TH.Indonesia. Jepara - Covid-19 kembali menelan korban, dua anggota TNI dari Koramil 12 Donorojo Kodim 0719 Jepara, Sertu Ahmadi dan Serda Teguh bersama tim BPBD Jepara melaksanakan pemakaman almarhumah RK (38).


Seorang warga desa Tulakan, dengan SOP pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Desa Tulakan, kecamatan Donorojo, kabupaten Jepara, Senin (27/04/20).

Menurut keterangan dari Danramil setempat Kapten Inf Alex Effendi, almarhumah meninggal dunia pada Minggu malam pukul 22.00 WIB.

Sebelumnya, almarhumah datang dari Jakarta pada hari Jumat tanggal 24 April kemarin, dan tiba di rumah orang tuanya di desa Tulakan.

Keesokan harinya, almarhumah pulang ke rumahnya di desa Golang Pongge, kecamatan Gunung Wungkal, kabupaten Pati.

Pada hari minggu pukul 14.00 WIB, tepatnya tanggal 26 April kemarin, almarhumah mengalami sesak nafas.

Oleh suami dan keluarganya dibawa ke RS Rehatta Kelet Jepara untuk mendapatkan penanganan.

“Oleh pihak RS Rehatta, almarhumah disarankan untuk dirujuk ke RS Suwondo Pati, tetapi keluarga almarhumah RK menolaknya.

Dan dibawa pulang ke rumah orangtuanya di desa Tulakan, dan pada malam harinya almarhumah meninggal dunia,” terang Danramil.

Lebih lanjut Danramil Welahan ini menambahkan, menurut informasi dari tim medis yang menangani, ada kemungkinan bahwa almarhumah meninggal akibat Covid-19.

Dan saat ini masih menunggu hasil dari Rumah Sakit untuk kepastiannya, apakah almarhumah benar-benar positif Covid-19 atau tidak.

Penanganan dan pemulasaran jenazah baik yang sudah positif karena Covid-19, maupun diindikasi atau dicurigai meninggal karena Covid-19, di Indonesia sudah diatur sesuai dengan protokol yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI dan WHO, agar jenazah tersebut tidak menularkan Covid-19.

“Sambil menunggu hasilnya, kita tetap laksanakan prosedur pemakaman dan pemulasaran jenazah dengan SOP pemakaman jenazah Covid-19.

Apalagi almarhumah mempunyai riwayat perjalanan dari kota berzona merah,” imbuhnya. (Amin)

Warga Pati Meninggal di Duga Covid-19, Dimakamkan di Tulakan Jepara

TH.Indonesia. Jepara - Covid-19 kembali menelan korban, dua anggota TNI dari Koramil 12 Donorojo Kodim 0719 Jepara, Sertu Ahmadi dan Serda Teguh bersama tim BPBD Jepara melaksanakan pemakaman almarhumah RK (38).


Seorang warga desa Tulakan, dengan SOP pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Desa Tulakan, kecamatan Donorojo, kabupaten Jepara, Senin (27/04/20).

Menurut keterangan dari Danramil setempat Kapten Inf Alex Effendi, almarhumah meninggal dunia pada Minggu malam pukul 22.00 WIB.

Sebelumnya, almarhumah datang dari Jakarta pada hari Jumat tanggal 24 April kemarin, dan tiba di rumah orang tuanya di desa Tulakan.

Keesokan harinya, almarhumah pulang ke rumahnya di desa Golang Pongge, kecamatan Gunung Wungkal, kabupaten Pati.

Pada hari minggu pukul 14.00 WIB, tepatnya tanggal 26 April kemarin, almarhumah mengalami sesak nafas.

Oleh suami dan keluarganya dibawa ke RS Rehatta Kelet Jepara untuk mendapatkan penanganan.

“Oleh pihak RS Rehatta, almarhumah disarankan untuk dirujuk ke RS Suwondo Pati, tetapi keluarga almarhumah RK menolaknya.

Dan dibawa pulang ke rumah orangtuanya di desa Tulakan, dan pada malam harinya almarhumah meninggal dunia,” terang Danramil.

Lebih lanjut Danramil Welahan ini menambahkan, menurut informasi dari tim medis yang menangani, ada kemungkinan bahwa almarhumah meninggal akibat Covid-19.

Dan saat ini masih menunggu hasil dari Rumah Sakit untuk kepastiannya, apakah almarhumah benar-benar positif Covid-19 atau tidak.

Penanganan dan pemulasaran jenazah baik yang sudah positif karena Covid-19, maupun diindikasi atau dicurigai meninggal karena Covid-19, di Indonesia sudah diatur sesuai dengan protokol yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI dan WHO, agar jenazah tersebut tidak menularkan Covid-19.

“Sambil menunggu hasilnya, kita tetap laksanakan prosedur pemakaman dan pemulasaran jenazah dengan SOP pemakaman jenazah Covid-19.

Apalagi almarhumah mempunyai riwayat perjalanan dari kota berzona merah,” imbuhnya. (Amin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar