TH.Indonesia. Pati - Bertempat di Gor Pesantenan Pati telah berlangsung upacara pembukaan POSPEDA (Pekan Olah raga Antar Pondok Pesantren Daerah) kabupaten Pati tahun 2017 dengan ketua panitia penyelenggara Pospeda Kardi SPd, MM, rabu tgl (11/10/17).

Pembukaan POSPEDA di Gor Pesantenan PATI 

Hadir dalam acara pembukaan antara lain Wakil Bupati H. Saeful Arifin, Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah, S.Sos. M.H, Waka Polres Kompol Nyamin, perwakilan OPD yang terkait, kepala Kemenag Pati diwakili Kasi Ponpes  H. Hamid, segenap panitia dan seluruh peserta Pos- Peda berjumlah sekitar 400 peserta.

Sambutan pembina upacara di akhiri kata pembukaan yang di sampaikan oleh wakil Bupati Pati Saiful Arifin antara lain bahwa hari ini kita berkumpul dalam rangka pembukaan pekan olah raga antar pondok pesantren atau Pospeda tingkat kab. Pati tahun 2017, olah raga mempunyai andil yang besar dan merupakan salah satu media bagi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Pekan olah raga antar pondok pesantren tingkat daerah merupakan ajang pembinaan para santri yang tergabung dalam pondok pesantren untuk mengali potensi para santri di bidang olah raga dan seni, nilai yang terkandung dalam pekan olah raga antar pondok pesantren daerah ada empat tujuan penting yaitu, ikut membangun sumberdaya manusia Indonesia beriman, bertakwa, sehat jasmani dan rohani.

Juga untuk meningkatkan budaya berolahraga yang bernuansa islam, meningkatkan ukuwah islam dikalangan santri sendiri, pembinaan dan pengembangan olahraga dikalangan generasi mudah sejak dini, inputnya adalah laksanakan lomba ini dengan jiwa yang penuh semangat yang kalah legowo dan yang menang harus berjiwa satria jangan sombong.

Adapun cabang-cabang olah raga yang di pertandingan antara lainnya, pencak silat 81 santri tempat SMA N. 3 Pati, atletik 91 santri tempat stadiyon joyokusumo" tenis meja 24 santri tempat di SMAN 03 Pati, badminton 32 santri tempat di gor PB Rahmat" sepak takraw 5 tim tempat gor pesantenan pati" bola volly 10 tim tempat gor pesantenan pati, futsal 22 tim tempat gor rahmat futsal, sepak bola 9 tim tempat stadiion joyokusumo, senam santri 8 tim tempat di gor pesantenan pati.

Antusiasme para santri mengikuti POSPEDA 

Harapannya santri sebagai basis pendidikan di pondok pesantren, mempunyai jiwa dan sportifitas yang tinggi dalam menghadapi era modern saat ini, walaupun berat tantangan kedepannya namun semangat kemerdekaan sudah teruji dalam mengisi arti pembangunan dari dulu sampai sekarang ini. Santri menjadi wadah bagi para pelajar yang saat ini mengenyam pendidikan di pondok pondok pesantren. ($.pungky)

Dandim 0718 Pati Menghadiri POSPEDA di Gor Pesantenan PATI

TH.Indonesia. Pati - Bertempat di Gor Pesantenan Pati telah berlangsung upacara pembukaan POSPEDA (Pekan Olah raga Antar Pondok Pesantren Daerah) kabupaten Pati tahun 2017 dengan ketua panitia penyelenggara Pospeda Kardi SPd, MM, rabu tgl (11/10/17).

Pembukaan POSPEDA di Gor Pesantenan PATI 

Hadir dalam acara pembukaan antara lain Wakil Bupati H. Saeful Arifin, Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah, S.Sos. M.H, Waka Polres Kompol Nyamin, perwakilan OPD yang terkait, kepala Kemenag Pati diwakili Kasi Ponpes  H. Hamid, segenap panitia dan seluruh peserta Pos- Peda berjumlah sekitar 400 peserta.

Sambutan pembina upacara di akhiri kata pembukaan yang di sampaikan oleh wakil Bupati Pati Saiful Arifin antara lain bahwa hari ini kita berkumpul dalam rangka pembukaan pekan olah raga antar pondok pesantren atau Pospeda tingkat kab. Pati tahun 2017, olah raga mempunyai andil yang besar dan merupakan salah satu media bagi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Pekan olah raga antar pondok pesantren tingkat daerah merupakan ajang pembinaan para santri yang tergabung dalam pondok pesantren untuk mengali potensi para santri di bidang olah raga dan seni, nilai yang terkandung dalam pekan olah raga antar pondok pesantren daerah ada empat tujuan penting yaitu, ikut membangun sumberdaya manusia Indonesia beriman, bertakwa, sehat jasmani dan rohani.

Juga untuk meningkatkan budaya berolahraga yang bernuansa islam, meningkatkan ukuwah islam dikalangan santri sendiri, pembinaan dan pengembangan olahraga dikalangan generasi mudah sejak dini, inputnya adalah laksanakan lomba ini dengan jiwa yang penuh semangat yang kalah legowo dan yang menang harus berjiwa satria jangan sombong.

Adapun cabang-cabang olah raga yang di pertandingan antara lainnya, pencak silat 81 santri tempat SMA N. 3 Pati, atletik 91 santri tempat stadiyon joyokusumo" tenis meja 24 santri tempat di SMAN 03 Pati, badminton 32 santri tempat di gor PB Rahmat" sepak takraw 5 tim tempat gor pesantenan pati" bola volly 10 tim tempat gor pesantenan pati, futsal 22 tim tempat gor rahmat futsal, sepak bola 9 tim tempat stadiion joyokusumo, senam santri 8 tim tempat di gor pesantenan pati.

Antusiasme para santri mengikuti POSPEDA 

Harapannya santri sebagai basis pendidikan di pondok pesantren, mempunyai jiwa dan sportifitas yang tinggi dalam menghadapi era modern saat ini, walaupun berat tantangan kedepannya namun semangat kemerdekaan sudah teruji dalam mengisi arti pembangunan dari dulu sampai sekarang ini. Santri menjadi wadah bagi para pelajar yang saat ini mengenyam pendidikan di pondok pondok pesantren. ($.pungky)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar