TH.Indonesia. Pati -  Untuk menciptakan produktifitas kaum petani guna meningkatkan mutu dan kualitas penghasilan swasembada pangan telah dilaksanakan Gerakan percepatan Luas tambah tanam di wilayah Kodim 0718 Pati untuk periode tahun 2018.

Dandim 0718 Pati Mendukung Gerakan Percepatan Tanam Guna Meningkatkan Swasembada Pangan. 

Dalam kesempatan tersebut yang di hadiri langsung oleh Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos, Kabid  Pangan Didik Eka haribawa Sp MM, Danramil 21 Trangkil Kapten Inf Setyo Utomo, Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiono, Camat Trangkil Teguh, Pasiter Kapten Arh Sumariyono, Kepaladesa Karangwage Ngatipah, Kordinator PPL Ngatini, perwakilan kelompok tani desa Karangwage yang berada di lokasi persawahan Bapak Harsoyo RT 02 RW 02 dengan  nama kelompok tani waluyo dengan luas lebih kurang 1.5 Ha yang berada di Dukuh Pungker desa Karangwage Kec . Trangkil Kab. Pati, sabtu tgl (06/12/18).

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos dalam sambutannya ;

Kegiatan Gerakan percepatan luas tambah tanam dalam rangka mendukung Pemerintah dalam mensukseskan Swasembada Pangan.Petani bukan hanya sebagai profesi atau ladang untuk bekerja saja namun sebagai wujud pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

Dulu Bangsa lndonesia sering impor beras sehingga TNI dan petani bekerja sama untuk mengatasi hal tersebut dan syukur Alhamdulillah bisa kita lihat hasilnya saat ini, ternyata Bangsa Indonesia mampu hidup tanpa impor beras dari luar Negeri bahkan Jateng adalah penyangganya, terjunnya TNI adalah bagian dari TNI berbuat, mari kita sama sama berbuat untuk bangsa ini sesuai dengan profesi masing masing dan wujud pengabdian kepada bangsa dan negara," paparnya.

Muspika Trangkil yang di wakili Camat Trangkil Teguh mengucapkan " terima kasih Kepada TNI  Khususnya Kodim 0718  Pati yang banyak membantu Petani dalam rangka Tanam Padi Serentak, hal ini merupakan kebahagiaan bagi kami dengan kedatangan bapak Dandim menyempatkan waktu untuk berbaur bersama masyarakat desa Karangwage. 

Ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, kepada Petani dan masyarakat ini adalah upaya Pemerintah serta TNI selain untuk mensukseskan Upsus Pajale, juga dalam rangka menjaga NKRI,karna NKRI adalah merupakan harga mati, kemudian kami mewakili petani serta masyarakat  berkenan mengundang lagi bapak Dandim untuk panen bersama kelak," imbuhnya.

Kepala desa Karangwage Ngatipah dalam sambutannya ;

Saya sangat terima kasih sekali kepada Dandim beserta jajarannya  yang  memotivasi dan menjadi penyemangat bagi para petani, sehingga dengan tanam padi serentak ini semoga bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak dan memuaskan semoga kedepannya Dandim bisa membantu kami khususnya warga Desa karangwage, sehingga kalau ada bantuan dalam hal pertanian , dan agar bisa memprioritaskan desa Karangwage karena masyarakat kami mayoritas bertani," paparnya. ($.tugi)

Dandim 0718 Pati Mendukung Gerakan Percepatan Tanam Guna Meningkatkan Swasembada Pangan

TH.Indonesia. Pati -  Untuk menciptakan produktifitas kaum petani guna meningkatkan mutu dan kualitas penghasilan swasembada pangan telah dilaksanakan Gerakan percepatan Luas tambah tanam di wilayah Kodim 0718 Pati untuk periode tahun 2018.

Dandim 0718 Pati Mendukung Gerakan Percepatan Tanam Guna Meningkatkan Swasembada Pangan. 

Dalam kesempatan tersebut yang di hadiri langsung oleh Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos, Kabid  Pangan Didik Eka haribawa Sp MM, Danramil 21 Trangkil Kapten Inf Setyo Utomo, Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiono, Camat Trangkil Teguh, Pasiter Kapten Arh Sumariyono, Kepaladesa Karangwage Ngatipah, Kordinator PPL Ngatini, perwakilan kelompok tani desa Karangwage yang berada di lokasi persawahan Bapak Harsoyo RT 02 RW 02 dengan  nama kelompok tani waluyo dengan luas lebih kurang 1.5 Ha yang berada di Dukuh Pungker desa Karangwage Kec . Trangkil Kab. Pati, sabtu tgl (06/12/18).

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arif Darmawan S.Sos dalam sambutannya ;

Kegiatan Gerakan percepatan luas tambah tanam dalam rangka mendukung Pemerintah dalam mensukseskan Swasembada Pangan.Petani bukan hanya sebagai profesi atau ladang untuk bekerja saja namun sebagai wujud pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

Dulu Bangsa lndonesia sering impor beras sehingga TNI dan petani bekerja sama untuk mengatasi hal tersebut dan syukur Alhamdulillah bisa kita lihat hasilnya saat ini, ternyata Bangsa Indonesia mampu hidup tanpa impor beras dari luar Negeri bahkan Jateng adalah penyangganya, terjunnya TNI adalah bagian dari TNI berbuat, mari kita sama sama berbuat untuk bangsa ini sesuai dengan profesi masing masing dan wujud pengabdian kepada bangsa dan negara," paparnya.

Muspika Trangkil yang di wakili Camat Trangkil Teguh mengucapkan " terima kasih Kepada TNI  Khususnya Kodim 0718  Pati yang banyak membantu Petani dalam rangka Tanam Padi Serentak, hal ini merupakan kebahagiaan bagi kami dengan kedatangan bapak Dandim menyempatkan waktu untuk berbaur bersama masyarakat desa Karangwage. 

Ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, kepada Petani dan masyarakat ini adalah upaya Pemerintah serta TNI selain untuk mensukseskan Upsus Pajale, juga dalam rangka menjaga NKRI,karna NKRI adalah merupakan harga mati, kemudian kami mewakili petani serta masyarakat  berkenan mengundang lagi bapak Dandim untuk panen bersama kelak," imbuhnya.

Kepala desa Karangwage Ngatipah dalam sambutannya ;

Saya sangat terima kasih sekali kepada Dandim beserta jajarannya  yang  memotivasi dan menjadi penyemangat bagi para petani, sehingga dengan tanam padi serentak ini semoga bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak dan memuaskan semoga kedepannya Dandim bisa membantu kami khususnya warga Desa karangwage, sehingga kalau ada bantuan dalam hal pertanian , dan agar bisa memprioritaskan desa Karangwage karena masyarakat kami mayoritas bertani," paparnya. ($.tugi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar