TH.Indonesia. Jakarta - Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa terus mengawal RSPAD Gatot Soebroto dan 69 Rumah Sakit (RS) TNI AD di seluruh Indonesia yang dijadikan rujukan dalam penanganan Covid-19, Senin tgl (20/04/20)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Pengawalan melalui webinar sebagai sarana pertukaran informasi dari RS TNI AD yang tersebar di Indonesia dengan RSPAD Gatot Soebroto.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dalam webinar Kamis (16/04/20), Kasad mengarahkan untuk meningkatkan metode webminar dengan menggunakan telepon seluler, sehingga mobilitas dapat tercipta dan saat teleconference dapat menghadirkan pasien untuk berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis di RSPAD.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Lakukan metode baru karena teknologi juga mendukung dan semakin berkembang. RS di daerah belum tentu ada dokter spesialis paru-paru, jadi mereka akan terbantu jika pasien bisa berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis di RSPAD,” tegas Kasad.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jenderal TNI Andika Perkasa menilai arahan yang diberikan agar RS TNI AD di daerah mendapatkan informasi yang lebih spesifik dalam menangani Covid-19.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sementara itu, Waka RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI dr. A. Budi Sulistiya memberikan arahan agar melakukan tracking contact untuk mencegah bertambahnya kasus Covid-19. Salah satunya hal yang berkiatan dengan migrasi prajurit.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Tracking contact ini penting sekali. Untuk itu disarankan kepada pimpinan untuk mengambil kebijakan yang tepat dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” pungkas dr. Budi Sulistiya. (Nandang Hermawan)

KASAD Ikuti Webinar RSPAD Gatot Soebroto Dengan Rumah Sakit TNI AD

TH.Indonesia. Jakarta - Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa terus mengawal RSPAD Gatot Soebroto dan 69 Rumah Sakit (RS) TNI AD di seluruh Indonesia yang dijadikan rujukan dalam penanganan Covid-19, Senin tgl (20/04/20)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Pengawalan melalui webinar sebagai sarana pertukaran informasi dari RS TNI AD yang tersebar di Indonesia dengan RSPAD Gatot Soebroto.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dalam webinar Kamis (16/04/20), Kasad mengarahkan untuk meningkatkan metode webminar dengan menggunakan telepon seluler, sehingga mobilitas dapat tercipta dan saat teleconference dapat menghadirkan pasien untuk berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis di RSPAD.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Lakukan metode baru karena teknologi juga mendukung dan semakin berkembang. RS di daerah belum tentu ada dokter spesialis paru-paru, jadi mereka akan terbantu jika pasien bisa berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis di RSPAD,” tegas Kasad.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jenderal TNI Andika Perkasa menilai arahan yang diberikan agar RS TNI AD di daerah mendapatkan informasi yang lebih spesifik dalam menangani Covid-19.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sementara itu, Waka RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI dr. A. Budi Sulistiya memberikan arahan agar melakukan tracking contact untuk mencegah bertambahnya kasus Covid-19. Salah satunya hal yang berkiatan dengan migrasi prajurit.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Tracking contact ini penting sekali. Untuk itu disarankan kepada pimpinan untuk mengambil kebijakan yang tepat dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” pungkas dr. Budi Sulistiya. (Nandang Hermawan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar