Pelaksanaan Vaksinasi Covid - 19 di Kelurahan Tempel Rejo Kec. Mondokan Kab. Sragen di Serbu Oleh Warga

THI. Sragen - Team target hukum Indonesia Sragen berkesempatan mengunjungi pelaksanaan acara vaksin massal covid 19 yang di laksanakan di aula balai desa kelurahan Tempel Rejo Mondokan Sragen pada pukul pukul 08.00 wib hingga selesai.


Warga desa Tempel Rejo serbu vaksinasi di balai desa setempat.


Kedatangan team target hukum Indonesia Sragen di sambut baik oleh kepala desa Tempel Rejo Agung Dwe Harjanto dan jajarannya. 


Kegiatan ini berjalan dengan baik dan bekerja sama dengan Polsek Mondokan berserta Danramil 14/ Mondokan hal ini di buktikan dengan warga dan masyarakat setempat yang sangat antusias untuk mendaftar dan ikut serta kegiatan tersebut.



Dalam pelaksanaan vaksin di kelurahan Tempel Rejo di hadiri oleh Muspika (Hendrik) dan koramil 14/mondokan Sertu Sriyanto, Serda Sukidi kapolsek Mondokan Bribka Bram Pujo, Bribtu Jarwo dan jajarannya. 


Berdasarkan survey dan wawancara terhadap warga dan masyarakat di lapangan team target hukum Indonesia Sragen mendapatkan beberapa informasi di antaranya bahwa acara ini merupakan program dari puskesmas kecamatan Mondokan kabupaten Sragen.

Acara ini bertujuan untuk menekan/ mencegah virus klasterisasi baru di wilayah kecamatan Mondokan khususnya di kelurahan Tempel Rejo kabupaten Sragen.

Team Biro target hukum Indonesia Sragen berkesempatan bertemu kepala desa Tempel Rejo Agung Dwe Sarjanto.

Beliau berharap agar cara ini memberikan manfaat yang nyata untuk warga desa Tempel Rejo dan dapat memaksimalkan warganya jumlah peserta 327 dosis dengan jenis vaksin sinovoc dari program puskesmas Mondokan kabupaten Sragen," terangnya.


Agar percepatan dan pemulihan kesehatan saat ini sudah menunjukan angka yang signifikan, dengan dibukanya kembali pertemuan tatap muka yang nantinya dapat menunjang aktivitas bersama, dan perekonomian di masyarakat kembali normal," tandasnya.


Hal inilah yang akan menjadi dasar bahwa PPKM sudah turun di level 2, dan kegiatan warga bisa pulih dan beraktifitas seperti hari hari biasanya dapat kembali bekerja normal demi memenuhi kebutuhan keluarga selama pandemi kurun waktu saat ini," tutupnya. (Mujiyanto)