TH.Indonesia. Jepara - Masyarakat Jepara menyesalkan dengan kejadian meninggalnya mbah Lukita (70), warga Mambak, Pakis Aji, Jepara tersebut meninggal dunia di area parkir RSUD Kartini Jepara karena diduga terlantar menunggu antrian hingga dua jam saat hendak masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit senin kemarin.



BAIN HAM RI Jawa Tengah, turut prihatin terhadap penanganan kesehatan masyarakat, dimana ada kasus pasien yang meninggal di tempat parkir yang sedang menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan di RSUD Kartini Jepara," ujarnya, Kamis tgl (19/03/20).

BAIN HAM RI Jawa Tengah sangat menyayangkan atas meninggalnya seorang pasien di parkiran rumah sakit kartini di Jepara, hal itu menurut ketua Bain Ham RI Jawa Tengah H. Heni Purwadi, SH adalah potret buram bidang pelayanan kesehatan yang merupakan layanan dasar mutlak bagi masyarakat yang harus dipenuhi dan di kedepankan oleh Pemkab Jepara justru layanan dasar kesehatan masyarakat tersebut menjadi seolah hal biasa," paparnya.

Bahwa UU 39 Tahun 1999 tentang HAM menjelaskan bahwa seperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT.

Hak tersebut merupakan anugerah yang wajib dihargai dan dilindungi harkat dan martabat setiap manusia.

Hak-hak yang melekat tersebut adalah hak dasar seperti hak hidup, hak kemerdekaan, hak memiliki sesuatu.

Pengelompokan hak-hak dasar manusia seperti hak hidup, hak persamaan dan kebebasan, kebebasan berpikir dan menyatakan pendapat, kebebasan berkumpul, hak beragama, hak ekonomi, hak pelayanan kesehatan, dan hak memperoleh HAM dalam pelayanan kesehatan.

Dan, dalam UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan, pasal 4 - 8 menyatakan setiap orang berhak atas, kesehatan, akses atas sumber daya di bidang kesehatan, pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

Juga berhak menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya, lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajat kesehatan, informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan bertanggung jawab," tutupnya. (J-TEAM)

BAIN HAM RI Jawa Tengah Prihatin, Pasien Meninggal di Tempat Parkir Rumah Sakit, Viral di Sosmed

TH.Indonesia. Jepara - Masyarakat Jepara menyesalkan dengan kejadian meninggalnya mbah Lukita (70), warga Mambak, Pakis Aji, Jepara tersebut meninggal dunia di area parkir RSUD Kartini Jepara karena diduga terlantar menunggu antrian hingga dua jam saat hendak masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit senin kemarin.



BAIN HAM RI Jawa Tengah, turut prihatin terhadap penanganan kesehatan masyarakat, dimana ada kasus pasien yang meninggal di tempat parkir yang sedang menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan di RSUD Kartini Jepara," ujarnya, Kamis tgl (19/03/20).

BAIN HAM RI Jawa Tengah sangat menyayangkan atas meninggalnya seorang pasien di parkiran rumah sakit kartini di Jepara, hal itu menurut ketua Bain Ham RI Jawa Tengah H. Heni Purwadi, SH adalah potret buram bidang pelayanan kesehatan yang merupakan layanan dasar mutlak bagi masyarakat yang harus dipenuhi dan di kedepankan oleh Pemkab Jepara justru layanan dasar kesehatan masyarakat tersebut menjadi seolah hal biasa," paparnya.

Bahwa UU 39 Tahun 1999 tentang HAM menjelaskan bahwa seperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT.

Hak tersebut merupakan anugerah yang wajib dihargai dan dilindungi harkat dan martabat setiap manusia.

Hak-hak yang melekat tersebut adalah hak dasar seperti hak hidup, hak kemerdekaan, hak memiliki sesuatu.

Pengelompokan hak-hak dasar manusia seperti hak hidup, hak persamaan dan kebebasan, kebebasan berpikir dan menyatakan pendapat, kebebasan berkumpul, hak beragama, hak ekonomi, hak pelayanan kesehatan, dan hak memperoleh HAM dalam pelayanan kesehatan.

Dan, dalam UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan, pasal 4 - 8 menyatakan setiap orang berhak atas, kesehatan, akses atas sumber daya di bidang kesehatan, pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

Juga berhak menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya, lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajat kesehatan, informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan bertanggung jawab," tutupnya. (J-TEAM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar