TH.Indonesia. PATI - Bertempat di gedung juang Fokus Group Disicussion (FGD) Wartawan Pati kembali di adakan oleh bidang hubungan masyarakat pemkab Pati Dengan tema "NKRI Menjaga Kebhinekaan Merajut Kebersamaan"  tema tersebut berkaitan dengan sejarah kelam masa lalu yang di alami oleh bangsa Indonesia atas penghianatan yang di lakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menewaskan beberapa Jenderal, sabtu tgl (30/9/2017).

FGD Wartawan Pati di Gedung Juang 

Alman Eko Darmo salah satu wartawan senior Pati menyampaikan, dari sekian banyaknya wartawan di kabupaten Pati yang di undang dalam FGD yang hadir hanya 60%. Apalagi hari ini bertepatan dengan Gerakan 30 september, yang mana untuk memperingati sejarah kelam yang pernah di alami oleh bangsa Indonesia yaitu G 30S/ PKI.

Yang mana wartawan di tuntut jiwa nasionalisme untuk memberikan informasi dalam mempertahankan NKRI yang akan merongrong kedaulatan negara baik dari dalam maupun luar.

Amien Prasetyo selaku narasumber dari perwakilan Kesbangpol kabupaten Pati mengatakan wartawan harus paling depan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk mempertahankan NKRI, karena dari sumber yang ada bahwa ada sekitar 2000an ex PKI yang ada di Kabupaten Pati, maka dari itu kita harus selalu waspada agar faham dan ideologi mereka tidak akan berkembang lagi," ujarnya.

Wartawan Senior Alwi Alaydrus dari Media Kedaulatan Rakyat juga menyambut baik dengan di adakanya lagi diskusi seperti ini, beliau mengatakan, Sesuai dengan program bupati Haryanto, " Noto Projo Mbangun Deso" selain Noto projo dan membangun desa bupati Pati juga harus bisa Noto wartawan, supaya wartawan bisa memahami jiwa nasionalisme dan bisa menjaga keutuhan NKRI.

Dandim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah S.Sos dalam sambutannya mengatakan  "wartawan adalah bagian dari intelijen yang sangat akurat dalam menyampaikan informasi, oleh karena itu baik dari wartawan online, cetak, mingguan dan televisi, saya tegaskan kesejahteraanya harus betul-betul diperhatikan oleh pemerintah. 

Saya berharap wartawan harus benar-benar mampu menjadi garda terdepan sebagai pemberi informasi yang akurat kepada masyarakat dalam mempertahankan Kedaulatan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas Dandim 0718 Pati. ($.kahar)

FGD Wartawan Pati Dituntut Jiwa Nasionalisme Dalam Menjaga NKRI

TH.Indonesia. PATI - Bertempat di gedung juang Fokus Group Disicussion (FGD) Wartawan Pati kembali di adakan oleh bidang hubungan masyarakat pemkab Pati Dengan tema "NKRI Menjaga Kebhinekaan Merajut Kebersamaan"  tema tersebut berkaitan dengan sejarah kelam masa lalu yang di alami oleh bangsa Indonesia atas penghianatan yang di lakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menewaskan beberapa Jenderal, sabtu tgl (30/9/2017).

FGD Wartawan Pati di Gedung Juang 

Alman Eko Darmo salah satu wartawan senior Pati menyampaikan, dari sekian banyaknya wartawan di kabupaten Pati yang di undang dalam FGD yang hadir hanya 60%. Apalagi hari ini bertepatan dengan Gerakan 30 september, yang mana untuk memperingati sejarah kelam yang pernah di alami oleh bangsa Indonesia yaitu G 30S/ PKI.

Yang mana wartawan di tuntut jiwa nasionalisme untuk memberikan informasi dalam mempertahankan NKRI yang akan merongrong kedaulatan negara baik dari dalam maupun luar.

Amien Prasetyo selaku narasumber dari perwakilan Kesbangpol kabupaten Pati mengatakan wartawan harus paling depan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk mempertahankan NKRI, karena dari sumber yang ada bahwa ada sekitar 2000an ex PKI yang ada di Kabupaten Pati, maka dari itu kita harus selalu waspada agar faham dan ideologi mereka tidak akan berkembang lagi," ujarnya.

Wartawan Senior Alwi Alaydrus dari Media Kedaulatan Rakyat juga menyambut baik dengan di adakanya lagi diskusi seperti ini, beliau mengatakan, Sesuai dengan program bupati Haryanto, " Noto Projo Mbangun Deso" selain Noto projo dan membangun desa bupati Pati juga harus bisa Noto wartawan, supaya wartawan bisa memahami jiwa nasionalisme dan bisa menjaga keutuhan NKRI.

Dandim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah S.Sos dalam sambutannya mengatakan  "wartawan adalah bagian dari intelijen yang sangat akurat dalam menyampaikan informasi, oleh karena itu baik dari wartawan online, cetak, mingguan dan televisi, saya tegaskan kesejahteraanya harus betul-betul diperhatikan oleh pemerintah. 

Saya berharap wartawan harus benar-benar mampu menjadi garda terdepan sebagai pemberi informasi yang akurat kepada masyarakat dalam mempertahankan Kedaulatan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas Dandim 0718 Pati. ($.kahar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar