
Dok/Ruas jalan Mojoagung - Ketekputih berikan dampak positif perekonomian peredesaan.
THI. Pati - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) kabupaten Pati terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Salah satu pekerjaan yang sedang berjalan adalah pengecoran beton ruas jalan Mojoagung - Ketekputih di Kecamatan Trangkil, yang dilaksanakan pada rabu tgl (14/10/26).
Pekerjaan rehabilitasi ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati dengan total nilai Rp 1.452.996.735. Kegiatan ini dimulai sejak bulan Agustus dan dijadwalkan tuntas pada November 2026 mendatang.
Pelaksanaan konstruksi dipercayakan kepada pihak kontraktor CV Setia Mandiri. Setelah seluruh pekerjaan selesai, terdapat masa pemeliharaan selama 365 hari untuk menjaga kualitas permukaan jalan yang baru dibangun.
Kepala DPUTR Kabupaten Pati Riyoso, S.Sos, M.M, memberikan pembaruan perkembangan proyek melalui Kepala Bidang Bina Marga Hasto Utomo. Ia menyampaikan bahwa sampai saat ini progres pengerjaan Jalan Mojoagung‑Ketekputih sudah mencapai hampir 90 persen.
Ruas jalan ini memiliki peran penting sebagai jalur alternatif bagi masyarakat Kecamatan Trangkil. Jika warga menggunakan jalur ini, waktu perjalanan bisa lebih singkat sekitar sepuluh menit dibandingkan melalui rute desa yang lama.
“Jalur alternatif ini sangat dibutuhkan warga, karena menghemat waktu sekitar sepuluh menit jika memakai jalan jalur desa, tentu ini bisa menghemat tenaga maupun BBM,” jelas pernyataan dari Kabid Bina Marga.
Penghematan waktu dan bahan bakar tersebut memberikan dampak positif bagi kegiatan sehari‑hari. Bagi pelaku usaha maupun keluarga di sekitarnya, biaya perjalanan menjadi lebih ringan setiap harinya.
Selain manfaat efisiensi perjalanan, kondisi jalan yang kokoh juga disiapkan untuk menghadapi datangnya musim hujan. Diharapkan struktur jalan tetap tangguh meskipun sering dilewati kendaraan bermuatan hasil pertanian dan perkebunan warga.
“Ketika musim hujan mulai turun nanti, jalan ini diharapkan tetap tangguh untuk muatan hasil pertanian maupun perkebunan; anak‑anak sekolah pun akan merasa lebih nyaman melaluinya dengan kondisi jalan yang baru,” ucapnya lagi.
Dengan proyek yang hampir selesai, masyarakat Kecamatan Trangkil berharap jalan ini dapat berfungsi optimal. Kelancaran akses diharapkan semakin mendukung perekonomian pedesaan serta keamanan perjalanan para siswa setiap hari. (RED)