TH.Indonesia. Pati - Budaya gotong royong sangat kental dan sudah menjadi tradisi dalam kehidupan masyarakat, hal tersebut  diterapkan oleh salah satu ujung tombak TNI-AD yaitu babinsa Koramil 21 Trangkil dalam  melaksanakan kerja bakti di desa binaannya, Selasa tgl (06 /02/18).

Warga dan masyarakat bersama anggota Babinsa Koramil Trangkil saling sinergitas. 

Dengan semangat kegotong royong babinsa koramil 21 Trangkil serda wartono bersama warga RT 08 RW 04 desa pasucen memperbaiki jembatan dan menutup jalan yang mengalami longsor akibat hujan terus menerus sehingga sayap jembatan sepanjang 20 m mengalami amblas sedalam 2 m mengakibatkan depan jembatan mengalami longsor.

Untuk  menghindari musibah kecelakaan maka bintara pembina desa mempelopori masyarakat  sekitar bau membau menutup jalan yg longsor dengan bambu sehingga masyarakat dapat melewatinya dengan aman," tandas babinsa.

Bapqk Ikhwan rosadi kades desa pasucen mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak babinsa  yang tak mengenal lelah dan tak menghiraukan hujan bekerja dengan iklas membantu masyarakat kami menutup jalan yang longsor sehingga masyarakat dapat  beraktifitas seperti biasa," ungkap kades dengan bangga.

Danramil 21 Trangkil Kapten Inf Setyo Utomo menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi bahinsanya yang sudah bekerja dan memberikan motivasi dan kepercayaan kepada warga binaannya bahwa babinsa siap melaksanakan tugas dengan baik," tegas Danramil. ($.davit)

Anggota Babinsa Koramil Trangkil Bersama Warga Gotong Royong Memperbaiki Jembatan Yang Rusak

TH.Indonesia. Pati - Budaya gotong royong sangat kental dan sudah menjadi tradisi dalam kehidupan masyarakat, hal tersebut  diterapkan oleh salah satu ujung tombak TNI-AD yaitu babinsa Koramil 21 Trangkil dalam  melaksanakan kerja bakti di desa binaannya, Selasa tgl (06 /02/18).

Warga dan masyarakat bersama anggota Babinsa Koramil Trangkil saling sinergitas. 

Dengan semangat kegotong royong babinsa koramil 21 Trangkil serda wartono bersama warga RT 08 RW 04 desa pasucen memperbaiki jembatan dan menutup jalan yang mengalami longsor akibat hujan terus menerus sehingga sayap jembatan sepanjang 20 m mengalami amblas sedalam 2 m mengakibatkan depan jembatan mengalami longsor.

Untuk  menghindari musibah kecelakaan maka bintara pembina desa mempelopori masyarakat  sekitar bau membau menutup jalan yg longsor dengan bambu sehingga masyarakat dapat melewatinya dengan aman," tandas babinsa.

Bapqk Ikhwan rosadi kades desa pasucen mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak babinsa  yang tak mengenal lelah dan tak menghiraukan hujan bekerja dengan iklas membantu masyarakat kami menutup jalan yang longsor sehingga masyarakat dapat  beraktifitas seperti biasa," ungkap kades dengan bangga.

Danramil 21 Trangkil Kapten Inf Setyo Utomo menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi bahinsanya yang sudah bekerja dan memberikan motivasi dan kepercayaan kepada warga binaannya bahwa babinsa siap melaksanakan tugas dengan baik," tegas Danramil. ($.davit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar