TH.Indonesia. Pati- Siapa yang tidak mengenal Sudir Santosa, ketua Parade Nusantara yang membawahi seluruh Kepala Desa di Indonesia, yang kurang lebih sekitar 74 Ribu Desa. 

Mubes pengurus WPK Bersama Mr. Sudir Santoso SH. (Ketua Parade Nusantara). Dok/THI 

Beliau adalah tokoh Nasional, tanpa perjuangan beliau, Dana Desa yang sekarang di nikmati seluruh masyarakat di Indonesia, pasti tidak akan pernah ada. Beliau adalah putra Pati selatan kelahiran desa Kedungwinong kecamatan Sukolilo kabupaten Pati.

Terkait pendirian pabrik semen di daerah Pati selatan beliau punya pemikiran yang berbeda, Kepada Tim media targethukumindonesia.com pada hari Minggu tgl (24/12/17) di wisma Parade Nusantara yang juga milik beliau sendiri, tepatnya di jalan Sukolilo - Prawoto, beliau mengatakan " sekali lagi saya tegakan, bahwa selama ini saya tidak pernah menolak pendirian pabrik semen dan begitu juga sebaliknya, saya tidak pernah menyutujui adanya pendirian pabrik semen, saya tegaskan di posisi netral.

Karena saya tidak mau mencampuri urusan warga yang selama ini menjadi polemik yang berkepenjangan. Kok sampai ada yang bilang saya foto sama Prof Yusril Ihsa Mahendra yang sempat kami posting di Fb beberapa hari lalu, terus di indikasikan ikut Pro pendirian pabrik semen, itu jelas salah dan itu ngawur sekali, saya kenal beliau itu sejak lama bahkan sudah 10 thn lebih, kenapa harus di kaitkan dengan pendirian pabrik semen," ungkapnya.

Dalam Diskusi Kami juga menyinggung Soal Grup Medsos Wong Pati Kidul (WPK) beliau menghimbau mari kita kembangkan Potensi yang ada di Pati Selatan, melalui grup di medsos kita bisa saling sharing, saling tukar pikiran, demi kemajuan Pati selatan yang lebih baik, kenapa Pati selatan selama ini jauh tertinggal dengan pati utara, dari segi pembangunan maupun dari segi sumber daya manusianya​, padahal potensi Pati selatan sangatlah besar kalau kita bisa mengolah dan menggali.

Maka dengan terbentuk Grup WPK ini, mari kita saling bahu membahu membangun Pati selatan yang lebih baik, jangan mudah di adu domba dan janganlah mudah terprovokasi dengan hal - hal yang tidak penting, kalau kita mudah di adu domba dan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak penting, sampai kapan pun Pati selatan tidak akan pernah maju, baik dari segi pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia," ungkap Romo Sudir Santosa.

Dalam kesempatan tersebut beliau juga banyak memberikan masukan, petuah dan berbagi ilmu kepada semua pengurus komunitas WPK (Wong Pati Kidul) agar kedepan bisa menjadi wadah untuk saling bertukar informasi khususnya buat warga Pati selatan dan semua anggotanya dimanapun berada, baik yang di luar negeri maupun di dalam negeri. (Tim/THI)

Terkait Pendirian Pabrik Semen Di Kendeng Sudir Santosa Sebagai Tokoh Nasional Berada Di Posisi Netral

TH.Indonesia. Pati- Siapa yang tidak mengenal Sudir Santosa, ketua Parade Nusantara yang membawahi seluruh Kepala Desa di Indonesia, yang kurang lebih sekitar 74 Ribu Desa. 

Mubes pengurus WPK Bersama Mr. Sudir Santoso SH. (Ketua Parade Nusantara). Dok/THI 

Beliau adalah tokoh Nasional, tanpa perjuangan beliau, Dana Desa yang sekarang di nikmati seluruh masyarakat di Indonesia, pasti tidak akan pernah ada. Beliau adalah putra Pati selatan kelahiran desa Kedungwinong kecamatan Sukolilo kabupaten Pati.

Terkait pendirian pabrik semen di daerah Pati selatan beliau punya pemikiran yang berbeda, Kepada Tim media targethukumindonesia.com pada hari Minggu tgl (24/12/17) di wisma Parade Nusantara yang juga milik beliau sendiri, tepatnya di jalan Sukolilo - Prawoto, beliau mengatakan " sekali lagi saya tegakan, bahwa selama ini saya tidak pernah menolak pendirian pabrik semen dan begitu juga sebaliknya, saya tidak pernah menyutujui adanya pendirian pabrik semen, saya tegaskan di posisi netral.

Karena saya tidak mau mencampuri urusan warga yang selama ini menjadi polemik yang berkepenjangan. Kok sampai ada yang bilang saya foto sama Prof Yusril Ihsa Mahendra yang sempat kami posting di Fb beberapa hari lalu, terus di indikasikan ikut Pro pendirian pabrik semen, itu jelas salah dan itu ngawur sekali, saya kenal beliau itu sejak lama bahkan sudah 10 thn lebih, kenapa harus di kaitkan dengan pendirian pabrik semen," ungkapnya.

Dalam Diskusi Kami juga menyinggung Soal Grup Medsos Wong Pati Kidul (WPK) beliau menghimbau mari kita kembangkan Potensi yang ada di Pati Selatan, melalui grup di medsos kita bisa saling sharing, saling tukar pikiran, demi kemajuan Pati selatan yang lebih baik, kenapa Pati selatan selama ini jauh tertinggal dengan pati utara, dari segi pembangunan maupun dari segi sumber daya manusianya​, padahal potensi Pati selatan sangatlah besar kalau kita bisa mengolah dan menggali.

Maka dengan terbentuk Grup WPK ini, mari kita saling bahu membahu membangun Pati selatan yang lebih baik, jangan mudah di adu domba dan janganlah mudah terprovokasi dengan hal - hal yang tidak penting, kalau kita mudah di adu domba dan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak penting, sampai kapan pun Pati selatan tidak akan pernah maju, baik dari segi pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia," ungkap Romo Sudir Santosa.

Dalam kesempatan tersebut beliau juga banyak memberikan masukan, petuah dan berbagi ilmu kepada semua pengurus komunitas WPK (Wong Pati Kidul) agar kedepan bisa menjadi wadah untuk saling bertukar informasi khususnya buat warga Pati selatan dan semua anggotanya dimanapun berada, baik yang di luar negeri maupun di dalam negeri. (Tim/THI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar