TH.Indonesia. Pati - Upaya untuk melestarikan pantai sedang digiatkan oleh seluruh komponen masyarakat di kabupaten Pati.


Sudah puluhan ribu bibit mangrove ditanam dipesisir pantai khususnya di wilayah desa Kertomulyo kecamatan Trangkil dan di desa Pangkalan kecamatan Margoyoso Pati.

Bahkan di pantai desa Pangkalan, pada pertengahan bulan januari lalu sudah dilaksanakan penanaman 5000 bibit mangrove seluas 1 ha disisi selatan pantai tersebut.

Program penghijauan serta pelestarian pantai yang diprakarsai oleh Kodim 0718 Pati masih berlanjut.

Kini giliran sisi utara pantai desa Pangkalan seluas 2 ha yang akan disulap menjadi hutan mangrove, karena pagi tadi mulai pukul 07.30 WIB sampai 10.15 WIB telah dilaksanakan bakti sosial penanaman pohon mangrove dengan tema  “Wujudkan kepedulian demi masa depan generasi penerus bangsa” yang dihadiri sekitar 300 orang berasal dari berbagai elemen masyarakat, TNI dari Kodim Pati, Polres Pati, Instansi Pemerintah, komunitas serta relawan gabungan, Sabtu tgl (15/02/20).

Sebelum kegiatan penanaman bibit pohon mangrove yang berjumlah 10.000 pohon berasal dari bantuan CSR PT SIK (Sinar Indah Kertas) Margorejo Pati, dilaksanakan apel bersama yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodim 0718 Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag, M.Si.

Turut menghadiri kegiatan penenaman mangrove tersebut adalah Kapolres Pati diwakili oleh AKP Hanifah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, ADM Perhutani Pati, BPDAS, BPBD Pati, perwakilan PT Sinar Indah kertas, Muspika Margoyos, Ketua Pesit KCK XXXIX DIM 0718 Pati bersama anggota.

Sedangkan peserta apel berasal dari Komunitas KRI, Kera sakti, Sejati, Lintas agama, SMK Kesuma, Karta Kec. Margoyoso, Karta Ndlangu, PPUP, Palupi, STAIP, IPMAFA , SMK Gajah mada, KWT Margoyoso, Komunitas PAZTY, PPL Juwana, Komunitas Bonsai Pati (KBP), Aksi baik Pati, Pecinta alam ALAM RAYA, Fk3i, kepala desa Pangkalan bersama perangkat desa.

Dalam sambutannya, Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag, M. Si. Menyampaikan permohonan maaf karena acara bersamaan dengan kegiatan Pelantikan kepala desa sehingga pelaksanaan penanaman mangrove yang kedua ini, bapak Bupati dan Komandan Kodim tidak bisa hadir.

“Kegiatan tanam mangrove ini adalah untuk membuat lingkungan lebih asri dan memberikan warisan kepada generasi penerus dengan bersama-sama menjaga lingkungan,” imbuhnya.

“Saya berterima kasih sekali kepada BPDAS dan CSR PT SIK (Sinar Indah Kertas) pada kesempatan hari ini telah bersedia untuk memberikan bibit mangrove yang total semuanya adalah 15.000, kemarin sudah kita tanam di pantai Kertomulyo Trangkil sebanyak 5000 bibit dan hari ini kita tanam 10.000 bibit di pantai desa Pangkalan,” ucap Sholihin.

Kasdim juga menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu BPBD juga sudah menanam vetiver dan nanti akan dilanjutkan dengan beberapa instansi yang lain.

“Walaupun dengan kemampuan yang serba terbatas namun kita harus senantiasa untuk memelihara lingkungan ini bersama-sama. 

Dan semoga akan memberikan manfaat kepada generasi penerus kita,” terangnya.

Jangan hanya mengambil hasil dari alam tetapi juga kita harus dapat meninggalkan kebaikan bagi anak cucu kita serta memberikan manfaat kepada lingkungan terutama petani tambak di sekitar pantai ini,” ungkapnya. (Ah.bub)

Srikandi Persit Kodim Pati Terjun Langsung Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Kertomulyo

TH.Indonesia. Pati - Upaya untuk melestarikan pantai sedang digiatkan oleh seluruh komponen masyarakat di kabupaten Pati.


Sudah puluhan ribu bibit mangrove ditanam dipesisir pantai khususnya di wilayah desa Kertomulyo kecamatan Trangkil dan di desa Pangkalan kecamatan Margoyoso Pati.

Bahkan di pantai desa Pangkalan, pada pertengahan bulan januari lalu sudah dilaksanakan penanaman 5000 bibit mangrove seluas 1 ha disisi selatan pantai tersebut.

Program penghijauan serta pelestarian pantai yang diprakarsai oleh Kodim 0718 Pati masih berlanjut.

Kini giliran sisi utara pantai desa Pangkalan seluas 2 ha yang akan disulap menjadi hutan mangrove, karena pagi tadi mulai pukul 07.30 WIB sampai 10.15 WIB telah dilaksanakan bakti sosial penanaman pohon mangrove dengan tema  “Wujudkan kepedulian demi masa depan generasi penerus bangsa” yang dihadiri sekitar 300 orang berasal dari berbagai elemen masyarakat, TNI dari Kodim Pati, Polres Pati, Instansi Pemerintah, komunitas serta relawan gabungan, Sabtu tgl (15/02/20).

Sebelum kegiatan penanaman bibit pohon mangrove yang berjumlah 10.000 pohon berasal dari bantuan CSR PT SIK (Sinar Indah Kertas) Margorejo Pati, dilaksanakan apel bersama yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodim 0718 Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag, M.Si.

Turut menghadiri kegiatan penenaman mangrove tersebut adalah Kapolres Pati diwakili oleh AKP Hanifah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, ADM Perhutani Pati, BPDAS, BPBD Pati, perwakilan PT Sinar Indah kertas, Muspika Margoyos, Ketua Pesit KCK XXXIX DIM 0718 Pati bersama anggota.

Sedangkan peserta apel berasal dari Komunitas KRI, Kera sakti, Sejati, Lintas agama, SMK Kesuma, Karta Kec. Margoyoso, Karta Ndlangu, PPUP, Palupi, STAIP, IPMAFA , SMK Gajah mada, KWT Margoyoso, Komunitas PAZTY, PPL Juwana, Komunitas Bonsai Pati (KBP), Aksi baik Pati, Pecinta alam ALAM RAYA, Fk3i, kepala desa Pangkalan bersama perangkat desa.

Dalam sambutannya, Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag, M. Si. Menyampaikan permohonan maaf karena acara bersamaan dengan kegiatan Pelantikan kepala desa sehingga pelaksanaan penanaman mangrove yang kedua ini, bapak Bupati dan Komandan Kodim tidak bisa hadir.

“Kegiatan tanam mangrove ini adalah untuk membuat lingkungan lebih asri dan memberikan warisan kepada generasi penerus dengan bersama-sama menjaga lingkungan,” imbuhnya.

“Saya berterima kasih sekali kepada BPDAS dan CSR PT SIK (Sinar Indah Kertas) pada kesempatan hari ini telah bersedia untuk memberikan bibit mangrove yang total semuanya adalah 15.000, kemarin sudah kita tanam di pantai Kertomulyo Trangkil sebanyak 5000 bibit dan hari ini kita tanam 10.000 bibit di pantai desa Pangkalan,” ucap Sholihin.

Kasdim juga menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu BPBD juga sudah menanam vetiver dan nanti akan dilanjutkan dengan beberapa instansi yang lain.

“Walaupun dengan kemampuan yang serba terbatas namun kita harus senantiasa untuk memelihara lingkungan ini bersama-sama. 

Dan semoga akan memberikan manfaat kepada generasi penerus kita,” terangnya.

Jangan hanya mengambil hasil dari alam tetapi juga kita harus dapat meninggalkan kebaikan bagi anak cucu kita serta memberikan manfaat kepada lingkungan terutama petani tambak di sekitar pantai ini,” ungkapnya. (Ah.bub)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar