TH.Indonesia. Pati - Banyak cara yang dilakukan dalam mengisi kemerdekaan RI yang tujuannya adalah memperkokoh kedaulatan NKRI yang pada saat ini menginjak usia yang ke 73. 

NKRI harga mati semangat SMK Farming dalam mengisi kemerdekaan melalui dunia pendidikan. 

Pembangunan manusia seutuhnya adalah sesuatu yang sering disampaikan dalam berbagai kesempatan, Kamis tgl (16/08/18).

Melalui kiprahnya selaku bagian pembangunan pendidikan dari NKRI, SMK Farming Pati mengambil peranan penting dalam pembangunan tersebut. 

Negara agraris adalah julukan sekaligus beban yang harus dipikul anak bangsa untuk dapat berdikari dalam hal pangan.

Ketersediaan sumberdaya alam, iklim yang mendukung serta ketersediaan lahan yang mulai berkurang perlu adanya gagasan-gagasan dan teknologi tepat guna untuk tetap menjaga kedaulatan pangan kita.

Melimpahnya daya dukung dalam hal agrobisnis tidak serta merta menarik minat kaum muda untuk menekuninya.

Tak hayal banyak anak-anak muda yang risih dan mulai meninggalkan dunia pertanian, karena mereka beranggapan petani itu kotor dan miskin. Permasalahan inilah yang terus dipecahkan oleh SMK Farming Pati.

Melalui sistem pembelajaran yang menarik serta mengedepankan praktek lapangan sehingga SMK Farming Pati berhasil menjadikan alumninya sebagai pelaku sekaligus pengusaha sukses di bidang Pertanian dan Peternakan.

Disela-sela proses pembelajaran di SMK Farming Pati tim jurnalis Suara Patinews mendapat kesempatan wawancara dengan salah satu siswi sekolah tersebut. 

Tita Melwati Oktaviana siswa kelas XII Program Keahlian Agribisnis Uanggas putri dari pasangan Bapak Suswanto dan Ibu Maria Melmam Bessy ini tertarik untuk sekolah di SMK Farming karena bercita-cita menjadi seorang wirausahawan sukses dalam bidang peternakan sehingga dapat membanggakan orang tua dan dapat membuktikan kepada teman sebayanya bahwa petani itu juga berhak sukses.

Selain bergelut dalam pelajaran pertanian dan peternakan menurut siswi tersebut pada peringatan kemerdekaan NKRI ke 73 ini dia mendapat kesempatan menjadi anggota paskibra tingkat Kecamatan setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat dengan teman sekolahnya dan rival-rivalnya dari sekolah lain.

Kegiatan berlatih paskibra dengan tim pelatih dari polsek dan koramil Tlogowungu menjadikannya stabilitas dalam gerakan maupun kekompakan, lebih mantab menatap masa depan sehingga berkomitmen kuat mengisi kemerdekaan dengan cara menjadi pejuang dalam menjaga kedaulatan pangan di NKRI tercinta berhasil dengan baik. (Andik Aristiawan)

SMK Farming Mencetak Tunas Muda Patriot NKRI Dalam Semangat Mengisi Kemerdekaan

TH.Indonesia. Pati - Banyak cara yang dilakukan dalam mengisi kemerdekaan RI yang tujuannya adalah memperkokoh kedaulatan NKRI yang pada saat ini menginjak usia yang ke 73. 

NKRI harga mati semangat SMK Farming dalam mengisi kemerdekaan melalui dunia pendidikan. 

Pembangunan manusia seutuhnya adalah sesuatu yang sering disampaikan dalam berbagai kesempatan, Kamis tgl (16/08/18).

Melalui kiprahnya selaku bagian pembangunan pendidikan dari NKRI, SMK Farming Pati mengambil peranan penting dalam pembangunan tersebut. 

Negara agraris adalah julukan sekaligus beban yang harus dipikul anak bangsa untuk dapat berdikari dalam hal pangan.

Ketersediaan sumberdaya alam, iklim yang mendukung serta ketersediaan lahan yang mulai berkurang perlu adanya gagasan-gagasan dan teknologi tepat guna untuk tetap menjaga kedaulatan pangan kita.

Melimpahnya daya dukung dalam hal agrobisnis tidak serta merta menarik minat kaum muda untuk menekuninya.

Tak hayal banyak anak-anak muda yang risih dan mulai meninggalkan dunia pertanian, karena mereka beranggapan petani itu kotor dan miskin. Permasalahan inilah yang terus dipecahkan oleh SMK Farming Pati.

Melalui sistem pembelajaran yang menarik serta mengedepankan praktek lapangan sehingga SMK Farming Pati berhasil menjadikan alumninya sebagai pelaku sekaligus pengusaha sukses di bidang Pertanian dan Peternakan.

Disela-sela proses pembelajaran di SMK Farming Pati tim jurnalis Suara Patinews mendapat kesempatan wawancara dengan salah satu siswi sekolah tersebut. 

Tita Melwati Oktaviana siswa kelas XII Program Keahlian Agribisnis Uanggas putri dari pasangan Bapak Suswanto dan Ibu Maria Melmam Bessy ini tertarik untuk sekolah di SMK Farming karena bercita-cita menjadi seorang wirausahawan sukses dalam bidang peternakan sehingga dapat membanggakan orang tua dan dapat membuktikan kepada teman sebayanya bahwa petani itu juga berhak sukses.

Selain bergelut dalam pelajaran pertanian dan peternakan menurut siswi tersebut pada peringatan kemerdekaan NKRI ke 73 ini dia mendapat kesempatan menjadi anggota paskibra tingkat Kecamatan setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat dengan teman sekolahnya dan rival-rivalnya dari sekolah lain.

Kegiatan berlatih paskibra dengan tim pelatih dari polsek dan koramil Tlogowungu menjadikannya stabilitas dalam gerakan maupun kekompakan, lebih mantab menatap masa depan sehingga berkomitmen kuat mengisi kemerdekaan dengan cara menjadi pejuang dalam menjaga kedaulatan pangan di NKRI tercinta berhasil dengan baik. (Andik Aristiawan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar