Sampah Menumpuk di Sungai Widodaren, DPUTR Pati Ingatkan Dampak Aliran Air

Dok/Kepala bidang SDA DPUTR Pati Widyotomo.

THI. Pati - Tingginya intensitas hujan di wilayah selatan kabupaten Pati mulai memicu kerusakan pada infrastruktur pengairan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melaporkan tanggul sungai Widodaren di desa Raci jebol sepanjang kurang lebih 10 meter.

Kerusakan tanggul tersebut terjadi akibat lonjakan debit air yang dipicu curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan air sehingga sebagian bagian tanggul mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUTR kabupaten Pati, Widyotomo, mengatakan selain tanggul jebol, pihaknya juga menemukan persoalan lain di aliran sungai Widodaren.

“Curah hujan di daerah selatan cukup tinggi, sehingga berimbas ke Sungai Widodaren. Ada dua kejadian utama: jebolan tanggul di desa Raci sekitar 10 meter dan penumpukan sampah di desa Ketitang Wetan,” jelas Widyotomo.

Menurutnya, penumpukan sampah di desa Ketitang Wetan turut menghambat aliran air sungai. Kondisi tersebut berpotensi memperparah dampak jika debit air kembali meningkat saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Meski demikian, hingga saat ini limpasan air dari tanggul yang jebol baru menggenangi area persawahan. Air belum dilaporkan masuk ke kawasan permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.

DPUTR Kabupaten Pati menegaskan bahwa penanganan darurat perlu segera dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih luas. Langkah awal difokuskan pada pengamanan lokasi tanggul yang jebol serta penanganan aliran sungai yang terhambat.

Untuk mempercepat proses penanganan, DPUTR juga telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna melakukan langkah kolaborasi dalam perbaikan tanggul dan penanganan aliran Sungai Widodaren. (RED)

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال