TH.Indonesia. Pati - Hujan deras bercampur angin kencang, pada rabu siang hingga sore hari, mengguyur wilayah Sukolilo Pati dan sekitarnya membuat jalan raya jalur Sukolilo arah Kayen mengakibatkan banjir, meluapnya air kiriman dari pegunungan kendeng hingga masuk wilayah desa Cengkalsewu, Rabu tgl (04/03/20).


Hal inilah penyebab utamanya adalah air meluap dari wilayah atas terutama pegunungan kendeng, hujan yang turun cukup deras sejak sore tadi telah meningkatkan debit air di jalur jratun hingga meluap ke beberapa titik desa.

Seperti yang di tuturkan oleh Moh. Ahbub salah satu warga desa Cengkalsewu yang setiap hujan deras pasti kebanjiran rata - rata hampir sepergelangan kaki dewasa, sehingga mengganggu aktivitas warga dan masyarakat,"  ujarnya sedih.

Seperti pada sore tadi di RT 03 RW 01 desa Cengkalsewu kecamatan Sukolilo Pati hujan sebentar saja sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.45 WIB air sudah meluap masuk ke permukiman warga, yang akhirnya dengan kondisi seperti ini sebentar hujan sebentar banjir sudah menjadi langanan.

Sebaiknya hal ini tidak perlu terjadi jika kita belajar dengan alam, jika kita merawat alam tidak menebangi pohon atau mengeruk tanah pegunungan seperti galian C tanpa adanya perhitungan yang tepat tentang dampak yang terjadi, kejadian serupa pasti tidak akan pernah terulang kembali.

Juga normalisasi sungai, reboisasi atau penanaman pohon perlu dilakukan untuk mencegah air bah yang turun dari pegunungan kendeng tanpa ada resapan dari atas, yang terkena dampaknya pastilah masyarakat," tutupnya. (Ah.bub)

Hujan Sejak Sore Mengakibatkan Air Meluap di Desa Cengkalsewu

TH.Indonesia. Pati - Hujan deras bercampur angin kencang, pada rabu siang hingga sore hari, mengguyur wilayah Sukolilo Pati dan sekitarnya membuat jalan raya jalur Sukolilo arah Kayen mengakibatkan banjir, meluapnya air kiriman dari pegunungan kendeng hingga masuk wilayah desa Cengkalsewu, Rabu tgl (04/03/20).


Hal inilah penyebab utamanya adalah air meluap dari wilayah atas terutama pegunungan kendeng, hujan yang turun cukup deras sejak sore tadi telah meningkatkan debit air di jalur jratun hingga meluap ke beberapa titik desa.

Seperti yang di tuturkan oleh Moh. Ahbub salah satu warga desa Cengkalsewu yang setiap hujan deras pasti kebanjiran rata - rata hampir sepergelangan kaki dewasa, sehingga mengganggu aktivitas warga dan masyarakat,"  ujarnya sedih.

Seperti pada sore tadi di RT 03 RW 01 desa Cengkalsewu kecamatan Sukolilo Pati hujan sebentar saja sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.45 WIB air sudah meluap masuk ke permukiman warga, yang akhirnya dengan kondisi seperti ini sebentar hujan sebentar banjir sudah menjadi langanan.

Sebaiknya hal ini tidak perlu terjadi jika kita belajar dengan alam, jika kita merawat alam tidak menebangi pohon atau mengeruk tanah pegunungan seperti galian C tanpa adanya perhitungan yang tepat tentang dampak yang terjadi, kejadian serupa pasti tidak akan pernah terulang kembali.

Juga normalisasi sungai, reboisasi atau penanaman pohon perlu dilakukan untuk mencegah air bah yang turun dari pegunungan kendeng tanpa ada resapan dari atas, yang terkena dampaknya pastilah masyarakat," tutupnya. (Ah.bub)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar