TH.Indonesia. PATI - Memalukan sekali, langkah yang dilakukan kelompok masa yang mengatasnamakan paguyuban karaoke, dan di nilai dalah sasaran oleh Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Riyoso, pihaknya juga sangat menyesalkan aksi kejadian tersebut.

Aksi demo yang di lakukan oleh pemandu karaoke (paguyuban karaoke) 

Aksi mereka yang telah mendatangi hotel Safin beberapa malam lalu tentunya sangat meresahkan para pengunjung hotel dan merugikan pihak manajemen," ujarnya. Kemarin, usai memberikan klarifikasi seputar tudingan razia tebang pilih satpol PP, kalaupun mau melakukan protes atau minta penjelasan, pihaknya mempersilahkan mereka untuk datang ke kantor satpol PP.

Menurut Riyoso, pihaknya sangat transparan dan terbuka dalam melakukan penegakan perda terkait karaoke.
Seperti aksi yang dilakukan oleh paguyuban karaoke pada hari kamis malam (19/10/17) di hotel Safin itu sangat memalukan dan salah sasaran, kenapa harus hotel Safin yang harus di datangi, menurut Riyoso, pihaknya sangat transparan dan terbuka dalam melakukan penegakan perda terkait karaoke.

Namun harus dipahami mana yang perlu kita infokan dan mana yang tidak perlu kita infokan. Terkait kapan, jam dan TKP itu adalah sesuatu yang wajib kita jaga kerahasiaanya dan pasti kita sikat semua," terang Riyoso.

Salah satu penasehat media online, Dwijo Siswanto SH mengatakan," kalau memang tidak mau dirasia satpol PP sebaiknya karaoke-karaoke kecil yang ada bersatu dan kompak untuk mendirikan satu bangunan hotel berbintang.

Seperti Hotel-hotel yang ada di tengah kota Pati, selama ini dengan menjamurnya karaoke-karaoke yang ada di pinggiran kota terkesan kelihatan rusuh dan sangat di sayangkan, bahkan Pati pernah dijuluki kota karaoke sehingga sangat memalukan," ungkapnya. (Tim Leak)

Aksi Yang Dilakukan Paguyuban Karaoke Dihotel Safin Dinilai Ngawur dan Salah Tempat (Sasaran)

TH.Indonesia. PATI - Memalukan sekali, langkah yang dilakukan kelompok masa yang mengatasnamakan paguyuban karaoke, dan di nilai dalah sasaran oleh Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Riyoso, pihaknya juga sangat menyesalkan aksi kejadian tersebut.

Aksi demo yang di lakukan oleh pemandu karaoke (paguyuban karaoke) 

Aksi mereka yang telah mendatangi hotel Safin beberapa malam lalu tentunya sangat meresahkan para pengunjung hotel dan merugikan pihak manajemen," ujarnya. Kemarin, usai memberikan klarifikasi seputar tudingan razia tebang pilih satpol PP, kalaupun mau melakukan protes atau minta penjelasan, pihaknya mempersilahkan mereka untuk datang ke kantor satpol PP.

Menurut Riyoso, pihaknya sangat transparan dan terbuka dalam melakukan penegakan perda terkait karaoke.
Seperti aksi yang dilakukan oleh paguyuban karaoke pada hari kamis malam (19/10/17) di hotel Safin itu sangat memalukan dan salah sasaran, kenapa harus hotel Safin yang harus di datangi, menurut Riyoso, pihaknya sangat transparan dan terbuka dalam melakukan penegakan perda terkait karaoke.

Namun harus dipahami mana yang perlu kita infokan dan mana yang tidak perlu kita infokan. Terkait kapan, jam dan TKP itu adalah sesuatu yang wajib kita jaga kerahasiaanya dan pasti kita sikat semua," terang Riyoso.

Salah satu penasehat media online, Dwijo Siswanto SH mengatakan," kalau memang tidak mau dirasia satpol PP sebaiknya karaoke-karaoke kecil yang ada bersatu dan kompak untuk mendirikan satu bangunan hotel berbintang.

Seperti Hotel-hotel yang ada di tengah kota Pati, selama ini dengan menjamurnya karaoke-karaoke yang ada di pinggiran kota terkesan kelihatan rusuh dan sangat di sayangkan, bahkan Pati pernah dijuluki kota karaoke sehingga sangat memalukan," ungkapnya. (Tim Leak)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar