TH.Indonesia. Madiun - Dalam upaya meningkatkan kemampuan prajurit, Kodim 0803 Madiun melaksanakan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan I TA. 2020 yang digelar di lapangan tembak Gunung Kendil, desa Pilangrejo kec. Wungu, kab. Madiun, Selasa tgl (10/03/20).


Danramil 0803/10 Pilangkenceng Kapten Inf Suyitno selaku Komandan Latihan mewakili Dandim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., saat apel pelaksanaan menembak mengatakan,” dengan digelarnya latihan menembak senjata ringan ini di maksudkan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam hal menembak sekaligus mengasah naluri tempur bagi seorang Prajurit TNI.

“Kemampuan prajurit dalam hal menembak harus tetap terpelihara, sehingga naluri tempur selalu terasah, terlebih latihan ini merupakan program dari komando atas yang dilaksanakan secara rutin setiap triwulan,” ujar Danlat.
 
Masih tuturnya, dalam penyelenggaraan kegiatan menembak agar selalu berpedoman pada buku Garlat (Penyelenggaraan Latihan), karena latihan menembak memiliki resiko yang sangat tinggi.

“Saya berpesan kepada penyelenggara latihan, agar dalam melaksanakan kegiatan menembak ini selalu berpedoman pada buku Garlat, sehingga tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, karena latihan ini sangat berisiko tinggi,“ imbuh Kapten Inf Suyitno.

“Untuk rencananya anggota yang akan mengikuti latihan menembak ini tercatat sejumlah 300 orang anggota yang akan melaksanakan latihan menembak senapan dan para perwira menembak pistol, sehingga kemampuan menembak prajurit akan terasah,” pungkasnya. ($.gatot)

Kodim Madiun Gelar Latbakjatri Guna Asah Kemampuan Prajuritnya

TH.Indonesia. Madiun - Dalam upaya meningkatkan kemampuan prajurit, Kodim 0803 Madiun melaksanakan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan I TA. 2020 yang digelar di lapangan tembak Gunung Kendil, desa Pilangrejo kec. Wungu, kab. Madiun, Selasa tgl (10/03/20).


Danramil 0803/10 Pilangkenceng Kapten Inf Suyitno selaku Komandan Latihan mewakili Dandim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., saat apel pelaksanaan menembak mengatakan,” dengan digelarnya latihan menembak senjata ringan ini di maksudkan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam hal menembak sekaligus mengasah naluri tempur bagi seorang Prajurit TNI.

“Kemampuan prajurit dalam hal menembak harus tetap terpelihara, sehingga naluri tempur selalu terasah, terlebih latihan ini merupakan program dari komando atas yang dilaksanakan secara rutin setiap triwulan,” ujar Danlat.
 
Masih tuturnya, dalam penyelenggaraan kegiatan menembak agar selalu berpedoman pada buku Garlat (Penyelenggaraan Latihan), karena latihan menembak memiliki resiko yang sangat tinggi.

“Saya berpesan kepada penyelenggara latihan, agar dalam melaksanakan kegiatan menembak ini selalu berpedoman pada buku Garlat, sehingga tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, karena latihan ini sangat berisiko tinggi,“ imbuh Kapten Inf Suyitno.

“Untuk rencananya anggota yang akan mengikuti latihan menembak ini tercatat sejumlah 300 orang anggota yang akan melaksanakan latihan menembak senapan dan para perwira menembak pistol, sehingga kemampuan menembak prajurit akan terasah,” pungkasnya. ($.gatot)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar