TH.Indonesia. Jakarta - Tab Ranger yang tersemat di bagian lengan kirinya, tidak saja menandakan telah selesai mengikuti tugas pendidikan dari TNI AD, namun juga menandakan bahwa Kapten Inf Teddy Indra Wijaya telah menjadi salah satu perwira TNI AD yang berhasil meraih kualifikasi Pasukan Elit US Army, (07/04/20).


Hal tersebut disampaikan Atase Militer Darat RI untuk Amerika Serikat, Kolonel Inf Hendri, dalam rilis tertulisnya di Washington DC.

Dikatakan Hendri, Ranger School adalah program sekolah pasukan paling elite di Angkatan Darat AS untuk menghasilkan lulusan US Army Ranger bagi Resimen Ranger ke 75.

Pendidikan itu diikuti oleh tentara yang telah terpilih paling fit, baik secara fisik dan mental, untuk persentase kelulusan sekolah selama ini, berkisar 20-25 persen dari seluruh jumlah siswa pada periode pendidikan tersebut," ujarnya.

Standar pendidikan Ranger, lanjut Hendri, mereka menerapkan metode sistem gugur, setiap hari, sehingga pada setiap event test serta persyaratan standar kelulusan yang tinggi.

"Meliputi kemampuan individual dalam fisik, navigasi darat, Ranger Tactical Test yang diuji dalam tahap RAP Week, serta penilaian Leadership in Patrol, Peer evaluation," terang Hendri.

"Serta dalam setiap tahap harus meraih dukungan dari rekan-rekan satu regu dengan batas maksimal pelanggaran prosedur yang ketat," tambahnya.

Dari tingkat kesulitan serta dinamika itulah yang menurut Hendri, Ranger School menjadi sekolah paling bergengsi bagi Angkatan Darat Amerika Serikat.

"Siswa yang tidak memenuhi standar akan langsung di drop/dikeluarkan pada setiap harinya, recycle atau mengulang tahap sebelumnya, ataupun mengulang dari hari pertama yaitu Day 0," tandasnya. 

Dikatakan Hendri, Teddy dan rekan-rekannya dinyatakan lulus sebagai prajurit yang terpilih dan terlatih sebagai prajurit Ranger setelah Colonel Michael Scarpula (Komandan Brigade Batalyon Latihan Ranger menutup pendidikan yang berlangsung di ruangan tertutup, karena sedang ada wabah Pandemi Virus COVID-19.

“Congratulation for the Ranger Tab, Ranger is not for everyone. As your creed, You are specially selected and well trained soldier. 

Ranger lead the Way," ungkap Hendri mengutip pernyataan Colonel Scarpula saat menyematkan Tab Ranger pada lengan kiri siswa yang lulus.

Untuk diketahui, dalam Ranger School kali ini, awalnya diikuti 412 siswa US Army dan 6 siswa negara asing (Jerman, Ukraina, Indonesia, Arab Saudi, Canada, Belanda) yang pada akhirnya Teddy menjadi siswa manca negara yang berhasil lulus.

Perwira TNI AD lainnya yang berhasil lulus Ranger School di antaranya Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen TNI (Purn) Hotmangaraja Panjaitan, Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyatomo, Letjen TNI (Purn) Syaiful Rizal, serta masih banyak lagi beberapa perwira muda yang menjadi generasi penerus.

Untuk diketahui, di Pangkalan Militer (Fort Benning, Georgia)  terpampang tulisan "Not for the Weak and Fainthearted” atau "Bukan untuk Mereka yang Lemah dan Pengecut". (Ah.bub)

Semat Tab Ranger, Teddy Indra Wijaya Perwira TNI AD Kualifikasi Pasukan Elit US Army

TH.Indonesia. Jakarta - Tab Ranger yang tersemat di bagian lengan kirinya, tidak saja menandakan telah selesai mengikuti tugas pendidikan dari TNI AD, namun juga menandakan bahwa Kapten Inf Teddy Indra Wijaya telah menjadi salah satu perwira TNI AD yang berhasil meraih kualifikasi Pasukan Elit US Army, (07/04/20).


Hal tersebut disampaikan Atase Militer Darat RI untuk Amerika Serikat, Kolonel Inf Hendri, dalam rilis tertulisnya di Washington DC.

Dikatakan Hendri, Ranger School adalah program sekolah pasukan paling elite di Angkatan Darat AS untuk menghasilkan lulusan US Army Ranger bagi Resimen Ranger ke 75.

Pendidikan itu diikuti oleh tentara yang telah terpilih paling fit, baik secara fisik dan mental, untuk persentase kelulusan sekolah selama ini, berkisar 20-25 persen dari seluruh jumlah siswa pada periode pendidikan tersebut," ujarnya.

Standar pendidikan Ranger, lanjut Hendri, mereka menerapkan metode sistem gugur, setiap hari, sehingga pada setiap event test serta persyaratan standar kelulusan yang tinggi.

"Meliputi kemampuan individual dalam fisik, navigasi darat, Ranger Tactical Test yang diuji dalam tahap RAP Week, serta penilaian Leadership in Patrol, Peer evaluation," terang Hendri.

"Serta dalam setiap tahap harus meraih dukungan dari rekan-rekan satu regu dengan batas maksimal pelanggaran prosedur yang ketat," tambahnya.

Dari tingkat kesulitan serta dinamika itulah yang menurut Hendri, Ranger School menjadi sekolah paling bergengsi bagi Angkatan Darat Amerika Serikat.

"Siswa yang tidak memenuhi standar akan langsung di drop/dikeluarkan pada setiap harinya, recycle atau mengulang tahap sebelumnya, ataupun mengulang dari hari pertama yaitu Day 0," tandasnya. 

Dikatakan Hendri, Teddy dan rekan-rekannya dinyatakan lulus sebagai prajurit yang terpilih dan terlatih sebagai prajurit Ranger setelah Colonel Michael Scarpula (Komandan Brigade Batalyon Latihan Ranger menutup pendidikan yang berlangsung di ruangan tertutup, karena sedang ada wabah Pandemi Virus COVID-19.

“Congratulation for the Ranger Tab, Ranger is not for everyone. As your creed, You are specially selected and well trained soldier. 

Ranger lead the Way," ungkap Hendri mengutip pernyataan Colonel Scarpula saat menyematkan Tab Ranger pada lengan kiri siswa yang lulus.

Untuk diketahui, dalam Ranger School kali ini, awalnya diikuti 412 siswa US Army dan 6 siswa negara asing (Jerman, Ukraina, Indonesia, Arab Saudi, Canada, Belanda) yang pada akhirnya Teddy menjadi siswa manca negara yang berhasil lulus.

Perwira TNI AD lainnya yang berhasil lulus Ranger School di antaranya Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen TNI (Purn) Hotmangaraja Panjaitan, Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyatomo, Letjen TNI (Purn) Syaiful Rizal, serta masih banyak lagi beberapa perwira muda yang menjadi generasi penerus.

Untuk diketahui, di Pangkalan Militer (Fort Benning, Georgia)  terpampang tulisan "Not for the Weak and Fainthearted” atau "Bukan untuk Mereka yang Lemah dan Pengecut". (Ah.bub)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar