TH.Indonesia. Pati - Dalam rangka menyukseskan swasembada pangan nasional Tim Sergap Mabesad yang dipimpin oleh Mayjen Bambang Suharyanto melakukan kunjungan bertempat di UD WAHYU ABADI milik H. Wartoyo alamat desa Sembaturagung kecamatan jakenan kabupaten Pati telah dilaksanakan kunjungan dari Tim Khusus Pangan dari MABES AD, MABES POLRI dan Kementrian Pertanian RI, Rabu tgl (20/09/17).

Kunjungan kerja ~ Mayjend Bambang Suharyanto 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mayjend TNI Bambang Suharyanto Staf KASAD dari Tim Khusus Pangan Pusat beserta rombongan, Irjen Pol Eko Hadi Sutejo Analisis Kebijakan Utama Bidang Jianstra Slog Polri beserta rombongan, Dr. Ir. Sam Harodian Staf Khusus Kementan, Dr. Mat Syukur dari Kementrian Pertanian RI beserta rombongan, Kepala Perum Bulog Subdivre II Pati, Ahmad Kholisun, SH MH, Dandim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah S.Sos, Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, SIK, Muspika kecamatan Jakenan, Kades Sembaturagung Ibu Dwi Tantri Wurjayanti, SE dan H. Wartoyo pemilik UD Wahyu Abadi.

Dalam kunjungan tersebut Tim Khusus Pangan meninjau dan mengecek stok beras yang tersimpan di gudang UD. Wahyu Abadi, yang selama ini menjadi bagian dari mitra strategis khususnya dibidang pertanian (pangan).

Dalam kegiatan tersebut tim membahas beberapa hal sebagai serapan gabah yang masuk ke bulog apakah sudah memenuhi target atau belum serta tepat sasaran atau tidak upaya-upaya dari pemerintah untuk membantu serta mendampingi masyarakat dalam bercocok tanam.

Membahas kendala dan solusi yang yang dihadapi petani dan rekanan bulog. Dalam kesempatan itu Mayjen Bambang Suharyanto menegaskan, menjadi mitra Bulog harus secara kontinyu artinya disaat harga beras murah harus tetep menjadi mitra, jangan hanya disaat harga beras mahal baru ramai-ramai menjadi mitra bulog. 

Kungker TIM Mabes AD di UD. Wahyu Abadi H. Wartoyo Jakenan PATI 

Sebagaimana negara agraris yang berada di garis katulistiwa sudah seharusnya kita mendapatkan negeri yang subur gemah ripah loh jinawi, hingga rakyat Indonesia mendapatkan haknya untuk menikmati kemakmuran swasembada pangan khususnya beras di negerinya​ sendiri. Hal inilah yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabinet Presiden Joko Widodo agar rakyat lebih mandiri tidak tergantung pada negara lain. ($.pungky)

Kunjungan Kerja Tim Mabesad di Mitra Bulog Jakenan PATI

TH.Indonesia. Pati - Dalam rangka menyukseskan swasembada pangan nasional Tim Sergap Mabesad yang dipimpin oleh Mayjen Bambang Suharyanto melakukan kunjungan bertempat di UD WAHYU ABADI milik H. Wartoyo alamat desa Sembaturagung kecamatan jakenan kabupaten Pati telah dilaksanakan kunjungan dari Tim Khusus Pangan dari MABES AD, MABES POLRI dan Kementrian Pertanian RI, Rabu tgl (20/09/17).

Kunjungan kerja ~ Mayjend Bambang Suharyanto 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mayjend TNI Bambang Suharyanto Staf KASAD dari Tim Khusus Pangan Pusat beserta rombongan, Irjen Pol Eko Hadi Sutejo Analisis Kebijakan Utama Bidang Jianstra Slog Polri beserta rombongan, Dr. Ir. Sam Harodian Staf Khusus Kementan, Dr. Mat Syukur dari Kementrian Pertanian RI beserta rombongan, Kepala Perum Bulog Subdivre II Pati, Ahmad Kholisun, SH MH, Dandim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah S.Sos, Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, SIK, Muspika kecamatan Jakenan, Kades Sembaturagung Ibu Dwi Tantri Wurjayanti, SE dan H. Wartoyo pemilik UD Wahyu Abadi.

Dalam kunjungan tersebut Tim Khusus Pangan meninjau dan mengecek stok beras yang tersimpan di gudang UD. Wahyu Abadi, yang selama ini menjadi bagian dari mitra strategis khususnya dibidang pertanian (pangan).

Dalam kegiatan tersebut tim membahas beberapa hal sebagai serapan gabah yang masuk ke bulog apakah sudah memenuhi target atau belum serta tepat sasaran atau tidak upaya-upaya dari pemerintah untuk membantu serta mendampingi masyarakat dalam bercocok tanam.

Membahas kendala dan solusi yang yang dihadapi petani dan rekanan bulog. Dalam kesempatan itu Mayjen Bambang Suharyanto menegaskan, menjadi mitra Bulog harus secara kontinyu artinya disaat harga beras murah harus tetep menjadi mitra, jangan hanya disaat harga beras mahal baru ramai-ramai menjadi mitra bulog. 

Kungker TIM Mabes AD di UD. Wahyu Abadi H. Wartoyo Jakenan PATI 

Sebagaimana negara agraris yang berada di garis katulistiwa sudah seharusnya kita mendapatkan negeri yang subur gemah ripah loh jinawi, hingga rakyat Indonesia mendapatkan haknya untuk menikmati kemakmuran swasembada pangan khususnya beras di negerinya​ sendiri. Hal inilah yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabinet Presiden Joko Widodo agar rakyat lebih mandiri tidak tergantung pada negara lain. ($.pungky)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar