TH.Indonesia. Pati - Perkembangan desa Karangwotan memang sangat di rasakan oleh warga desa tersebut, untuk tahun ini saja ada beberapa titik pembangunan, misalnya pembangunan jembatan di dukuh Karangampo, yang mana jembatan tersebut dulunya hanya terbuat dari bambu, tapi saat ini jembatan tersebut di bangun dengan megah dan manfaatnya bisa di rasakan oleh warga untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi.

Percepatan Pembangunan di Desa Karangwotan 

Selain jembatan juga ada pengaspalan di dukuh ngampel, yang dengan adanya pengaspalan di dukuh tersebut warga tidak lagi merasakan buruknya jalan yang dulunya jelek sekali dan banyak berlubang sudah berfungsi dengan baik sebagai jalan poros desa yang mana dampaknya sangat membantu untuk meningkatkan sarana dan prasarana masyarakat sendiri, guna mendukung kegiatan perekonomian warga setempat, desa Karangwotan saat ini juga  telah melaksanakan program sertifikat murah atau PRONA yang mana program tersebut sangat di rasakan oleh warga.

Sehingga untuk pengurusan sertifikat tidak lagi memakan biaya yang cukup mahal, misalnya sebelum ada PRONA warga untuk mengurus pembuatan sertifikat bisa menghabiskan uang sebesar  Rp 4jt lebih, akan tetapi dengan adanya program prona maka biaya yang di tanggung oleh warga sangat murah sekali bahkan, bahkan banyak warga yang mengajukan sertifikat masal tersebut, sampai ada yang antri, terkait pemberitaan bahwa Kades Karangwotan yang di duga selingkuh itu, hal itu disampaikan langsung oleh kades Karangwotan Sendiri Zaenal Arifin di Balai desa Karangwotan kecamatan pucakwangi sabtu tgl (16/09/17).

Bahwa pemberitaan yang sempat beredar itu tidak benar adanya, karena foto yang di pakai untuk pemberitaan tersebut secara kebetulan dan itupun di rumah saudara puguh jarot di desa kemiri dan banyak saksinya ada mas yudi (isk) ada istrinya saudara puguh, dan termasuk mas Sugeng sendiri, menurut mas Sugeng sendiri beliau mengatakan, " iya bahwa foto itu hanya sebuah kebetulan saja, waktu itu pas mengantar berkas dan wanita tersebut kebetulan mengajar di SD kemiri, jadi pemberitaan yang sempat beredar di media tersebut adalah hoax dan tidak benar adanya.

Untuk Dana Desa termin kedua nanti beliau menargetkan untuk pembangunan aspal di dukuh Kopek dari RT08, RT07 dan R009. Karena Pemerataan pembangunan sangat digiatkan semenjak kepimpinan Zaenal Arifin dan sudah terbukti bahwa pemamerataan pembangunan di desa Karangwotan bisa menjadi percontohan di kecamatan Puncakwangi kabupaten Pati. (Tim/THI)

Kemajuan Desa Karangwotan Sangat Di Apresiasikan Oleh Masyarakat

TH.Indonesia. Pati - Perkembangan desa Karangwotan memang sangat di rasakan oleh warga desa tersebut, untuk tahun ini saja ada beberapa titik pembangunan, misalnya pembangunan jembatan di dukuh Karangampo, yang mana jembatan tersebut dulunya hanya terbuat dari bambu, tapi saat ini jembatan tersebut di bangun dengan megah dan manfaatnya bisa di rasakan oleh warga untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi.

Percepatan Pembangunan di Desa Karangwotan 

Selain jembatan juga ada pengaspalan di dukuh ngampel, yang dengan adanya pengaspalan di dukuh tersebut warga tidak lagi merasakan buruknya jalan yang dulunya jelek sekali dan banyak berlubang sudah berfungsi dengan baik sebagai jalan poros desa yang mana dampaknya sangat membantu untuk meningkatkan sarana dan prasarana masyarakat sendiri, guna mendukung kegiatan perekonomian warga setempat, desa Karangwotan saat ini juga  telah melaksanakan program sertifikat murah atau PRONA yang mana program tersebut sangat di rasakan oleh warga.

Sehingga untuk pengurusan sertifikat tidak lagi memakan biaya yang cukup mahal, misalnya sebelum ada PRONA warga untuk mengurus pembuatan sertifikat bisa menghabiskan uang sebesar  Rp 4jt lebih, akan tetapi dengan adanya program prona maka biaya yang di tanggung oleh warga sangat murah sekali bahkan, bahkan banyak warga yang mengajukan sertifikat masal tersebut, sampai ada yang antri, terkait pemberitaan bahwa Kades Karangwotan yang di duga selingkuh itu, hal itu disampaikan langsung oleh kades Karangwotan Sendiri Zaenal Arifin di Balai desa Karangwotan kecamatan pucakwangi sabtu tgl (16/09/17).

Bahwa pemberitaan yang sempat beredar itu tidak benar adanya, karena foto yang di pakai untuk pemberitaan tersebut secara kebetulan dan itupun di rumah saudara puguh jarot di desa kemiri dan banyak saksinya ada mas yudi (isk) ada istrinya saudara puguh, dan termasuk mas Sugeng sendiri, menurut mas Sugeng sendiri beliau mengatakan, " iya bahwa foto itu hanya sebuah kebetulan saja, waktu itu pas mengantar berkas dan wanita tersebut kebetulan mengajar di SD kemiri, jadi pemberitaan yang sempat beredar di media tersebut adalah hoax dan tidak benar adanya.

Untuk Dana Desa termin kedua nanti beliau menargetkan untuk pembangunan aspal di dukuh Kopek dari RT08, RT07 dan R009. Karena Pemerataan pembangunan sangat digiatkan semenjak kepimpinan Zaenal Arifin dan sudah terbukti bahwa pemamerataan pembangunan di desa Karangwotan bisa menjadi percontohan di kecamatan Puncakwangi kabupaten Pati. (Tim/THI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar