TH.Indonesia. Madiun - Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. silaturahmi dengan Rektor Universitas Merdeka (Unmer) Madiun Dr. Ir. Luluk Sulistyo Budi MP, bertempat di Kampus Unmer Madiun, Jl. Serayu No. 79, Pandean, Taman, Kota Madiun, Selasa (18/02/20) siang.


Tampak dalam silaturahminya, Danrem kembali menyampaikan tentang keberadaan Diklat penggemukan sapi yang didirikannya di Osvia Boschbou.

Terkait itu, Danrem mengutarakan maksud dan tujuan silaturahminya untuk berkomunikasi tentang bagaimana cara budidaya penggemukan sapi, yang meliputi seperti pemberian pakan, perawatan, hingga cara membuat agar kotoran sapi menjadi tidak bau dan mencemari lingkungan.

Dengan semakin banyaknya saran, masukan dan pengetahuan tentang berternak sapi, Danrem berharap hal itu akan sangat bermanfaat untuk kemajuan Diklat penggemukan sapi yang didirikannya.

Sementara itu, Luluk sangat menyambut baik dan merasa senang atas silaturahmi dan komunikasi yang dilakukan oleh Danrem tersebut.

Ia juga terlihat begitu detail dalam memberikan penjelasan tentang bagaimana usaha penggemukan sapi dapat berhasil dan maju.

Seperti diketahui, di kalangan masyarakat luas, Luluk dikenal sebagai sosok yang telah berhasil dalam melakukan riset tentang usaha penggemukan sapi.

Atas keberhasilan risetnya itu, banyak masyarakat yang merasa terbantu dan merasakan manfaatnya, sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka. ($.dyanto)

Danrem 081/DSJ Komunikasi Dengan Rektor Unmer Madiun Tentang Penggemukan Sapi

TH.Indonesia. Madiun - Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. silaturahmi dengan Rektor Universitas Merdeka (Unmer) Madiun Dr. Ir. Luluk Sulistyo Budi MP, bertempat di Kampus Unmer Madiun, Jl. Serayu No. 79, Pandean, Taman, Kota Madiun, Selasa (18/02/20) siang.


Tampak dalam silaturahminya, Danrem kembali menyampaikan tentang keberadaan Diklat penggemukan sapi yang didirikannya di Osvia Boschbou.

Terkait itu, Danrem mengutarakan maksud dan tujuan silaturahminya untuk berkomunikasi tentang bagaimana cara budidaya penggemukan sapi, yang meliputi seperti pemberian pakan, perawatan, hingga cara membuat agar kotoran sapi menjadi tidak bau dan mencemari lingkungan.

Dengan semakin banyaknya saran, masukan dan pengetahuan tentang berternak sapi, Danrem berharap hal itu akan sangat bermanfaat untuk kemajuan Diklat penggemukan sapi yang didirikannya.

Sementara itu, Luluk sangat menyambut baik dan merasa senang atas silaturahmi dan komunikasi yang dilakukan oleh Danrem tersebut.

Ia juga terlihat begitu detail dalam memberikan penjelasan tentang bagaimana usaha penggemukan sapi dapat berhasil dan maju.

Seperti diketahui, di kalangan masyarakat luas, Luluk dikenal sebagai sosok yang telah berhasil dalam melakukan riset tentang usaha penggemukan sapi.

Atas keberhasilan risetnya itu, banyak masyarakat yang merasa terbantu dan merasakan manfaatnya, sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka. ($.dyanto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar