TH. Indonesia. Pati - Buntut ditolaknya pasien yang memegang kartu BPJS dirumah sakit umum daerah (RSUD) kayen sekelompok masyarakat yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (AMP3) kurang lebih 15 orang datang ke jajaran direksi RSUD kayen melakukan Audensi terkait dengan pelayanan masyarakat, senin (04/09/17) pukul 09.39 WIB dengan jajaran direksi RSUD Kayen. 

Mediasi di RSUD Kayen 

ketua DPRD kabupaten PATI Ali Badrudin, direktur RSUD kayen Afriani beserta staf direksi, ketua AMP3 Agus Milan dan Danramil Kayen Kodim 0718 PATI yang diwakili Kanit Aiptu HARTOYO. Maksud dan tujuan Aliansi Masyarakat Peduli Pelayanan Publik adalah menunutut kinerja pihak RSUD kayen atas pengabaian pelayanan publik RSUD kayen diminta untuk lebih profesional dalam pelayanan kinerja Reformulasi manajemen RSUD kayen memberikan pelayanan yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) memberikan pelayanan kepada semua pasien dengan sopan ramah dan santun menerima pasien yang memegang Kartu BPJS sebagai Rekanan RSUD Kayen. 

Dalam pertemuan tersebut Direktur RSUD kayen ibu Afriani memberi penjelasan, kami pelan-pelan akan memperbaiki pelayanan yang ada dan fungsi dari masyarakat sebagai fungsi kontrol, kita lagi menyusun standar-standar RS dan tahun depan akan lebih meningkatkan mutu pelayanan untuk kepuasan masyarakat kedepan kita optimis meningkatkan pelayanan yang ada di RSUD kayen.

Ketua DPRD kabupaten pati Ali Badrudin menyampaikan, saya disini akan berbicara terkait masyarakat Kayen dan sebagai anggota DPRD, ketika RS ini dalam memberikan pelayanan publik bidang kesehatan di dalam masyarakat sebagai fungsi saya sebagai masyarakat dan masukan pagi ini perlu dicatat Bahwa masyarakat mau melahirkan pakai BPJS tidak boleh di RSUD Kayen saya berpesan kepada DINKES terkait dengan Anggaran APBD Daerah siap mengawal dan berpesan kepada Komisi D.

Dan saya berasal dari selatan, sekarang sudah baik dan perlu di perbaiki agar lebih baik lagi saya mengucapakan terimakasih sudah diberi masukan dan berpesan jangan sampai tidak mengedepankan kebaikan, kita ketemu dan menerima masukan kita sampaikan yang menjadi temuan masyarakat kayen kita rubah agar apa yang ada rekanan mau investasi ke kayen ime'nya tidak jelek, mari kita kawal terus bersama -sama dan jangan bosan-bosannya memberikan masukan demi kemajuan RSUD kayen agar kayen menjadi Barometer bagi Kecamatan lainnya, kata ketua DPRD mengakhiri penyampaiannya. (Pungky subagyo/THI)

Klarifikasi RSUD Kayen terkait Pasien BPJS

TH. Indonesia. Pati - Buntut ditolaknya pasien yang memegang kartu BPJS dirumah sakit umum daerah (RSUD) kayen sekelompok masyarakat yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (AMP3) kurang lebih 15 orang datang ke jajaran direksi RSUD kayen melakukan Audensi terkait dengan pelayanan masyarakat, senin (04/09/17) pukul 09.39 WIB dengan jajaran direksi RSUD Kayen. 

Mediasi di RSUD Kayen 

ketua DPRD kabupaten PATI Ali Badrudin, direktur RSUD kayen Afriani beserta staf direksi, ketua AMP3 Agus Milan dan Danramil Kayen Kodim 0718 PATI yang diwakili Kanit Aiptu HARTOYO. Maksud dan tujuan Aliansi Masyarakat Peduli Pelayanan Publik adalah menunutut kinerja pihak RSUD kayen atas pengabaian pelayanan publik RSUD kayen diminta untuk lebih profesional dalam pelayanan kinerja Reformulasi manajemen RSUD kayen memberikan pelayanan yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) memberikan pelayanan kepada semua pasien dengan sopan ramah dan santun menerima pasien yang memegang Kartu BPJS sebagai Rekanan RSUD Kayen. 

Dalam pertemuan tersebut Direktur RSUD kayen ibu Afriani memberi penjelasan, kami pelan-pelan akan memperbaiki pelayanan yang ada dan fungsi dari masyarakat sebagai fungsi kontrol, kita lagi menyusun standar-standar RS dan tahun depan akan lebih meningkatkan mutu pelayanan untuk kepuasan masyarakat kedepan kita optimis meningkatkan pelayanan yang ada di RSUD kayen.

Ketua DPRD kabupaten pati Ali Badrudin menyampaikan, saya disini akan berbicara terkait masyarakat Kayen dan sebagai anggota DPRD, ketika RS ini dalam memberikan pelayanan publik bidang kesehatan di dalam masyarakat sebagai fungsi saya sebagai masyarakat dan masukan pagi ini perlu dicatat Bahwa masyarakat mau melahirkan pakai BPJS tidak boleh di RSUD Kayen saya berpesan kepada DINKES terkait dengan Anggaran APBD Daerah siap mengawal dan berpesan kepada Komisi D.

Dan saya berasal dari selatan, sekarang sudah baik dan perlu di perbaiki agar lebih baik lagi saya mengucapakan terimakasih sudah diberi masukan dan berpesan jangan sampai tidak mengedepankan kebaikan, kita ketemu dan menerima masukan kita sampaikan yang menjadi temuan masyarakat kayen kita rubah agar apa yang ada rekanan mau investasi ke kayen ime'nya tidak jelek, mari kita kawal terus bersama -sama dan jangan bosan-bosannya memberikan masukan demi kemajuan RSUD kayen agar kayen menjadi Barometer bagi Kecamatan lainnya, kata ketua DPRD mengakhiri penyampaiannya. (Pungky subagyo/THI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar