TH.Indonesia. Singkawang - BRIGIF 19 KHATULISTIWA (Persaudaraan Setia Hati Terate) PSHT komisariat brigif 19 Khatulistiwa kota singkawang latih kedisiplinan dan tanggung jawab melalui tes kenaikan sabuk, Senin tgl (09/03/20).


Kegiatan ini, dilaksanan di Aula Graha Brigif 19 Khatulistiwa, sabtu malam.

Menurut salah seorang pelatih, sertu Hadmanur Rozaq mengatakan, bahwa acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan kepada setiap siswa.

"Ini ujian dari polos ke jambon, mereka harus melalui ujian fisik, tulis dan mental agar mereka memiliki disiplin dan tanggungjawab," ucapnya.

Selain itu, para peserta juga diuji bagaimana memiliki norma dan menjunjung tinggi niali ke SHan yang sudah ditanamkan selama latihan.

"Dalam tes ini, mereka juga bagaimana mengaji yang baik, bagaimana disiplin dalam shalat.

Jadi kami PSHT bukan hanya jadi pendekar tapi nilai - nilai norma agama kita junjung tinggi," lugasnya.

Sertu Rozaq juga menyebut, dalam PSHT yang dijunjung tinggi adalah persaudaraan.

"Yang utama itu persaudaraan, olahraga, seni dan beladiri baru yang terakhir adalah Kerohanian," sebutnya.

"Kami menargetkan, Komisariat Brigif 19 khatulistiwa akan melatih seluruh anggota brigif untuk bisa disahkan sebagai warga PSHT," pungkasnya. (Amin)

Brigif 19 Khatulistiwa Tes Kenaikkan Sabuk Para Warganya

TH.Indonesia. Singkawang - BRIGIF 19 KHATULISTIWA (Persaudaraan Setia Hati Terate) PSHT komisariat brigif 19 Khatulistiwa kota singkawang latih kedisiplinan dan tanggung jawab melalui tes kenaikan sabuk, Senin tgl (09/03/20).


Kegiatan ini, dilaksanan di Aula Graha Brigif 19 Khatulistiwa, sabtu malam.

Menurut salah seorang pelatih, sertu Hadmanur Rozaq mengatakan, bahwa acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan kepada setiap siswa.

"Ini ujian dari polos ke jambon, mereka harus melalui ujian fisik, tulis dan mental agar mereka memiliki disiplin dan tanggungjawab," ucapnya.

Selain itu, para peserta juga diuji bagaimana memiliki norma dan menjunjung tinggi niali ke SHan yang sudah ditanamkan selama latihan.

"Dalam tes ini, mereka juga bagaimana mengaji yang baik, bagaimana disiplin dalam shalat.

Jadi kami PSHT bukan hanya jadi pendekar tapi nilai - nilai norma agama kita junjung tinggi," lugasnya.

Sertu Rozaq juga menyebut, dalam PSHT yang dijunjung tinggi adalah persaudaraan.

"Yang utama itu persaudaraan, olahraga, seni dan beladiri baru yang terakhir adalah Kerohanian," sebutnya.

"Kami menargetkan, Komisariat Brigif 19 khatulistiwa akan melatih seluruh anggota brigif untuk bisa disahkan sebagai warga PSHT," pungkasnya. (Amin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar