TH.Indonesia. Pati - Laksana berlomba lomba dengan waktu dan cuaca yang tidak menentu, tim relawan terdiri dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Senkom, Mta bersama-sama dengan masyarakat desa Bogotanjung kecamatan Gabus Pati melanjutkan perbaikan tanggul yang belum selesai.
Dengan dibantu satu unit alat berat dari Kodim 0718 Pati seluruh relawan gabungan mulai bekerja dari pukul 07.30 WIB, rabu tgl (08/01/20).


Perkuatan yang dilaksanakan  disepanjang tanggul yang baru diperbaiki ini dengan menancapkan tiang bambu sebagai pasak dan diisi dengan tanah yang dimasukkan kedalam karung guna menambah padat isian agar tidak terburai saat terkena arus sungai.

Inilah komposisi tim relawan gabungan yang langsung turun ke lapangan yakni Danramil Gabus Kapten Inf Urip Widodo beserta 10 personil anggota dan ditambah anggota pleton siaga kodim Pati sebanyak 10 orang, kapolsek Gabus AKP Mulyono  beserta 20 orang anggota Sabara polres Pati 35 orang, anggota BPD Bogotanjung 15 orang, kades Wartono bersama perangkat, relawan Senkom 20 orang, relawan Mta 30 orang, BPBD, PMI 15 orang dan masyarakat desa Bogotanjung sebanyak 40 orang.

Imbas jebolnya tanggul sungai Bogotanjung ini memang sangat dirasakan karena  menggenangi pemukiman warga desa Bogotanjung terutama RT 04 RW 02 yang terkena dampak langsung karena luapan air yang disebabkan tersumbatnya bendungan di dusun Gorame oleh sampah yang menumpuk di bendungan serta pintu air sehingga tidak dapat menahan debit air dikarenakan curah hujan yang tinggi diwilayah itu.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE menyempatkan diri meninjau langsung kegiatan kerja bakti pada hari ini.
Dihubungi media, Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE menyampaikan bahwa dari Kodim Pati siap membantu dalam penanganan apabila terjadi bencana.

"Saya bersama anggota Kodim Pati selalu siap membantu dalam penanganan bencana, kami juga menyiagakan satu peleton siaga yang apabila dibutuhkan sewaktu-waktu bisa cepat bergerak," terangnya.

"Kodim juga punya alat berat, silahkan apabila dibutuhkan bantuannya, seperti yang sudah dilaksanakan di desa Bogotanjung ini dari kemarin," imbuhnya.

"Tentunya dengan bantuan alat berat ini bisa mempercepat proses pekerjaan dibandingkan hanya mengandalkan tenaga manusia atau proses manual," ucap Adi.

Menurut informasi dari salah satu anggota Koramil setempat perbaikan tanggul desa Bogotanjung dari mulai pukul 14.25 WIB sudah mencapai 85 %.

Diharapkan dengan kondisi yang ada saat ini, bersama tim relawan dan gabungan yang ada pembenahan dan perbaikan tanggul dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target, meskipun harus berjibaku dengan lumpur namun dengan semangat tinggi mampu memberikan pencapaian besar untuk mengatasi tanggul sungai yang jebol tersebut. (Ah.bub)

Soliditas TNI, Koramil Gabus Bersama TIM Gabungan Berlomba Dengan Waktu Perbaiki Tanggul Sungai Yang Jebol

TH.Indonesia. Pati - Laksana berlomba lomba dengan waktu dan cuaca yang tidak menentu, tim relawan terdiri dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Senkom, Mta bersama-sama dengan masyarakat desa Bogotanjung kecamatan Gabus Pati melanjutkan perbaikan tanggul yang belum selesai.
Dengan dibantu satu unit alat berat dari Kodim 0718 Pati seluruh relawan gabungan mulai bekerja dari pukul 07.30 WIB, rabu tgl (08/01/20).


Perkuatan yang dilaksanakan  disepanjang tanggul yang baru diperbaiki ini dengan menancapkan tiang bambu sebagai pasak dan diisi dengan tanah yang dimasukkan kedalam karung guna menambah padat isian agar tidak terburai saat terkena arus sungai.

Inilah komposisi tim relawan gabungan yang langsung turun ke lapangan yakni Danramil Gabus Kapten Inf Urip Widodo beserta 10 personil anggota dan ditambah anggota pleton siaga kodim Pati sebanyak 10 orang, kapolsek Gabus AKP Mulyono  beserta 20 orang anggota Sabara polres Pati 35 orang, anggota BPD Bogotanjung 15 orang, kades Wartono bersama perangkat, relawan Senkom 20 orang, relawan Mta 30 orang, BPBD, PMI 15 orang dan masyarakat desa Bogotanjung sebanyak 40 orang.

Imbas jebolnya tanggul sungai Bogotanjung ini memang sangat dirasakan karena  menggenangi pemukiman warga desa Bogotanjung terutama RT 04 RW 02 yang terkena dampak langsung karena luapan air yang disebabkan tersumbatnya bendungan di dusun Gorame oleh sampah yang menumpuk di bendungan serta pintu air sehingga tidak dapat menahan debit air dikarenakan curah hujan yang tinggi diwilayah itu.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE menyempatkan diri meninjau langsung kegiatan kerja bakti pada hari ini.
Dihubungi media, Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE menyampaikan bahwa dari Kodim Pati siap membantu dalam penanganan apabila terjadi bencana.

"Saya bersama anggota Kodim Pati selalu siap membantu dalam penanganan bencana, kami juga menyiagakan satu peleton siaga yang apabila dibutuhkan sewaktu-waktu bisa cepat bergerak," terangnya.

"Kodim juga punya alat berat, silahkan apabila dibutuhkan bantuannya, seperti yang sudah dilaksanakan di desa Bogotanjung ini dari kemarin," imbuhnya.

"Tentunya dengan bantuan alat berat ini bisa mempercepat proses pekerjaan dibandingkan hanya mengandalkan tenaga manusia atau proses manual," ucap Adi.

Menurut informasi dari salah satu anggota Koramil setempat perbaikan tanggul desa Bogotanjung dari mulai pukul 14.25 WIB sudah mencapai 85 %.

Diharapkan dengan kondisi yang ada saat ini, bersama tim relawan dan gabungan yang ada pembenahan dan perbaikan tanggul dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target, meskipun harus berjibaku dengan lumpur namun dengan semangat tinggi mampu memberikan pencapaian besar untuk mengatasi tanggul sungai yang jebol tersebut. (Ah.bub)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar