petir ditengah sawah yang menyambar beliau akibatnya Sarmidi langsung terkapar, tepat pada pukul 10.15 WIB.

Kejadian tragis ini terjadi di area persawahan Bengkok Kepala Desa turut dukuh Bogorame desa Bogotanjung Kec. Gabus Kab. Pati.

Adapun identitas korban bernama Sarmidi Bin Tasmin, Laki - laki, Umur 50 th, Islam, Tani, Ds. Bogotanjung RT 04 RW 02 Kec. Gabus Kab. Pati.

Sedangkan saksi kejadian saat seorang warga bernama Markawi, peani, Islam, 60 th, desa Bogotanjung RT 04 RW 02 Kec. Gabus Kab. Pati, dan saksi kedua Hartoyo petani, Islam, 61 th, desa Bogotanjung Rt. 04 Rw. 02 Kec. Gabus Kab. Pati.

Awal mula kejadian Markawi dan Hartoyo sedang bekerja bersama sama di sawah, sesaat kemudian turun hujan dan keduanya kemudian mulai berteduh di warung, sedang korban yang bernama Sarmidi Bin Sarmin masih tetap melanjutkan pekerjaannya di sawah garapannya.

Selang beberapa setelah turun hujan sesaat kemudian terdengan suara petir yang menggelegar dengan suara yang sangat keras sebanyak dua kali, setelah hujan reda kemudian Markawi kembali melanjutkan pekerjaannya di sawah dan melihat korban Sarmidi Bin Taslim sudah dalam keadaan tertelungkup di sawah. 

Setelah itu kemudian Markawi meminta bantuan kepada Hartoyo untuk memeriksa korban tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan oleh keduanya ternyata Korban Sarmidi Bin Taslim sudah dalam keadaan tidak bernyawa meninggal dunia.
Setelah itu kemudian keduanya meminta tolong kepada warga sekitar, bahwa ada seorang warga yang tersambar petir.

Hasil pemeriksaan dari Dr. AGUS SUPRIYANTO PUSKESMAS GABUS II bahwa korban mengalami pendarahan pada hidung, pendarahan pada tempatnya, luka bakar pada bagian dada sebelah kanan, bagian pantat sebelah kiri dan luka bakar pada bagian punggung dan tidak ditemukan tanda-tanda Penganiyaan.

Untuk selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak Keluarga untuk dilakukan pemakaman.

Bahwa korban meninggal dunia bernama Sarmidi Bin Taslim warga Desa Bogotanjung meninggal akibat tersambar petir,  hal ini diketahui dari olah TKP dan hasil pemeriksaan Team Medis, dan dari pihak keluarga menerimakan kematian korban serta tidak menuntut kepada pihak manapun. ($.tugi)

Seorang Warga Bogotanjung Gabus Tersambar Petir di Pagi Hari

TH.Indonesia. Sumbar - Logo dan maskot Pekan Olah Raga Provinsi Sumatera ke 15 tahun 2018 di Padang Pariaman kita lonching hari ini sebagai momentum semangat memasyarakatkan olah raga dan membangkitkan prestasi olah raga di daerah ini. 

Si Kambia maskot dan logo Porprov Sumatera Barat. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit dalam acara lonching Logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke 15 tahun 2018 di Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin tgl (29/01/18).

Hadir dalam kesempatan tersebut,  Forkopimda, Ketua DPRD Sumbar, Ketua KONI, Bupati Ali Mukni, DPRD Padang Pariaman, Kadis Dispora, OPD terkait dilingkungan Pemkab Padang Pariaman.

Lebih jauh Wagub Nasrul Abit menyampaikan, peluncuran logo dan maskot Porprov ini sebagai tanda Pekan Olahraga Provinsi ini akan segera dimulai dan diharapkan semua kontingen kabupaten/kota dapat menyiapkan diri sebaik mungkin dalam memacu prestasi olahraga di Sumatera Barat. 

Porprov Sumbar ini selain sebagai ajang menciptkan prestasi olahraga daerah juga sebagai sarana untuk melahirkan atlit-alit yang mampu nanti mengharumkan nama baik Sumatera Barat di pentas nasional dan internasional.

Saat ini ada 35 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Porprov Sumbar ke 15 ini dan akan dilaksanakan pada bulan November 2018," ungkap Wagub Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit dalam kesempatan itu juga menyampaikan, kita perlu perhatian terhadap perkembangan prestasi olahraga di daerah ini, karena kegiatan olahraga ini juga dapat menjadi sarana peningkatan pengembangan pembangunan pariwisata di Sumatera Barat.

Lihatlah betapa belum ada satupun atlit sepeda kita mampu bersaing dalam Tour De Singkarak sebagai event internasional Sporturism di Sumatera Barat.

Melalui Porprov ini tentu akan menjadi ajang produktifitas yang baik dalam meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga di daerah ini.

Mari kita sukseskan penyelenggaraan Porprov Sumatera Barat ke 15 tahun 2018 di Padang Pariaman, tingkatkan spotifitas, prestasi dan persaudaraan yang lebih baik dalam dunia olahraga di Sumatera Barat," harap Nasrul Abit Dt. Malintang Panai.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam kesempatan itu menyampaikan, kesiapan kabupaten Padang Pariaman selaku tuan rumah porprov Sumbar yang ke 15 pada tahun 2018, telah mencapai 70-80%  dan diharapkan sebelum bulan November 2018, semua siap pakai.

Moskot Porprov Sumbar ke 15 ditetapkan si kambia, sosok yang diambil dari pohon kelapa (yang merupakan komoditi utama kabupaten Padang Pariaman) yang dianggap bersifat kuat dan dapat melindungi, serta bijaksana sebagai logo dan maskot yang akan digunakan selama helatan pekan olah raga antar kabupaten kota 2 tahun sekali itu.

Maskot si kambia, yang terinspirasi dari buah kelapa yang digambarkan memiliki gonjong di kepalanya tersebut yang mewakili kekompakan dan persaudaraan antar kabupatem kota se Sumatera Barat," terang Bupati Ali Mukhni. ($.wawan)

Maskot Porprov Sumatera Barat Ditetapkan Sikambia

TH.Indonesia. Kepri - Program Journalist Goes to School yang ditaja oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lingga terus bergerak, setelah Senin lalu menyambangi SMA Negeri 1 Singkep, kini pengurus IWO Lingga kembali melakukan sosialisasi tentang dunia jurnalistik, internet dan pemahaman UU ITE ke SMA Negeri 2 Singkep.

IWO Lingga terus bergerak dalam bidang jurnalistik & UU ITE. 

"Kami sangat berterimakasih anak didik kami diberikan pemahaman tentang dunia jurnalistik dan UU ITE oleh bapak-bapak dari IWO," ujar Kepala Sekolah SMAN 2 Singkep, Hendy Wijaya, Senin tgl (29/01/18).
Diterangkannya, dengan adanya informasi tentang internet dan UU ITE yang diberikan oleh IWO diharapkan para murid SMAN 2 Singkep lebih bijak berinternet dan bersosial media.

Bendahara Umum IWO Lingga Juhari Purwodadi yang ditunjuk sebagai pembina upacara mengingatkan kepada seluruh murid yang ikut upacara agar lebih berhati-hati dalam mengunakan internet.
Kata dia, tidak sedikit orang yang terjerat kasus hukum karena menyalahgunakan internet.

"Kita harus bijak sebab tidak sedikit orang yang sudah tersandung kasus hukum karena internet," imbuh Juhari.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini segala informasi dengan sangat mudahnya diperoleh. Wartawan senior di Lingga ini berpesan agar para siswa lebih selektif dan lebih terkontrol dalam mengunakan teknologi sebab dengan semakin berkembangnya teknologi maka semakin banyak pula informasi yang diperoleh meskipun belum tentu kebenaran informasi tersebut.

"Harus berhati-hati dalam memilih informasi sebab tidak semua informasi yang kita peroleh itu benar, tugas kita harus kembali memeriksa kebenaranya," tutupnya. ($.david)

IWO Lingga Sosialisasi Dunia Jurnalistik Dan UU ITE di SMAN 02 Singkep

TH.Indonesia. PATI - Senin tgl (29/01/18) tepat pada pukul 11.30 WIB Dandim 0718 Pati melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah tugasnya yaitu Koramil 05 Jakenan.

Dandim 0718 Pati kunjungi  Koramil 05 Jakenan jalin keakraban. 

Seperti saat ini Dandim berkunjung ke Koramil 05 Jakenan, kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengetahui posisi kantor Koramil serta bertatap muka dengan seluruh anggota Koramil dan persitnya.

Kunjungan kerja disambut langsung oleh Muspika kec. Jakenan yaitu Camat Jakenan, Aries Soesetyo SH. MM, Kapolsek Jakenan, AKP Suyatno dan Danramil 05 Jakenan kapten Kav Sukandar.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0718 Pati, Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos memberikan pengarahan kepada anggota dan persit Koramil 05 Jakenan antara lain menyampaikan bahwa Danramil dan Babinsa merupakan aparat kewilayahan.

Untuk itu laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan. Utamakan keluarga, keluarga sejahtera belum tentu bahagia. 

Tetapi keluarga yang bahagia Insyaallah sejahtera hal itu yang perlu dipedomani dalan bekerja dan melaksanakan tugas," terang Dandim.

Lebih lanjut Dandim mengatakan kepada anggota Koramil, sebagai prajurit kewilayahan laksanakan tugas binter dengan baik. 

Hindari pelanggaran sekecil apapun, karena pelanggaran akan menimbulkan musibah, musibah timbul disebabkan adanya pelanggaran," pungkas beliau.

Dalam suasana santai juga Komandan Kodim Pati menjelaskan dalam hal penekanan serta Himbauan tentang Netralitas TNI, dan kerja sama antar atasan dan bawahan harus kuat. ($.tugi)

Dandim 0718 Pati Kunjungan Kerja ke Koramil 05 Jakenan Jalin Keakraban

TH.Indonesia. Jombang – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Salahuddin Wahid menilai, gerakan anti golongan putih (golput) dan anti politik uang, dapat digelorakan kembali dalam pilkada serentak 2018. Gus Sholah mengungkapkan hal ini kepada para relawan Gerakan Daulat Desa (GDD) yang berdiskusi dengannya, di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jatim tgl (27/01/18).

GDD siap mengajak kawula muda stop pemilu kotor (uang) dengan baik dan bersih. 

Sebagai guru bangsa, para relawan GDD ingin mendapatkan nasihat Gus Sholah untuk kembali menyuarakan gerakan anti golput dan politik uang.

Kita harus memetakan pemilih muda di daerah yang menyelenggarakan pilkada. Para pemilih muda usia 17-18 tahun ini, kita ajak untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar,” saran Gus Sholah.

Selanjutnya, para relawan GDD akan menjadikan provinsi Sumatera Utara, sebagai pilot project dengan mendirikan Barisan Relawan Posko Gotong Royong (Bara Pos Goro) – Anti Golput dan anti Politik Uang. Para relawan berkomitmen mendirikan 20 ribu posko dengan anggota 50 sampai 100 warga golput.

Sehingga menjelang pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang, sekitar satu juta anggota Bara Pos Goro akan berdatangan ke Tempat Pemilihan Suara (TPS).

Sesuai data KPUD, kaum golput Pilkada 2013 di Sumut mencapai hampir lima juta orang atau 56% dari DPT. Ditargetkan angka satu hingga dua juta kaum golput memutuskan memilih. Sehingga kaum golput di pilkada Sumut 2018 kali ini, akan jauh berkurang.

Seperti diketahui sebelumnya, dua Gubernur sumut Gatot Pudjo Nugroho dan Syamsul Arifin, dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena terbelit kasus korupsi. Relawan GDD berharap bangkitnya kaum golput dan memilih pemimpin yang baik, amanah dan tidak berjiwa korup, mampu memperbaiki kondisi daerahnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho menjadi orang nomor satu di Sumut dengan meraup 1,6 juta suara, sedangkan Gubernur sebelumnya Syamsul Arifin hanya memperoleh 1.4 juta suara. Dari DPT di Sumut yang hampir mencapai 8 juta pemilih.

Relawan GDD berharap, melalui gerakan posko anti golput dan anti politik uang, partisipasi dalam pilkada di seluruh Indonesia khususnya Sumut akan semakin meningkat. ($.david)

Gus Sholah : Ajak Pemilih Pemula Anti Golput Dan Anti Politik Uang

TH.Indonesia. Pati - Sabtu tgl (27/01/18) dimulai pada jumat pukul 20.30 sampai 22.20 WIB di ruang lobby hotel safins telah berlangsung  diskusi dan ngopi bareng bersama DPR RI, Forkopinda dan petani dengan topik "Petaniku sayang, petaniku malang".

Diskusi bersama Gapoktan terkait impor dan harga anjlok saat panen. 

Hadir dalam kegiatan tersebut yang langsung dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi IV bidang pertanian Drs. Firman Subagyo, Bupati Pati Haryanto SH MM MSi, Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Solihin S.Ag MSi, Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo SH MH, kepala paguyuban petani padi oleh petani padi dan bawang merah oleh saudara Ramelan paguyuban petani padi.

Bahwa petani saat ini dalam posisi tidak enak, dimana banyak problem
harga beras saat ini terbilang stabil, namun kami khawatir dengan adanya rencana impor beras maka secara psikologis akan menurunkan nilai jual beras lokal.

Beras memang mahal di tingkat konsumen, namun disisi lain pada tingkat petani kenaikan harga tidak begitu dirasakan kalau bisa impor beras dibatalkan supaya tidak berimbas pada penjualan beras lokal.

Oleh Suparlan ketua Paguyuban petani bawang merah mengatakan bahwa pada intinya petani merasakan kerugian yang luar biasa karena turunnya harga bawang merah.

Kami selaku paguyuban petani bawang merah memperjuangkan nasib petani bawang merah, kami hanya minta agar harga bawang merah stabil diharapkan agar ada MOU antara pedagang dan petani sehingga di pasaran harga stabil biaya operasional dan perawatan bawang merah sangat tinggi.

Kalau harga stabil kami tentunya tidak akan melakukan aksi unjuk rasa atau demo, sebagai Ka Distanak Muchtar Efendi mengapresiasi dalam kegiatan dan tujuan tersebut.

Tahun 2015 akhir Kab. Pati mendapat prestasi ketahanan pangan dari Presiden Jokowi dari daftar BPS tersebut bahwa sekitar 200 ribuan ton beras dapat dihasilkan khusus untuk sentra petani bawang merah bahwa kami sangat memahami jika dihitung dengan harga produksi memang saat ini petani mengalami kerugian.

Saat ini harga di tingkat petani antara Rp.5000,- sampai dengan Rp.6000,- yang seharusnya ketika stabil harga berkisar Rp. 15.000,-.

Penurunan harga bawang merah bisa jadi karena adanya kelesuan pasar dimana pasar tidak bisa menyerap seluruh bawang merah petani, terlebih ada bantuan bawang merah dari pemerintah.

Pemerintah sudah berusaha membantu penyerapan bawang merah dengan menghimbau dan menekan PNS untuk membeli bawang merah dengan harga Rp. 15.000,-.

Bupati Pati H. Haryanto pada kesempatan pertama menyampaikan bahwa dari data BPS yang ada, diketahui bahwa luas lahan bawang merah semakin meningkat dan juga jumlah petani yang juga meningkat, sehingga bawang merah dipasaran mengalami kelebihan stok.

Disisi lain bulog juga bisa menampung bawang merah faktor lain juga adanya permainan para tengkulak karena di pasaran berada di kisaran belasan ribu kita akan melakukan komunikasi dengan kementerian pertanian dan perdagangan.

Kebijakan impor menurut saya hanya saja momennya tidak tepat karena bersamaan dengan panen raya di beberapa daerah.

Oleh DPR RI komisi IV Dapil III bidang Pertanian Dr Firman Subagyo menyampaikan tentang hal ini bahwa impor itu diperbolehkan, namun pemerintah harus memperhatikan regulasi yang ada impor boleh apabila stok pangan kurang mencukupi dan tidak bersamaan dengan panen raya seharusnya kita tidak perlu impor beras karena stok masih tercukupi.

Terkait impor saya menilai bahwa kurang dikomunikasikan kita sudah membentuk  satgas ketahanan pangan dengan melibatkan Disperindag, Polri dan TNI untuk melakukan operasi pasar.

Dengan meningkatnya jumlah penduduk, seluruh negara saat ini mengupayakan 2 hal yaitu ketahanan pangan dan ketersediaan sumber daya alam.

Dari TNI AD sendiri telah mendapat mandat langsung oleh Bapak mantan Panglima TNI pada waktu itu dijabat Jenderal TNI Gatot Nurmantiyo bersama Menteri Pertanian agar para Babinsa yang sebagai ujung tombaknya segala Informasi dari masyarakat wilayah nya jika para petani, baik itu petani padi, jagung dan kedelai jangan sungkan dan ragu untuk melaporkan diri bila ada bantuan pupuk bersubsidi dari pusat dimaikan oleh para oknum.

Kita akan tindak tegas sesuai hukum yang telah disepakati dalam rapat agenda MOU bidang Swasembada pangan dinegara kita ini.

TNI Dan Polri apalagi sudah mendapatkan perhatian dari Presiden RI Joko widodo agar pengawasan dan penyelidikan adanya panen para petani jangan sampai jatuh ditangan para tengkulak terutama gabah baik itu kering maupun gabah basah sampai halnya pupuk bersubsidi dari pusat betul - betul diawasi.

Dari Kodim Pati sendiri Adanya Terkaitan Hubungan Kekeluargaan Bersama warga petani, mantri tani, PPL sampai Dipertan sangat harmonis dengan tujuan agar apabila ada program dari pemerintah pusat menyalur sampai daerah minimal bisa teratasi dan cegah dini.

Contoh saja sudah satu bulan ini kegiatan panen raya padi antara TNI, Polri dan para petani juga jajaran Dispertan kab. Pati selalu bersinegritas semoga harapan kami Kabupaten Pati menjadi sentra komoditi penyuplai dan pengEkspor beras," ungkap Kasdim Mayor Inf Moch Sholikin S.Ag. MSi.

Kabag Ops Polres Pati  Kompol Sundoyo juga mengatakan dalam hal ini, terkait masalah beras dan bawang merah silahkan bila ada aksi unra dari petani untuk memperjuangkan nasib, namun dalam pelalsanaannya harus aman dan tertib saya juga petani dan saya tahu betul keluh kesah petani.

Kita dari Kepolisian melakukan operasi pangan dengan melibatkan stake holder dan melibatkan TNI dan Disperindag.

Satgas Pangan kita berdayakan agar mencegah permainan tengkulak, mulai dari satgas deteksi dari Sat Intel, satgas binluh dari Sat Binmas dan Satgas Tindak dari Sat Reskrim Polisi dalam hal ini membantu agar dalam pelaksanaan pengamanan, pencegahan dan penindakan. ($.tugi)

Diskusi Tiga Pilar Bersama DPR RI Dan Para Petani Pati

TH.Indonesia. Pati - Pada hari jumat ( 26/01/18) mengatakan " SMP Negeri 1 kayen Memang Saat ini sering menjuarai even- even di tingkat Pelajar Sekolah Menengah Pertama di kabupaten Pati, Kemarin di SMK BTB juana dapat juara 3 untuk bola volly putra, dan selalu mendapatkan juara di kejuaraan seperti POPDA (Pekan olah raga pelajar daerah) mendapatkan juara 1 bola volly putra, dan OOSN (Olimpiade Olah Raga Dan Seni Nasioonal) juga mendapatkan juara" ungkapnya Saat Di temui di ruangan Kantor Kepala Sekolahnya.

Kepala Sekolah SMPN 01 Kayen Pati, H. Masturi S. AG M.Pd.

Di Bawah Kepimpinan H. Masturi S.Ag., M.Pd SMP Negeri 1 kayen Mengalami kemajuan yang Sangat Pesat, Selain mampu menciptakan siswa siswi yang berprestasi di bidang pendidikan juga mampu Mengangkat Sekolah Sehingga SMP Negeri 1 kayen Menjadi Sekolah  Menengah Pertama terfavorit di Wilayah Eks Kawedanan Kayen.

Dengan Semangat Kebersamaan Antara Guru, SMPN 1 Kayen bisa tumbuh berkembah Seperti saat ini, Beliau juga Berharap Agar masyarakat Sekitar dan orang tua MuriÄ‘ Bisa bersinergi agar SMP Negeri 1 Kayen Bisa Semakin Maju dan banyak Prestasi yang Di raih, untuk tahun ini SMP Negeri 1 Kayen Juga sudah Siap untuk Melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Secara Mandiri atau di laksanakan di sekolah ini, jadi sudah tidak numpang lagi di Sekolah lain. 

Karena tahun lalu SMP Negeri 1 kayen Masig numpang Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) Di SMA Negeri 1 kayen, karena pada saat itu Belum Siap untuk Melaksanakan UNBK secara Mandiri, dan untuk tahun ini insalloh sudah Siap Sepenuhnya untuk Melaksanakan UNBK Secara Mandiri" Pungkasnya Mengakhiri. (Tim/THI)

SMPN 1 Kayen Siap Melaksanakan UNBK ( Ujian Nasional Berbasis Komputer) Secara Mandiri

TH.Indonesia. Sejarah - Pada sekitar awal tahun 1960, Bung Karno melakukan kunjungan kerja ke Bandung untuk menyampaikan kuliah umum kepada para Mahasiswa Bandung di halaman depan Kampus ITB Jl. Ganesha.

Batalyon 907 UNTAG Semarang. 

Setiba di Lapangan Udara Andir (Husein Sastranegara) Presiden/Panglima Tertinggi Soekarno disambut oleh Penguasa Perang Daerah/Panglima Kodam VI Siliwangi Kol. R.A. Kosasih.

Setelah menyalami para penyambutnya kemudian Presiden dipersilakan untuk memeriksa Pasukan Jajar Kehormatan bersenjata dengan sangkur (penghormatan senjata dengan pasang sangkur menurut ketentuan hanya diberikan kepada Sang Saka Merah Putih dan Presiden RI).

Dengan didampingi oleh Pangdam Siliwangi, Presiden/Panglima Tertinggi diiringi Korps Musik memeriksa Pasukan Jajar Kehormatan yang memberikan penghormatan militer.

Setelah itu, sebelum memasuki mobil yang akan mengantarnya ke Kampus ITB, Presiden bertanya kepada Panglima: "Kos, itu tadi pasukan dari mana, kok enggak pakai tanda pangkat?". Pak Kosasih menjawab : "Itu tadi adalah pasukan Resimen Mahasiswa yang sedang dipersiapkan untuk membantu "Operasi Pagar Betis" menumpas gerombolan DI/TII Kartosuwirjo".

Kemudian kepada Kol. R.A. Kosasih, Bung Karno berpesan agar dibina dengan baik karena mereka adalah calon-calon pemimpin.

Diantara anggota Resimen Mahasiswa tersebut yang di kemudian hari menjadi tokoh nasional adalah Ir. Siswono Yudo Husodo.

Ketika PKI (Partai Komunis Indonesia) gagal membentuk Angkatan V (Buruh dan Tani yang dipersenjatai) karena ditentang oleh TNI (Menpangad Jend. Ahmad Yani), D.N. Aidit mengadu ke Bung Karno sambil mengajukan protes mengapa TNI diijinkan membangun Resimen Mahasiswa, sambil menunjukkan Radiogram Menko Hankam/Kasab No. AB/3046/64 tertanggal 21 April 1964 yang ditujukan kepada semua Panglima Daerah untuk membentuk dan menyeragamkan Resimen Mahasiswa yang ada di setiap Kodam.

Karena yang menandatangani Radiogram tersebut adalah Jend. A.H. Nasution sendiri, maka Pak Nas dipanggil oleh Bung Karno untuk klarifikasi.

Kepada Bung Karno, Pak Nas menjelaskan tentang maksud dan tujuan Radiogram tersebut yakni :

1⃣ Menertibkan dan menyatukan bermacam-macam Resimen Mahasiswa yang timbul sebagai akibat adanya Instruksi Menteri PTIP Nomor 1 Tahun 1962 tanggal 15 Januari tentang Pembentukan Korps Sukarelawan di lingkungan Perguruan Tinggi dalam rangka Trikora Pembebasan Irian Barat.

2⃣ Sebagai titik awal untuk merintis Program Pendidikan Perwira Cadangan melalui Perguruan Tinggi (ROTC: Reserve Officer Training Corps).

3⃣ Dalam upaya melestarikan tradisi semangat bela negara dan patriotisme di kalangan intelektual muda seperti yang telah dibuktikan dalam perang kemerdekaan oleh Tentara Pelajar/Corps Mahasiswa.

Sebelum meninggalkan Istana, Pak Nas bertanya kepada Bung Karno, bagaimana kelanjutannya untuk mengikuti petunjuk Beliau, jawaban Bung Karno amat singkat : "Teruskan..!!!".

Sebagai akibat "instruksi" Presiden maka muncullah Resimen-Resimen Mahasiswa di setiap Kodam. Di Jawa Barat, Menteri PTIP Prof. Toyib Hadiwijaya memberi nama "Resimen Mahawarman". Di Jakarta Pak Nas memberi nama "Resimen Mahajaya". Di Yogyakarta Jenderal Ahmad Yani memberi nama "Resimen Mahakarta" dan seterusnya.

Di akhir tahun 1965, terdesak oleh demonstrasi-demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam KAMI dan terpengaruh oleh siaran Radio Australia yang menyiarkan berita bahwa TNI akan menggerakkan Resimen Mahasiswa, D.N. Aidit kembali mengadu ke Bung Karno di Istana dengan permintaan agar Bung Karno sesegera mungkin membubarkan Resimen Mahasiswa yang "ternyata" adalah tentaranya Nasution yang dibiayai oleh CIA. 

Ternyata setelah itu Bung Karno tidak membubarkan Resimen Mahasiswa tetapi malah membubarkan KAMI, bahkan HMI pun tidak dibubarkan.

Kisah-kisah tersebut dikisahkan sendiri oleh alm. Letjen. TNI. (Purn) R.A. Kosasih kepada Tjipto Soekardono sewaktu Tjipto Soekardono menjabat sebagai Kepala Staf Resimen Mahasiswa Mahawarman Jawa Barat pada tahun 1970.

Dahulu di Jawa Barat, anggota Resimen Mahasiswa sebelum menerima penyematan baret pada acara pelantikan, harus terlebih dahulu mengucapkan atau bersumpah yang disebut “PANCA DHARMA SATYA-RESIMEN MAHASISWA”.

Panca Dharma Satya mengandung 5 (lima) nilai kesetiaan, yakni :

1⃣ Setia kepada Sang Saka Merah Putih.
2⃣ Setia kepada Pancasila.
3⃣ Setia kepada Konstitusi (UUD 1945).
4⃣ Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
5⃣ Setia kepada cita-cita dan nilai-nilai kejuangan Bangsa Indonesia.

Menurut Pak Sutikno Lukitodisastro (mantan Sekretaris Militer Presiden), PANCA DHARMA SATYA itulah yang membuat Bung Karno tidak mau membubarkan Resimen Mahasiswa karena menganggap Resimen Mahasiswa merupakan salah satu wujud dari Nation and Character Building. ($.oekardono)


Nb : (Tjipto Soekardono) Gedung Juang 45, Jl. Menteng Raya 31 Jakarta. “Widya Castrena Dharma Sidha”.

Bung Karno Kisah Dengan Resimen Mahasiswa Indonesia

TH.Indonesia. Sumbar - Masjid Nurul Islam, solusi dari permasalahan masyarakat Air Haji dengan masyarakat Bungasan telah menemui titik terang, para nelayan yang memakai alat tangkap hamparan dasar (pukat harimau)  akan didata oleh pihak pemkab Pesisir Selatan, sebagai data untuk penggantian alat tangkap dengan yang dibolehkan sesuai undang-undang.

Keharmonisan masyarakat Nelayan harus lebih di utamakan. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit pada acara pertemuan dengan masyarakat Air Haji, di Masjid Nurul Islam, di jorong Tanjung Kandis Kampung Labuhan tangah Air Barat, kecamatan Lenggosari Baganti, Jum'at tgl (26/01/18).

Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Kelautan dan Perikanan Ir. Yosmeri,  Danlantamal,  Dandim, Kadis Kelautan dan Perikanan Pemkab. Pesisir Selatan, Ir. Nofilinda, beberapa OPD dilingkungan Pemkab Pessel, Waligari Air Haji Barat dan Walinagari Muaro Kandi, tokoh masyarakat.

Wagub Nasrul Abit lebih lanjut mengharapkan, setiap masyarakat agar saat ini menahan diri, dan tidak terpengaruh dengan isu - isu medsos yang tidak benar, dan sering mencari sensasi semata, tanpa mempertimbangan kebaikan bagi masyarakat. 

Berbagai pihak akan turunkan dalam penyelesaikan persoalan yang Air Haji dan Bungasan yang sudah ada sejak lama pada tahun 2006, dan sudah ada kesempakatan sepakatan yang mesti dilaksanakan. 

Dan selain itu mari kita, ikuti aturan perundang-undang yang berlaku,  pukat harimau,  alat tangkap yang merusak biota laut dan juga merusak trumbu karang.
Larangan ini mesti kita taati, tidak zamannya lagi bela-bela, terhadap yang bertentangam dengan aturan hukum. 

Pihak penegak hukum akan menindak siapa saja nelayan yang melakukan pelanggaran penangkapan ikan,  dengan tegas dan tidak pandang bulu," tegas Nasrul Abit. 

Wagub juga menyampaikan, mari kita bangun keharmonisan hidup ditengag-tengah masyarakat terutama Air Haji dan Bungasan untuk kesejahteraan hidup yang lebih baik nantinya. 

Kita tidak akan dapat hidup tenang dan bahagia jika kita masih terlibat persoalanan dan dendam yang tak terselesaikan, membuka diri saling memaafkan merupakan sebuah sikap terpuji yang di sukai Allah SWT. 

Mari kita bangun kehidupan yang lebih di Sumatera Barat dalam upaya memajukan dan mensejahterakan hidup masyarakat yang lebih baik lagi dimasa datang," seru Nasrul Abit Dt. Malintang Panai.

Kadis Kelautan Perikanan Sumbar Ir.  Yosmeri juga menegaskan, tidak ampun lagi bagi nelayan yang memakai alat tangkap yang merusak biota laut dan keberadaan trumbu karang. Bagi yang melanggar akan diproaes hukum dan diberikan hukum dipenjarakan.

Karena itu diharapkan semua masyarakat nelayan untuk mematuhinya dengan baik,  karena semua ini untuk kelangsungan kelestarian hidup lingkungan laut di wilayah Sumatera Barat," himbaunya.

Sementara kadis Perikanan Pessel Nofilinda menyampaikan akan melakukan pendataan para nelayan yang memakai alat tangkap hamparan dasar, yang nanti akan diberikan bantuan alat tangkap yang tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. 

Bantuan ini akan diberikan kepada semua masyarakat yang terdata, secara serentak dari dana terbagi 50 persen masing Pemprov Sumbar dengan Pemkab Pesisir Selatan di tahun 2019 nanti," terangnya. ($.tugi)

Masyarakat Nelayan, Alat Pukat Harimau Akan di Data Oleh Pemkab Sumbar

TH.Indonesia. Pati- Jum'at tgl (26/01/18), bertempat di Mushola Makodim dalam rangka, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Kodim 0718 Pati, melaksanakan kegiatan pembacaan  Yasin dan Doa bersama setelah melaksanakan Sholat Mahrib Berjamaah, pada kamis malam.

Dzikir dan Doa bersama untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota di jajaran Kodim 0718 Pati. 

Dalam pembacaan yasin di pimpin oleh Kasdim 0718 Pati ,Mayor Inf Much Sholihin S.Ag MSi diawali dengan bacaan basmallah dan istigfar, serta alunan dzikir, bacaan Yasin, Tasbih, Tahmid dan Tahlil, dengan berkali kali diucapkan ketenangan dalam hati akan terwujud dan di akhiri dengan pembacaan Doa.

Dalam kesempatan ini Dandim 0718 Pati menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan ini saya harapkan rutin dilaksanakan setiap hari Kamis malam Jum'at, dimaksudkan, baik ada saya, maupun tidak ada harus tetap dilaksanakan dengan itu kita bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya seluruh anggota Makodim 0718 Pati.

Serta, meningkatkan moral dan akhlaq agar dapat terhindar dari segala pengaruh negatif, Dandim juga mengajak kepada seluruh anggota Makodim 0718 Pati untuk selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT, dengan selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, serta selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan yasinan ini juga sebagai bentuk silaturahmi bagi seluruh keluarga besar anggota Makodim 0718 Pati untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan sebagai seorang prajurit dan saling mengingatkan antara satu sama lainnya.

Untuk, menghindari dan tidak membuat pelanggaran karena yang dirugikan bukan hanya yang bersangkutan yang membuat pelanggaran, akan tetapi rekan, keluarga dan satuan juga ikut dirugikan. ($.davit)

Dandim 0718 Pati Mengajak Seluruh Personel Agar Tingkatkan Keimanan Dan Taqwa

TH.Indonesia. Sulbar - Jum’at tgl (26/01/18), Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Barat resmi dilantik untuk masa jabatan 2018 -  2023 di D'Maleo Hotel Mamuju. 

DPW IWO Sulbar Resmi Dilantik. 

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum IWO Indonesia Jodhi Yudono, Pembacaan Surat Keputusan dibacakan Wakil Sekretaris Jenderal B.Edwar Panggabean.

Seusai dilantik, Ketua DPW IWO Sulbar Basri Sangkala menyampaikan, dinamika perkembangan jaringan internet membuat akses informasi begitu cepat diterima oleh masyarakat umum. Dengan fenomena itu IWO Sulbar secara khusu bercita-cita melahirkan informasi yang sehat dan mencerdaskan.

"Yang berjalan diatas rel kode etik jurnalistik, sehingga apa yang di cita-citakan dalam mendirikan IWO bisa terwujud, Membangun Peradaban Tanpa Hoax," katanya, kamis tgl (25/01/18).

Sementara itu, Ketua Umum IWO Indonesia Jodhi Yodono mengatakan, perkembangan teknologi, dimana informasi begitu serba cepat dan mudah diakses masyarakat, merupakan keniscayaan peradaban.

Olehnya itu, ia berharap, wartawan di Sulbar utamanya yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online terus mengedepankan pendalaman dan verifikasi dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik.

"Menjadi pengurus organisasi harus selalu disertai dengan rasa ikhlas, ikhlas menerima yang datang dan melepas yang pergi, karena begitulan berorganisasi. 

IWO harus terus mempererat silaturahmi antara sesama pers, bukan hanya di Sulbar tapi di seluruh Indonesia," kuncinya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Ismail Zainuddin, Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj Masurah,Kasrem 142 Tatag, Ketua IJS perwakilan OKP, Lembaga Adat dan unsur Muspida Prov.Sulbar dan Muspida Kab. Mamuju. ($.wawan)

Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online DPW IWO Sulbar Resmi Dilantik

TH.Indonesia. Sumbar - Satuan Kerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha sesuai Peraturan Pemerintahan nomor 91 tahun 2017, agar bekerja cepat untuk memudahkan pelaksanaan berusaha dan investasi di daerah.

Satgas Harus Bekerja Lebih Cepat Dan mudah. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit disela-sela Rapat Koordinasi Satuan Tugas yang dilaksanakan di ruang Grahawala Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Jakarta, Kamis tgl (25/01/18).

Ikut mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat,  Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Prov. Sumbar Maswar Dedi.

Wagub Nasrul Abit lebih jauh menjelaskan, pada rapat rapat koordinasi satuan tugas percepatan pelaksanaan berusaha hari ini memperkenalkan protokol komunikasi antar satuan tugas yang menjadi media dalam mengawal dan membantu penyelesaian perizinan berusaha yang di luncurkan pada hari ini.

Purwarupa merupakan aplikasi protokol komunikasi antar satgas dan pengaduan Masyarakat merupakan yang di desain untuk pengawalan dan penyelesaian perizinan berusaha oleh masing-masing satgas dan sarana bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk melihat proses penyelesaian perizinan berusaha dan permasalahan yang dihadapi.

Dengan diluncurnya aplikasi protokol komunikasi antar satgas ini bisa memberikan percepatan akses kepada pengguna protokol komunikasi antar satgas bisa melakukan pengawalan dalam menyelesaikan perizinan dan bisa melihat proses dan permasalahan yang dihadapi sehingga bisa terwujudnya transparasi dalam pengajuan pembuatan perizinan sehingga akan bersih dari pungli dan korupsi.

Dan yang terpenting memudahkan pelaksanaan berusaha dan memudahkan investasi, sehingga dalam pembuatan perizinan tidak dipersulit dan transparan bagi insvestor dan masyarakat yang akan mengajukan perizinan," jelas Wagub Nasrul Abit Dt. Malintang Panai. 

Wagub Nasrul Abit juga menambahkan, dalam percepatan pembangunan daerah kita tidak bisa terpaku pada dana dan program pada APBD dan APBN semata.

Dalam dimensi hari ini,  tantangan kemajuan ekonomi global, termasuk persaingan perekonomian antara negara menjadi sesuatu yang mesti dihadapi dengan daya saing dalam negeri, yang kokoh, makanya investasi amat dibutuhkan dalam percepatan itu.

Jika  kita tidak bersegera membenahi sarana dan prasarana pembangunan ekonomi di daerah tentunya,  kesejahteraan masyarakat yang kita idam-idam tak akan pernah terwujud dengan baik, terang Nasrul Abit.

Kepala PTSP Maswar Dedi juga menyampaikan, Satgas Percepatan Berusaha akan menginventarisasi semua jenis perizinan yang ada di pusat dan di daerah.

Satgas akan bekerja utk menyederhanakan persyaratan perizinan sehingga akan memudahkan investor untuk berinvestasi.

Direncanakan pada bulan April 2018 ini akan diadakan launching Online Single Submission ( OSS ) yang akan dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP.

OSS ini adalah suatu sistem yang terintegrasi antara pusat dan daerah yang dapat akses oleh pengusaha untuk mengurus perizinan dan pengaduan terhadap masalah-masalah yang terkait dengan investasi yang dapat dimonitor secara online, jelas Maswar Dedi. ($.wawan)

Satgas Harus Bekerja Lebih Cepat Dan Memudahkan Investasi

TH.Indonesia. Pati - Guna mendukung swasembada Pangan di desa Prawoto kec Sukolilo telah dilaksanakan Panen Raya Padi Se-Kabupaten Pati Bersama Bupati di Gapoktan Tani Jaya Desa Prawoto Kec. Sukolilo kabupaten Pati, Kamis tgl (25/01/18).

Dandim 0718 Pati & Bupati Haryanto panen raya bersama masyarakat desa Prawoto Sukolilo. 

Dalam kegiatan Panen Padi tersebut Bupati Pati,Mengatakan"untuk tahun 2018 ini, kita bersyukur bahwa petani pati ini bisa panen raya dengan hasil yang baik, jadi ribuan hektar hasilnya harga gabah/ beras akan turun kalau bisa para petani bisa menahan/sabar hasil panennya di simpan dulu.

Dengan kecanggihan teknologi alat pertanian bisa memperhemat pengeluaran petani dalam pengelolaan sawahnya, dengan ada import beras dapat merugikan para petani, makanya kalau bisa untuk menjual hasil panennya bisa di tunda sekitar 1 atau 2  bulan menunggu harga gabah naik, alsintan sekarang sudah banyak, dari pemerintah memberikan bantuan ke masyarakat petani, untuk meningkatkan hasil pertanian.

Kepala Desa Prawoto Bapak. Hyro Fachrus Mengucapkan " terima kasih' atas kehadiran Forkompinda kab Pati, yang telah hadir di kesunanan Prawoto Desa Prawoto dalam rangka panen raya padi,dan untuk saat ini sudah mulai panen padi dan untuk harga gabah/beras saat ini sudah  baik, sehingga dapat dinikmati oleh para petani dan saya berharap Pemerintah jangan mengimpor beras sehingga kesejahteraan para petani dapat meningkat.

Rencananya kedepan desa Prawoto pada tanggal 5 februari ini akan mempercepat tanam, sehingga nantinya untuk beras di Kabupaten pati lebih-lebih dengan itu pemerintah Kab Pati, bisa untuk mendukung tolak import beras, lahan pertanian di desa Prawoto 861 ha, untuk MT lll dimohon bantuannya bibit jagung untuk lahan pertanian di Desa Prawoto. ($.tugi)

Dandim 0718 Pati Dan Bupati Panen Raya Bersama Masyarakat Petani Desa Prawoto Sukolilo

TH.Indonesia. Tulang Bawang Barat, Lampung -- Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi dilantik. 

IWO Tulangbawang Barat Lampung siap mengawal pembangunan di daerah. 

Riko Amir dan Yunastanto dipercaya sebagai Ketua dan Sekretaris IWO Tubaba, Periode 2018-2023 dan dilantik di Gedung Sessat Agung, Kompleks Islamic Center, kota Panaragan, Tubaba  Kamis tgl (24/01/18).

Pelantikan pengurus IWO Tubaba bertajuk, "Gerakan Anti Hoax Bumi Ragem Sai Mangi Wawai", dihadiri oleh Pengurus Pusat IWO, Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Lampung, Bupati Tubaba Umar Ahmad, unsur Forkopimda, para kepala SKPD, tokoh masyarakat, dan organisasi pers setempat. 

Acara dimulai dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IWO.  Dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Pusat IWO, Ikrar IWO dan Penyerahan Pataka dari Ketua PW IWO Lampung, Wawan Sumarwan kepada Ketua PD IWO Tulang Bawang Barat, Riko Amir. Dilanjutkan pemakaian seragam IWO kepada Dewan Kehormatan IWO Tubaba Umar Ahmad.

Ketua panitia pelantikan Yunastanto dalam laporannya mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak dalam menyukseskan pelantikan tersebut.

Terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah membantu tersuksesnya pelantikan ini. Hal ini menjadi titik balik kemajuan wartawan online di Kabupaten Tulangbawang Barat”, papar Yunastanto.

Dalam sambutanya Ketua Pimpinan Pusat IWO Jodhi Yudono yang diwakilkan oleh Dewan Etik IWO Novie Dodo mengungkapkan IWO hadir, bertujuan memberantas berita hoax atau bohong.

Kita harus lawan berita hoax melalui gerakan melawan hoax, berita hoax bermula dari obrolan masyarakat yang tidak terkontrol dan bisa mewabah ke seluruh masyarakat. 

Dua hal yang menjadi fokus IWO adalah soal kesejahteraan wartawan dan pemberitaan yang profesional secara benar," ujar Dodo.

Di tempat yang sama Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad sangat mengapresiasi kehadiran IWO di kabupaten Tubaba. Dia berharap IWO bisa memberikan informasi positif kepada masyarakat.

Semoga IWO yang baru saja dilantik mampu dan dapat mendukung sepenuh nya pembangunan yang sedang gencar-gencar di lakukan Pemkab," kata Dia.

Pembangunan wilayah perkotaan modern di kawasan transmigrasi menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kita sudah mengajukan proposal tentang program tersebut kepada presiden Ir. Joko Widodo", ungkapnya. Umar menambahkan kawasan tranmigrasi sejak lama menjadi perhatian berbagai pihak.

Sejak jaman kolonial belanda kawasan transmigrasi sudah ada, dan menjadi kawasan yang lebih maju karena didukung infrstruktur, dan sumber daya manusianya. 

Inilah alasan mengapa kawasan transmigrasi dipilih sebagai wilayah perkotaan di Tubaba," jelas Umar.

Terkait program tersebut orang nomor satu di bumi ragem sai mangi wawai ini berharap insan pers khususnya anggota IWO di Tubaba, dapat mendukung program pembangunan tersebut, dengan penyampaian informasi yang akurat dan berimbang. ($.tugi)

IWO Tulang Bawang Barat Lampung Resmi Dilantik Dan Dikukuhkan

TH.Indonesia. Pati - Selasa tgl (24/01/18), bertempat diwilayah kecamatan Winong Kidul tepatanya diDesa Pekalongan Kabupaten Pati, telah diadakan kegiatan Panen Raya padi para petani dan Kasdim 0718 Pati, serta Muspika, Kementan, juga Pasiter bersama para  PPL guna menghindari maupun menekan harga beras dan impor Beras dari Luar.

Kasdim 0718 Pati bersama masyarakat petani desa Pekalongan Winong Pati. 

Kasdim 0718 Pati Mayor Inf. Moch.Sholikin S.ag MSi mengatakan dalam sambutannya kepada para muspika dan PPL, dan Gapokatan bahwa TNI AD siap membantu dan ikut mengatasi serta pengawasan terhadap para petani saat melaksanakan saat tanam, perawatan tanaman terutama dorongan pupuk subsidi, dan panen juga termasuk penjualan, karena kenyataannya sekarang Negara kita menjadi Impor Beras semua itu disebabkan Situasional. 

Maka dari itu TNI AD bersama Polri mendapat mandat dari Bapak Presiden RI kerja sama dengan menteri Pertanian agar swasembada pangan terutama Pajale agar di awasi khususnya para tengkulak jangan sekali - kali memainkan harga beras dan gabah kepada petani, kita akan tindak tegas.

Mari Kita mengajak kepada para warga masyarakat khususnya para petani harus semangat dalam Program Swasembada Pangan dari Presiden dan Menteri Pertanian. Kita ini adalah Negara Agraris jangan sampai menjadi Negara pengimpor beras dari negara lain.

Dari warga setempat juga minta agar Pengadaan pembuatan Embung jangan hanya wilayah kota saja tapi pelosok desa yang ada persawahan sangat membutuhkan waduk Embung tersebut, guna mengantisipasi Musin kering kedepannya, " ungkap Kepala Desa Pekalongan Ukhwatur Roi S.Pd. ($. david)

Petani Pekalongan Minta Dukungan Waduk / Embung Guna Irigasi Pengairan Sawah

TH.Indonesia. Jepara - Kebangkitan dunia pendidikan sudah menjadi program Presiden RI sejak sejak berdirinya republik Indonesia, sebagai generasi emas penerus bangsa dan negara. 

Deklarasi Anti Narkoba siswa-siswi pelajar kab. Jepara. 

Hari ini sekitar 20.000 (duapuluh ribu) lebih pelajar se kabupaten Jepara, yang terdiri dari pelajar tingkat SLTP dan SLTA, mengikuti acara Deklarasi Pelajar Anti Narkoba Kabupaten Jepara Tahun 2018 yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.

Acara ini diselenggarakan oleh Tim Pembinaan Anti Narkoba Pelajar Kabupaten Jepara yang didukung Polres Jepara, Pemkab Jepara, Dinas Dikpora, Kantor Kementrian Agama Jepara dan instansi terkait.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, diawali dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Jepara.

Kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua penyelenggara, Kompol Aan Hardiansyah, S.H. Dalam sambutannya, dipaparkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi bagi pelajar dalam upaya meningkatkan prestasi dan ikut bersama-sama memerangi narkoba di Kabupaten Jepara, ungkapnya.

Dengan mengangkat jargon "Raih Prestasi Tanpa Narkoba", pihak penyelengara mengharapkan agar para pelajar di Jepara bisa meraih prestasi dalam lingkup dan bidangnya masing-masing dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Termasuk dalam bagian acara ini adalah pembacaan naskah ikrar pelajar anti narkoba oleh perwakilan pelajar, penandatanganan surat pernyataan anti narkoba disertai foto dari 20.000 peserta, serta adanya penandatanganan naskah kerjasama antara Polres Jepara dan Pemkab Jepara tentang upaya penyusunan muatan kurikulum anti narkoba untuk semua sekolah se Kabupaten Jepara. (Rudy Faishol)

Deklarasi Anti Narkoba Seluruh Pelajar Kabupaten Jepara

TH.Indonesia. Pati - Demo petani Pati Selatan didepan kantor bupati Pati, Senin tgl (22/01/18), untuk menyuarakan aspirasi mereka mengenai kebijakan menteri perdagangan Enggartiasto Lukita yang akan mengimpor beras dari negara Thailand dan Vietnam.

Pemerintah Kabupaten Pati dengan tegas menolak kebijakan impor pemerintah pusat. 

Petani berharap Bupati Pati dan Ketua Dewan Pati mengawal aspirasi mereka, sehingga kebijakan impor beras dibatalkan, demo tersebut dijaga ketat oleh satuan keamanan Polsek Pati. Peserta demo yg berjumlah kurang lebih kurang lebih 200 petani dan juga mahasiswa dari Tuban dan Kediri.

Kebijakan impor beras oleh menteri perdagangan Enggartiasto Lukita itu sangat bertolak belakang dengan Nawa Cita presiden Joko widodo, selain itu juga kebijakan impor disaat sedang panen raya jelas akan membuat harga gabah petani jadi anjlok. 

Sehingga petani akan merugi karena biaya tanam sudah mahal dan harga pupuk juga mahal ditambah dengan kewajiban petani harus beli pupuk organik dan npk plus saat beli pupuk dipengecer, teriak orator diatas mobil komando aksi.

Ditempat terpisah perwakilan pengunjuk rasa melakukan audiensi dengan bupati Pati Haryanto dan ketua DPRD Pati Ali badrudin untuk mengawal aspirasi para petani agar kebijakan impor beras dibatalkan, hasil audiensi tersebut disampaikan oleh ketua DPRD Pati dihadapan para petani, Bahwa pemerintahan kabupaten Pati menolak kebijakan impor beras menteri perdagangan dan akan terus mengawal aspirasi tersebut sampai kebijakan tersebut dibatalkan.

Unjuk rasa dengan kelompok masyarakat "Petani Berdikari" dengan harapan pemerintah pusat menghentikan impor beras, salah satu koordinator Mr. Santoso juga anggota kelompok Gapoktan Petani Berdikari sangat mengapresiasi ketua DPRD kabupaten Pati juga Bupati Haryanto yang menolak tegas kebijakan menteri Perdagangan tersebut.

Petani harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, jangan sampai karena kebijakan pemerintah akhirnya merugikan masyarakat, khususnya para petani di Pati dan di Indonesia pada umumnya. ($.tugi)

Unjuk Rasa Petani Pati Terkait Kebijakan Impor Beras Oleh Pemerintah

TH.Indonesia. Pati - Minggu tanggal 21 Januari 2018 dimulai Pukul 10.30 wib bertempat  di Aula Kantor Kecamatan Cluwak Desa Plaosan Kec. Cluwak telah dilaksanakan HUT KE 37 PEMUDA PANCA Marga CABANG PATI TAHUN 2018 Kab. Pati.
 
Letkol Arief Darmawan : Pemuda Panca Marga harus menjadi garda depan NKRI. 

Kegiatan tersebut dihadiri beberapa Pejabat termasuk dari Kodim Pati yang langsung dihadiri oleh Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos, Wabup Pati Saeful Arifin, anggota Dewan dari partai Golkar Muh Setyadi, Muspika Kec.Cluwak, WAkil ketua Markas Daerah Semarang Drs H.Afif, dan seluruh Danramil eks. Kawedanan Tayu.

Ketua Cabang PPM Pati Sunarto SH, Ketua Ranting PPM 02 Cluwak Suyitno Spd, Kades sekecamatan Cluwak
Anggota dewan Cluwak dan seluruh anggota PPM Cab. Pati, FKPT Perwakilan Karang taruna Kab. Pati dan rombongan Dari LVRI Kab. Pati.

Sambutan ketua markas cabang PPM Kab.Pati Sunarto mengatakan bahwa kami laporkan untuk ketua PPM Jateng tidak bisa hadir karena untuk saat ini Ketua masih ada kepentingan disingapura.

Dihari ulang tahun PPM yang ke 37 ini mari kita gugah kembali dan tumbuhkan semangat dan energik guna menghadapi tugas kedepan.

Sengaja di Hari ulang tahun ini kami selenggarakan diwilayah agar selalu bisa membaur dengan masyarakat. PPM ini adalah pengabdian kepada bangsa dan negara juga merupakan sebuah Organisasi kemasyarakatan dibawah TNI.

Kami mohon kepada Dandim untuk memberikan semangat kepada kita khususnya warga PPM. Demikian dari kami apabila ada hal hal yang kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar besarnya.

Ucapan terimakasih atas kehadiran Bapak ibu sekalian di siang hari ini, saya ucapkan terima kepada bapak ibu yang telah menyumbangkan fikiran dan tenaga sehingga acara ini bisa berjalan dengan baik.

Kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini selanjutnya kami minta saran dan koreksi agar ada perbaikan untuk kedepan.

Kemudian kami mohon setelah acara ini untuk bapak ibu sekalian untuk berfose bersama karena agenda kami kedepan akan kita buat dokumentasi yang lebih lengkap," Suyitno.

Sebagai Wakil Bupati Pati Saeful Arifin mengatakan semoga momentum HUT PPM ke 37 Pemuda Panca Marga ini dapat meningkatkan kometmen dan motivasi semua jajaran pengurus dan anggota pemuda panca marga kabupaten Pati dalam kiprahnya membangun masyarakat daerah bangsa dan negara.

Mari kita jadi kan organisasi ppm sebagai organisasi yang konstruktif inovatif kreatif dan eksis dalam berperan menyelesaikan Berbagai persoalan bangsa.

Kalau kita tidak bisa berdisiplin bagaimana kita bisa menjaga kesatuan bangsa dan negara ini, sebagi organisasi Pemuda Panca Marga hendaknya bisa menjadi cerminan bagi pemuda pemudi yang lain.

PPM hendaknya Mampu menjadi perekat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia, PPM harus mampu membantu persoalan bangsa saat ini Pati. 

Dandim 0718 PATI Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos pada intinya memberikan penyampaian dan penekanan kepada seluruh Personel PPM yang ada bahwasanya ;

Pertama-tama saya selaku Pembina PPM mengucapkan selamat ulang Tahun ke-37 kepada Organisasi Pemuda Panca Marga dimana dengan usia tersebut apabila dianalogikan dengan hidup anak manusia sudah masuk pada fase"Dewasa", hal tersebut tentunya juga harus disertai dengan cara berfikir, bersikap dan bertindak yang terbaik bagi organisasi PPM sendiri, masyarakat disekitarnya serta bangsa dan negara.

PPM merupakan organisasi warisan yang diakui oleh Negara dengan anggotanya adalah putra putri atau anak cucu dari para Pejuang. PPM juga merupakan keluarga besar Tentara Nasional Indonesia / TNI oleh karenanya harus ikut serta menjaga nama baik TNI. 

Tujuan organisasi ini bukan untuk petantang petenteng tetapi diawasi oleh TNI supaya tujuannya menjadi jelas, agar mempunyai karya yang jelas sehingga berbuat sesuai dengan kondisi sesuai dengan pekerjaan dan sesuai kemampuannya.

Untuk itu, saya berharap kepada generasi muda yang tergabung dalam PPM, sebagai bagian dari KBT, hendaknya memiliki wawasan dan semangat kebangsaan yang lebih baik dari kalangan pemuda pada umumnya.

Hal ini mengingat latar belakang historis keberadaan PPM yang tidak dapat dipisahkan dari militansi perjuangan para pahlawan bangsa guna mengisi kemerdekaan yang telah dengan susah payah diraih oleh para Pejuang kita dengan mengorbankan jiwa dan raganya serta air mata dan darahnya.

Selain itu dengan Ulang Tahunnya yang ke-37 ini, saya juga berharap dalam perjalanan organisasi kedepan kiranya segenap anggota PPM dapat melakukan introspeksi dan evaluasi internal.

Sehingga dapat mengetahui apa yang menjadi kekurangan, kelemahan dan kekuatan yang ada pada organisasi dan juga merupakan sebuah cerminan kedewasaan dalam memantapkan tekad dan semanagat  untuk mengawal dan mengamankan NKRI.

PPM harus berbuat walau sekecil apapun, dengan sekuat tenaga dan dengan kemampuan yang dimilikinya serta senantiasa harus menjadi solusi masyarakat, bangsa dan negara, dan bukan malah menjadi bagian dari masalah di tengah-tengah masyarakat.

Sekali lagi saya beserta Keluarga Besar Kodim 0718 Pati mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-37 kepada Pemuda Panca Marga dan "Tetaplah berkarya dan berbhakti untuk masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai bersama. ($.tugi)

Semangat Pemuda Panca Marga Untuk NKRI Bersama TNI Kepada Bangsa Indonesia

TH.Indonesia. Medan - Minggu tgl (21/01/18), Sumatera Utara-‎Pengurus Propinsi (PP) Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Utara dan Pengurus Daerah (PD) Kota Medan resmi dilantik oleh Pengurus Pusat (PP) IWO, yang dihadiri langsung Jodhi Yudono selaku Ketua Umum PP IWO dan Sekretaris I Edward Panggabean.

Mei Leandha siap pimpin IWO Sumut 2018-2023. 

Pelantikan IWO untuk Pengurus Propinsi Sumatera Utara dan PD Kota Medan periode 2018-2023 berlangsung di Hotel Grandhika Medan di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Jum'at malam,19 Januari 2017.

Untuk PW IWO Sumatera dipimpin ‎Mei Leandha sebagai Ketua PW IWO Sumatera Utara dan Sekretaris PW IWO Sumatera Utara, Teuku Yudhistira. Sementara itu, Ketua PD IWO Kota Medan Erie Prasetyo dan Sekretaris PD IWO Kota Medan, Syaiful D.

Selain pelantikan, pengurus IWO juga mengelar program charity ke panti asuhan, berupa pemberian sembako ke yayasan penyantunan yatim piatu Aceh Sepakat Darul Aitam Medan.

Pada hari kedua, Sabtu tgl (20/01/2018)digelar dialog bersama pengurus dalam melaksanakan tugas peliputan, sekaligus mengingatkan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang kepengurusan. 

Kegiatan itu disampaikan oleh Sekretaris I PP IWO, Edward Panggabean bersama Sekretaris Propinsi Teuku Yudhistira dan Ketua IWO Kota Medan Erie Prasetyo.

Ketua Umum PP IWO, ‎Jodhi Yudono mengatakan dengan kepengurusan baru terbentuk IWO di Sumatera Utara ini, bisa menjalani organisasi ini dengan dan dijadikan wadah organisasi profesi wartawan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas.

‎"IWO Lahir disini sebagai perjalanan dunia jurnalistik disini di Sumatera Utara. Jadi kita harus tau, gelagat zaman sudah mu kemana. Sekarang ini zaman edan. Ini Zaman Post Modern," kata Jodhi saat memberikan kata sambutan.

Jodhi mengatakan IWO bisa memberikan pemberitaan untuk membendung berita hoax, yang selama ini terus menghantui dan membodohi masyarakat secara umumnya.

"Saat ini banyak berita hoaks, masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan media. Makanya mereka buat berita sendiri di media sosial. IWO hadir untuk mengembalikan kepercayaan itu lagi," jelas Jodhi.

‎Ketua PW IWO Sumut, Mei Leandha, mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak untuk membantu pelantikan dan hadir dalam pelantikan PW IWO Sumatera Utara dan PD IWO Kota Medan.

"IWO Sumut ingin mengembalikan kepercayaan publik terhadap media, khususnya media online.

Apalagi maraknya berita hoaks di tengah masyarakat. Kita tidak mau masyarakat dibodoh-bodohi oleh berita hoaks. Kita yang mesti menjadi penangkal masyarakat dari berita bohong," jelas Mei.

Mei mengatakan dengan terbentuk kepengurusan IWO ini, diharapkan bisa membangun jiwa profesional wartawan dalam menyampaikan informasi dalam pemberitaan.

"Kita juga akan terus melakukan peningkatan kualitas terhadap seluruh anggota sumut. Karena sebagai jurnalis kita harus bertangggung jawab terhadap berita dan membuat berita yang bertanggung jawab," tutur Mei.

"Kita akan mengawal kebijakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Kita tetap melakukan kritik terhadap pemerintah. Tujuannya membangun bangsa dan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Dewan Kehormatan PW IWO Sumatera Utara, Raden Muhammad Syaf'i mengatakan keberadaan IWO ditengah Masyarakat sangat baik. Apa lagi, IWO mempunyai misi untuk ‎membendung pemberitaan hoax.

"Karena IWO dalam marsnya, sudah jelas kebohongan adalah musuh bersama. Disini sayang sangat senang melihat IWO. Saya siap bertukar pikir untuk memajukan IWO kedepannya," kata pria yang akrab disapa Romo.

Maneger SDM dan Umum PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara,Suyadi mengatakan dalam mencampai kinerja, PLN sendiri butuh media untuk menyampaikan informasi yang mungkin kami tidak bisa secar langsung kepada masyarakat.

"Maka teman-teman media yang menyampaikan informasi kepada pelanggan PLN maupun yang akan menjadi pelanggan PLN. Tahun 2018, kebijakan PLN Sumut adalah peningkatan penyambungan. 12 Bulan ini sudah ditentukan program-program yang sudah dirancang," tutur Suyadi.

Ia mengharapkan PLN dan IWO menjadi mitra baik kedepannya untuk mendukung seluruh program pembangunan listrik nasional dilakukan PLN. Suyadi juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus di PW IWO Sumater Utara dan PD IWO Kota Medan.

"Harapan kami untuk IWO SUmut dan Kota Medan bisa menyampaikan kepada masyarakat Sumut. Karena walaupun sudah kita lakukan kegiatan sosialisasi , belum bisa menjangkau seluruh pelanggan," tandasnya.

Dalam pelantikan ini, dihadiri Dewan Kode ‎etik, PW IWO Sumatera Utara, Ade Sandra Purba, Raden Muhammad Syafii. 

Selanjutnya Dewan Etik dan Kehormatan PD IWO Kota Medan, Sutrisno P, AKBP MP Nainggolan mewakili Polda Sumut, Mewakili Kodam I/Bukit Barisan, Mayor Yamin Sonar dan sejumlah pejabat lainnya.

Adapun Pengurus harian Propinsi IWO Sumut yang dilantik diantaranya yakni, Ketua Mei Leandha, Wakil Ketua I Joko Irawan, Sekretaris Teuku Yudhistira. 

Kemudian, Wakil Sekretaris Ilham Pane, sedangkan Bendahara ditunjuk Yulinda Siregar serta berbagai bidang lainnya.

Sementara untuk pengurus harian IWO di Kota Medan, mereka yang didapuk adalah Ketua Erie Prasetyo, Wakil Ketua I, Herdiansyah, Sekretaris Syaifullah dengan Wakil Sekretaris Bagoes Maulana, sementara sebagai Bendahara Aulia Ramadhan Ray selain itu berbagai bidang lainnya. ($.tugi)

Pertama Jurnalis Perempuan Menjadi Ketua IWO Sumatera Utara

TH.Indonesia. Pati - Sabtu tgl (20/01/18), di desa Kayen memiliki beberapa makam yang di yakini masyarakat memiliki pengaruh diwilayah yang ditinggali semasa hidupnya, antara lain yang telah terkenal dan banyak dikunjungi para peziarah maupun wisatawan religi, salah satunya makam Sariden atau yang banyak dikenal dengan sebutan Syekh Jangkung Landoh, Ki Gede Darmoyono yang disebut Makam Jati Kembar dan masih banyak lagi.

Jejak Makam Islam Nyai Puspo Dlimo di dukuh Bulloh Kayen Pati. 

Selain makam kedua leluhur tersebut masih banyak lagi yang belum terkuak atau belum di ketahui, di dukuh Bulloh Ki Calang Bantung dan ada disebelah selatan dukuh Bulloh dan di sebelah timur dukuh Karanggempol ada makam Nyai Puspo Dlimo yang diyakini oleh masyarakat sebagai leluhur yang memiliki cerita dan sejarah.

Nah, Untuk mengenai makam Nyai Puspo Dlimo memang hingga saat ini belum ada yang dapat membuka tabir misteri atau mengungkap sejarah tentang Nyai Puspo Dlimo, namun makamnya dirawat bahkan di bangun layaknya punden oleh saudara Pujo putra dari Karmijan, salah satu warga dukuh Karanggempol desa Kayen kabupaten Pati Jawa tengah.

Karena rasa keinginan tahu saya tentang makam tersebut besar sempat saya tanyakan ke berbagai tokoh masyarakat diantara dua perdukuhan yakni dukuh Bulloh dan dukuh Karanggempol, namun mereka menjawab tidak mengetahui dan saya di sarankan untuk bertanya pada Karmijan salah seorang warga dukuh karanggempol, saya sempat mampir kerumah Pak Karmijan namun tidak ketemu," ujar Mz Bambs.

Setelah beberapa lama akhirnya saya ketemu dengannya, beliau sedang membersihkan sampah di sebelah tugu samping rumahnya, akhirnya kami ngobrol dan saya tanyakan tentang sejarah makam Nyai Puspo Dlimo yang sudah lama menjadi misteri dalam perjalanan sejarah saat ini.

Dan pertanyaan saya dijawab "Aku ra ngerti persis sejarah makam Nyai Puspo Dlimo, nanging aku pernah di impeni," ungkapnya sambil menerawang jauh kedepan, seakan akan ada tabir kehidupan yang tak kasat mata.

Karmijan menceritakan bahwa dirinya pernah wiridan di makam Nyai Dlimo dan setelah wirid Pak Karmijan minta petunjuk dengan berkata sendiri "Nyai saya mohon petunjuk, sesungguhnya Nyai itu siapa, dan dari mana kok ada di sini? " tanpa di sadarinya ada suara seorang wanita yang menjawab sabar ya nak ".

Setelah sekitar satu bulan Karmijan bermimpi menerima wangsit dan petunjuk siapa adanya makam tua tentang Nyai Puspo Dlimo tersebut dan mulai ada titik terang siapa sebenarnya tentang jatidiri beliau.

Menurut cerita Pak Karmijan, bahwa Nyai Puspo Dlimo adalah seorang Putri yang bernama Roro Ayu Gringsing berasal dari Serang atau Banten yang pernah datang ke wilayah kadipaten Pati sebagai utusan dari sang Raja hanya untuk mengembalikan sebuah Pusaka pada seorang Tumenggung di kadipaten Pati, namun sampai di kadipaten Pati tidak berjumpa dengan sang Tumenggung yang konon kabarnya sangat sakti mandraguna tersebut.

Dengan tidak bertemu dengan Tumenggung sang pembesar kadipaten Pati, pusaka tersebut akhirnya di bawa oleh Roro Ayu Gringsing, namun pusaka tersebut menjadi rebutan para prajurit Kadipaten Pati yang ingin memiliki karena keampuhannya yang mampu membuat daya gentar musuhnya.

Roro Ayu Gringsing di kejar kejar oleh para prajurit dan dengan kemampuannya sebagai salah satu utusan kerajaan, akhirnya Roro Ayu Gringsing memutuskan menghindar dari serbuan para prajurit ke arah selatan guna menghindari pertumpahan darah, hingga sampai di sebelah timur dukuh Karanggempol dan di sebelah selatan dukuh Bulloh Desa Kayen untuk mencari aman dan keselamatan.

Setelah sampai di tempat tersebut Roro Ayu Gringsing beretemu dengan seorang pria yang tidak diketahui namanya, dan Roro Ayu Gringsing di tanya " kamu kok ada disini sendiri kamu siapa dan dari mana " akhirnya Roro Ayu Gringsing menceritakan kejadian yang sebenarnya.

Pada akhirnya Roro Ayu Gringsing di sarankan untuk tetap tinggal di situ dan menancapkan pusaka tersebut ke tanah.

Setelah ditancapkan ke tanah akhirnya pusaka hilang dan lenyap seakan akan ditelan bumi, dan Roro Ayu Gringsing disarankan untuk tetap tinggal di daerah tersebut.

Demi keselamatan keamanan Roro Ayu Gringsing disarankan tidak pakai nama Roro Ayu Gringsing untuk sebagai penyamaran hingga akhirnya di beri nama mbok Puspo Dlimo, sehingga sampai meninggal di daerah tersebut hingga sampai sekarang Makamnya dijuluki Nyai Puspo Dlimo. ($.bambang)




Nb : Penulis adalah seorang budayawan, pemerhati sejarah & lingkungan.

Jejak Sejarah Makam Keramat di Dukuh Buloh Kayen Pati

TH.Indonesia. PATI - Sabtu tgl (20/01/18), Sebagai generasi muda dan penerus Bangsa siswa-siswi yayasan Yaumi Fatimah membekali murid-murid dalam kegiatan cinta tanah air, untuk menanamkan rasa nasionalisme kepada Negara.

Pelda Bambang S memberikan materi kepada siswa - siswi Yaumi Fatimah. 

Wawasan kebangsaan harus ditanamkan sejak usia dini demi menjaga rorongan yang mencoba memecah belah NKRI maupun bahaya laten baik dari dalam maupun dari luar.

Pelaksanaan kegiatan tersebut sangat diminati oleh para siswa siswi di YAYASAN YAUMI FATIMAH PATI jalan DIPONEGORO No 155 PATI, pada Jum'at pagi. 

Pelaksanakan latihan dengan materi, Peraturan baris berbaris dan kedisiplinan oleh Pelda Bambang S dan Serka Sunarto yang di ikuti peserta 97 siswa siswi, ustad dan ustajah pengajar Paud, SD dan SMP tersebut.

Materi yang di sampaikan terdiri dari, peraturan baris berbaris seperti gerakan dasar, gerakan di tempat maupun tata upacara militer, guna meningkatkan kualitas dan kemampuan murid-murid dalam melaksanakan upacara bendera nantinya.

Adapun sambutan yang di sampaikan oleh Pelda Bambang S bahwasanya dengan melaksanakan latihan PBB bertujuan untuk menanamkan kebiasaan, tata cara hidup dengan menanamkan rasa displin, mempertebal rasa semangat kebersamaan, rasa persatuan, sehingga dalam melaksanakan tugas, akan lebih mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi.

Sebagai pengajar yang dapat mencetak generasi penerus bangsa dan berprestasi serta  membanggakan di mata dunia.

Sambutan ketua yayasan yaumi fatimah Bpk Jatmiko mengucapkan terima kasih kepada Danramil yg telah menugaskan anggtanya untuk melaksanakan pelatihan PBB dan kedisiplin.

Untuk waktu yang akan datang kegiatan ini akan terus di laksanakan dengan tujuan agar para ustad dan ustajah terbiasa dalam hidup berdisiplin tinggi.

Dalam latihan ini sebagai bekal dalam mendidik generasi muda atau para murid yang merupakan investasi bangsa indonesia kedepannya. ($.tugi)

Anggota Koramil Margorejo Melaksanakan Wasbang Dan Cinta Tanah Air di Yayasan Yaumi Fatimah Pati

TH.Indonesia. Sumbar - Jum’at tgl (19/01/18), Mari kita tumbuhkan komentar pembangunan yang sehat di media sosial,  karena pelaksanaan membutuhkan dukungan dan peran serta semua elemen daerah dalam memajukan pembangunan daerah.
Budayakan komentar yang santun di medsos. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit saat memberikan sambutan di Balai Penakaran Benih Perikanan Sikakap Mentawai.

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Mentawai Yudas S, Anggota DPR RI pemilihan Sumbar I Dr. Hermanto, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Kelautan Perikanan RI Bramantio,  Pimpinan Perum Perikanan Indonesia Rusyianto, Kapolres Mentawai, Kadis Ir. Yosmeri, Kadis Perhubungan Drs. Amran, MM, beberapa OPD terkait dilingkungan pemkab Mentawai, serta beberapa pengusaha perikanan Sumbar.

Lebih dalam Wagub Nasrul Abit menyampaikan, komentar-komentar media sosial, facebook, twitter, WhastAap, dan lainnya kadang-kadang tidak sehat dalam menyampaikan pendapat yang lebih banyak menghujat dibandingkan memberikan solusi dari setiap persoalan yang disampaikan. 

Padahal pelaksanaan pembangunan membutuhkan dukungan dan dorong semua pihak agar pembangunan itu dapat teraliasasi dengan baik sesuai harapan masyarakat, pemerintah dan stekolder lainnya. 

Dalam keterbukaan informasi publik seharusnya ini sebagai bentuk keterpaduan pemerintah dengan rakyat mewujudkan kesejahteraan rakyat. 

Sayang keterbukaan informasi publik dimanfaatkan dalam bentuk frontal yang sering menyudutkan pemerintah dengan kalimat dan prasangka yang tidak sehat,  sehingga menjadi salah persepsi di tengah-tengah masyarakat. 

Jika ini berketerusan tentu akan dapat mengganggu jalannya penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan yang secara tidak langsung dapat merugikan masyarakat.

Seharusnya pembangunan itu dapat dituntas dalam waktu cepat untuk kebaikan pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah, malah menjadi dilema yang tak sudah berlarut-larut. Dan hampir selalu pemerintah disalahkan karena kurang sosialisasi dan berbagai hal yang dikaitkan, hanya ulah segelintir orang yang tidak merasa senang. 

Jika memang ada yang kurang tepat atau kekeliruan tentu amat diharap masyarakat memberikan masukan atau kritikan yang membangun dan memberikan solusi dari apa-apa yang terjadi, sehingga pelaksanaan akan berjalan dengan baik, dan kesejahteraan masyarakat akan cepat terwujud," terang Nasrul Abit Dt.  Malintang Panai.

Bupati Yudas dalam kesempatan itu juga menyampaikan, rasa kesal dan kecewa dengan komentar di berbagai media sosial terkait berbagai pelaksanaan pembanguan di Mentawai. 

Mohon dimaklumi penyelenggaraan pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan ini sedang berproses dalam berbagai bidang dan sektor pembangunan.

Tidaklah serta merta semua dapat diwujudkan dalam waktu cepat, jika berbagai persoalan tidak kita selesaikan secara bersama-sama, karena itu peranserta masyarakat amat dibutuhkan," ujarnya.

Yudas juga menyebutkan jika ada aparatnya yang melakukan komentar-komentar tidak sehat terhadap penyelenggaraan pembangunan di Mentawai akan menindaknya sesuai aturan yang berlaku serta telah meminta bantuan pihak kepolisian untuk menindak yang bersangkutan.

Pemerintah Kabupaten Mentawai akan terus bekerja setiap waktu dan siap bekerjasama dengan berbagai pihak dalam memajukan pembangunan di Kepulauan Mentawai. 

Saat ini kita patut bersyukur perhatian pak Presiden Joko Widodo,  Buk Puan Maharani, pak Gubernur Irwan Prayitno, pak Wagub Nasrul Abit sangat tinggi perhatian terhadap kemajuan pembanguan di Mentawai.

Mari kita bekerjasama memajukan Kabupaten Kepulauan Mentawai ini dapat keluar dari daerah tertinggal dan menjadi daerah yang makmur bagi kesejahteraan masyarakat Mentawai,"  himbau Yudas Sagabalet. ($.tugi)

Mari Kita Tumbuhkan Komentar Pembangunan Yang Sehat di Medsos

TH.Indonesia. Pati - Kamis tgl (18/01/18)  pukul 08.30 WIB di Desa Bogotanjung Kec. Gabus telah dilaksanakan Gerakan Panen Padi Bersama Kodim Pati dengan petani yang tergabung dalam kelompok Tani RAHMAD TANI Desa Bogotanjung sekar Kec. Gabus Pati.

Panen raya bersama Kodim 0718 Pati di desa Bogotanjung. 

Dandim Pati 0718 Pati Letkol ARM Arif Darmawan S.Sos, Kadispertan Kab. Pati bpk Ir. Mukhtar Efendi MM yang diwakili oleh Ir. Daryanto, Pasi Ter Dim 0718 Pati Kapt Arh Sumariyono, Danramil 19 Gabus Kapten Chb Wasis, Muspika kec. Gabus, Ka PPL ibu Sinarwati, Kades desa Bogotanjung beserta perangkatnya, ketua Sungkono dan anggota kelompok tani RAHMAD TANI.

Sebagai Kades Bogotanjung Wartono pada intinya juga mengatakan kepada masyarakat dan para tamu undangan, selamat datang dan terima kasih atas kehadiran dari Kodim Pati dalam rangka panen padi bersama di desa Bogotanjung.

Alhamdulillah saat ini sudah mulai panen dan harga gabah dan beras saat ini baik, sehingga dapat dinikmati oleh para petani.

Saya berharap harga gabah dan beras dapat stabil dan pemerintah jangan mengimpor beras sehingga para petani dapat meningkat kesejahteraannya.

Ir Darmanto dari Kadispertan Pati menyampaikan ucapan terimakasih atas kerja sama ini yang dari thn 2015 sampai saat ini berjalan dengan lancar dan pertanian bertambah maju dan baik.

Jaringan irigasi yang kemaren rusak sekarang sudah mulai aktif lagi yang bisa mengaliri lahan persawahan  petani, selama berjalannya kerjasama kita dengan MABES TNI semoga akan selalu dan bareng bersama kita.

Kita bersyukur bahwa saat ini kita dapat berkumpul bersama di balaidesa desa Bogotanjung dalam rangka panen padi bersama Kodim dan kelompok tani Rohmad Tani  desa Bogotabjung kec. Gabus kabupaten Pati, hasil panen padi pada MT I tahun ini sangat baik dan harga gabah/beras yang tinggi.

Swasembada pangan tahun 2017 telah berakhir dan sudah dapat kita lihat dan kita rasakan hasilnya sehingga hasil panen padi yang baik.

Dandim menyampaikan bahwa kita Tentara siap membatu PPL dan pertanian karena semua adalah perintah dari Pimpinan Komando atas, semoga hasil panen ini bisa berkah buat kita semuanya.
Dalam hal tersebut Komandan Kodim 0718 Pati yang melaksanakan panen padi seluas 2 Ha panen yang masuk dalam kelompok tani ROHMAD TANI.

Dari hasil panen tersebut didapat perkiraan gabah kering panen 7,4Ton/ha dan gabah kering giling (Gkg) 6,54 Ton/ha," ungkap Dandim Pati.

Kegiatan Selanjutnya Dandim Pati bersama rombongan melanjutkan Kunker di Koramil Gabus, sekaligus Dandim menyampaikan kepada Personel TNI AD, terutama jajaran Koramil tersebut agar dalam pelaksanaan Pilkada serentak, nantinya kita tidak ada yang ikut mendukung maupun berpolitik Praktis.

Terkecuali kepada para istri prajuritnya silahkan ikut memilih mana yang menurutnya pantas untuk menjadi Pemimpin Daerah.

Jangan sampai diantara suami yang ikut campur menghasut para istri mendukung memilih Paslon Pilkada nantinya, ikuti Prosedur dan larangan bagi prajurit harus Netral. ($.tugi)

Kodim 0718 Pati Bersama Petani Siap Mendukung Swasembada Beras 2018