TH.Indonesia. Pati - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) hari ini membuka Rapat Normalisasi Sungai Juwana di Ruang Joyokusumo Setda Kabupaten Pati, Kamis tgl (18/07/19).

Pentingnya program normalisasi sungai Juwana sebagai aset yang berharga kedepannya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekda, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Bappeda, Dinas Kelautan dan Perikanan, PPP Bajomulyo, Muspika Juwana, TNI AL, Polair, Syahbandar, serta Kepala Desa Bajomulyo, Bendar, Trimulyo, dan Pajeksan.

Wakil Bupati meminta BBWS untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat terkait pentingnya program normalisasi Sungai Juwana. 

"Ini merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat Pati, saya berharap program normalisasi Sungai Juwana ini bukan hanya kali ini saja. 

Saya justru tidak mau kalau kali ini dinormalisasi misalnya tahun depan tidak banjir program ini dianggap selesai oleh pemerintah pusat", tegasnya.

Ia pun berharap program yang akan membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 1,5 trilun ini bisa direalisasikan secara tuntas karena program ini sebenarnya untuk mengatasi masalah banjir dan kekeringan 20 - 30 tahun mendatang.

"Untuk tahap ini normalisasi dari jembatan lama sampai ke muara targetnya tahun ini selesai, dan untuk tahun depannya normalisasi anak sungai (hilir) wajib hukumnya. 

Karena memang permasalahan yang ditimbulkan sebenarnya bukan hanya banjir saja melainkan juga kekeringan yang diakibatkan sendimentasi anak sungai", terang Safin.

Di kesempatan yang sama, Sekda Pati Suharyono menyampaikan bahwa anggaran Rp 32 Milyar dari Pemerintah Pusat akan digunakan untuk normalisasi Sungai Juwana mulai dari jembatan lama sampai ke muara.

"Dan apabila masih ada sisa volume pekerjaan (anggaran-red) baru digunakan untuk yang lain", jelas Sekda yang juga merupakan mantan Kepala DPU ini.

Ia pun menegaskan perlunya dukungan dari semua pihak terutama para pemilik kapal.

"Tanpa ada kerja sama dan dukungan dari semua pihak, tentu akan mempersulit pengerjaan proyek normalisasi Sungai Juwana", pungkasnya. ($.ucipto)

Safin : Normalisasi Sungai Bisa Atasi Banjir dan Kekeringan 20 - 30 Tahun Mendatang

TH.Indonesia. Jakarta - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakhrisnan. Pertemuan tersebut digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 17 Juli 2019.

Presiden Jokowi terima kunjungan Menlu Singapura Vivian Balakhrisnan.

Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Kerja Presiden tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Sementara delegasi Singapura yang turut hadir antara lain Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar, Direktur Jenderal Asia Tenggara I Kementerian Luar Negeri Singapura Ian Mak, dan Asisten Direktur untuk Indonesia Nicholas Koh.

Seusai pertemuan, Menlu Retno menyampaikan bahwa Presiden dan Menlu Singapura membahas mengenai persiapan Leader's Retreat yang akan dilakukan pada tahun ini.

Pihak Indonesia dan Singapura, kata Menlu, sedang membahas mengenai tanggal pelaksanaannya.

"Kalau kita melihat perjalanan satu tahun, kita biasanya sangat konkret dalam melihat di antara pertemuan leaders ini apa yang terjadi, maka misalnya kita melihat apa kemajuan yang ada di Kendal Industrial Park, sangat kelihatan sekali misalnya politeknik untuk furniture sudah berdiri pada bulan Januari kemarin," kata Retno.

Urusan peningkatan sumber daya manusia juga turut menjadi perhatian, misalnya pelatihan-pelatihan untuk guru SMK dan politeknik.

Tak hanya itu, kerja sama yang terkait dengan perawatan, pemeriksaan, dan perbaikan pesawat juga dibahas.

"Ini tidak di kawasan Kendal, tetapi di kawasan BBK (Bintan, Batam, Karimun) untuk men support Changi. Belum lagi kita bicara di Batam untuk Nongsa Digital Park," tuturnya.

Secara khusus, pihak Singapura melalui Menlu Vivian juga menyampaikan itikadnya untuk melakukan kerja sama yang lebih kuat dengan Indonesia.

Menurut Retno, kondisi Indonesia yang stabil dan aman sangat diapresiasi sehingga kerja sama antara Singapura dengan Indonesia tidak terhambat.

"Teman-teman tahu bahwa Singapura adalah negara investor asing nomor satu dan banyak sekali kerja sama yang telah kita lakukan," ujarnya.

Sebelum berbicara mengenai masalah Leader's Retreat, Menteri Luar Negeri Vivian Balakhrisnan juga menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden atas hasil pemilu dan proses pemilu yang sudah berjalan dan sudah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi.

"Menlu Vivian menyampaikan, saya quote, 'Indonesia should be congratulated'. Mereka juga sangat menghargai leadership Indonesia," ujar Retno.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga berdiskusi mengenai visi yang disampaikan Presiden pada tanggal 14 Juli 2019 kemarin. 

Retno menuturkan, dari lima visi itu setidaknya tiga visi langsung dapat dikerjasamakan.

"Pertama mengenai infrastruktur, yang kedua mengenai masalah investasi, dan yang ketiga mengenai pengembangan sumber daya manusia," tandasnya. ($.pranata)

Terima Kunjungan Menlu Singapura, Presiden Jokowi Bahas Persiapan Leader's Retreat

TH.Indonesia. Merangin - Dengan persiapan panjang, DPD IWO Kabupaten Merangin mengelar Sosialisasi UU ITE dan Bahaya Berita Hoax yang dihelat di ruang pola Kantor Bupati Merangin. 

IWO Merangin gelar sosialisasi UU ITE.

Wakil Bupati Merangin, Mashuri membuka langsung agenda kerja Ikatan Wartawan Online (IWO), Rabu tgl (17/07/19).

Dalam sambutannya, Ketua DPD IWO Merangin, Kholil King mengucapkan terima kasihnya atas dukungan pihak terkait untuk sosialisasi yang mengandeng Polres dan Diskominfo Merangin.

"Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para pelajar dan mahasiswa. Ini merupakan program kami dan semangat untuk perang melawan hoaks," kata Kholil.

Sebelumnya Ketua panitia sosialiasi, Rhomadan Cerbistaka mengucapkan apresiasi atas dukungan pada sosialisasi yang dihadiri para pelajar SMPN 2, SMPN 4, SMKN 1, PMII dan Korpri PMII Cabang Merangin serta HMI dan Kohati Cabang Bangko.

Dalam sambutannya, Wabup Mashuri mengurai bagaimana generasi milenial ini berada dalam jaman teknologi. Bilang Wabup, teknologi kalau tidak diikuti, kita terlindas kemajuan jaman.

"Kita tidak mengetahui perkembangan luar," kata Wabup.

Ketika anak sekarang mengunakan android bisa memanfaatkan untuk hal positif. Android menyediakan Alquran dan buku populer, lewat android juga dapat mengetahui perkembangan dunia.

Program pemerintah kabupaten Merangin Mantap untuk pertanian membutuhkan aktivitas dan media online.

Hal senada juga untuk wisata, dimana dukungan pemberitaan media online sangat dibutuhkan untuk destinasi wisata di Merangin.

"Kita punya taman Geopark. Kita punya kaldera, bekas kawah gunung berapi," kata Wabup.

Kekayaan alam Bumi Tali Undang Tambang Teliti sangat besar, misalkan pada batu kerang yang berusia ribuan tahun, dimana, kata Wabup, hanya ada di Merangin dan Tiongkok di dunia ini.

Dengan pemberitaan dan penyebaran berita ini, memberikan dampak ekonomi dan pembangunan.

Selain sosialisasi yang di isi materi oleh IPDA Rezi Darwis, juga di isi dialog dalam kegiatan. (ROI)

Dibuka Wabup Mashuri, IWO Merangin Gelar Sosialisasi UU ITE dan Bahaya Berita Hoax

TH.Indonesia. Pati - Memasuki tahun ajaran baru 2019 - 2020 dilingkungan pendidikan belakangan ini sedang gencar gencarnya dilaksanakan tradisi untuk menyambut siswa siswi baru yakni kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) yang dulunya akrab dengan istilah MOS (masa Orientasi Sekolah).

Masa pengenalan lingkungan sekolah menjadi pembekalan yang sangat penting bagi siswa baru SMAN 01 Batangan.

Sedangkan kegiatan ini memiliki tujuan untuk membentuk karakter serta membekali anak tentang kedisiplinan serta materi yang bersifat teori di ruangan sehingga peserta didik lebih mengenal lingkungan sekolah, para guru serta rekan sesama siwa maupun siswi.

Seperti yang terlihat pada hari ini rabu, sejumlah anggota TNI dari Koramil 15 Batangan Kodim Pati yang dipimpin langsung oleh Danramil Batangan memberikan materi kepada 253 siswa dan siswi baru SMAN 1 Batangan, (17/07/19).

Materi yang disuguhkan kepada peserta MPLS hari ini lebih bervariasi karena bukan hanya pelajaran bersifat teori wawasan kebangsaan saja namun juga diberikan materi lapangan PBB (Peraturan Baris Berbaris) guna membentuk fisik serta kedisiplinan peserta.

Selain itu juga panitia juga menyiapkan permainan materi out bond diantaranya permainan bolduzer, jembatan hidup dan safety boom dengan tujuan untuk melatih kerjasama serta kekompakan tiap tim sehingga dapat melatih anak untuk bekerjasama dan berinteraksi dengan sesama siswa.

Dihubungi melalui telepon, Kapten Chb Wasis danramil 15 Batangan selaku tertua mengatakan, “untuk kegiatan MPLS di SMAN 1 Batangan ini memang sengaja kami selingi dengan kegiatan lapangan yaitu PBB dan out bond dengan tujuan agar para siswa tidak merasa jenuh setelah menerima materi wasbang,” terang Wasis.

“Karena materi lapangan diantaranya PBB serta out bond ini juga sangat penting untuk membentuk karakter serta menenamkan kedisiplinan dan melatih kerjasama antar rekan untuk mengatasi kesulitan secara bersama-sama tim,” tegas Danramil. (ROI)

Koramil Batangan Berikan Materi Wasbang Serta Out Bond dan PBB Pada Siswa Baru SMAN 01 Batangan

TH.Indonesia. Pati - Acara Sedekah Bumi atau Merti Dusun dan Haul Mbah Surgi Kamandowo, memang sudah menjadi tradisi di terutama di desa Sundoluhur Kayen Pati, beragam siswa siswi yang ada di sekolah menuju ke punden untuk memperingati acara sedekah bumi dan tahlil bersama sejak dari pagi pukul 07.00 WIB, Selasa tgl (16/07/19).

Kemeriahan merti dusun dan haul mbah Surgi Kamandowo.

Start dari lapangan Desa Sundoluhur dukuh ndagangan mengelilingi desa dan kembali ke Punden Desa Sundoluhur acara ini di ikuti empat dukuh baik Kepala Desa, perangkatnya, masyarakat dan warga desa begitu antusias mengikuti acara Merti Dusun atau sedekah bumi dan Haul Mbah Surgi Kamandowo yang selalu ramai dikunjungi oleh warga setempat dan sekitarnya.

Berbagai hiburan maupun karnaval yang diikuti berbagai peserta dari sekolahan SMK An'najah, TIM KKN Undip Semarang hadir dan di iringi seni tradisional (Pencak Silat) untuk mengiring acara karnaval yang di bawa ke punden/pesarehan samping lapangan Desa'.

Desa Sundoluhur merupakan desa yang terletak di kecamatan Kayen kab Pati, desa Sundoluhur merupakan desa yang rata rata masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani, pedagang dan perantau.

Dalam mensyukuri nikmat kepada Allah SWT selain mengadakan bancakan syukuran, juga mengadakan tontonan karnaval, pengajian dan acara lainnya untuk memeriahkan sedekah bumi di desa Sundoluhur juga di ikuti drum band dari SMK An'najah Kayen, tongtek dari Pakis Tayu Pati, Pagar Nusa dari Kayen, Nasida ria Asyifa dari Mojolawaran, Komandan dan yang lainnya.

Kepala desa Sundoluhur setelah acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan sedekah bumi atau merti desa ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rejeki selama ini dan juga merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan sampai ke anak cucu.

Kepala Desa Jamian juga menyampaikan diadakannya acara sedekah bumi ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan kebanggaan terhadap desa yang dimiliki dan kepala Desa berharap dengan di adakan acara sedekah bumi ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT kedepannya supaya di berikan kehidupan yang lebih baik lagi, tambah maju khususnya warga desa Sundoluhur di berikan kesehatan keselamatan tidak ada halangan suatu apa pun dimanapun berada baik yang ada di perantauan.

Kepala Desa Sundoluhur juga mengatakan banyak terima kasih kepada seluruh warga desa, panitia atas partisipasi dan terselenggaranya semua pihak dalam mengikuti acara sedekah bumi ini.

Mr. Darmanto salah satu ketua panitia mengatakan bahwa mari kita satukan tekad untuk tetap guyup rukun menjaga tali silaturahmi yang telah ada, tetap semangat dan bersatu untuk Sundoluhur tercinta dan Indonesia maju, setelah kita melewati pesta demokrasi hilangkan perpecahan di antara kita tidak ada 01 atau 02, demi Indonesia Maju.

Kegiatan tersebut berlangsung kondusif yang dikawal dari satuan pengamanan dari Polsek Kayen yang dipimpin langsung oleh AKP Tejo Pramono beserta jajarannya. (drmto)

Merti Dusun dan Haul Mbah Surgi Kamandowo Desa Sundoluhur Kayen Pati

Safin : Jangan Coba Coba Dekati Narkoba

TH.Indonesia. Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta seluruh jajarannya untuk mengantisipasi dan melakukan langkah-langkah mitigasi terhadap dampak kekeringan di musim kemarau tahun 2019 ini.

Presiden Jokowi meminta jajarannya agar antisipasi kekeringan atau kemarau panjang.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan pengantar dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 15 Juli 2019.

"Saya dapat laporan dari BMKG bahwa musim kemarau di 2019 ini akan lebih kering dan mencapai puncaknya di bulan Agustus sampai nanti September," kata Presiden.

Beberapa daerah di Indonesia, menurut Presiden, sudah mengalami keadaan tanpa hujan dengan rentang waktu yang bervariasi.

Mulai dari 21 hari tanpa hujan atau berstatus waspada, 31 hari tanpa hujan atau berstatus siaga, hingga 61 hari tanpa hujan atau berstatus awas.

"Terjadi di beberapa provinsi, di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, di Bali, di NTB, di NTT," lanjutnya.

Oleh karena itu, Presiden meminta para menteri, kepala lembaga, dan gubernur untuk turun melihat langsung ke lapangan dan segera melakukan langkah-langkah antisipasi serta mitigasi terhadap dampak kekeringan ini.

"Saya juga minta dicek suplai air, baik suplai air bersih maupun suplai air untuk pertanian agar pasokan air terjaga dan risiko terjadinya gagal panen bisa kita hindari. 

Kalau perlu kita lakukan modifikasi cuaca, pembangunan sumur bor," ujarnya.

Secara khusus, Presiden meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk memantau dan mengendalikan potensi titik-titik panas (hot spot) yang ada.

"Kita harapkan kebakaran hutan, kebakaran lahan gambut bisa kita antisipasi dan kita hindari," tandasnya. ($.ucipto)

Musim Kemarau Tiba, Presiden Joko Widodo Minta Jajarannya Antisipasi Dampak Kekeringan

TH.Indonesia. Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta jajaran terkait untuk mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang dapat mengantisipasi dinamika ekonomi global.

RAPBN 2020 harus dapat mengurangi belanja pegawai yang kurang produktif.

Meski gejolak ekonomi global ke depan masih harus diwaspadai, ia berharap agar RAPBN tersebut dapat tetap memperkuat daya saing nasional sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara.

Hal itu disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas membahas soal pagu indikatif anggaran tahun 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 15 Juli 2019.

"RAPBN 2020 harus dirancang agar mampu beradaptasi dengan suasana global yang dinamis tersebut dan kita jaga agar tetap sehat tetapi juga responsif dan memperkuat daya saing serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," ujarnya dalam sesi pengantar rapat terbatas tersebut.

Setidaknya terdapat sejumlah hal yang diingatkan sekaligus menjadi arahan Presiden dalam kesempatan itu. 

Pertama ialah mengenai prioritas pemanfaatan anggaran dalam RAPBN 2020 yang dimintanya untuk lebih menyasar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penyerapannya pada dunia usaha yang juga mampu memberikan stimulus bagi peningkatan ekspor dan investasi.

"RAPBN 2020 terutama kita prioritaskan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia baik melalui pendidikan, kesehatan, dan pelatihan-pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan kebutuhan industri. 

Juga memberikan stimulus rangsangan meningkatkan ekspor dan investasi. Ini penting sekali," ucapnya.

Kedua, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar lima persen di bidang kesehatan yang diharapkan Presiden dapat benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Tanah Air. 

Apalagi, program peningkatan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) sebagaimana yang disinggung dalam hal pertama memerlukan kondisi fisik SDM yang prima.

"Yang paling penting pemberantasan stunting, kurang gizi, keselamatan ibu hamil saat melahirkan, dan program imunisasi ini betul-betul harus menjadi fokus kita dalam pembangunan sumber daya manusia," tuturnya.

Sementara yang berkaitan dengan program pembangunan infrastruktur yang lebih kurang telah berjalan selama lima tahun belakangan akan difokuskan dan dihubungkan pada sentra-sentra yang bakal memiliki produktivitas tinggi. Hal itu sekaligus menjadi arahan Presiden yang ketiga.

"Yang berkaitan dengan infrastruktur saya minta lebih difokuskan kemudian disambungkan dengan kegiatan dan sentra-sentra produksi baik itu kawasan ekonomi khusus, kawasan-kawasan pariwisata, kawasan industri kecil, kawasan-kawasan produksi persawahan, kawasan produksi pertanian, perkebunan, dan juga perikanan serta sentra-sentra usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah," kata Presiden.

Lebih jauh, Kepala Negara mengingatkan agar RAPBN 2020 juga harus dirancang untuk dapat mengurangi ketimpangan dengan menjadikan program-program jaminan atau bantuan sosial lebih terarah dan menyasar pada kalangan yang benar-benar membutuhkan.

"RAPBN 2020 harus mampu mengurangi kemiskinan dan saya melihat yang namanya PKH, dana desa, dan nantinya kartu sembako ini betul-betul bisa menyasar pada yang membutuhkan, termasuk juga bantuan modal untuk pengusaha-pengusaha mikro," ujarnya.

Terakhir, terkait dengan penggunaan anggaran di pemerintahan, Presiden menegaskan bahwa segala yang berkaitan dengan hal tersebut harus dapat dijalankan seefisien mungkin serta mendukung upaya reformasi birokrasi baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Untuk belanja pegawai, sekali lagi, semuanya harus dikaitkan dengan reformasi birokrasi baik di pusat dan di daerah. 

Gunakan anggaran seefisien mungkin, kurangi belanja-belanja yang kurang produktif, dan pastikan semuanya tepat sasaran," tandasnya. ($.pranata)

Presiden Joko Widodo Beri Arahan Penyusunan Pagu Indikatif RAPBN 2020

TH.Indonesia. Jakarta - Kontestasi pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden 2019 telah berakhir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah resmi menetapkan pasangan Joko Widodo-K.H. 

Tetap jaga persaudaraan se-Bangsa setanah air.

Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 melalui rapat pleno pada 30 Juni 2019 lalu.

Saat Presiden RI terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo bertemu dengan Prabowo Subianto di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019, keduanya mengajak seluruh rakyat untuk merajut kembali persatuan sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

"Setelah pilpres usai, silaturahmi antara saya dan Pak Prabowo bisa kita lakukan pada pagi hari ini. Alhamdulilah, sekali lagi sebagai sahabat, kawan, dan saudara. 

Saya sangat berterima kasih atas pengaturan sehingga kami bisa bertemu dengan Pak Prabowo. 

Kita juga berharap agar para pendukung juga melakukan hal yang sama karena kita adalah saudara sebangsa dan setanah air," kata Presiden Jokowi.

Keduanya berharap, pertemuan ini bisa ditiru oleh pendukung masing-masing dan membuat mereka bersatu kembali tanpa ada istilah "cebong" untuk pendukung Jokowi dan "kampret" untuk pendukung Prabowo.

"Tidak ada lagi yang namanya 01 tidak ada lagi yang namanya 02. Tidak ada lagi yang namanya 'cebong'. Tidak ada lagi yang namanya 'kampret'. Yang ada adalah garuda. Garuda Pancasila," tegasnya.

"Marilah kita rajut, kita gerakkan kembali, persatuan kita sebagai sebuah bangsa. Karena kompetisi global dan antarnegara sekarang ini semakin ketat sehingga memerlukan sebuah kebersamaan dalam membangun negara yang kita cintai," ungkapnya.

Prabowo Subianto pun mengungkapkan hal yang senada. Walaupun pertemuan seolah-olah tidak formal, menurut Prabowo pertemuan tersebut memiliki suatu dimensi dan arti yang sangat penting.

"Ada yang bertanya kenapa Pak Prabowo belum ucapkan selamat atas ditetapkannya Pak Jokowi sebagai presiden 2019 2024. 

Saya katakan saya ini bagaimana pun ada ewuh pekewuh, ada toto kromo. Jadi kalau ucapan selamat maunya langsung tatap muka," ungkap Prabowo.

Prabowo sepakat bahwa ia dan Presiden Jokowi adalah sahabat. Meski keduanya bersaing saat berkontestasi di pilpres 2019, atau pun saat ia melontarkan kritik, hal tersebut menurutnya adalah tuntutan politik dan demokrasi.

"Jadi kalau kita kadang-kadang bersaing, kadang-kadang saling mengkritik itu tuntutan politik dan demokrasi. Tetapi sesudah berkompetisi dan bertarung dengan keras, kita tetap dalam kerangka keluarga besar Republik Indonesia. 

Kita sama-sama anak bangsa, kita sama-sama patriot, dan sama-sama ingin berbuat terbaik untuk bangsa," tuturnya.

Prabowo berujar bahwa ia paham jika banyak hal yang masih harus diperbaiki. 

Tetapi menurutnya, jika di antara pemimpin memiliki hubungan yang baik, maka mereka bisa saling mengingatkan.

"Kalau beliau mau ketemu saya ya saya akan manfaatkan untuk menyampaikan hal-hal demi kebaikan bersama. Jadi saya ucapkan selamat bekerja. 

Menjadi presiden itu mengabdi. Masalah yang dipikul besar. Kami siap membantu kalau diperlukan. Mohon maaf kalau kita mengkritisi bapak sekali-sekali," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi tampak didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Tampak hadir juga Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. ($.pranata)

Bertemu Prabowo, Presiden Jokowi : Tidak Ada Lagi"Cebong" dan"Kampret"

TH.Indonesia. Jakarta - Tujuh permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) mulai disidang di Mahkamah Konstitusi (MK) Kemaren, Sabtu tgl (13/07/19).

Tujuh sengketa pemilu mulai disidangkan di MK.

Dalam sidang pendahuluan itu, tiga permohonan yakni dari Partai PKB, Partai Berkarya dan Partai Garuda batal hadir.

Demikian disamoaikan oleh Rusidi Rusdan Ketua Bawaslu Riau yang hadir untuk menyampaikan Keterangan Tertulis di MK.

Rusidi hadir di MK atas Penugasan dari Bawaslu RI bersama empat Anggota lainnya yaitu Neil Antariksa, Amiruddin Sijaya dan Hasan.

Sidang Pendahuluan dilksanakan di gedung MK RI jalan Merdeka Barat No.6, Jakarta Pusat.

MK melaksanakan sidang pendahuluan dengan membagi Majelis menjadi tiga Panel, untuk Perkara dari Riau disidangkan di Ruang Utama Persidangan MK lantai dua.

Masing Panel Sidang pendahuluan ini di Pimpinnoleh seorang Ketua Majelis dengan dua Anggota dengan agenda mendengarkan pokok permohonan dan pengesahan alat bukti dari Pemohon, sidang dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 18.30 WIB.

Perkara dari Riau  dipimpin langsung oleh Ketua MK Hakim Konstitusi Anwar Usman, dengan didampingi 2 orang anggota majelis lainnya Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat.

Adapun 7 (tujuh) permohonan dari Partai Politik (Parpol) di Riau yang mengajukan sengketa PHPU ke MK yaitu Partai Nasional Demokrat (Nadem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Berkarya, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada saat sidang berlangsung terdapat 1 (satu) Permohonan dari partai Hanura dicabut oleh Caleg Hanura dari Suhardiman Amby, Caleg Dapil 8 DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Indragiri Hulu (Inhu).

Sedangkan untuk permohonan dari Partai Hanura lainnya dari Caleg DPRD Kota Pekanbaru dapil 2, meskioun belum mendapat rekomendasi dari DPP Partai akan tetapi Penasehat hukum Prinsipal meminta Majelis Hakim MK untuk tetap melanjutkan permohonan dengan alasan mereka masih tetap mengusahakan surat rekomendasi dari DPP nya.

Selain Pemohon, hadir pihak termohon yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Riau Ilham Yasir, dan 2 anggota lainnya Joni Suhaidi, dan Firdaus.

Sidang akan dilanjutkan pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 minggu depan, dengan agenda mendengarkan jawaban termohon (KPU Provinsi Riau), dan pengesahan alat bukti termohon dan mendengarkan Keterangan dari Bawaslu Provinsi Riau sebagai lembaga pemberi keterangan di MK. (A.rosal)

7 Sengketa Pileg di Riau Mulai Disidang MK, Tiga Pemohon Tidak Hadir

TH.Indonesia. Jakarta - Presiden Joko Widodo membuka pameran bertajuk Karya Kreatif Indonesia 2019 di Hall A, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 12 Juli 2019.

Karya kreatif UMKM diharapkan dapat mendongkrak perekonomian Indonesia.

Pameran yang menyuguhkan tema "Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui UMKM Go Export dan Go Digital" ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) dan menjadi kegiatan rutin tiap tahunnya.

Presiden yang sempat meninjau sejumlah stan dan produk-produk UMKM lokal yang dipamerkan dalam pameran tersebut mengaku melihat adanya peningkatan kualitas akan produk-produk yang dihasilkan.

Utamanya, ia melihat adanya lompatan kualitas yang luar biasa dari sisi pengemasan dan juga pembentukan merek produk yang dijajakan.

"Saya melihat produk-produk UKM-UKM yang didampingi, dikawal, dan dibina oleh Bank Indonesia ini ada lompatan dari sisi kualitas," kata Presiden selepas peninjauan.

Selain itu, Kepala Negara juga mengaku senang dengan adanya inisiatif untuk memasukkan produk-produk tersebut ke dalam pasar digital.

Dengan masuk ke pasar digital itu, bukan tak mungkin nantinya produk-produk UKM kita akan merambah hingga mancanegara.

"Saya kira cara-cara yang dilakukan oleh BI ini sangat bagus. Diseleksi, dikuratori, memang prosesnya seperti itu sehingga ketemu produk-produk yang premium dan kualitasnya tinggi dan ya dijual harga berapapun orang akan senang," ucapnya.

Saat peninjauan sejumlah stan tersebut, Kepala Negara melihat adanya potensi besar dari UKM kita utamanya untuk produk-produk seperti kerajinan buatan tangan.

Untuk dapat bersaing dengan negara-negara lainnya, menurutnya Indonesia harus lebih memfokuskan diri pada kekuatan utama dari sisi kerajinan tersebut.

"Yang benar ya seperti ini, produk-produk handicraft yang penuh dengan keterampilan tangan, handmade, kekuatan kita ya di situ. 

Coba dilihat produk-produk yang ada di sini, semua kelihatan kelasnya. Masuknya di situ," tuturnya.

Untuk diketahui, pameran Karya Kreatif Indonesia 2019 digelar oleh BI sebagai salah satu wujud apresiasi bagi UMKM-UMKM yang berhasil meningkatkan kualitasnya dan mampu menembus pasar digital serta ekspor ke mancanegara.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, yang memberikan laporannya mengatakan bahwa dari 898 UMKM binaan BI, sebanyak 91 di antaranya telah berhasil menembus pasar ekspor.

"Alhamdulillah sudah 91 UMKM ekspor. Nilainya Rp1,4 triliun selama setahun terakhir. Tapi UMKM kita tidak hanya sudah ekspor, juga sudah go digital," kata Perry.

Perry juga mengatakan bahwa UMKM yang tergabung dalam pameran ini merupakan UMKM yang telah terseleksi dan terkurasi oleh pihak BI sehingga menampilkan produk-produk kelas premium namun dengan harga yang bersahabat.

"Kami sudah pilih 370 UMKM dari 898 yang mereka ini best of the best. Produknya adalah produk unggulan dan produk pilihan. Kualitas produknya sangat bagus tapi harganya harga pengrajin," ujarnya.

Dalam acara ini, Presiden Joko Widodo tampak didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan istri Wakil Presiden Ibu Mufidah Jusuf Kalla. 

Hadir pula dalam acara tersebut Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. ($.ucipto)

Presiden Jokowi Buka Pameran Karya Kreatif Indonesia 2019

TH.Indonesia. NTT - Selain komodo dan pantainya yang indah, Labuan Bajo juga memiliki objek wisata lain yang tak kalah menarik. 

Gua Cermin menjadi icon wisata kota Labuhan Bajo.

Salah satunya adalah Gua Batu Cermin yang terletak sekitar empat kilometer dari pusat kota Labuan Bajo.

Usai meninjau Taman Nasional Komodo di Pulau Rinca dan Pelabuhan Labuan Bajo, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengunjungi kawasan Batu Cermin ini pada Kamis, 11 Juli 2019.

Waktu menunjukkan pukul 12.05 WITA saat Presiden dan rombongan tiba di pintu masuk kawasan Batu Cermin. 

Kedatangan Kepala Negara langsung disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang telah menanti sejak pagi hari.

Kepala Negara kemudian menyimak panel-panel yang berisi informasi mengenai rencana pengembangan kawasan wisata itu. 

Dalam panel tersebut terlihat kawasan Batu Cermin akan memiliki pusat belanja kreatif Kampung Festival Labuan Bajo (Kafela), dengan segala pelengkapnya mulai dari area parkir, taman bermain anak, panggung terbuka, hingga pusat kuliner.

Tak berselang lama, Presiden dan rombongan berjalan menuju Gua Batu Cermin yang berjarak sekitar 300 meter dari pintu masuk. 

Deretan pohon bambu yang cukup rimbun di sepanjang jalan menuju gua membuat cuaca terik menjadi sedikit lebih teduh. 

Tak terasa, Presiden dan rombongan pun sampai di bibir gua.

Presiden dan Ibu Iriana pun memutuskan untuk memasuki gua utama. 

Mereka mulai menyusuri gua pembuka dengan jalur yang relatif luas dan mudah untuk dilalui. 

Beberapa pohon terlihat merambat dengan akar yang cukup besar menempel di dinding gua pembuka.

Di bagian tengah gua, terdapat satu ruang yang bisa ditempati hingga 15 orang. 

Di satu titik terdapat lorong buntu, dan di atasnya terdapat celah tempat sebongkah cahaya masuk. 

Jika momennya tepat, cahaya yang masuk akan terefleksi pada dinding gua dan membentuk cermin alami, inilah asal muasal nama Gua Batu Cermin.

Mengutip siaran pers Kementerian Pariwisata, gua ini pertama kali mendapat perhatian dunia pada tahun 1951 berkat penelitian arkeolog sekaligus misionaris asal Belanda, Theodore Verhoven. 

Jutaan tahun lalu, posisi gua ini ada di bawah laut.

Dulu, sempat ada pergeseran atau patahan lempeng bumi, lalu terjadi gempa, sehingga ada beberapa wilayah di Pulau Flores yang tenggelam. 

Ada beberapa juga yang bahkan naik ke permukaan, salah satunya adalah gua cermin ini.

Usai menyusuri gua selama sekitar 20 menit, Presiden dan Ibu Iriana pun keluar gua melalui pintu gua yang berbeda dari pintu masuk. 

Keduanya lantas melanjutkan perjalanan untuk santap siang, lalu kembali ke Jakarta. ($.pranata)

Saat Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Susuri Gua Batu Cermin di NTT

TH.Indonesia. Pekanbaru - Rusidi Rusdan, S.Ag, M.Pd.I Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau membeberkan 182 Pelanggaran Pidana Pemilu Tahun 2019, Kamis tgl (11/07/19).

Bawaslu Riau beberkan pelanggaran pemilu pada Bareskrim Polri.

Hal ini disampaikan oleh Rusidi Rusdan saat menerima kunjungan dari pihak Bareskrim POLRI dikantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, jalan Adi Sucipto No.284 (Komplek Transito), Pekanbaru pukul 14.00 WIB sebanyak 4 Orang dari Bareskrim POLRI yang hadir dalam pertemuan tersebut. 

Selain Pihak Bareskrim POLRI, pihak kepolisian yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu Provinsi turut hadir.

Rombongan di sambut langsung oleh Rusidi di depan pintu masuk kantor sekretariat. Pertemuan diadakan di ruangan Rusidi untuk membicarakan maksud dan tujuan kunjungan tersebut.

Rusidi menyampaikan terima kasih, kepada Pimpinan rombongan karena telah datang untuk bersilaturahim dengan Bawaslu sekaligus sebagai bukti atau wujud Sinergitas antara POLRI dan Bawaslu.

Pimpinan rombongan AKBP Wagino, SH Kanit I Subdit II DIT TIPIDUM Bareskrim POLRI, bersama jajarannya menyampaikan maksud dan tujuannya yaitu menanyakan langsung kepada Rusidi terkait penanganan dan jumlah Pelanggaran Pidana Pemilu yang sudah atau masih dalam proses hukum.

Pertemuan berlangsung singkat, sekitar 55 menit atau hampir 1 jam itu membahas tentang jumlah pelanggaran pidana pemilu yang sedang atau sudah ditangani pihak Bawaslu Riau.

"Secara umum, jumlah pelanggaran pidana pemilu tahun ini sebanyak 182 Pelanggaran Pidana yang terbagi menjadi 2 yaitu 97 pelanggaran dari temuan pengawas, dan 85 pelanggaran dari laporan masayarakat dan peserta pemilu," ujar Rusidi kepada Pihak POLRI.

Terhadap dugaan Pelanggaran Pidana yang sudah ataupun masih dalam proses penaganan sentra Gakkumdu se-Riau, terdapat 12 Laporan dan temuan yang sudah sampai proses penydikkan hingga putusan di pengadilan.

Dari 12 Laporan tersebut, berkembang menjadi 16 Putusan di pengadilan. Adapun16 Putusan tersebut dengan keterangan 3 Pelanggaran Pidana Vonis bebas, dan 13 Pelanggaran Vonis Pidana.

Selain itu, Rusidi menjelaskan bahwa jumlah terdakwa dari 16 putusan tersebut ada sebanyak 18 Orang dengan rincian 15 Orang terpidana, dan 3 orang dari 1 putusan yang belum incracht.

1 Putusan tersebut berada di Kabupaten Indragiri Hulu, dimana terdakwa mengajukan banding putusan pengadilan Negri (PN) Rengat ke PN Pekanbaru. (A.rosal)

Terima Kunjungan Mabes Polri, Ketua Bawaslu Beberkan Jumlah Pelanggaran Pemilu di Riau

TH.Indonesia. Jakarta - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo hari ini, Rabu, 10 Juli 2019 bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna melakukan kunjungan kerja.

Presiden Jokowi lakukan kunjungan kerja ke NTT.

Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 11.10 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, sekitar pukul 14.11 WITA, Presiden disambut oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, dan Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman. Kedatangan Kepala Negara juga disambut dengan prosesi adat khas NTT yaitu Tari Caci.

Presiden kemudian langsung meninjau rencana pengembangan Bandara Komodo dengan melihat panel dan menyimak paparan. 

Dari bandara, Presiden dan rombongan menuju Kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, untuk meninjau proyek penataan kawasan Puncak Waringin.

Sambutan masyarakat NTT yang sangat antusias hingga ke luar bandara sempat membuat rangkaian kendaraan Presiden terhenti. 

Presiden pun menyempatkan turun dari mobilnya untuk menyapa masyarakat yang membeludak di pinggir jalan.

Kepala Negara juga diagendakan akan meninjau pedestrian di Jalan Soekarno-Hatta, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Agenda kerja Presiden hari ini akan ditutup dengan meninjau Kawasan Terpadu Marina, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada sore hari.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi NTT yaitu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI Trisno Hendradi, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. ($.pranata)

Kunjungan Kerja ke NTT, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pengembangan Infrastruktur Wisata di Labuan Bajo

TH.Indonesia. Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk dapat mempererat sinergi dengan lembaga-lembaga lain serta meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya. 

Terus tingkat kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Tantangan dan potensi ancaman yang semakin berkembang membutuhkan kecerdasan dan kecepatan Polri dalam bertindak.

Hal itu disampaikan Presiden saat bertindak sebagai inspektur upacara dalam upacara Peringatan ke-73 Hari Bhayangkara yang dihelat di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Rabu, 10 Juli 2019.

"Saya perlu menegaskan bahwa terorisme dan radikalisme masih menjadi potensi ancaman yang serius. Perkembangan teknologi informasi ikut mendorong beragamnya potensi kejahatan di ruang-ruang siber," ujarnya.

Selain itu, penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang marak belakangan ini ikut menjadi ancaman bagi kerukunan, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia. Presiden mengatakan bahwa Polri harus mampu mengantisipasi segala jenis ancaman tersebut.

"Hal ini membutuhkan kecerdasan dan kecepatan bertindak dari Polri," ucapnya.

Tak hanya itu, kejahatan lintas negara juga menjadi tantangan bagi Polri dalam menjalankan tugasnya. 

Kejahatan seperti peredaran narkotika dan perdagangan manusia memerlukan penanganan secara profesional dari Polri. 

Demikian pula terhadap tindak pidana korupsi, pencurian, penebangan, serta pembalakan liar yang mengganggu ketertiban di masyarakat juga membutuhkan profesionalitas Polri dalam penanganannya.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo memberikan lima instruksi kepada Polri sebagai pedoman dalam menjalankan tugas serta sebagai bagian dalam upaya peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas Polri.

"Yang pertama, terus tingkatkan kualitas SDM Polri guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks," kata Presiden.

Kemudian, yang kedua, Presiden meminta Polri untuk lebih mengedepankan strategi proaktif dan preventif dalam upaya pencegahan tindak kejahatan. 

Tentunya, upaya dan strategi tersebut dilaksanakan dengan pendekatan dan tindakan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

"Kedepankan strategi proaktif dan preventif dengan pendekatan dan tindakan yang humanis," ujarnya.

Dalam poin instruksinya yang ketiga, Presiden memerintahkan Polri untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. 

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tersebut harus memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

"Ketiga, terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, dan cepat," tuturnya.

Selanjutnya, Kepala Negara menginstruksikan Polri untuk turut meningkatkan profesionalitas dan menerapkan prinsip transparansi dalam setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan. 

Semua hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan adil di tengah masyarakat.

"Tingkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum serta memberikan rasa adil kepada masyarakat," ujarnya.

Adapun yang kelima, Polri diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan sejumlah pihak terkait dalam menjalankan tugas utamanya untuk memelihara keamanan dan ketertiban sosial.

"Terakhir, perkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban sosial," tandasnya. ($.pranata)

Lima Instruksi Presiden Jokowi Untuk Polri di HUT ke- 73 Bhayangkara

TH.Indonesia. Tanjungpinang - Anggota Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tanjungpinang Gibson Manurung, juara I lomba karya jurnalistik penulisan feature yang di adakan oleh Polres Tanjungpinang dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 Tahun 2019.

Gibson Manurung berhasil mendapatkan juara pertama.

Pimpinan Redaksi (Pimred) media online primetimes.id ini berhasil mengalahkan puluhan penulis lainnya yang ikut bertarung dalam kompetisi tersebut.

Perlombaan mengambil tema "Pengabdian Polri Untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara”. Sedangkan karya tulisan Gibson yang berhasil meraih prestasi ini berjudul “Ketika Hati Telah Memilih, Tekadku, Pengabdian Terbaik”.

Feature yang diangkat Gibson mengisahkan perjuangan Polri dalam masyarakat.

Hadiah diberikan langsung oleh Walikota Tanjungpinang Syahrul didampingi Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin, Rabu (10/07/19) pagi usai Apel Perayaan HUT Bhayangkara ke-73 di Terminal Sei Carang Kota Tanjungpinang.

Usai menerima piala tersebut Gibson Manurung mengucapkan terimakasih kepada pihak penyelenggara serta dewan juri.

“Syukur yang tidak terhingga kepada Tuhan YME. Ini semua berkat yang luar biasa dari Tuhan dan Polres Tanjungpinang yang telah melaksanakan lomba karya jurnalistik ini,” katanya.

Gibson juga mengucapkan terimakasih atas dukungan kawan - kawan IWO Tanjungpinang.

Gibson menilai Polres Tanjungpinang selalu memberikan pengabdian terbaik untuk seluruh masyarakat setempat.

“Bravo Polres Tanjungpinang, Bravo Polri” ucapnya yang juga menjabat Kabid SDM IWO Tanjungpinang.

Sementara itu, Ketua IWO Tanjungpinang Iskandar Syah, mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh Gibson Manurung.

IWO, sambungnya, selalu meningkatkan SDM terhadap anggotanya dalam melakukan kegiatan jurnalistik.

"Sekali lagi selamat kepada Gibson Manurung. Ini sebagai bentuk meningkatnya Sumber Daya Manusia (SDM) jurnalis, khususnya wartawan online yang tergabung di IWO. Beliau telah mengharumkan nama IWO Tanjungpinang," katanya. (ROI)

Anggota IWO Tanjungpinang Juara Lomba Karya Jurnalistik

TH.Indonesia. Pati - Bupati Pati Haryanto hari ini hadir dalam Milad ke-70 Pondok Pesantren Raudlotul Ulum serta Haul ke-41 Mbah Suyuthi Abdul Qodir Jaelani yang berlokasi di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan Pati.

Haul Mbah Suyuthi Abdul Qodir Jaelani di Ponpes Raudlatul Ulum Guyangan.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutannya mengungkapkan rasa bahagianya bisa hadir tiap tahun di kegiatan ini, Rabu tgl (10/07/19).

"Menjadi pondok pesantren sebesar ini, tentunya bukan dalam sekejap. Namun melalui proses yang panjang, sebagai kepala daerah, saya selalu menyempatkan hadir apabila ada acara seperti ini", ujar Bupati.

Menurut Haryanto, pondok pesantren seperti ini adalah merupakan aset, sebab, mengelola jumlah santri sebanyak 6.000 orang tidaklah mudah.

"Apalagi mengelola dengan kemandirian, tanpa mengharap bantuan - bantuan. Sebab, dari Pemkab sendiri memang belum banyak memberikan bantuan, hanya sebatas bantuan operasional BOS yang nilainya belum seberapa jika dibandingkan dengan jumlah santri yang ribuan. Oleh karena itu saya bilang, ini merupakan hal yang luar biasa", tegasnya.

Haryanto menjelaskan, ini semua demi mendidik anak bangsa, mendidik anak dari luar daerah, bahkan luar pulau.

Untuk mendapatkan pendidikan budi pekerti yang baik, pengetahuan agama yang baik demi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Selain itu, juga sebagai salah satu solusi atas regulasi sistem penerimaan siswa melalui zonasi yang anak - anaknya tidak mendapat sekolah.

Apabila tidak ada pondok pesantren semacam ini di Kabupaten Pati, maka akan sulit memberikan pembelajaran serta penerapan ilmu di bidang keagamaan", tegasnya.

Oleh karenanya, Bupati Pati menegaskan bahwa pihaknya selalu mendukung dan memberikan motivasi agar pendidikan di pondok pesantren Raudlatul Ulum semakin berkembang pesat.

Selain dihadiri Bupati Pati, kegiatan ini juga diikuti oleh Kapolres Pati, Kepala Kemenag Pati, Pengasuh Pondok Raudlatul Ulum KH. Muh. Najib Suyuthi, KH. Luthfi Absul Hadi, dan Duta Besar Mesir untuk Republik Indonesia, YM Amr Mouawad.

Sementara itu, pengasuh pondok pesantren Raudlatul Ulum KH. Muh. Najib Suyuthi mengatakan bahwa di tahun ajaran yang baru ini, jumlah pendaftar di ponpes Raudlatul Ulum mencapai 1.000 siswa.

"Dengan jumlah sebanyak itu, kita berupaya memberi solusi, kita berkhidmah untuk agama, nusa dan bangsa.

Dengan pendidikan pengetahuan dan keagamaan yang kita berikan, kita berharap lulusan kita benar - benar menjadi ahlus sunnah wal jama'ah, Islam yang nusantara", tegasnya.

Pihaknya mengungkapkan, dalam mengembangkan kampus atau pondok pesantren pihaknya tidak pernah meminta - minta bantuan, terlebih meminta - minta dengan membawa - bawa proposal. ($.ucipto)

Bupati Haryanto Hadiri Milad dan Haul Mbah Suyuthi Abdul Qodir Jaelani

Presiden Jokowi : Jawa Timur Miliki Potensi Untuk Berkontribusi Besar Bagi Perekonomian Nasional

TH.Indonesia. Lampung Selatan - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Lampung Selatan mendukung penuh Kopi Karkatau Lampung baik parfum ruangan/mobil beraroma kopi ASLI maupun kopi bubuk robusta yang dikembangakan oleh anggota HIPMI dapat go Nasional.

HIPMI siap dukung kopi lampung sebagai produk unggulan.

Ketua HIPMI Lampung Selatan melalui Bendahara Umum Zainal Abidin MS mengatakan dirinya mewakili organisasi mendukung penuh anggotanya untuk mengembangkan dan memproduksi secara masal hingga dapat bersaing ditingkat nasional.

"Kita dukung anggota HIPMI untuk mengembakan kreativitas dan menggangkat produk lokal ke tingkat nasional" jelas Zainal, Senin tgl (08/07/19).

Lebih lanjut pengusaha batu batching plant ini mengatakan agar produk lokal di dalam negeri menjadi tuan rumah di negara sendiri.

"Jelas kita dukung dan kita pasilitasi untuk anak-anak muda mengembangkan kopi Robusta baik parfum maupun bubuk untuk dikomsumsi yang senada dengan program-progam pemerintah kabupaten dan Provinsi Lampung," tambahnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dan masyarakat lampung dapat mendukung parfum kopi Krakatau Lampung untuk dapat go nasional dengan cara mengunakan dan membeli kopi buatan asli lampung baik parfum kopi maupun kopi bubuk robusta.

"Kita berharap pemerintah provinsi lampung dan Kabupaten yang memiliki hasil kopi dapat mendukung secara penuh, apa lagi Provinsi Lampung salah satu provinsi yang terkenal dengan penghasil kopi berkualitas terbaik di dunia dan export kopi terbesar Indonesia," harapnya.

Sementara itu Zulhaidir S.Pd didampingi Sior Agung S.Kom menuturkan pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan produk lokal lampung.

"Kita fokus untuk dapat bersaing ditingkat Nasional meliat hasil Sumber Daya Alam Sektor Pertanian Komoditi Kopi diprovinsi lampung yang melimpah, dalam waktu singkat juga kami sedang mempersiapkan produk Selop atau sendal lampung yang anti bakteri dengan bahan baku kopi," tuturnya seraya berharap masyarakat dapat menggunakan Kopi Krakatau Lampung guna mendukung produksi. (lis)

HIPMI Dukung Parfum Kopi Lampung Go Nasional

TH.Indonesia. Pati - Pagelaran wayang kulit dalam rangka tasyakuran pemilu damai dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Growong Lor Kecamatan Juwana, (08/07).

Mari kita satukan energi untuk Indonesia Baru.

Pagelaran wayang ini diparkarsai oleh para relawan Jokowi sebagai wujud syukur atas terlaksananya pemilu secara damai.

Bupati Pati Haryanto yang hadir dalam kesempatan itu, menyambut baik penyelenggaraan acara tasyakuran ini.

Menurutnya, momen seperti ini bertujuan untuk bisa menyatukan satu dengan yang Iain.

"Sekarang tidak ada 01 dan 02, yang ada adalah 03 Persatuan Indonesia. Jadi kita saatnya menjaga persatuan dan kesatuan dan nggak usah menyebutkan kelompok sana sini,” tegasnya

Lebih lanjut Haryanto mengajak masyarakat Pati untuk ikut mendukung program pemerintah, mulai dari pemerintah daerah sampai ke tingkat pusat.

"Kalau kita bersatu padu, gotong royong, semangat kebersamaan, Insya Allah Pati maju, Jateng maju, Indonesia maju," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama Cornelius Samarinda, selaku Ketua Pelaksana mengatakan tasyakuran pemilu damai Indonesia maju ini bertujuan agar tidak membedakan 01 atau 02.

Ia mengajak semua yang hadir untuk mengingat persatuan Indonesia.

”Kami mau Indonesia maju dan kami mau rakyat Indonesia maju, khususnya masyarakat Pati maju.

lni kesempatan dari kita selaku warga bagaimana mendukung pemerintahan yang ada dari jajaran yang rendah sampai kepada presiden,” jelas Cornelius.

Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Pati Haryanto yang diberikan kepada ketua penyelenggara Cornelius Samarinda, selanjutnya penyerahan tokoh wayang kepada dalang Ki Sigit Arianto. ($.ucipto)

Bupati Haryanto : Saatnya Persatuan Indonesia, Tidak Ada Lagi 01 Atau 02

TH.Indonesia. Selat Panjang - Neil Antariksa A.Md, SH, MH Kordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau memberikan santunan untuk Pengawas Pemilu di Provinsi Riau yang meninggal dunia  kepada ahli waris, Minggu tgl (07/07/19).

Bawaslu RI berikan santunan kepada keluarga almarhum Riduan.

Riduan PNS Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Golongan II bergabung dengan Sekretariat Panwascam Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti sejak bulan Januari Tahun 2019 sebagai Bendahara Sekretariat Panwascam Tebing Tinggi Barat.

Semasa hidupnya Riduan dikenal sosok orang yang baik, rajin beribadah dan pekerja keras di sekretariat lingkungan kerjanya.

Riduan meninggal dunia akibat kelelahan dalam masa tugasnya. Riduan meninggal pada tanggal 14 April 2019 saat berusia 44 tahun. 

Almarhum Riduan meninggalkan 1(satu) orang isitri dan 2 orang anak yang berusia 9 Tahun dengan jenis kelamin Perempuan dan 1 Tahun 6 Bulan berjenis kelamin laki-laki.

Berlokasi di Jalan Perumbai Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Neil Antariksa A.Md, SH, MH  didampingi oleh seluruh Pimpinan Bawaslu Kabupaten Meranti bersilaturahim ke keluarga Almarhum Riduan untuk memberikan dana santunan tersebut.

Dalam sambutannya, Neil menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Maharani istri almarhum, dan mengucapkan terima kasih kepada almarhum Riduan atas kontribusinya sebagai Bendahara sekretariat dalam Pemilu serentak Tahun 2019.

"Atas nama Keluarga Besar Bawaslu, kami mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu keluarga Pengawas Pemilu provinsi Riau, bapak Riduan kepada ibu Maharani (istri almarhum)." ujar Neil saat memberikan sambutannya.

"Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada almarhum atas kontribusinya dalam mendukung kerja-kerja pengawasan pada Pemilu tahun ini." tambahnya.

Adapun besar nominal santunan yang di berikan kepada ahli waris sebesar Rp. 36 Juta (tiga puluh enam juta rupiah).

Sumber dana santunan ini berasal dari Bawaslu RI kepada seluruh keluarga besar pengawas yang meninggal saat atau dalam masa tugasnya. (A.rosal)

Lagi, Bawaslu Santuni Pengawas Pemilu Yang Meninggal di Meranti

TH.Indonesia. Bandarlampung - Provinsi Lampung salah satu provinsi yang terkenal dengan penghasil kopi berkualitas terbaik di dunia dan export kopi terbesar Indonesia berasal dari Lampung, Minggu tgl (07/07/19).

Bandar Lampung dengan kwalitas kopi terbaiknya siap bersaing ditingkat nasional.

Meliat hasil Sumber Daya Alam Sektor Pertanian Komoditi Kopi diprovinsi lampung yang melimpah tiga pemuda pengiat kopi luncurkan parfum mobil/ruangan beraroma kopi dengan nama Kopi Krakatau Lampung (GAK).

Direktur Utama Kopi Krakatau Lampung (GAK) Gunung Anak Krakatau Yusman Afandi mengatakan melihat peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh daerah kita sendiri, maka kami telah memproduksi produk parfum ruangan/mobil beraroma kopi asli.

“Alhamdulillah setelah beberapa kali kami gagal dan terus mencoba agar hasil/wanginya bisa bersaing dengan merk yang sebelumnya sudah beredar, maka sekarang merk 'KOPI Krakatau Lampung' sudah bisa bersaing dari segi wangi, ketahanan wangi, maupun harganya, dan kami siap berkompetisi di tingkat nasional untuk produk sejenis ini” jelas bang Yus seraya mengatakan besar harapan kami warga Lampung khususnya untuk memakai produk buatan asli lampung.

Sementara itu Zulhaidir menuturkan biji kopi robusta yang diproduksi untuk parfum merupakan komoditas unggulan asli hasil bumi provinsi lampung.

“Kita bertiga mengembangkan parfum ruangan/mobil beraroma kopi Asli, hasil sering dengan adin Yusman yang kebetulan punya toko grosir, sangat disayangkan dilampung masih mengunakan parfum Kopi dari luar lampung, dari sering itu kita coba kembangkan parfum kopi Asli Lampung, yang sementara dapat dibeli di Grosirt bang Iyuz Jl Pulau Damar Way Dadi Sukarame Bandar Lampung,” jelasnya.

Lebih lanjut pria yang aktip diorganisasi ini menambahakan bukan hanya parfum yang dikembangkan, dirinya bersama kawan-kawan pengiat kopi mengembangkan kopi sedu dengan jenis robusta.

“Ia kita juga sudah produksi Kopi Sedu jenis Robusta dengan rasa yang luar biasa enak, Biji Kopi Merah Yang Menjadi Bahan Produksi kita, alhamdulilah Sampai Saat ini Penjualan Kopi Robusta Sudah Sampai Ke Luar Kota diantaranya, tangerang, jakrata, malang, palembang dan benngkulu” tandas Zul yang di amini oleh Agung Sior. (lis)

Lampung Punya Komoditas Parfum Beraroma Kopi Asli

TH.Indonesia. Manado - Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Utara menyerahkan 2.000 sertifikat hak atas tanah untuk masyarakat.

Presiden Joko Widodo serahkan 2000 sertifikat masal di Manado.

Acara penyerahan sertifikat tersebut digelar di Gedung Graha Bumi Beringin, Kota Manado, Kamis, 4 Juli 2019.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa di seluruh Indonesia seharusnya ada 126 juta sertifikat yang dibagikan kepada masyarakat. 

Akan tetapi, hingga tahun 2015 baru 46 juta sertifikat yang diterbitkan, jadi masih ada 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat.

"Dulu (dalam) setahun sertifikat ini keluarnya, produksinya, hanya 500 ribu. Artinya apa? Bapak dan Ibu harus tunggu 160 tahun untuk dapat sertifikat. Mau?" tanya Presiden kepada ribuan masyarakat yang hadir.

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah sejak tahun 2015 telah meluncurkan Program Prioritas Nasional berupa percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 

Dengan memegang bukti hak hukum atas tanah, diharapkan sengketa lahan yang kerap terjadi bisa dikurangi.

"Kalau tidak pegang sertifikat, ada orang klaim sertifikat atau tanah kita, waduh di pengadilan kalah (kalau) enggak pegang ini. Hati-hati," kata Presiden.

Kepala Negara pun mengingatkan agar masyarakat yang telah memiliki sertifikat tanah menjaganya dengan baik, misalnya dengan memberi bungkus plastik dan memfotokopinya.

"Kalau hilang yang asli masih punya fotokopi. Kalau hilang yang fotokopi masih ada yang asli. Jadi mengurusnya mudah ke kantor BPN," lanjutnya.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi pun mengingatkan masyarakat agar cermat berhitung jika mereka ingin menggunakan sertifikat tanahnya sebagai agunan atau jaminan untuk meminjam uang ke bank.

Ia pun berharap masyarakat bisa bijak dalam menggunakan uang pinjamannya tersebut.

"Jangan sampai yang namanya uang pokok pinjaman ini dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan kenikmatan. 

Pakai semuanya untuk modal investasi, modal usaha, modal kerja. Jangan ke mana-mana dulu. Mau beli sepeda motor, beli mobil, lupakan dulu," tuturnya. ($.ucipto)

Presiden Joko Widodo Serahkan 2000 Sertifikat Hak Atas Tanah di Manado

TH.Indonesia. Manado - Setibanya di Bandara Sam Ratulangi, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, usai menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam dari Jakarta, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat perluasan bandara tersebut.

Presiden Joko Widodo tinjau langsung perluasan bandara internasional Sam Ratulangi Manado.

Di lokasi itu, Kepala Negara mendapatkan penjelasan dan pemaparan data mengenai proyek perluasan bandara oleh Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose.

"Pertama, terminal di sini kita lihat memang sudah tidak mencukupi lagi apabila yang ingin datang (turis) kita terima semua. Kedua, runwaynya juga masih kurang panjang apabila pesawat berbadan lebar ingin turun di Manado," ujar Presiden menjelaskan kondisi bandara Sam Ratulangi selepas peninjauan pada Kamis, 4 Juli 2019.

Masuknya wisatawan asing ke Kota Manado selama beberapa tahun belakangan memang meningkat dan mendongkrak tingkat penerbangan internasional.

Permintaan akan perluasan bandara oleh para agen perjalanan wisata dan konsumen sendiri juga sering terdengar.

"Oleh sebab itu sudah kita perintahkan agar segera dibangun terminal yang baru. Akan dimulai nanti bulan September ini dan akan diselesaikan Agustus 2020," kata Presiden.

Program perluasan Bandara Sam Ratulangi sebagai pendukung industri pariwisata Sulawesi Utara direncanakan akan menjadikan terminal bandara yang semula seluas 26.000 meter persegi menjadi 56.000 meter persegi.

Perluasan tersebut diperkirakan akan dapat melayani hingga 6 juta penumpang per tahun dari yang sebelumnya berada pada kisaran 2,5 juta orang per tahun.

Bersamaan dengan perluasan bandara tersebut, pemerintah juga akan membangun sekaligus membenahi kawasan-kawasan wisata yang ada di sekitarnya.

Hal inilah yang menjadi tujuan utama Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara hari ini.
"Kita juga akan masuk ke produknya. 

Pembangunan-pembangunan yang berada pada kawasan-kawasan wisata yang ada di sini ini juga paralel harus segera selesai. Oleh sebab itu saya ke sini untuk mengecek satu-satu biar terintegrasi," ujar Presiden.

Sejumlah jajaran terkait juga turut serta bersama dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas tuntas pengembangan pariwisata di provinsi yang dinobatkan sebagai The Rising Star dalam sektor pariwisata Indonesia.

Di antaranya ialah Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

"Semua kementerian ikut, Angkasa Pura ikut, Gubernur ikut, nanti Bupati dan Wali Kota juga ikut bersama-sama. Ini kalau enggak diintegrasikan enggak akan selesai-selesai padahal turisnya sudah ingin berbondong-bondong ke sini," tuturnya.

Apabila terlaksana, Presiden Joko Widodo berharap agar perluasan Bandara Sam Ratulangi tersebut dapat semakin meningkatkan industri pariwisata Sulawesi Utara dan memberikan kemudahan bagi masyarakat setempat untuk mendapatkan layanan transportasi udara yang lebih baik. ($.pranata)

Presiden Joko Widodo Tinjau Rencana Perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado

TH.Indonesia. Rengat - Seorang Calon Legislatif DPRD Dapil 1 Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di penjara 2 Bulan dan denda 8 Juta Subsider 1 Bulan, Rabu tgl (03/07/19).

Doni Rinaldi caleg DPRD Dapil 1 kab Inhu dijatuhi vonis oleh hakim.

Niat duduk di Kantor DPRD pupus sudah, setelah putusan hakim kepada Doni Rinaldi Caleg DPRD Dapil 1 Kabupaten Inhu.

Darma Indo Damanik, SH, M.Kn selaku ketua majelis sidang pada Doni Rinaldi, menyatakan bahwa Doni dengan hukuman penjara 2 Bulan dan denda 8 juta rupiah subsider 1 bulan.

Kasus ini terungkap berawal dari laporan salah satu caleg yang melihat adanya perbedaan antara Form C1 dengan Berita Acara Hasil Rekapitulasi Suara tingkat Kecamatan dalam bentuk From DAA1, dibeberapa TPS di 13 Desa/Kelurahan se-Kecamatan Rengat Kabupaten Inhu.

Awalnya Palapor hanya melaporkan 2 orang penyelenggara saja yaitu Ketua PPK Kecamatan Rengat Randa Ronaldo, dan anggota nya Muhammad Ridwan.

Namun berdasarkan hasil pengembangan oleh tim verifikasi dari Sentra Gakkumdu Kabupaten Inhu, didapatkan 2 terduga lainnya yaitu Ketua Panwaslu Kecamatan Rengat atas nama Masnur, dan anggota Bawaslu Kabupaten Inhu Sovia Warman.

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Sentra Gakkumdu dengan nomor register laporan 07/LP/PL/Kab/04.05/IV201929/04/2019 tanggal 29 April 2019, meneruskan permasalahan ini kepada kepolisian dan kejaksaan dengan nomor register kepolisian LP/63/V/2019/RES tanggal 18 Mei 2019.

Doni secara sadar dan sengaja meminta kepada ketua PPK Rengat untuk menaikkan atau menambah perolehan suara miliknya karena kalah dengan Caleg lainnya. 

Doni memberikan uang sebesar Rp. 29 Juta (dua puluh sembilan juta rupiah) kepada PPK dan orang-orang yang membantu untuk menambahkan perolehan suara miliknya.
Tidak hanya itu, Doni menjanjikan kepada PPK, Panwaslu Kecamatan Rengat, dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Inhu dengan iming-iming 5 Juta Per bulan apabila Doni sudah dilantik menjadi dewan DPRD Kabupaten Inhu.

5 terdakwa terbukti telah melanggar Pasal 532 jo 551 Undang-undang 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum karena telah melakukan penggelembungan suara milik salah satu peserta Pemilu termasuk Caleg pada Pemilu tahun 2019.

Sidang pembacaan putusan Doni, di bacakan oleh Ketua majelis disalah satu ruang sidang milik PN Kelas II Rengat di jalan Lintas Timur Pematang Rebah Kabupaten Indragiri Hulu.

Kelima orang terdakwa ini, divonis majelis dengan masing-masing hukuman 2 dan 4 bulan Penjara dengan denda 8 Juta (delapan juta rupiah) subsider 1 bulan. (A.rosal)

Minta Suaranya Ditambah, Caleg INHU Dipenjara 2 Bulan

TH.Indonesia. Rengat - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di vonis Penjara 4 Bulan dengan denda 8 Juta Rupiah subsider 1 Bulan oleh Pengadilan Negeri Kelas II Rengat, Selasa tgl (02/07/19).

Sidang 6 terdakwa penggelembungan suara divonis penjara.

Sidang Putusan 6 terdakwa Penggelembungan Suara yang melibatkan penyelenggara pemilu di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dibacakan di Pengadilan Negri kelas II Rengat Kabupaten Inhu di jalan Lintas Timur Pematang Rebah Kabupaten Indragiri Hulu.

Randa Ronaldo Ketua PPK Rengat, Muhammad Ridwan Anggota PPK Rengat, Masnur Ketua Panwaslu Kecamatan Rengat, Tabroni warga kecamatan Pasir Penyu, Sovia Warman Anggota Bawaslu Kabupaten Inhu, dan Doni Rinaldi Caleg DPRD Dapil 1 Inhu dari partai PPP.

Sidang dibuka pada pukul 16.00 wib dengan dihadiri oleh Hasan anggota Bawaslu Prov Riau divisi Sumberdaya Manusia dan Organisasi, Ketua Bawaslu, dan anggota Bawaslu Kabupaten Inhu serta staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Inhu.

Darma Indo Damanik, SH, M.Kn sebagai Ketua Majelis didampingi oleh 2 orang anggota Majelis Imanuel MP. Siratit, SH dan Debora Manulang, SH dalam sidang pembacaan putusan.

Sovia dinyatakan bersalah telah melanggar Pasal 532 jo 551 Undang-Undang 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Sovia didakwa ikut serta dalam penggelembungan suara milik Doni Rinaldi naik sebanyak 130 suara.

Hal ini terungkap setelah adanya laporan dari salah satu caleg yang merasa adanya perbedaan perolehan suara yang bada di TPS (form C1) dengan hasil rekapitulasi suara di tingkat kecamatan (form DAA1).
Berdasarkan hasil pengembangan, dari 2 tersangka menjadi 5 tersangka termasuk salah satu anggota Bawaslu Kabupaten Inhu.

Para tersangka di berikan uang sebesar 29 Juta Rupiah dan di iming-imingi 5 juta rupiah setiap bulannya jika terdakwa Doni sudah resmi dilantik menjadi anggota dewan di Kabupaten Inhu.

Setelah pembacaan putusan, kuasa hukum Sovia, Dodi Fernando, SH, MH mengatakan pikir-pikir dahulu kepada Ketua Majelis.

Untuk 2 orang terdakwa lainnya Randa dan Masnur di vonis penjara 2 Bulan Penjara dengan Denda 8 juta Rupiah subsider 1 bulan. (A.rosal)

Terlibat Penggelembungan Suara, Anggota Banwaslu Inhu di Vonis Penjara Empat Bulan