TH.Indonesia. Pati - Sabtu tgl (06/01/18), dimulai Pukul 08.45 WIB telah dilaksanakan GERAKAN PERCEPATAN LUAS TAMBAH TANAM DIWILAYAH KODIM 0718 PATI TAHUN 2018 di lokasi persawahan Bpk.Harsoyo RT02/RW02 kelompok tani WALUYO luas 1.5 Ha didukuh Pungker Desa Karangwage Kec. Trangkil Kab. Pati  yang di ikuti kurang lebih 100 orang.

Dandim 0718 Pati panen raya demi meningkatkan swasembada pangan Nasional. 

Kades desa Margorejo juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dandim 0718 Pati beserta rombongan ini merupakan motivasi dan penyemangat bagi para petani, dengan tanam padi serentak ini semoga bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak dan memuaskan.

Semoga pak Dandim baru ini bisa mengingat desa Karangwage khususnya, sehingga kalau ada bantuan hal pertanian bisa memprioritaskan desa Karangwage karena masyarakat mayoritas bertani.

Atas nama muspika saya ucapkan terimakasih atas kehadiran Bapak Dandim yaitu dalam rangka tanam padi serentak, merupakan kebahagian bagi kami yaitu dengan bapak Dandim yang menyempatkan waktu untuk berbaur dengan masyarakat desa Karangwage ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kepada petani dan masyarakat  ini adalah upaya pemerintah serta TNI selain mensukseskan Upsus Pajale juga dalam rangka menjaga NKRI, karena NKRI adalah merupakan harga mati.

Kemudian kami mewakili petani serta masyarakat  berkenan mengundang lagi bapak Dandim untuk panen bersama kelak, demikian yang disampaikan Muspika Camat WEDARIJAKSA Mengatakan.

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos menyampaikan kepada para petani bukan hanya sebagai profesi atau ladang untuk bekerja saja namun sebagai wujud pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

Dulu Bangsa lndonesia sering impor beras sehingga TNI dan petani bekerja sama untuk mengatasi hal tersebut dan syukur alkhamdulillah bisa kita lihat hasilnya saat ini, ternyata Bangsa Indonesia mampu hidup tanpa impor beras dari luar Negeri bahkan Jateng adalah penyangga beras nasional.

Terjunnya TNI adalah bagian dari TNI berbuat, mari kita sama sama berbuat untuk bangsa ini sesuai dengan profesi masing masing dan wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

Saya akan banyak belajar tentang pertanian dengan seringnya mengikuti kegiatan semacam ini, kegiatan setelah sambutan yaitu "sesi tanya jawab" dilanjutkan penanaman padi serentak yang di ikuti oleh Dandim beserta seluruh tamu undangan, kegiatan tanam padi serentak selesai dalam keadaan aman dan kondusif. ($.tugi)

Letkol Arief Darmawan Panen Raya Bersama Muspika Wedarijaksa

TH.Indonesia. Pati - Sabtu tgl (06/01/18), dimulai Pukul 08.45 WIB telah dilaksanakan GERAKAN PERCEPATAN LUAS TAMBAH TANAM DIWILAYAH KODIM 0718 PATI TAHUN 2018 di lokasi persawahan Bpk.Harsoyo RT02/RW02 kelompok tani WALUYO luas 1.5 Ha didukuh Pungker Desa Karangwage Kec. Trangkil Kab. Pati  yang di ikuti kurang lebih 100 orang.

Dandim 0718 Pati panen raya demi meningkatkan swasembada pangan Nasional. 

Kades desa Margorejo juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dandim 0718 Pati beserta rombongan ini merupakan motivasi dan penyemangat bagi para petani, dengan tanam padi serentak ini semoga bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak dan memuaskan.

Semoga pak Dandim baru ini bisa mengingat desa Karangwage khususnya, sehingga kalau ada bantuan hal pertanian bisa memprioritaskan desa Karangwage karena masyarakat mayoritas bertani.

Atas nama muspika saya ucapkan terimakasih atas kehadiran Bapak Dandim yaitu dalam rangka tanam padi serentak, merupakan kebahagian bagi kami yaitu dengan bapak Dandim yang menyempatkan waktu untuk berbaur dengan masyarakat desa Karangwage ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kepada petani dan masyarakat  ini adalah upaya pemerintah serta TNI selain mensukseskan Upsus Pajale juga dalam rangka menjaga NKRI, karena NKRI adalah merupakan harga mati.

Kemudian kami mewakili petani serta masyarakat  berkenan mengundang lagi bapak Dandim untuk panen bersama kelak, demikian yang disampaikan Muspika Camat WEDARIJAKSA Mengatakan.

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos menyampaikan kepada para petani bukan hanya sebagai profesi atau ladang untuk bekerja saja namun sebagai wujud pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

Dulu Bangsa lndonesia sering impor beras sehingga TNI dan petani bekerja sama untuk mengatasi hal tersebut dan syukur alkhamdulillah bisa kita lihat hasilnya saat ini, ternyata Bangsa Indonesia mampu hidup tanpa impor beras dari luar Negeri bahkan Jateng adalah penyangga beras nasional.

Terjunnya TNI adalah bagian dari TNI berbuat, mari kita sama sama berbuat untuk bangsa ini sesuai dengan profesi masing masing dan wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

Saya akan banyak belajar tentang pertanian dengan seringnya mengikuti kegiatan semacam ini, kegiatan setelah sambutan yaitu "sesi tanya jawab" dilanjutkan penanaman padi serentak yang di ikuti oleh Dandim beserta seluruh tamu undangan, kegiatan tanam padi serentak selesai dalam keadaan aman dan kondusif. ($.tugi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar