TH.Indonesia. Pati - Silaturrahmi jamaah haji kloter 59 tahun 2019  dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati. Bupati Pati Haryanto pun hadir dalam acara sekaligus memberikan sambutan, kamis tgl (15/08/19).

Rawat kemabruran haji dengan ahklakulkarimah.

Bupati Haryanto menyinggung soal pertemuan kloter yang baru kali ini diadakan di Pendopo, karena biasanya pertemuan kloter jamaah haji bergilir sesuai kesepakatan anggota.

Bupati menjelaskan bahwa tujuan dari pertemuan ini ialah untuk merawat kemabruran haji. 

"Jika sesudah pulang dari ibadah haji kita tidak saling berkumpul, kita tidak akan bisa tau seberapa jauh tingkat ibadah kita baik ibadah agama kita,  ataupun ibadah sosial kita," tegas bupati.

Selain itu bupati juga menjelaskan bahwa tim pemberangkatan seperti TPHI hanya bisa mendampingi pemberangkatan saja,  dan mendampingi pada saat manasik haji.

Karena lanjut Haryanto, pemberangkatan haji sekarang harus menunggu 24 tahun.

Bupati berpesan kepada peserta agar selalu menjaga kemabruran haji dengan melestarikan perkumpulan seperti ini,  karena mabrur bukan hanya dilihat dari kondisi sosial yang berupa uang.

"Sosial tidak hanya berupa uang, tetapi sosial juga termasuk perkumpulan seperti ini, dan jangan sampai kemabruran haji  dikotori dengan hal yang tidak baik," ujar Bupati.

Perkumpulan jamaah haji seperti ini menurut Bupati amat baik untuk menjalin tali silaturrahmi.

Bupati yang dipercaya menjadi Ketua TPHD Kabupaten Pati, mengaku selalu berusaha menjaga dan menjalin kemabruran dari para jamaah haji.

Selain dihadiri oleh 122 peserta kloter haji, acara ini juga dihadiri Ketua Tim Kesehatan Dokter Mela, Ketua TPHD Agus Salim, dan para tokoh agama. ($.ucipto)

Silahturahmi Kloter Diharapkan Bisa Rawat Kemabruran Haji

TH.Indonesia. Pati - Silaturrahmi jamaah haji kloter 59 tahun 2019  dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati. Bupati Pati Haryanto pun hadir dalam acara sekaligus memberikan sambutan, kamis tgl (15/08/19).

Rawat kemabruran haji dengan ahklakulkarimah.

Bupati Haryanto menyinggung soal pertemuan kloter yang baru kali ini diadakan di Pendopo, karena biasanya pertemuan kloter jamaah haji bergilir sesuai kesepakatan anggota.

Bupati menjelaskan bahwa tujuan dari pertemuan ini ialah untuk merawat kemabruran haji. 

"Jika sesudah pulang dari ibadah haji kita tidak saling berkumpul, kita tidak akan bisa tau seberapa jauh tingkat ibadah kita baik ibadah agama kita,  ataupun ibadah sosial kita," tegas bupati.

Selain itu bupati juga menjelaskan bahwa tim pemberangkatan seperti TPHI hanya bisa mendampingi pemberangkatan saja,  dan mendampingi pada saat manasik haji.

Karena lanjut Haryanto, pemberangkatan haji sekarang harus menunggu 24 tahun.

Bupati berpesan kepada peserta agar selalu menjaga kemabruran haji dengan melestarikan perkumpulan seperti ini,  karena mabrur bukan hanya dilihat dari kondisi sosial yang berupa uang.

"Sosial tidak hanya berupa uang, tetapi sosial juga termasuk perkumpulan seperti ini, dan jangan sampai kemabruran haji  dikotori dengan hal yang tidak baik," ujar Bupati.

Perkumpulan jamaah haji seperti ini menurut Bupati amat baik untuk menjalin tali silaturrahmi.

Bupati yang dipercaya menjadi Ketua TPHD Kabupaten Pati, mengaku selalu berusaha menjaga dan menjalin kemabruran dari para jamaah haji.

Selain dihadiri oleh 122 peserta kloter haji, acara ini juga dihadiri Ketua Tim Kesehatan Dokter Mela, Ketua TPHD Agus Salim, dan para tokoh agama. ($.ucipto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar